THE ONE WHO CAN CHANGES ME
.
.
.
.
CHAPTER 5
.
.
.
.
OH SEHUN X XI LUHAN
.
.
.
.
RATE T-M
.
.
.
.
ROMANCE/ACTION/BOYSLOVE
.
.
.
.
Kehidupan seorang mafia yang kejam berubah hanya disebabkan bocah yang manja tetapi tidak mendengar perintahnya. MATURE! YAOI! NC19! MPREG! HUNHAN/CHANBAEK/KAISOO!
.
.
.
.
WARNING: DO NOT READ IF YOU DON'T LIKE IT! ADULT FANFICTION! NOT FOR UNDERAGE! YAOI! MPREG! TYPO (S) EVERYWHERE!
.
.
.
.
Park Dobby Present~
.
.
.
HAPPY READING
.
.
.
-HUNHAN FOREVER-
.
.
.
Sehun keluar kamar kemudian mengambil nafas panjang lalu...
"KIM KAIII!! KEMARI KAU KEPARAT!!" Teriak sehun.
... ia berteriak lagi.
"MAAF SEHUN-AH! TEN YANG MEMBERIKU CADANGAN ITU!" Balas kai dari ruang tengah
"TENNNNNNNN!!!! SIALAN KECIL KEMARI KAU!!!" Teriak sehun lagi
"MAAF BOS!! TAEYONG TOLONG SELAMATKAN AKUUUU!!! AKU MASIH BELUM NIKAH YA TUHANNN~" Jerit Ten sambil berlari keluar mansion
"Wow sungguh berisik mansionmu sehun-ah. Hahaha sudah lama aku tidak mendengarkan keberisikan dari mansion mu. Apa kerna si mungil tu?" Tegur Chanyeol yang sedang ingin menuju ke kamarnya sebelah kamar sehun.
"Ya, sejak luhan ada disini. Semua telah berubah, mansion ini bukan lagi kuburan yang sunyi dan menyeramkan. Sejak Ten aku jadikan bodyguard luhan, aku tidak berhenti berteriak yeol." Jelas sehun
"Mungkin luhan adalah seorang yang kau cari selama ini hun. Sekarang kau lebih terbuka dengan semua orang dan itu adalah satu efek yang baik. Apa-apapun lindungi si mungil itu, aku tidak mau hidupmu berubah jika tidak ada dirinya dalam hari-harimu." Kata chanyeol
"Ya benar. Dalam sejarah hidupku selama 22 tahun ini baru aku tahu bahawa ada yang lebih penting dari perusahaan kita. Yang dapat membahagiakan kita walaupun beban berat kita fikirkan. Kau juga harus mencari kekasih yeol." Ucap sehun
"Aku berancang untuk mencari satu semasa pesta mu pada malam ini. Aku sangat berharap jika rasa cinta yang dalam kerana aku tidak pernah merasakan apa itu jatuh cinta disebabkan dulu kita sangat rosak sampai kini juga sama aja HAHAHAHAHAHA." Balas chanyeol
"Sekarang susah untuk mencari wanita yang baik di luar juga di dalam tapi kau boleh pilih yang mana kau inginkan semasa pesta malam nanti kerna aku tidak menyediakan jalang untuk pestaku, aku takut rusa kecil ku akan marah." Ujar sehun
"Hun, kau lupa yang aku juga gay." Balas chanyeol pantas
"Ops- kalau begitu sedikit sukar untuk mencarikan mu type seorang uke yeol, hahahaha."
"Well type uke idamanku memang sukar untuk di jumpai kerna aku menginginkan seseorang yang pandai memasak, manis ketika senyum, memiliki mata yang indah, bersifat manja namun agresif jika bersamaku, bertubuh mungil yang senang dipeluk dan memiliki character seperti puppy yang sungguh menggemaskan. Tidakkah itu manis hun? Ya tuhan, jika ia benar-benar muncul dalam hidup ku tidak akan pernah aku sia-siakannya." Jelas chanyeol
"Astaga yeol, itu type idaman yang tidak akan penah muncul dalam hidupmu! Apaan itu semua, kau aja masih banyak kurangnya." Komentar sehun
"Kerna itu aku tidak pernah lagi mendapat kekasih hun. Tapi mungkin malam ini adalah hari keberuntungan ku!"
