THE ONE WHO CAN CHANGES ME
.
.
.
.
CHAPTER 6
.
.
.
.
OH SEHUN X XI LUHAN
.
.
.
.
RATE T-M
.
.
.
.
ROMANCE/ACTION/BOYSLOVE
.
.
.
.
Kehidupan seorang mafia yang kejam berubah hanya disebabkan bocah yang manja tetapi tidak mendengar perintahnya. MATURE! YAOI! NC19! MPREG! HUNHAN/CHANBAEK/KAISOO!
.
.
.
.
WARNING: DO NOT READ IF YOU DON'T LIKE IT! ADULT FANFICTION! NOT FOR UNDERAGE! YAOI! MPREG! TYPO (S) EVERYWHERE!
.
.
.
Park Dobby Present~
.
.
.
HAPPY READING
.
.
.
-HUNHAN FOREVER-
.
.
.
--Aku adalah Koki di sini Tuan. Namaku Kyungsoo. Do Kyungsoo." Jelas pemuda yang bernama kyungsoo tersebut
"Oh.. Jadi kau kenal siapa aku?" Soal Chanyeol
"Tentu Tuan Park." Balas Kyungsoo pantas
"Bolehkah kita berkenalan?" Soal Chanyeol lagi
"Tentu Tuan. Tapi saya ingin memberitahu yang saya telah memiliki kekasih tuan.." Balas Kyungsoo
"Sayangnya kau telah dimiliki.. Tidak apa, kita boleh menjadi teman." Balas Chanyeol
"Tentu Tuan." Balas Kyungsoo
Chanyeol membawa kyungsoo untuk duduk di bangku kosong yang berada di halaman belakang mansion sehun.
"Ayo duduk." Ujar chanyeol
"Baiklah Tuan." Balas Kyungsoo formal
"Chanyeol saja Kyungsoo-ah." Ucap chanyeol
"Hahaha baiklah chanyeol-ah." Ucap kyungsoo gugup
"Now that's better."
"Kenapa kau tidak bergabung dengan Tuan Sehun chanyeol-ah? Bukankah kau juga adalah salah satu pengusaha yang diperlukan untuk menguruskan client serta rakan kongsinya?" Soal kyungsoo panjang
"Well, sebenarnya sih aku tidak suka sama namanya perbincangan. Hahaha aku lebih suka menguruskan perniagaanku menggunakan tenagaku bukan otakku." Jelas Chanyeol
"Ohh.. Jadi apa kau akan menginap disini?"
"Ya, begitulah. Aku sudah lama tidak pulang ke sini sejak aku menginjakkan kakiku di tanah Japan kerna bagiku hidupku bermula disana. Kami bertiga, Sehun, Kai dan Aku berusaha sebisa yang kami boleh untuk membangunkan perusahaan Harabeoji yang ingin dihancurkan ini. Sampai saat ini, setelah tiga titik Bermuda Triangle telah menjadi terkenal di dunia kerna kami. Aku telah mencintai Tokyo lebih dari Korea tapi bagaimana pun jiwaku masih lagi ada di tanah Korea ini." Ujar Chanyeol
"Aku mengerti.. Tuan sehun adalah ketua mafia yang ditakuti seperti yang diceritakan oleh orang-orang disekitarnya tapi bagiku kamu juga masih memiliki hati nurani yang suci. Kamu hanya terlalu terbiasa dengan hal dunia yang luas. Memiliki dua tanggungjawab sangat berat kan? Kalau hanya memiliki satu sudah sibuk berat apalagi memiliki dua kedudukan yang penting.." Jelas Kyungsoo seperti sungguh memahami
"Bagaimana kau tahu hanya dengan memiliki satu tanggungjawab itu sudah cukup berat bagi kami?"
