FOR YOU
Cast :
Jeon Jungkook,
Kim Taehyung,
BTS Member and others
Pairing :
KookV !
Genre :
Drama, Romance, Family
Rated : M, M-preg
Author : Taejeon (92L)
Warning ! Namja x Namja, Yaoi, Typo Bertebaran
-check disc out-
DL!DR!
Preview
"kau tau Taehyung-ah, aku sangat mencintai mu, dari awal kita bertemu"
"aku harap kau bisa menjadi milik ku selamanya Taehyung-ah"
"Saranghae Kim Taehyung"
.
.
Chap 5
Selamat Membaca ^_^
.
.
.
.
Seperti biasa setiap pagi Taehyung selalu berucap ke Jungkook untuk melupakan kejadian yg mereka lakukan, dan juga meminta Jungkook untuk menjauh darinya.
.
Sudah 3 minggu Jungkook tidak melihat Taehyung di sekitar kampus, Jungkook sempat bertanya kepada Jimin dan Hoseok tentang dimana Taehyung,
awalnya mereka tidak tau tentang Taehyung yg tidak masuk kuliah, Jungkook memaksa Jimin untuk menelpon Taehyung dan panggilan telponnya yg tidak diangkat Taehyung.
Jimin mengusulkan ke Jungkook untuk datang kerumah atau apartemen Taehyung, Jimin juga memberi alamat rumah dan apartemen Taehyung ke Jungkook.
.
.
Dan disinilah sekarang seorang Jeon Jungkook berdiri, dirumah megah kediaman keluarga Kim.
Ting tong
Ckleak
"selamat siang ahjumma" Jungkook yg mendengar suara pintu rumah keluarga Kim terbuka langsung berucap salam, membungkukkan badannya 90 derjat ke seorang yeoja paruh baya yg masih terlihat cantik berdiri dipintu,
"selamat siang, mencari siapa ya?" tanya Hae Ri yg tadi membuka pintu,
"saya mencari Taehyung ahjumma, apa Taehyung ada dirumah?" suara Jungkook terdengar sangat lembut dan sopan ketika berucap,
"Taehyung lagi keluar, mungkin sebentar lagi akan pulang, apa kau kekasih Taehyung?" tanyanya ke Jungkook, Jungkook langsung menatap Hae Ri,
"aku tahu putra ku namja, tapi siapa yg akan menolak dengan kecantikan dan kemanisan yg dimilkinya, bahkan aku berani bertaruh kau pasti sangat menyukainya" sebenarnya Hae Ri tidak ingin menggoda Jungkook dengan mengatakan Jungkook kekasih Taehyung,
tapi karena Hae Ri melihat Jungkook sangat sopan, tampan, jadi apa salahnya untuk menggodanya, mungkin dengan menggodanya Jungkook bisa menjadi menantunya.
Dan wajah terkejutnya Jungkook menjawab pertanyaan Hae Ri, pertanyaan bahwa Jungkook benar menyukai putranya yg manja.
"jadi apa kau mau masuk dulu, kau bisa menunggu Taehyung pulang didalam, kebetulan aku lagi memasak untuk makan siang, dan kalau kau mau kau bisa ikut bergabung" ucap Hae Ri dengan sedikit kekehan karena Jungkook masih diam menatapnya,
"sudah masuklah" Jungkook pun menganggukkan kepalanya, mengikuti Hae Ri yg menuntunnya ke ruang tengah dan menyuruhnya menunggu.
.
.