"Ya, aku harap begitu juga yeol kerna hidupmu sungguh kesepian HAHAHAHAHA" Komentar sehun lagi sambil tertawa
"Bajingan kau hun! Apa-apa pun congrats bro, akhirnya kau memiliki seseorang yang dapat membahagiakanmu." Balas chanyeol
"Hahaha kerna ia memang takdirku."
"Aku masuk ke kamar dulu hun." Kata chanyeol kemudian masuk ke kamarnya dan sehun hanya mengangguk pelan sebagai jawapan.
TUT TUT TUT.
Tiba-tiba sehun menerima panggilan dari Daehyun.
KLIK.
"Bos." Sahut Daehyun ketika mendengar sehun mengangkat panggilannya.
"Kenapa?" Soal sehun datar
"Club kita di Ilsan sedang diserang bos. Woozi baru saja memberitahu aku bahawa terdapat 2 orang pegawai polis dengan beberapa orang mafia bersekutu untuk menyerang clubmu bos. Apa aku harus menghantar budakku kesana atau bos ingin turun melihatnya sendiri?" Jelas Daehyun
"Bajingan kecil itu memang tidak ingin melihat aku menikmati pestaku dengan tenang. Aku akan ikut kesana. Sediakan 20 orang dari teammu dan kita akan berangkat sekarang." Perintah sehun
"Baik bos." Balas Daehyun kemudian panggilan mereka sehun tutup.
"Bos." Panggil Yunho
"Ya?" Jawab sehun
"Kita berangkat sekarang bos." Balas Yunho
"Kau dan Nickhun tunggu aku sebentar di luar mansion, ada Daehyun dengan budaknya di sana. Aku harus mengurus si mungil dahulu." Perintah sehun
"Baik bos." Balas Yunho kemudian turun ke bawah.
"Hahhh.." Sehun membuang nafas perlahan kemudian berjalan masuk kembali ke kamarnya.
CLEK.
Sehun berjalan mendekati ranjangnya dan menatap luhan yang tertidur sambil memeluk kotak hadiah yang Kai berikan padanya.
"Lu.. Sayang bangun sebentar.." Ujar sehun pelan sambil mengusap lembut pipi gembil luhan.
"Enghhh.. Sehunniee?" Panggil luhan sambil mengusap matanya.
"Sayang.. aku harus keluar sebentar." Kata sehun pelan
"Sehunnie ingin kemana?" Soal luhan polos kemudian memeluk erat sehun
"Maaf sayang. Aku memiliki beberapa urusan di luar tapi aku berjanji akan pulang secepat mungkin yang aku bisa ya sayang." Ucap sehun lembut sambil mengusap rambut honeydew luhan.
"Sehunnie janji akan pulang cepat?"
"Ya sayang. Aku hanya pergi sebentar. Tidak apa-apa kan sayang?" Ujar sehun
"Sehunnie~" Rengek luhan
"Hanya sebentar lulu sayang." Ujar sehun kembali
Luhan mengangguk pelan pada dada bidang sehun.
"Terima kasih rusa cantik. Jadi kapan lulu akan melepaskan sehunnie?" Balas sehun sambil mengecup rambut luhan
"Ishh sehunnie~" Rengek luhan lagi sambil menggigit kecil dada sehun
"Sayang, sakit tau. Aku harus pergi sekarang Lu.. Sehunnie janji akan pulang awal sebelum pestanya dimulai ya. Boleh kan kekasih manjaku?"
"Nae. Tapi lulu mau sehunnie mesti sampai sebelum pestanya mulai." Perintah luhan imut sambil mempoutkan bibir kecilnya
"Pasti sayang. Aku berangkat dulu ya." Ujar sehun kemudian mengecup lembut bibir luhan
Luhan tersenyum kekanak-kanakan kemudian melepaskan pelukannya. "Milik lulu cepat pulang ya~" Bisik luhan kemudian mengecup pipi sehun seketika.
"Baiklah Nyonya Oh. Milikku juga harus menjaga dirinya baik-baik di rumah." Bisik sehun kembali sambil mengecup dahi, mata, hidung, pipi dan terakhir bibir luhan.
"Sudah sehunnie~ Palli ka~" Perintah luhan imut
"Arraseo. Tidurlah kembali, bye sayang.." Kata sehun sambil berjalan ke pintu kamarnya
"Pai-pai sehunnie~" Balas luhan yang sedang memeluk boneka rusanya.
