"Masakanmu benar-benar lezat, Baek." Chanyeol bergumam disela-sela kunyahannya dengan mulut yang terbuka tertutup dan dahinya yang mulai mengeluarkan keringat. "Benarkah ?" Tanya Baekhyun tidak percaya sambil berjalan ke arah meja makan setelah selesai mencuci peralatan masaknya. "Benar. Ini sangat lezat." Ucap Chanyeol lagi sambil memasukan sendok ke dalam mulutnya, membuat wajahnya semakin memerah bahkan sampai ke telinganya. "Sungguh, Chanyeol. Ini terlalu pedas." Ujar Baekhyun setelah mencoba di ujung sendok makannya lalu segera menyenderkan badannya pada sandaran kursi dengan lemas. "Jangan dipaksakan. Ini akan membahayakan pencernaanmu." Ujar Baekhyun sambil melihat ke arah Chanyeol dengan khawatir karena kekasihnya itu terus menyendok masakannya dengan penuh semangat. Chanyeol hanya menyunggingkan senyumnya sambil tertawa bodoh. "Terserah. Aku akan membeli jjajangmyeon di depan." Ucap Baekhyun lalu berdiri dan segera meninggalkan kekasihnya itu dengan masakannya. Memang baunya sangat enak dan tampilan masakannya kali ini tidak bisa dibilang buruk. Tapi setelah mencobanya, penilaian akan berbanding terbalik dibandingkan sebelumnya. Baekhyun segera membeli dua mangkuk jjajangmyeon untuk dibawa pulang. Setelah memasuki rumahnya, Baekhyun langsung memanggil nama kekasihnya dengan suara nyaring. Tapi tidak ada jawaban yang didapat. "Apakah dia sudah tertidur karena aku terlalu lama ?" Gumam Baekhyun setelah memeriksa meja makan yang kosong tapi keadaannya masih berantakan. Baekhyun segera menaruh dua mangkuk jjajangmyeon itu di meja lalu melangkahkan kakinya ke kamar mandi karena mendengar suara air yang menyala. "Chanyeol. Kau di dalam ?" Tanya Baekhyun dengan mengetuk pintu itu pelan. "Hmm..." Suara rendah khas kekasihnya terdengar dari dalam, membuat Baekhyun tersenyum lega karena ia begitu takut jika kekasihnya itu telah dibawa ke rumah sakit diakibatkan keracunan makanan. Baekhyun sambil tersenyum segera menjauhi pintu kamar mandi dan berniat untuk makan jjajangmyeon lebih dulu. "Hyung~~ Ini obatnya." Ucap seseorang, Sehun disertai dengan suara pintu masuk yang dibuka. "Obat untuk siapa, Sehun ?" Baekhyun yang bingung segera bertanya padanya dengan nada khawatir. "Untuk Chanyeol hyung." Jawab Sehun pelan sambil menatap Baekhyun dengan tatapan memojokkannya. "Memangnya siapa lagi orang yang akan memakan masakanmu padahal sudah tahu bahwa masakanmu itu bagaikan racun ?" Ucap Sehun dengan sarkastis lalu melanjutkan langkahnya yang sempat terhenti dengan sedikit berdecak di depan Baekhyun.

-END-

Thanks to all readers...

Big thanks for your review...

ParkNada, Ido Nakemi, twilightside, ShinNiel97, Byun927, kukuri