Sekarang sudah hampir tengah malam, tetapi pria mungil yang tengah berbaring di ranjangnya sama sekali tidak bisa menutup matanya. Dia telah mencoba mencari posisi yang nyaman agar segera tertidur. Tapi percuma, buktinya lelaki itu malah membuat seseorang di sampingnya terbangun karena pergerakan yang dibuatnya terlampau cukup mengganggu tidur seseorang. "Kau tidak bisa tidur, Baek ?" Lelaki itu bertanya seperti sebuah gumaman seseorang yang masih tertidur. "Hmm..." Baekhyun menjawab sambil membalikkan badannya ke arah lelaki di sampingnya. "Chan... aku ingin sesuatu." Baekhyun berkata dengan pelan sambil menaruh tangannya pada kepala orang yang di panggilnya. Mengelus rambut Chanyeol dengan pelan sambil memperhatikan pergerakan dari lelaki itu. "Aku ingin pizza." Baekhyun melanjutkan kalimat sebelumnya. Tapi setelah menunggu selama 5 detik, tetap tidak mendapat tanggapan dari lelaki yang diajaknya berbicara. "Kau benar-benar menginginkannya ?" Tiba-tiba sebuah suara dilontarkan oleh Chanyeol yang membuat Baekhyun tersenyum lebar. "Iya." Baekhyun menjawab sambil menganggukkan kepalanya. "Kau serius ?" Tanya Chanyeol lagi untuk memastikan lalu mulai membuka matanya, karena sejak tadi dia belum membuka matanya yang diakibatkan oleh rasa kantuk yang luar biasa. "Ya." Baekhyun mengangguk lagi dengan penuh semangat sambil tersenyum menatap wajah kekasihnya yang terlihat lucu karena sangat mengantuk. "Di tengah malam seperti ini ?" Tanya Chanyeol lalu mulai menyandarkan tubuhnya pada sandaran tempat tidur. "Yap." Baekhyun menjawab sambil mengikuti pergerakan kekasihnya. "Apa masih ada toko pizza yang masih buka ?" Chanyeol bertanya pada dirinya sendiri dengan gumaman pelan. "Baiklah. Kau tunggu disini. Aku akan membelikannya." Chanyeol berkata lagi sambil menurunkan kakinya dari ranjang. "Chanyeol. Kau benar-benar akan membelikannya untukku ?" Baekhyun bertanya dengan nada yang manis, lalu dijawab dengan sebuah anggukan dari Chanyeol. "Aku hanya bercanda." Baekhyun berkata sambil terkikik pelan, membuat Chanyeol yang sudah sampai di depan pintu kamar menghentikan langkahnya. "Mengapa kau selalu menuruti semua kemauanku, Chan ?" Tanya Baekhyun lalu Chanyeol segera mendekatinya. "Karena aku mencintaimu, Byun Baekhyun." Chanyeol berkata sambil berjalan ke arahnya dengan senyuman manis. 'Brakk' Badannya langsung ia lemparkan pada ranjang lalu bersiap untuk melanjutkan tidurnya. "Apa kau tidak ingin memelukku setelah mengatakan kalimat romantis seperti itu ?" Baekhyun berkata sambil menatap kesal kekasihnya yang telah menutup matanya dengan memeluk sebuah guling. Tidak ada jawaban setelahnya. "Mimpi indah, Park Chanyeol." Kata Baekhyun lalu mengecup kening kekasihnya yang telah masuk ke alam mimpi.
-END-
Tengkyu yg udh mau baca... dan juga yg udh mau review