Setelah mendengar balasan sayang kekasih hati sehun kemudian turun dan keluar mansion. Ia hanya mengenakan kaos polos hitamnya dan jas biru tua yang heechul berikan padanya sebelum keluar mansion.
"Kita berangkat. Ten jaga luhan." Perintah sehun kemudian masuk ke mobil yang di pandu Nickhun dan diiringi 4 mobil team Daehyun.
Ten membungkuk hormat setelah mobil sehun pergi manakala Yunho dan beberapa budak Daehyun berangkat di belakang.
ODULT CLUB, ILSAN.
Club bising dengan bunyi tembakan tapi lingkungan club sehun menunjukkan tiada kenderaan polis yang mungkin Junmyeon telah menguruskannya. Dengan aura kegelapan yang sehun keluarkan, ia masuk ke dalam klub bersama Nickhun dan Yunho.
"Kamu berempat harus melindungi bos, pergi sekarang! Dan kalian yang lain berpecah untuk mengawasi setiap sisi club ini, pastikan tidak ada penceroboh yang masuk termasuk polis. Bergerak sekarang!" Kata Daehyun tegas kemudian masuk ke club.
DOR! DOR! DOR!
Bunyi tembakan, pecahan kaca dan jeritan manusia-manusia yang berada dalam club tersebut memdominasi pendengaran sehun.
"KELUAR!" Bentak sehun tegas dan kemudian semua pelanggan yang berada dalam club tersebut berlari keluar dari club.
Sehun memberi signal pada anak buah Daehyun untuk memastikan dimana tikus kecil itu bersembunyi dalam clubnya.
Sehun bergerak maju ke arah barat sambil memberi isyarat pada Yunho untuk memberi senjata kesayangannya.
"Jam satu." Kata sehun datar pada Nickhun dan dengan pantas Nickhun pergi ke arah yang diperintahkan sehun padanya.
Sehun hanya memiliki 5 langkah lagi untuk bertemu dengan pengacau yang merusakkan clubnya.
"Keluar bajingan kecil. Kau harus tahu berapa banyak yang harus kau bayar kerna telah merosakkan club ku." Ucap sehun datar.
"Tch." Dengan perlahan seorang pria berambut coklat keluar dari meja bar di hadapan sehun.
"Oh.. kau. Mana siwon? Ketua pengecutmu hanya menghantar budakknya untuk merosakkan club ku?" Ujar sehun
"HAHAHAHAHAHA aku memang dihantar olehnya kesini. Selamat! Kau berhasil masuk ke perangkapku." Balas orang siwon
"Apa yang kau inginkan?" Soal sehun
"Kau harus tahu apa yang aku inginkan. Tapi kau juga harus tahu apa yang bosku inginkan darimu Oh Sehun."
"Ahh Choi Siwon, memang tidak ingin melihat hidupku bahagia."
"Ya. Memang ia menginginkan mu tapi... kau lupa yang selain dari siwon ada seseorang yang juga ingin mengambil miliknya yang telah kau ambil Oh Sehun." Jelas orang siwon
"Siapa?" Soal sehun dingin
"The Daberz. Kau pasti kenal nama yang aku sebutkan? Kau tidak sedar yang selama ini kau telah mengambil miliknya. Ia tidak akan mengganggumu jika kau tidak menghancurkan rancangannya."
"Apa yang kau bicarakan saat ini?" Balas sehun datar
"Luhan. Ia adalah milik bos kami." Sahut seseorang yang datang dari arah belakang Yunho.
"Luhan? Miliknya? Lelucon apa yang kau katakan ini tikus kecil?" Balas sehun sambil tertawa
"Luhan memang seharusnya menjadi milik bos kami Oh Sehun." Jawab orang yang tersebut.
"Nugu?"
"Son of The Deberz Young Master BamBam."
"Katakan pada bosmu untuk menemuiku minggu depan. Keluar kalian semua dari clubku, Aku tidak ingin melihat kalian berada di kawasanku lagi." Perintah sehun datar
"Ehem. Baiklah." Balas orang The Daberz kemudian mengalihkan pandanganya pada temannya yang lain. "Ayo pergi." Perintahnya pada yang lain.
"Bos, mereka semua telah pergi dari sini." Lapor Nickhun pada sehun setelah club sudah aman.
"Kita pulang. Daehyun, bersihkan semua keributan ini." Kata sehun dingin
"Baik bos." Balas Nickhun tegas
"Baik bos." Balas Daehyun kemudian membungkuk hormat kepada sehun.
