"Tak terasa sudah lima tahun kita bersama." Baekhyun berujar di depan member exo, tanpa Lay. "Ya. Aku juga. Aku tidak terasa telah mencintaimu selama itu." Balas Chanyeol sambil memandang Baekhyun yang ada di sampingnya dalam-dalam. "Aku sedang membicarakan EXO." Baekhyun berkata dengan geram dan tak lupa membalas tatapan Chanyeol dengan tajam. "Aku sedang membicarakan tentang kita." Chanyeol tak mengindahkan perkataan Baekhyun, yang ada ia malah memperlihatkan senyuman lebar khasnya itu. "Aku bersumpah bahwa aku sedang serius, Chanyeol." Baekhyun berujar lagi dengan nada tak suka, yang dibalas tatapan permintaan maaf dari Chanyeol. "Apa permohonan kalian kedepannya ?" Baekhyun bertanya sambil memandang ke arah yang lainnya satu persatu, wajahnya menyiratkan suatu kebahagiaan dan juga kesedihan di sana. "Akan lebih baik jika kita terus bersama dan tak akan muncul konflik lainnya. Karena dengan kalian dan Exo-L lah aku dapat membagikan perasaan bahagia, haru, dan juga kesedihan bersama." Xiumin sebagai anggota tertua dalam grup menyalurkan pendapatnya sambil menatap ke arah piring dihadapannya yang telah berisi hidangan makan malam. "Menari bersama, bernyanyi bersama, menangis bersama, tertawa bersama. Ku harap kebersamaan lainnya akan terus bertambah di tahun-tahun kedepannya." Kai mengatakan setelah mendengar kalimat yang dilontarkan oleh Xiumin dengan senyuman. "Aku berharap agar ditahun-tahun berikutnya hanya akan terjadi hal-hal baik. Bersama kalian dan memiliki Exo-L merupakan suatu keberuntungan bagiku." Kali ini Sehun bersuara sambil menatap serius ke seluruh anggota. "Memberikan banyak kasih sayang dan cinta bersama-sama dalam waktu lima tahun, sepuluh tahun, bahkan seribu tahun kedepan tidak akan melelahkan untukku." Kyungsoo berujar dengan nada khasnya yang sangat serius. "Berterima kasih pada Exo-L dengan membungkukkan badan tidak akan cukup untuk membalas seluruh cinta yang telah mereka berikan. Jadi kedepannya, ayo kita bekerja keras dan membuktikan bahwa mereka tidak salah karena mendukung kita." Sang leader, Suho berkata dengan suara yang bergetar bukan karena sedih, tapi karena rasa haru yang menyelimuti hatinya. "Ayo kita bersorak dengan slogan kita bersama Exo-L sambil menggenggam piala di atas panggung nanti." Sorak Chen dengan meluncurkan tinju di tangannya dengan semangat. "Mencintai Exo-L dengan seluruh ketulusan hatiku dan membagikan kebahagiaan untuk mereka akan selalu kulakukan. Bersama kalian untuk melewati suka cita sudah menjadi kebiasaan bagiku. Dan aku harap cinta kita akan terus bertumbuh seiring berjalannya waktu." Chanyeol berkata sambil menolehkan kepalanya ke arah Baekhyun saat mengucapkan kalimat terakhirnya dan dibalas dengan suara decihan dari Baekhyun. "Untuk kalian dan juga Exo-L, aku sangat berterima kasih karena terus mendampingiku. Kebahagiaanku adalah ketika kita bersama seperti ini, tapi kebagiaan kali ini terasa kurang sempurna karena tanpa kehadiran Lay hyung. Dan untuk kekasih bodohku, kuharap kau mulai mengurangi bualanmu itu. Aku sudah bosan mendengarnya." Baekhyun mengakhiri kalimatnya dengan tatapan sinis pada Chanyeol dan ia sudah berniat untuk memaki kekasihnya tapi tiba-tiba ponsel seluruh anggota berbunyi bersamaan yang menandakan ada sebuah pesan yang masuk. 'Maaf karena tidak bisa ikut merayakannya bersama kalian. Tapi hatiku akan selalu bersama kalian. Kita adalah satu, kan ? Jadi bawalah aku bersama kalian untuk melewati masa baik dan buruk. Aku mencintai kalian dan Exo-L.' Pesan itu diakhiri dengan emoticon senyum dan hati. Pesan dari satu orang yang di harap-harapkan kehadirannya, Lay.
-END-