"Aku memiliki kekasih. Kekasihku adalah seorang pembisnis antarabangsa. Aku dan dia sebenarnya tidak pernah berjumpa selepas pertemuan pertama kami dan saat itu ia menginginkanku untuk menjadi kekasihnya. Cerita ku bermula dengan sangat baik selepas bertemu dengannya, ia adalah penyelamatku dan ia adalah seseorang yang memegang separuh dari jiwaku." Ucap kyungsoo
"Teruskan saja kyungsoo-ah" Kata Chanyeol pada kyungsoo untuk meneruskan ceritanya
"Aku adalah korban jualan organ 5 tahun yang lalu di perbatasan South-North Korea. Ayahku Do JoonHo adalah penjudi yang gila akan wang, ia bahkan menjualku pada organisasi penjualan organ agar mendapatkan wang yang ia inginkan. Tapi ketika transaksi dilakukan, sebuah helikopter turun di kawasan lapang perbatasan. Seorang lelaki turun dengan berpakaian setelan jas yang kemas. Ia hanya berbincang dengan lelaki yang menjalankan transaksi itu dan menatap ke arahku kemudian tersenyum tampan. Ia melonggarkan dasi putihnya kemudian memberi arahan kepada orang bawahannya untuk memukul ayahku. Ia menariku agar mendekat padanya, aku tidak tahu bagaimana cara untuk bernafas saat itu kerna aku terlalu takut tapi aku juga merasa aman ketika berada dalam pelukkannya. Ia memberiku kata-kata agar aku terus bertenang, memeluk tubuhku agar tidak ketakutan, berjanji akan menjagaku dengan nyawanya dan mengikatku dengan hubungan kekasih tanpa rasa cinta atau mengenali satu sama lain. Dan kemudian ia membawaku berjumpa dengan Heechul-hyung yang akan memberikan ku pekerjaan. Dan disini lah aku yang hanya memiliki kelebihan memasak." Sambung Kyungsoo panjang
"Jadi kapan kamu berdua akan ketemu? Sungguh aku tidak menyangka akan cerita yang kau miliki kyungsoo-ah. Kau adalah orang yang tabah dengan dugaan tuhan."
"Kami tidak akan bertemu lagi mungkin. Tapi aku akan tetap menunggunya sampai ia datang kepada ku kemudian menunaikan semua janjinya."
"Jangan takut. Ia akan kembali untuk menemuimu."
"Hahaha.. Ya, ini sudah 5 tahun berlalu. Aku tidak tahu apa ia masih ingat akan keberadaanku, apa ia sudah memiliki seseorang yang lebih penting dalam hidupnya berbandingku, apa ia sudah melupai janjinya pada ku dan apa ia pernah menganggap ku masih kekasihnya. Banyak yang telah aku pikirkan tapi hatiku tetap berkeras untuk menunggunya kembali untuk menunaikan janji yang telah ia katakan." Jelas kyungsoo sambil tersenyum lirih
"Bersabarlah kyungsoo-ah." Ucap chanyeol kemudian menepuk punggung kyungsoo perlahan
"Aku lelah untuk menunggunya chanyeol-ah... Tapi hatiku tidak pernah sedetik pun berasa lelah. Aku bingung tapi ketika seseorang ingin mendekatiku, aku dengan otomatis mengatakan bahawa aku telah memiliki kekasih."
"Ketahuilah kyungsoo-ah, cinta sejati benar ada dan mereka yang memiliki cinta sejati akan terikat dengan rasa cinta yang sangat besar. Hanya perlu kesetiaan dan kepercayaan di antara pasangan." Jelas chanyeol
"Terima kasih chanyeol-ah, hatiku memang sudah terikat dengannya jadi aku tidak akan bosan untuk menunggunya kembali kepadaku."
"Syukurlah.."