8:20 p.m
Sehun sampai di mansion telat 20 minit, itu semua kerna ia terlalu berbincang dengan orang The Dabrez. Kalau bukan kerna luhan sebagai topik percakapannya, sehun tidak ingin bermain lembut dan terus saja menghancurkan kepala tikus-tikus kecil tersebut tapi malangnya luhan adalah sebab kaki sehun tidak ingin melangkah pergi langsung dari clubnya.
"Sehunniee~!" Panggil luhan sambil berlari kearah Sehun dan Yunho.
"Hai sayang.." Balas sehun sambil menggendong tubuh luhan dihadapannya. "Maaf aku telat sayang.." Kata sehun kembali
"Sehunniee, lulu rindu~" Rengek luhan
"Aigoo~ Kekasihku tidak betah ditinggal lama~" Goda sehun kemudian duduk disofa dengan luhan yang masih digendong.
"Sehunnie~ Kapan pestanya mulai?" Soal luhan sambil menyembunyikan wajahnya pada ceruk leher sehun.
"Sebentar lagi sayang.. Lulu mau bersiap-siap?"
"Lulu mau sama sehunnie~" Balas luhan manja
"Jangan sayang. Kerna status hubungan kita yang kini berbeda-
Ucapan sehun tergantung kemudian ia mendekatkan bibir tipisnya pada telinga luhan
-Aku mungkin tidak akan dapat menahan diriku lagi untuk menerkammu sayang.." Bisik sehun sensual dengan suara beratnya.
"A-apa?"
"Sayang... Aku- ingin..." Ujar sehun pelan
"S-sehunnie-"
"Hyung sediakan pakaian untuk luhan dan hantarkan terus ke kamarku selepas 20 minit." Perintah sehun tegas kemudian menggendong tubuh luhan kembali ke kamarnya.
"Baik sehun-ah." Balas Heechul pantas
BAAM!
Pintu kamar sehun ditutup dengan keras dan sehun dengan tidak membuang masa ia bergegas melemparkan tubuh luhan ke tempat tidurnya dan menindih tubuh mungil tersebut.
"Sehunnie waeyo~?" Soal luhan dengan ekspresi yang menggemaskan
"Kenapa kau hanya menggunakan koas putih yang tipis ini lu.." Lirih sehun sambil menatap luhan sensual.
"Waeyo~?" Soal luhan sambil mempoutkan bibirnya
"Adakah kau memang ingin menggodaku rusa kecil?"
"Aniya~ Lulu merasa panas kalau pakai pakaian tebal itu sehunnie~" Rengek luhan
"Malangnya hari ini adalah harimu rusa mungil.. Kerna saat ini... Aku menginginkan- Bisakah..?"
"Sebentar saja ya sehunnie, sehunnie harus cepat sebelum hyung masuk." Balas luhan pantas tanpa tahu apa yang sebenarnya sehun inginkan.
"Benarkah lu?" Tanya sehun ragu
"Nae. Palli-"
Kalimat luhan terpotong apabila dengan pantas sehun mengangkat kaos tipis luhan sebatas dada kemudian mengarahkan bibirnya pada nipple luhan yang sejak 5 minit tadi menggodanya.
Nipple merah muda itu sehun kulum kemudian perlahan tempo gigitan dan hisapan pada nipple luhan semakin agresif. Sehun seperti tidak ingin melepaskan nipple luhan. Sementara nipple kanan luhan di kulum, nipple luhan yang lain sehun rangsang dengan mencubit, memutar dan menyentuh puting itu sehingga ia tegang.
"Nghhh... S-sehunniee- nghh.. hahhh.. hmm... hun- ahhh...shhh.." Desahan luhan kedengaran apabila permainan sehun semakin panas.
TOK. TOK. TOK.
"Sehun-ah, pakaian luhan sudah disediakan." Kata heechul dari luar kamar tanpa berniat untuk membuka pintu itu agar tidak melihat agenda yang tidak seharusnya ia lihat.
PLOP.
Bibir tipis sehun melepaskan nipple luhan yang kini merah dan bengkak kerna ulahnya.
"Biarkan di luar hyung. Sebentar aku akan mengambilnya." Balas sehun dengan nafas berat
"Baiklah." Balas Heechul sambil tersenyum kecil kemudian meletakkan pakaian luhan di hadapan pintu kamar sehun.