"eomma?!" teriak Taehyung yg baru masuk kedalam rumah dan berjalan ke arah dapur tanpa menoleh ke Jungkook yg berdiri diruang tengah keluarganya dan memperhatikannya,
"Taehyung-ie kau sudah pulang" ucap Hae Ri dengan sedikit berteriak tanpa beralih dari pekerjaannya menata meja makan dengan masakan yg dibuatnya, Taehyung hanya bergumam dan menghampiri Hae Ri,
"kau tidak menyapa teman mu yg datang ke rumah sayang" Hae Ri sedikit menunjuk ke arah belakang Taehyung,
"teman?" gumam taehyung dengan menoleh kebelakang dan matanya langsung membulat sempurna melihat Jungkook yg sudah berdiri dibelakangnya,
"kau?! Apa yg kau lakukan disini" Taehyung berucap sinis ke Jungkook dan berjalan mendekat ke Jungkook,
"jaga bicara mu Taehyung-ie, Jungkook sudah menunggu mu dua jam lamanya disini, seharusnya kau menyuruh Jungkook duduk disini" Taehyung mempoutkan bibirnya kesal karena sang eomma yg memarahinya tiba tiba, kalimat akhir Hae Ri menunjuk ke arah meja makan dekat pantry, meja makan yg sudah ada berbagai hidangan yg tersaji,
"maaf, karena aku lancang datang kerumah mu tanpa memberi tahu mu Taehyung-ah" Jungkook benar benar merasa tidak enak melihat Taehyung yg terlihat kesal atas kedatangannya, tapi mau bagaimana lagi Jungkook hanya ingin melihat wajah Taehyung.
Kalian tahu, Jungkook sangat merindukan Taehyung, apa lagi suara desahannya Taehyung - oppss maaf bukan itu maksudnya.
"tidak perlu minta maaf Jungkook, wajar kau datang kesini ingin bertemu dengan Taehyung, ahjum- tidak tidak kau harus memanggil ku eomma mulai sekarang"
"eomma . ." pinta Taehyung ke Hae Ri untuk segera berhenti berkata yg aneh aneh,
"wae? Bukannya wajar kalau kekasih mu memanggil eomma juga pada eomma" Hae Ri berjalan mendekat ke Taehyung,
"dia bukan kekasih ku eomma, dia hanya orang asing" perkataan Taehyung ibarat sebuah kaca yg tertancap di kaki Jungkook, begitu sakit dan mendalam,
Jungkook hanya menatap Taehyung dengan tatapan sendu, Jungkook tidak menyangka perbuatannya tempo lalu membuat Taehyung benar benar membencinya seperti sekarang,
"kau tidak boleh berka_" ucapan Hae Ri terpotong oleh suara Jungkook yg berucap,
"maaf, aku hanya ingin minta maaf kepada mu Tae-ah, maaf" Hae Ri menatap iba ke Jungkook yg menundukkan wajahnya,
"eommo-nie terima kasih karena mengijini ku memanggil mu seperti tu, dan terima kasih karena eommo-nie membiarkan ku menunggu Taehyung pulang" Jungkook membungkukkan badannya 90 derajat ke arah Hae Ri,
"saya permisi" ucapnya dan berjalan ke luar dari rumah Taehyung,
plak
"haiiss, dasar anak ini, pabbo!" Hae Ri menjitak kepala Taehyung cukup kuat,
"aw, eomma appo" ringis Taehyung memegang kepalanya yg dijitak sang eomma,
"kalau menurut mu itu sakit, bagaimana dengan perasaannya, pergi sekarang dan kejar Jungkook, kau juga harus minta maaf padanya atas ucapan mu dan bawa dia kemari"
"kenapa eomma menyalahkan ku, eomma bahkan tidak tahu apa yg diperbuatnya pada ku, dan kenapa aku harus minta maaf" Taehyung menghentak hentakkan kakinya kesal
"kau ini, cepat kejar Jungkook sekarang atau eomma akan mengatakan pada appa mu dan Baeky eomma, jangan memberikan mu uang saku selama sebulan, menyita semua kartu kredit dan menarik mobil yg kau pakai" ancam Hae Ri, Taehyung membulatkan matanya tidak percaya dengan ancaman sang eomma, baru kali ini ia melihat sang eomma mengancamnya,
"eomma" renggek Taehyung tidak terima
"cepat!" bentakkan Hae Ri membuat Taehyung semakin kesal dengan Jungkook, karena Jungkook eommanya tiba tiba seperti ini. Taehyung menghempaskan napas kasarnya sebelum berlari mengejar Jungkook.