"Apa kau tidak ingin menceritakan kisahmu pula chanyeol-ah?" Soal Kyungsoo
"Aku tidak memiliki kisah cinta. Kerna itu lah aku akan mencarinya pada malam ini. Hahahaha." Ujar chanyeol kemudian tertawa
"Kau akan menemukan cintamu akhirnya chanyeol-ah, walaupun itu bukan disini.." Kata kyungsoo
"Hahaha benar juga. Ayo kita ke dalam." Sahut chanyeol
Akhirnya setelah mendekatkan diri antara satu sama lagi Chanyeol dan Kyungsoo bengun dari tempat duduk mereka kemudian masuk ke mansion sehun.
"Aku harus mencari temanku dulu chanyeol-ah. Aku khawatir ia tersesat.." Kata kyungsoo
"Baiklah.. Hye! Kai--" Panggil Chanyeol pada kai yang berada di jarak yang tidak jauh dari hadapannya
"Yeol-ah!" Sahut Kai
Chanyeol menarik kyungsoo untuk mendekati kai yang sedang berdiri dengan seorang pelayan yang mengenakan setelan jas putih kemas sambil menundukkan kepalanya.
"Kemana aja kau Yeol?!" Kata kai lantang
Kyungsoo yang mendengar suara kai terus memandang kearah mana ia ditarik oleh chanyeol dan saat itu dunia terasa terhenti apabila pandangan mata mereka saling mengunci. Ia menatap kai dengan tatapan kerinduan yang sangat besar. Setitis demi setitis air mata kyungsoo jatuh membasahi pipi putihnya.
"Jongin?--" Lirih Kyungsoo yang memanggil nama benar Kai
"Kyungsoo..." Panggil Kai
Kai dan Kyungsoo berlari mendekat hingga tubuh mereka saling berpeluk erat.
"Bogoshipda kyungsoo-ya. Neomu-neomu bogoshipda michigesseo." Ujar Kai sambil memeluk erat tubuh mungil Kyungsoo yang terasa begitu pas dalam pelukkannya.
"Nado Jongin-ah... Wae neujge wassni?" Ujar kyungsoo sambil meneteskan air matanya.
"Mianhae.. Uljima kyungsoo-ya.."
"Dasi ireohgehajimara! Naega neoleul eolmana gidalyeossneunji arranya?!" Kesal Kyungsoo
"Mian.. Mianhae.. Dasi anhalgeoya yakseok halge.." Ucap Kai
Sementara sepasang kekasih tersebut sibuk berpelukan chanyeol dengan santai berjalan ke arah pelayan yang tadi berdiri dengan kai.
"Hai?" Panggil Chanyeol pelan
"Huh?" Jawab si pelayan mungil tapi tidak memandang kearah chanyeol
"Apa wajahku berada di lantai itu?" Ujar chanyeol kemudian mengangkat perlahan wajah si mungil untuk memandangnya.
DEG.
Astaga. Apa aku sudah ketemu dengan cintaku saat ini? Pandangan itu ya tuhan.. Tubuh ini... Kulit ini.. Senyuman yang manis dan tatapan yang imut seperti puppy kerna eyeliner yang ia kenakan. Ia semakin terlihat agresif dalam sifat imutnya. Ya tuhan, ini adalah uke idaman yang chanyeol cari!
"M-maaf, tapi aku harus meneruskan pekerjaanku.." Ujarnya pelan
Suaranya... merdu sekali... Astaga, adakah ia seorang malaikat? Ini membuatkan chanyeol lebih menginginkan sosok pria mungil itu dalam hidupnya.
"Sebentar..." Kata chanyeol
"Maaf Tuan--"
'Dewa Yunani mana yang ada dihadapan ku ini? Ya tuhan, tingginya serta wajahnya seperti bukan manusia..' Batin Baekhyun
"Bolehkah kita berkenalan?" Soal Chanyeol dengan suara bassnya yang menggoda
"Ten--"
Perkataan Baekhyun terpotong apabila chanyeol dengan posesif menggenggam tangan baekhyun dengan lembut dan membawa baekhyun pergi dari kumpulan manusia-manusia yang berada di sekitar mereka.