"Sebentar sayang.. Aku belum puas..." Kata sehun kemudian memasukan kembali nipple itu ke dalam mulutnya.
Sehun menjilat, mengigit kemudian menghisap beberapa kali nipple luhan seperti ingin mengeluarkan asi dari sana.
"S-sehunnie.." Lirih luhan nikmat sambil meremas rambut sehun dengan irama yang pelan.
PLOP.
Dengan gigitan terakhir sehun melepaskan nipple luhan. Ia menurunkan kembali kaos luhan dan menarik luhan ke dalam pelukkannya.
"Maaf sayang.. Aku tidak dapat mengontrol nafsuku terhadapmu.. Mianhae baby~" Ucap sehun sambil memeluk erat tubuh mungil luhan
"Hehehe, Lulu suka kok sehunniee~" Balas luhan kekanak-kanakan
"Maaf sayang..." Lirih sehun
"Ayo sehunniee kita pestaa~!" Jerit luhan
"Sayang... Sungguh aku benar-benar minta maaf kerna melecehkanmu.. A-aku.." Ucapan sehun terbata sambil menunduk
"Sehunniee..." Panggil luhan lembut
"M-maaf lu.." Ujar sehun pelan tanpa memandang wajah luhan
Luhan mempoutkan bibirnya kemudian menarik wajah sehun untuk menatapnya.
"Tidak apa-apa kok sehunniee.. Lulu suka, sehunnie jangan sedih lagi ya~" Pinta luhan kemudian menarik satu tangan sehun dan mengarahkannya pada nipplenya yang tadi sehun kulum.
"Lu--"
"Sehunnie.. Lulu sudah bilang kan yang lulu hanya milik sehunnie, jadi sehunnie tidak perlu sungkan lagi. Jika sehunnie ingin sesuatu yang lulu bisa berikan beritahu lulu, pasti lulu bantu.. Jangan buang waktu sehunnie kita lagi mau pesta~" Kata luhan lagi
"Aigoo~ Rusa kecilku sudah bersikap dewasa. Terima kasih sayang, aku hanya tidak ingin membuatmu berpikir yang aku hanya menginginkan tubuhmu. Baiklah, ayo kita pesta." Balas sehun sambil menarik tangannya dari dada luhan kemudian menangkup wajah kecil itu.
"Hehehe~ Kajja sehunniee~!"
Sehun bangun dari posisinya, meninggalkan luhan di ranjangnya kemudian berjalan ke arah pintu kamarnya. Ia membuka dan melihat setelan jas berwarna putih untuk luhan dan menggambilnya.
"Sayang.. pergi mandi kemudian bersiap terus ya.."
"Shireo~" Goda luhan
"Oh Luhan.." Panggil sehun
"Hehehe..Sehunnie ingin tunggu di luar atau ikut lulu masuk ke dalam~?" Goda luhan lagi
"Astaga lu, kita tidak punya waktu untuk main-main rusa keras kepala." Balas sehun
"Iya lulu dengar kok. Maerong~" Balas luhan imut dan mengeluarkan lidahnya pada sehun kemudian berlari masuk ke kamar mandi.
"Ya tuhan.. Beruntung aku masih mencintaimu rusa mungil." Ujar sehun pelan sambil menggelengkan kepalanya.
BERMUDA TRIANGLE GRAND EVENT.
Mansion Oh kini penuh dengan karyawan, pemegang saham, rakan mafia dan media. Sehun bersama Kai dan Chanyeol bertemu dengan beberapa CEO perusahaan dan Ketua Mafia dari antarabangsa.
"Nice to meet you Mr. Oh." Kata seorang pria bule yang bernama Julian Kang
"Welcome to korea Mr. Kang. Thanks for coming tonight, i really appreciate your kindness." Balas Sehun dingin
"Oh that's my pleasure, I'm really felt honored to be cooperate with Bermuda Triangle Company Mr. Oh." Ucap Mr. Kang
"Your welcome sir. I also need a company like Bounsier to further my business." Jelas sehun
Sementara sehun sibuk berbincang dengan rakannya, Chanyeol berjalan-jalan di halaman mansion untuk meneruskan niatnya untuk mencari uke idamannya masa pesta ini.
PUK.
Punggung chanyeol dilanggar oleh seseorang semasa chanyeol melewati area kolam renang.
