WAHHHHHHH

Arigatou udah sempetin baca ff saya.

terhura saya gak nyangka ini ff ada yang baca padahal w aja masih bingung mau lanjut atau tidak tapi berkat kalian yang udah baca gw usahain untuk tetap lanjut ,

terus dukung saya ya

Langsung aja dah, gak usah banyak bacot..

DON'T LIKE DON'T READ

Dan Terjadi Lagi by DellaGd

Naruto Punya Masashi Kishimoto

gw cuman pinjam KARAKTERnya aja dah..

tapi Abang Sasu punya gw.. wkwk -

Pair : Sasuhina

Rate : M

Genre : Fantasi, Action, Romance, Hurt/Comfort

Hinata POV

"AAAAAHHHHHHH..."

Aku terbangun dari tidur ku lagi..

kapan semuanya berakhir aku ingin ini semua cepat berlalu.

Siapa gadis dalam mimpiku?

Kenapa ia sangat mirip denganku?

Apa yang terjadi?,

Mungkin kah dia aku??

Tapi aku tak pernah berada ditempat itu lalu kenapa?

Dan kenapa mimpi ini selalu datang kapan akan berhenti!!!!.

"HINATA... cepat ikut aku!!!"Teriak Ino

Di depan kelas dan langsung menarikku untuk pergi dengannya

"Ada apa kenapa kau ..."

"Diamlah dan ikut saja kau akan tahu nanti.." potong Ino sambil mempercepat langkahnya

Kami berjalan semakin cepat mengingat lorong koridor yang panjang dan hanya mempunyai dua pintu penghubung dengan lapangan sekolah dan taman belakang sekolah..

Dari kejauhan aku dapat mendengar teriakan-teriakan orang dari lapangan sekolah

"ayo, ayo... ayo..."

"kyaaa..."

"lawan, iya lakukan seperti itu"

"hajar bedebah itu"

"swiitt swittt"

"woooo"

"Ahhh Sasuke keren kyaa"

'Sasuke!!!' pikirku jangan-jangan ia berkelahi lagi

dan tebakan ku memang benar lihatlah dia masih setia menghajar lawannya yang sudah tak berdaya.

Bahkan para penonton masih setia mengerumuni mereka berdua seperti semut yang mengerumuni gula yang jatuh walau hanya satu butir .

Bukan nya melerai ini bahkan ada yang taruhan

"ayo pasang berapa untuk sasuke"

"50 ryo"

"100 ryo"

"29 ryo"

Masa bodoh dengan mereka yang penting sekarang adalah bagaimana menghentikannya jika tidak.

Aku sangat yakin lawannya pasti akan berakhir dirumah sakit atau pun dengan nama di atas nisan..

"Minggir..."

"Berhenti gak???" teriakku didepan Sasuke,

yang langsung ditanggapi sasuke dengan menghentikan perkelahiannya

"Hn"

"Ikut aku sekarang...!!!"Ucapku yang langsung menarik Sasuke pergi dari sana

Kau tak tahu aku sangat mengkhawatirkan mu kau bahkan masih sempat untuk berkelahi tak bisa kah kau berhenti seperti ku yang berusaha tak memimpikan hal yang sama kembali.

"Huhhhh... Bisakah kau berhenti melakukannya?" ucapku,

Sambil memolesi luka diwajah Sasuke yang terluka karena tonjokan lawannya ya walau pun lukanya tak terlalu parah...

"Hn, tapi ada syarat nya ???"Ucap sasuke dengan senyum mengerikannya

"AAAppaa .??."

ia menggerakkan tangan nya ke bibirnya

"Berikan aku ciuman setiap hari."

Blushh

"yah jika tidak mungkin aku akan.."

Chu~

"Sekarang sudah kan kau tak boleh berkelahi lagi" ucapku setelah menempelkan bibirku dengan nya

"Hn" jawabnya singkat

Hinata PoV end

Sasuke semakin mendekatkan wajahnya ke wajah hinata

Mempersatukan kening mereka..

dikecupnya hidung mungil itu yang membuat si empunya merona merah seperti buah kesukaannya ..

Bukankah itu akan membuatnya lebih ketagihan,

Kemudian melumat habis bibir ranum yang baru saja memberikan kecupan ringan dibibirnya..

'Sial, ini terlalu nikmat' Pikir Sasuke.

Sasuke menggendong hinata ala bridal style ke kasur empuk pasien di UKS dan tak memberipun celah sedikit pun untuk hinata bernafas dengan leluasa...

"Eeeunggghhhhh.."Desah Hinata

Saat Sasuke mulai mengecupi lehernya memberikan tanda merah kissmark

"KYAAAAaaaaaaaaaaaaa..."Teriak seseorang yang berada di depan pintu..

yang membuat pasangan yang sedang bermesraan menghentikan aktifitas mereka dan menoleh ke sumber suara tadi..

Hinata hanya bisa menahan malu dengan menutupi wajahnya sambil memukul sasuke agar berpindah tempat..

Sedangkan sasuke sendiri masih menatap orang tersebut dengan tatapan membunuhnya..

'jika kau tidak pergi, aku bunuh kau sekarang juga...'

Sepertinya orang tersebut sangat mengerti dengan tatapan mata tersebut...

"sumimase..." dan Fu... orang tersebut langsung berlari kencang hingga

BRUK

menabrak dinding koridor tepat pada tikungannya...

'selamatkanlah aku, selamatkanlah aku' kemudian ia jatuh pingsan...

*malang nya nasibmu

TO BE CONTINUE...

Oke... terima kasih ya udah read vote comment nya

gomen ne ini chapter paling singkat.. saya sekarang dalam masa galau gegana.. ea apalah itu

jadi gak konsisten ngetiknya..

namun masih maksa buat ini dilanjutin cepat karena kuota w menipis...

Akan di panjangin dah chapter kedepanya... dan akan lanjut klo dah 9 vote... ya... hargailah

Salam manis dari DellaGd