Sehun baru saja menamatkan perbincanganya dengan beberapa clientnya. Kemudian dengan pantas ia mencari sosok kekasih hati yang ia rindui sejak pesta dimulai kerna ia terlalu sibuk menguruskan acaranya hingga mengabaikan rusa kecilnya.
"Hyung, Luhan dimana?" Soal Sehun pada Heechul
"Oh, ia bersama Ten ke atas tadi. Mungkin mereka di kamar mu." Jelas Heechul
"Terima kasih hyung.." Balas sehun kemudian berlari naik ke kamarnya meninggalkan Heechul yang menikmati acara DJ-ing.
CLEK.
Sehun membuka pintu kamarnya dan melihat luhan yang menindih ten di atas ranjangnya.
"Ten..." Panggil sehun dengan nada suara yang super datar miliknya
"Luhan turun dari badan hyung~ Kalau tidak Hyung akan mati saat ini juga." Mohon Ten yang cuba menolak tubuh luhan menjauh darinya.
Ten ingin berkasar tapi jika luhan luka hukuman yang sehun berikan padanya akan semakin bertambah.
"Sehunnieeee~ Ten hyung tidak mau beritahu lulu~" Rengek luhan pada sehun apabila ia melihat sehun di pintu kamar
"A-apa?" Soal sehun sambil membuka jasnya
Luhan dengan manja naik bergantung pada badan kokoh sehun dan otomatis sehun melingkari lengannya pada pinggang ramping luhan.
"Ten hyung tidak mau beritahu apa gunanya kado yang kentang berikan pada lulu tadi sehunniee~" Lapor luhan manja
"Astaga lu.."
"Maaf Tuan. Saya coba melarang luhan untuk tidak memainkan kado yang Tuan Kim berikan tapi luhan berkeras ingin mengetahui bagaimana cara untuk menggunakan dildo itu Bos." Jelas Ten setelah ia bangun dari ranjang sehun
"Keluar." Perintah sehun datar
"Baik bos." Balas Ten tegas kemudian keluar dari kamar sehun.
Ia harus menikmati malam ini tanpa rusa yang merepotkannya. Ten dengan pantas mencari keberadaan kembarnya setelah ia keluar dari kamar sehun.
BAAM!
"Sayang kenapa?" Soal sehun pelan
"Lulu mau coba kado yang kentang berikan itu sehunnie~" Rengek luhan
"Kita akan mencobanya jika kau sudah benar-benar bersedia sayang..." Ujar sehun pelan
"Tapi sehunieee~ Hisk.."
"Sayang.. Uljima~ Kita akan mencoba kadomu ya.." Ucap sehun lembut
"B-benarkah hisk.. Sehunniee?" Soal luhan sambil mengedip matanya imut
"Iya sayang.." Balas sehun
"Setelah itu kita akan bercinta?"
"Hahh... Iya, kita akan bercinta.." Jawab sehun lagi
"Yeayyy! Lulu sayang sehunnieee~" Kata luhan sambil mengecup bibir sehun berterusan
"Sayang-- Lu.. Sayang-- Jangan menggodaku rusa kecil.." Ujar sehun dengan suara beratnya
"Sehunnie, ayo kita coba kadonya~!" Pinta luhan setelah ia menghentikan kecupannya
"Aigoo~ Berapa usia kekasihku ini sebenarnya?" Goda sehun sambil mencubit gemas pipi berisi luhan
"Lulu 19 sehunniee~" Rengek luhan manja
"Baiklah. Kekasihku sudah dewasa.." Kata sehun sambil meletakkan tubuh mungil luhan di ranjangnya.
"Sehunniee ayo bercinta~" Ucap luhan kemudian duduk di pangkuan sehun
"Are you sure?" Soal sehun sambil berpegang pada sisi pinggang luhan
"Yeah, I am. So, when we can start our making love sessions?"
"What happened to you my deer?"
