"Chan... semakin malam, hujannya semakin deras." Baekhyun berkata sambil memandang ke luar lewat jendela yang ada di kamarnya. "Aku ingin sesuatu yang hangat." Baekhyun melanjutkan sambil memandang wajah kekasihnya yang sedang duduk di sampingnya. "Kau ingin apa ? Secangkir cokelat hangat ?" Chanyeol menawarkan sambil menaruh sebelah tangannya pada pundak Baekhyun untuk mendekapnya. "Sebenarnya bukan itu yang aku inginkan. Tapi boleh juga." Jawab Baekhyun sambil mengangguk menatap wajah kekasihnya dengan tatapan penuh kasih. "Baiklah. Kau tunggu disini. Aku akan buatkan untukmu." Chanyeol berkata sambil berdiri dari sebelah Baekhyun. "Tidak. Aku mau ikut, Chan." Kata Baekhyun lalu menggandeng tangan kekasihnya dengan manja. "Kau duduk di sini. Dan aku akan buatkan." Ujar Chanyeol setelah tiba di dapur lalu menarik sebuah kursi dari bawah meja makan. Baekhyun hanya mengangguk sebagai jawaban lalu ia segera duduk di kursi itu. "Kau tidak kedinginan ?" Tanya Chanyeol yang sedang sibuk dengan sendok, cangkir, dan bahan-bahan untuk membuat cokelat panas. "Memangnya kenapa ?" Tanya Baekhyun lalu berjalan menghampiri kekasihnya itu. "Bajumu itu terlalu tipis dan kau juga hanya memakai celana di atas lutut. Kau yakin tidak kedinginan ?" Tanya Chanyeol lagi lalu tiba-tiba pria mungil itu langsung memeluknya dari belakang. "Aku kedinginan, Channie." Jawab Baekhyun sambil terus mengeratkan pelukannya pada kekasih tingginya itu. "Kalau begitu kau ganti pakaian yang lebih tebal. Aku tidak ingin kau terserang flu." Chanyeol mengatakan sambil menoleh ke belakang dengan memberikan tatapan khawatir pada Baekhyun. "Tidak. Aku tidak mau." Baekhyun menggeleng keras di punggung Chanyeol. "Mengapa kau menjadi manja seperti ini ?" Chanyeol bertanya setelah selesai dengan urusannya. Baekhyun segera melepaskan pelukannya lalu tersenyum manis pada Chanyeol. "Ayo kita ke kamar. Disini sangat dingin, Chan." Kata Baekhyun lalu menarik lengan kekasihnya yang di tangannya sudah menggenggam dua cangkir cokelat hangat. "Baiklah." Chanyeol mengangguk setuju sambil tersenyum ke arah kekasih mungilnya. "Channie." Baekhyun memanggil kekasihnya dengan nada manja dan manis saat memasuki kamar mereka. "Aku sebenarnya menginginkan sesuatu yang hangat. Tapi bukan secangkir cokelat hangat." Baekhyun berkata sambil memperhatikan kekasihnya yang jalan mendahuluinya lalu menaruh dua cangkir cokelat hangat di sebuah meja kecil. "Apa maksudmu, Baek ? Aku sudah membuatkannya untukmu." Chanyeol berkata dengan nada kecewa sambil menatap bingung ke arah Baekhyun. "Mengapa tiba-tiba saja kau menjadi sangat polos seperti ini ? Dimana otakmu itu ? Apa terjatuh dalam kloset saat sedang buang air ?" Baekhyun bertanya dengan tatapan tidak percaya. "Aku sudah memberikanmu begitu banyak sinyal. Tapi mengapa kau tidak peka juga ?" Lanjut Baekhyun lalu memeluk manja kekasihnya yang masih menatapnya dengan tatapan bingung. "Ku kira kau sedang tidak menginginkannya, Baek." Chanyeol berkata sambil membalas pelukan dari Baekhyun dengan lebih erat.

-END-

Kamsahamnida... :)