Suara musik menggema di ruang latihan, membuat dua orang lelaki meliuk-liukan badannya sesuai alunan musik. Sesekali menggumamkan lirik-lirik dari lagu yang sedang diputar sambil mengingat gerakan tarian mereka. "Sehun-ah. Setelah gerakan seperti ini. Lalu bagaimana ? Apakah aku harus menggerakan kakiku seperti ini ?" Tanya seorang lelaki berkulit tan sambil mempraktekkan gerakan yang ia maksud. Sehun menggeleng pelan sebagai jawaban setelah melihat gerakan yang dilakukan oleh lelaki itu, Kai. "Kakimu harus kau gerakan seperti ini. Sesuaikan dengan gerakan tanganmu. Lalu putar badanmu begini." Jelas Sehun sambil mempraktekkannya agar Kai lebih mengerti. "Baiklah. Kita ulang dari awal." Ujar Sehun setelah melihat Kai menganggukan kepalanya tanda mengerti. Lalu Kai hanya tersenyum menanggapi ucapan Sehun. 'Brakk' tiba-tiba saja Sehun yang sedang berjalan untuk memutar ulang musik itu malah tersandung tali sepatunya sendiri. Tapi untungnya dia tidak terjatuh karena ada sesuatu yang menahannya. "Tidak bisakah kau berhati-hati sedikit ? Bagaimana jika kau cedera saat kita akan comeback ?" Ucap Kai yang menahan badan Sehun agar tidak terjatuh dengan memeluk pinggangnya dari belakang. Sebuah rasa asing mendatangi perasaan Sehun. "Baiklah. Aku akan berhat--" "ASTAGA. SEPERTINYA KITA MASUK DI SAAT YANG SALAH, CHAN." "DAN ITU AKAN SANGAT MENGGANGGU MEREKA, BAEK. SEBAIKNYA KITA LATIHAN LAIN KALI SAJA." Dua buah suara yang bersahut-sahutan memenuhi ruang latihan, membuat Sehun dan Kai sadar dengan posisi mereka yang terlihat agak... ya pasti semua orang yang melihatnya akan berpikiran negatif. "Tidak. Ini bukan seperti yang kalian pikirkan." Ujar Kai sambil melepaskan tangannya dari pinggang Sehun dengan canggung dan wajah memelasnya karena terlalu malu. "Berhenti bicara yang tidak-tidak." Ucap Sehun sambil mengambil langkah besar ke arah kedua orang itu, Chanyeol dan Baekhyun. "Sebaiknya kalian tidak menyebarkan gosip yang aneh-aneh. Apalagi pada kyung--" "Gosip apa ?" Sebuah suara datar memasuki telinga Kai yang sedang berbicara. Itu adalah suara milik Kyungsoo. Mendengarnya membuat Kai mendelikan matanya dengan wajah yang semakin memelas.
-END-