"Lulu tidak tahu sehunniee~ Sekarang jantung lulu lagi berdegup kencang sehunnie! Ohhh dan wajah lulu terasa panas!" Lapor luhan sambil menangkup wajahnya
"Baby..." Panggil sehun pelan.
Sehun melepaskan tangan luhan yang menutupi wajah yang selalu meruntuhkan nafsunya kemudian mengalungkan lengan kecil tersebut pada lehernya. Dan dengan perlahan sehun mengecup lembut bibir ranum luhan.
Keadaan mereka semakin panas apabila sehun memasukkan lidahnya ke dalam ringga mulut luhan, membawa lidah si kecil untuk berperang dan perlahan tangan kanan sehun masuk kedalam kemeja sehun dan tangan kirinya berkerja untuk membuka butang kemeja tersebut.
Sehun memutarkan tubuhnya dan luhan kemudian menjatuhkan tubuh mungil itu perlahan di ranjangnya dengan menindihnya tanpa melepaskan ciuman dalam mereka.
"Nghhh... S-sehunniee.. Cpkhh... hmm.. Cpkhhh... Cpkhh-" Desah luhan halus
Sehun dengan pergerakan yang perlahan menurunkan ciumannya dari sudut bibir luhan turun hingga ke leher jenjang mulus luhan.
"Sehunniee, g-geli sayang.."
Sehun mengabaikan kata luhan yang sehun yakin itu adalah satu kenikmatan yang luhan rasakan.
Setelah mencipta beberapa tanda kepemilikan di leher mulus luhan, sehun meneruskan kecupannya ke arah nipple luhan yang selalu menjadi favoritenya.
CUP.
"S-sehunnieee~ Kulum sayangghhh" Perintah luhan pada sehun dengan desahan ringan
Sehun tanpa membuang masa mengulum nipple yang menggodanya mengabaikan bahawa pestanya masih berjalan mungkin setengah jam lagi akan berakhir. Tapi saat ini hal itu tidak penting melainkan luhan yang telah berjaya menarik seluruh perhatiannya.
Sehun menyedari bahawa luhan adalah titik gravitinya..
KECUP. GIGIT. JILAT. KULUM.
Empat kata itu terus sehun ulang sehingga nipple luhan menjadi merah, bengkak dan tegang kerana rangsangannya. Tangan sehun yang lain meremas dada luhan yang lain dengan tempo pelan dan sensual.
"Sehhh... nghhh... hmppp... hun- nghhh... hahhh... shhh-"
PLOP.
Akhirnya sehun melepaskan nipple luhan yang ia kulum tadi namun tangannya yang lain tidak berhenti memberi remasan sensual pada dada luhan.
"Sehunniee-"
"Wanna making love?"
"Y-yes.. nghhh"
"On top?"
"Lulu mau sehunniee~!"
"Baiklah rusa kecil." Balas sehun kemudian membalikkan posisi sehun di bawah dan luhan yang di atas tengah duduk di perut bersix-packnya.
"Sehunnie tidak akan sakit kan?" Soal luhan
"Sakit? Ya tuhan lu... Sayang, aku yang seharusnya takut kamu yang akan kesakitan lu.."
"Tapi aku kan top sehunniee!" Kesal luhan sambil mempoutkan bibirnya
"Uke-On-Top sayang.. Kamu tidak sesuai jadi seme lu, kau hanya di ciptakan sebagai bottomku sayang~" Ujar sehun pelan
"Ishhh tapi lulu ingin jadi top!" Jawab luhan keras kepala
"Uke on top sayang.. Kau tetap menjadi posisi yang di masuki lu.." Jelas sehun
"Kenapa ngak lulu aja yang masukin sehunnie?"
"Sebab aku bukan bottom sayang.. Aku hanya diciptakan untuk menjadi top mu.."