.
.
"kau puas sekarang, gara gara kau datang kemari, eomma jadi kasar pada ku dan lebih memilih mu, apa yg kau selama menunggu ku, apa kau merayu eomma ku seperti yg kau lakukan pada ku" Taehyung berdiri didepan Jungkook yg masih berada dihalaman rumahnya, tersenyum meremehkan ke Jungkook yg menatapnya tajam dengan sedikit emosi yg ditahannya,
"kau kira aku namja brengsek yg akan menggoda eomma mu, bukannya kau yg meminta ku untuk memuaskan mu malam itu" ada sedikit emosi dari nada bicara Jungkook ke Taehyung,
"kau memang namja brengsek! Bukannya kau yg mencampurkan obat perangsang didalam minuman ku malam itu" Jungkook mengepalkan tangan kanannya tidak terima dengan tuduhan Taehyung kepadanya, bahkan Jungkook tidak tahu kalau ada obat perangsang dalam minuman Taehyung,
"aku tidak melakukan apa pun pada minuman mu" Taehyung memutar bola matanya malas dengan elakan yg Jungkook ucapkan padanya,
"kalau aku namja brengsek seperti ucapan mu, tidak mungkin aku datang kerumah mu dan meminta maaf. Aku juga bisa saja menyerang leher atau bibir mu sekarang juga untuk menghentikan umpatan dan tuduhan yg kau berikan pada ku"
"ck! Itu hanya alasan mu datang kerumah ku agar aku termakan oleh kebusukan mu. Kau memang brengsek kalau sampai melakukan itu disini, jadi kau menahannya?!" ucap Taehyung sambil berdecih,
"apa kau ingin aku menggoda mu disini agar sifat asli mu keluar Jeon Brengsek Jungkook" Taehyung menyeringai ke Jungkook, membasahi bibirnya dengan lidahnya mencoba sedikit menggoda Jungkook,
"sial!" umpat Jungkook dan menarik Taehyung kedalam pelukannya, mencium kasar bibir Taehyung yg dari tadi tidak henti hentinya mengatakan dirinya brengsek.
Taehyung membelalakkan kedua matanya tidak percaya Jungkook akan menciumnya, apalagi ini masih dihalaman rumahnya.
Taehyung mendorong tubuh Jungkook agar berhenti dan melepaskan ciumannya, tapi Jungkook malah semakin kuat mendekap Taehyung. Menekan tengkuk Taehyung kuat agar memperdalam ciuman mereka.
Deg
Jungkook membulatkan matanya melihat wajah Taehyung yg sudah dipenuhi dengan air mata. Jungkook tersadar dari perbuatan bodohnya lagi ke Taehyung, membuat Taehyung menangis seperti ini adalah hal yg paling tidak diinginkan Jungkook.
Jungkook melepaskan tautan bibirnya dengan Taehyung, melepaskan dekapannya ke Taehyung,
"maa_"
Plak
Belum sempat Jungkook selesai berucap, Taehyung sudah mendaratkan tamparannya di pipi kiri Jungkook, ada bekas kemerahan dipipi Jungkook akibat tamparan Taehyung yg kuat,
"aku benar benar membenci mu Jeon Brengsek Jungkook" Taehyung berlari masuk kedalam rumahnya setelah berucap.
"bodoh! Bodoh! Bodoh!" teriak histeria Jungkook yg tidak bisa dikeluarkannya
"kau bodoh Jungkook!" ucap hati Jungkook.
.
Dan setelah kejadian itu Jungkook tidak pernah bertanya ke Jimin dan Hoseok lagi tentang Taehyung.
Jungkook menyesali perbuatannya ke Taehyung. Jungkook juga tidak berani hadir didepan Taehyung karena itu bisa membuat Taehyung semakin membencinya. dan kejadian itu sudah berlangsung dua minggu lamanya.
.
.
.