"M-maaf tuan." Ucap namja tersebut
"O-ohh.. No, It's fine." Balas chanyeol dengan senyuman menggoda andalannya
Ketika pemuda yang melanggar chanyeol itu memohon maaf ia terus berjalan pergi meninggalkan chanyeol.
"Tunggu!" Kata chanyeol yang coba untuk memberhentikan namja tersebut
"Y-ya? Kenapa tuan? Ada yang perlu saya bantu?" Soal namja tersebut non-stop setelah ia memutarkan badannya agar dapat berhadapan dengan chanyeol.
Namja bertubuh mungil adalah idaman chanyeol, bersifat feminine dengan suara lembut yang sedap didengar. Tinggi namja itu juga hanya melepasi paras bahu chanyeol.
"Siapa namamu? Bolehkah kita berkenalan lebih lagi?" Tanya chanyeol to the point
"Sebenarnya--
Kai berasa bosan kerna dari tadi di paksa Heechul supaya menemani Taemin untuk berbincang tentang perusahaan mereka namun Kai bukanlah manusia yang betah duduk di meja hanya untuk berbicara, ia lebih senang apabila ia berjalan. Inilah masanya untuk bermain seketika dengan namja atau yeoja yang menarik dimatanya.
"Excuse me, Can i have that Vodka?" Tanya Kai pada pelayan yang berlalu di hadapannya
"Oh tentu Tuan." Balas pelayan tersebut dengan menatap Kai
Mata tajam yang seksi menatap ke arah kai sambil memberinya segelas Vodka. Kai yang menerima gelas tersebut hanya terdiam dan terpesona dengan hanya pandangan si pelayan.
"Terima kasih--"
Kai baru saja ingin mengucapkan terima kasih pada namja tersebut tetapi tiba-tiba tubuh namja itu didorong oleh orang yang berjalan di belakang namja tersebut lalu membuatkan gelas yang berisi vodka tadi membasahi kemeja dark-blue Kai.
"Opss- Maaf Tuan!" Ucap Baekhyun merasa bersalah kerna telah mengotorkan kemeja tetamu sehun
"Ohh tidak apa manis. Hahaha lagipun kau tidak sengaja bukan? Jangan takut, aku bukan monster yang makan orang. Hanya mukaku saja yang mempunyai ekspresi kejahatan tapi hatiku tidak." Balas kai panjang sambil tertawa
"B-benarkah tuan? Apa tidak menyusahkan mu?" Soal baekhyun gugup
"Tentu saja manis. Siapa nama mu?" Kata kai
"Oh- Namaku Byun Baekhyun, Senang berkenalan denganmu." Ucap baekhyun sambil menghulurkan tangannya pada kai
"Baekhyun, manis namanya seperti orangnya. Senang berkenalan dengan mu aku Kim Kai, sepupu tuan rumah ini." Balas kai dengan gombalannya.
"Astaga tuan~ Aku benar-benar minta maaf atas kesilapanku~! Sungguh aku tidak sengaja melakukannya." Jelas baekhyun
"Sudahku katakan kau tidak perlu minta maaf. Astagaa." Ujar kai
"Maaf tuan, aku sedikit frustasi apabila mendengar bahawa kau sepupu tuan rumah ini." Ucap Baekhyun
"Panggil aku kai saja. Lebih nyaman. Apa kau bersendiri?" Soal kai
"Hmm.. Ya, seharusnya aku bersama kawan ku tapi ia memiliki perkerjaan di belakang." Balas Baekhyun
"Ohhh.. mau aku temanka sebentar sementara menunggu kawanmu selesai mengurus perkerjaannya?" Tanya Kai dengan senyuman menggodanya
"Jika kau tidak keberatan.." Balas baekhyun sambil tersenyum.
Manakala Chanyeol..
-- Aku adalah Koki di sini Tuan. Namaku Kyungsoo. Do Kyungsoo." Jelas pemuda yang bernama kyungsoo tersebut
"Oh.. Jadi kau kenal siapa aku?" Soal Chanyeol
"Tentu Tuan Park." Balas Kyungsoo pantas
"Bolehkah kita berkenalan?" Soal Chanyeol lagi
"Tentu Tuan. Tapi saya ingin memberitahu yang saya telah memiliki kekasih tuan.." Balas Kyungsoo
"Sayangnya kau telah dimiliki.. Tidak apa, kita boleh menjadi teman." Balas Chanyeol
"Tentu Tuan." Balas Kyungsoo
TO BE CONTINUE,