"Sehunnie boleh kok jadi bottom lulu. Tidak usah malu-malu sih sehunniee, lulu akan lakukan pelan-pelan yaa~" Ujar luhan berkeras ingin menjadi top
"Sayang..." Panggil sehun datar
"Huh? Sehunnie kenapa? Mau lulu masukin sekarang ya?" Soal luhan polos
"Astaga ya tuhan~ B-bukan.. Sayang.." Ucap sehun
"Iya sehunnie?"
"Buka celanamu sayang.." Perintah sehun
"Huh? Untuk apa sehunniee?"
"Katanya tadi ingin memasuki.. Ayo buka celanamu sayang.." Kata sehun sambil menampilkan evil smirknya.
Luhan dengan polos mengangguk semangat kemudian membuka seluruh kain yang menutupi paras pinggang hingga kaki kecilnya. Setelah selesai, ia kembali kepada posisinya yang menindih sehun tadi dengan hanya kemeja putih yang membungkus tubuh polosnya.
"Ayo sehunnie lagi.." Perintah luhan sambil menggerakkan tubuhnya naik turun di atas badan sehun
"Aku tidak perlu sayang.." Balas sehun singkat
"Waeyo~~~" Rengek luhan
Sehun tersenyum kecil sambil menurunkan zipper celananya ketika luhan merengek padanya.
"Waaa! Sehunniee~" Jerit luhan senang sambil bertepuk tangan gembira apabila ia melihat adik sehun
Sehun dengan bangga mengocok juniornya di hadapan luhan sambil tersenyum menggoda. Dan perlahan adik luhan juga mulai tegang.
"Lu, bangun sebentar lalu ambil kadonya tadi." Perintah sehun
Luhan mengangguk imut kemudian bangun dari badan sehun dan berjalan mengambil dildo yang ia letakkan di laci meja dengan sekotak kondom berperisa apple yang menarik perhatiannya. Lalu membawa kedua barang tersebut ke tempat sehun dengan kembali ke posisinya tadi.
"Sehunniee sudah~"
"Aigoo rusaku pintar~" Balas sehun kemudian mengambil lotion badan milik luhan yang berada di sebelah ranjangnya.
"Sehunniee buat apa lotion lulu?" Soal luhan sambil memainkan dildo yang ia genggam
Sehun tidak menjawab soalan luhan malah ia mengambil dildo yang luhan genggam dan kemudian meletakkannya pada dada bidangnya.
"Sayang angkat sebentar pantatmu." Ujar sehun
Luhan hanya diam lalu melakukan apa yang sehun instruksikan. Dan beberapa saat kemudian luhan merasakan jari besar sehun menyentuh holenya.
Sehun bersmirk sambil menyentuh terus hole yang menggoda itu. Sehun tuangkan berapa titis lotion luhan pada tapak tangannya lalu mengarahkn jarinya yang berlotion itu pada lubang luhan.
Perlahan sehun memasukkan jari tengahnya pada hole luhan.
"Nghhh... Sehunnieee~"
"Sabar sayang.. Tahan sebentar ya.."
"Sehunniee ini anehhh.. nghhhh.. shhh.."
"Iya sayang.. Tahan sebentar.."
Sehun menggerakkan jarinya perlahan coba untuk meregangkan hole luhan yang menjepit erat jarinya.
"Fuck- Ini tidak akan muat.." Ujar sehun lalu ia mengangkat pinggang luhan dan mengarahkan hole sempit itu ke dildo yang berdiri tegak.
"Ahhh.. S-sehunniee sakithhh.. nghhh.."
"Perlahan sayang..." Kata sehun sambil mendorong pinggang luhan ke bawah
"Hisk- Lulu tidak mau sehunniee~" Rengek luhan
"Sedikit lagi lu.. Berusaha ya sayang.." Ucap sehun apabila separuh dari dildo tersebut telah masuk ke dalam hole luhan.
"SEHUN!" Jerit luhan bila hujung dildo tersebut telah menyentuh titik prostatnya
"Bergeraklah sayang, aku ingin melihatmu." Perintah sehun
Sehun membiarkan luhan untuk menggerakkan tubuhnya turun naik sendiri sementara ia hanya menikmati pandangan di hadapannya sambil menggocok penisnya nikmat.