"huek! Huek! Huek"
"Tae-ah sayang, kau baik baik saja?!" ucap Hae Ri dari balik pintu kamar mandi Taehyung, Hae Ri mengetuk ngetuk pintu itu yg sama sekali tidak ada balasan dari Taehyung,
"huek, huek, huek" Taehyung benar benar merasa mual beberapa hari belakangan ini, Taehyung juga sering merasa pusing bahkan tidak bertenaga
"Tae-ah, buka pintunya, biarkan eomma melihat keadaan mu" Hae Ri masih menggedor gedor pintu kamar mandi Taehyung,
Ckleak
"eom_"
Bruk
Tubuh Taehyung jatuh tepat di dekapan Hae Ri ketika ia membuka pintu kamar mandinya, untungnya Hae Ri dengan sigap menangkapnya.
Taehyung yg pingsan segera di bawa Hae Ri ke rumah sakit Dokyong Hospital, Hae Ri juga memberi tahu ke Daehyun dan Baekhyun tentang pingsannya Taehyung.
.
.
"jadi bagaimana Himchan Hyung, bagaimana keadaan Taehyung?" tanya Daehyun ke Himchan yg duduk dihadapannya, kalau kalian mau tahu Kim Him Chan adalah dokter yg selalu menangani keluarga besar Kim,
"kau tahu Daehyun-ah, ini aneh tentang Taehyung" Daehyun menaikkan satu alisnya bingung, sementara Hae Ri dan Baekhyun masih menatap Himchan penuh tanya.
Mereka sekarang berada diruangan Himchan, membahas tentang keadaan Taehyung yg tiba tiba pingsan,
"aneh? Apa maksud mu hyung?" Daehyun memang dekat dengan Himchan, jadi Daehyun tidak perlu terlalu formal kalau berbicara ke Himchan, dan Himchan tidak mempersalahkan hal itu,
"seperti kasusnya Baek-ie dulu, dan itu dialami Taehyung sekarang"
"hyung, ku mohon, bicaralah dengan jelas" itu suara Baekhyun yg bingung dengan maksud dari Himchan, sebenarnya Baekhyun sudah mengerti akan kemana pembicaraan ini, tapi apa salahnya memastikan dugaannya benar atau tidak,
"Taehyung hamil, kehamilannya sudah masuk bulan ke dua" Daehyun dan Hae Ri yg mendengarnya lagusung membulatkan matanya bersamaan, terkejut dengan apa yg baru mereka dengar, sementara Baekhyun menggigit bibir bawahnya,
"ha-hamil?" Hae Ri sedikit terbata berucap,
"nhe Taehyung hamil, ia memiliki rahim didalam tubuhnya" ucap Himchan meyakinkan,
"tidak mungkin, bagaimana bisa, apa Taehyung sudah me_" Baekhyun menghentikan kalimatnya, tiba tiba mengingat sesuatu.
Mengingat ia pernah melihat Taehyung bercumbu diparkiran bar miliknya dan seorang namja tampan yg membawa Taehyung masuk kedalam apartemen milik namja itu,
"aku yakin pasti bocah itu yg melakukannya" Daehyun menautkan alisnya bingung dengan gumaman Baekhyun yg terdengar jelas olehnya,
"bocah? Siapa sayang? Apa kau mengetahui sesuatu?" tanya Daehyun menatap Baekhyun yg duduk disebelahnya,
"sepertinya aku tahu siapa yg menghamili Taehyung Dae-ah Hae Ri-ah".
.
.
.
.
.
TBC
special terima kasih
Kyunie, Park RinHyun-Uchiha, YuRhachan, yoongiena,
yg sudah memberi review-nya di cerita yg benar benar gaje ini, dan gomawo juga yg udah menjadikan favorite atau yg negfollow cerita ini
aku mencintai kalian :*
aku senang baca review dari readers-nim dan itu kadang buat aku ketawa tawa sendiri, macam orang gila :D
gomen kalau banyak typo atau ceritanya yg ngebosanin . .
and gomawo sudah menyempati baca ff ini :*
see yaa . .