Setiap kali luhan menghentak tubuhnya ke bawah penis kecilnya mengenai wajah sehun yang sedang fokus dengan aksinya.
"Sayang kau mengganggu fokusku-" Ucap sehun yang kini lebuh menikmati tamparan penis kecil luhan pada wajahnya
"Nghhh...nghh...hahhh... Sehun- haa.."
Luhan hanya mampu membalas dengan desahan halusnya sambil terus menaik turunkan tubuhnya agar ia dapat merasakan kenikmatan yang menyentuh titik prostatnya.
"Sudah sayang.. Cukup-" Perintah sehun
Kemudian dengan perlahan luhan mengangkat bobot tubuhnya agar terlepas dari dildo yang terencap di holenya.
Sehun membuang dildo itu lalu mengarahkan hole luhan pada penisnya.
"Sehunniee appo~" Rengek luhan ketika kepala penis sehun telah masuk ke hole luhan.
Walaupun hole luhan telah sehun longgarkan menggunakan dildo tadi tapi tetap saja hole si mungil itu sempit, lagipula dildo itu tidaklah sebesar penis sehun.
"Ahh- Damn! Shh.." Desis sehun sambil mendorong penisnya masuk ke lubang luhan.
"Sehunniee- Hisk."
"Maaf sayang- Shh.. Fuck, sempit amat sayang.." Kata sehun apabila separuh dari penisnya telah masuk hole luhan.
"Luhan..." Panggil sehun lirih
Luhan menatap sehun dengan air mata yang membasahi pipinya.
"Aku mencintaimu.." Ujar sehun pelan.
"Lulu juga cinta sehunniee.." Balas luhan dengan nada yang menggemaskan.
Sehun mengusap air mata luhan dengan kedua ibu jari besarnya lalu menarik tengkuk luhan agar dapat menyatukan bibir mereka.
Ciuman manis selepas pengakuan cinta mereka berdua begitu romantis tetapi tidak bertahan lama apabila sehun menghentak tubuh luhan ke bawah agar menyatu dengannya sambil mencium posesif luhan.
"Hmm!" Jeritan luhan tertahan oleh ciuman sehun.
Setelah seluruh penis sehun tenggelam dalam lubang luhan, sehun melepasakan ciumannya.
"Shh.." Desis sehun
Bibir sehun berdarah. Gigitan luhan ketika ia menghentak tubuh mereka berdua membuatkan bibirnya sedikit terluka.
"Nghhh~ Maaf sehunniee-" Ucap luhan terbata.
"Aku okay sayang. A-apa aku boleh mulai sekarang?" Soal sehun ragu-ragu
"Shh.." Desis luhan kesakitan
"Maaf sayang tapi sungguh aku tidak dapat menahan nafsu ku lebih lama lagi. Aku sungguh ingin menyentuhmu.." Jelas sehun
"Sebentar sehunnie, ini aneh.."
Sehun bangun dan duduk dengan luhan yang berada di pangkuannya. Sehun membelai lembut wajah luhan sambil tersenyum sangat tampan.
"Maaf membuatmu merasakan kesakitan ini lu." Ucap sehun
Sehun tahu biarpun ia berkata maaf berjuta kali tetap saja tidak dapat mneghilangkan rasa sakit yang luhan rasakan saat ini. Tapi sehun tidak ingin menunda lebih lama lagi keinginannya untuk menyentuh luhan.
"Saranghae.." Ucap sehun lirih sambil memeluk erat tubuh luhan
"Bergeraklah sehunniee.." Perintah Luhan lalu mengulum bibir bawah sehun.
"Aku mencintaimu.." Ujar sehun kuluman bibir luhan
"Aku juga." Balas luhan lirih
Setelah mendengar jawapan luhan, sehun menggerakkan tubuh luhan naik turun agar dapat menggenjot lubang luhan. Tempo gerakan sehun semakin cepat apabila ia telah menyentuh titik terdalam lubang luhan yang menyebabkan si mungilnya mendesah kenikmatan dalam kuluman mereka.
Luhan merasa nikmat setiap kali titik prostatnya disentuh oleh penis sehun.
Luhan menjilat darah yang berada pada bibir sehun dengan sensual.
Sehun melepaskan kuluman mereka tanpa menghentikan genjotannya pada lubang luhan. Tubuh kecil luhan terus bergerak naik turun dengan sehun yang sedang menghandjob penis mungil luhan.
Sehun juga menggulum nipple favoritnya hingga membuatkan rusa mungil itu mendesah keras kerna ketiga titik sensetifnya disentuh.
"Nghh- Ahh! Sehun! Hmm.. nghh.. nghh.. ahh.. hahh.."
"Fuck! Fuck! Fuck!"
Sehun melepaskan kulumanya pada nipple luhan dan terus menyentuh kedua titik sensetif luhan. Tangannya berkerja keras untuk memuaskan penis mungil luhan.
"Sehun- I'm come!"
Sehun mengocok pantas penis luhan dan meremas bola testis luhan agar rusa kecilnya mendapatkan klimaks pertamanya.
"Ahhh... Sehunniee, nghh!"
Akhirnya luhan mendapatkan klimaks pertamanya.
"Sayang, aku juga ingin.."
Sehun bergerak dengan tenaga maksimal agar dapat mencapai kenikmatannya. Tubuh kecil luhan ia hentak dengan keras dan terus mendesis nikmat.
Sehun membalikkan tubuhnya dengan luhan. Manindih luhan dan terus menggenjot luhan tanpa henti hingga kamarnya hanya dengar denjitan ranjang sehun yang keras.
"Shit! Ahh.. Fuck!" Maki sehun.
Sehun mengalungkan kedua kaki luhan pada pinggangnya dan bergerak seperti kuda gila tanpa kawalan.
Luhan sungguh menikmati sentuhan sehun sambil mendesah keras hingga nafas dan suaranya terkuras. Tangan kanan luhan mengalung leher si tampan dengan posesif manakala tangan kirinya meremas rambut belakang sehun yang berantakan.
Sedikit lagi. Sedikit lagi sehun akan mendapatkan klimaksnya jika tidak...
TOK. TOK. TOK.
...Manusia yang tidak diundang mengetuk pintu kamarnya.
"Bos, pestanya sudah selesai. Apa aku harus membuat pengumumannya bos?" Suara Taeyong diluar kedengaran
"DAMN FUCKK!!" Kesal sehun kerna klimaksnya diganggu.
Taeyong dan Ten yang mendengar jeritan sehun dari dalam kamar hanya menggaruk tengkuknya yang tidak gatal dengan rasa bersalah.
Apakah mereka telah mengganggu bosnya?
"GET THE FUCK OUT!" Bentak sehun dingin.
Tidak sopan memang tapi inilah sifat sang ketua mafia yang dihormati.
"Maaf bos!" Balas Taeyong dan Ten bersamaan lalu berlari pergi meninggalkan kamar bos mereka.
"Hahh.." Sehun mendesah lirih. Klimaksnya tergantung disebabkan kembar jahil yang tidak sopan mengganggu aktivitinya!
"Sehunniee- Ayo mula lagi." Pinta luhan sambil mengigit bibirnya sensual.
Rusa nakalnya kini pintar menggoda. Sehun tersenyum. Baiklah, jika begini sehun akan baik-baik saja. Tenaganya bahkan boleh bertahan hingga besok pagi.
"Mari bercinta rusa nakal, hingga kau tidak merasakan kakimu lagi sayang.." Ujar sehun dengan nada seksi sambil meremas pantat berisi luhan.
TO BE CONTINUE,
