Chapter 2


5 tahun kemudian…

Di World Academy, seorang guru tengah mengajarkan muridnya pelajaran aritmatika. Dia sedang menjelaskan rumus-rumus yang membuat muridnya bosan sekaligus pusing. Dari semua murid di kelas, hanya ada 2 orang yang tidak memperhatikan yaitu Karma dan sahabatnya.

"Ah, bosan sekali pelajaran ini," ucap Arthur, menenggelamkan kepalanya di meja. Karma hanya tersenyum melihat perilaku sahabatnya lalu ia menghadapkan wajahnya ke jendela. Seperti hanya itu yang dapat menarik perhatiannya. Disisi lain, Arthur menghadapkan wajahnya ke arah Karma dan mengamati postur wajahnya mulai dari matanya, lalu hidungnya, dan terakhir bibirnya, yang selalu ingin ia rasakan. Merasa diperhatikan, Karma menengok ke arah Arthur dan balik menatapnya dengan intens. Seketika wajah Arthur memerah padam.

"Kenapa wajahmu merah? Apa kau sakit?" tangannya bergerak memegang kening Arthur, mencoba merasakan panas.

"Ti-tidak!" jawab Arthur gugup

KRINGGG…

Semua murid keluar kelas matematika dengan perasaan senang. Kemudian dari mereka masing-masing menuju kelas berikutnya. Begitu pun dengan Karma dan Arthur.

"Dah~" ucap Arthur

"Ya, sampai ketemu di kelas seni."


Di lain tempat tetapi tetap di universitas yang sama, 2 orang lelaki sedang berjalan tergesa-gesa mencari ruang kepala sekolah. Mereka masih belum terlalu mengetahui letak wilayah universitas tersebut. Mereka ada disana Karena pertukaran siswa untuk murid-murid yang berprestasi seperti mereka.

"Apakah benar jalannya ke arah sini?" tanya Gakushuu kepada Ren

"Aku tidak tahu, tapi sepertinya benar," jawab Ren agak bingung

"Dan sekarang, kita terjebak di pertigaan koridor" kepala Gakushuu menengok ke segala arah. Dari kejauhan, Ren melihat seorang siswa berjalan ke arah mereka.

"Eh, itu ada siswa yang berjalan ke arah sini" tunjuk Ren kepada siswa yang dimaksud.

"Ah iya, ayo kita tanya."

"Sumimasen… bisakah kau memberi tahu kami dimana ruang kepala sekolah?" tanya Ren kepada pemuda tersebut.

"Baiklah, ayo ikut aku," jawab pemuda tersebut singkat.

Mereka berjalan ke ruang kepala sekolah dengan pemuda tersebut sebagai pemandunya.

"Kalian murid baru?" tanya siswa tersebut memecah keheningan

"Eh iya, kami murid pertukaran," jawab Ren dengan senyuman

"Oh.. ya, Namaku Arthur Kirkland, sekretaris di kampus ini" membalas senyuman Ren.

"Yoroshiku onegaishimasu, aku Ren Sakakibara dan ini temanku Asano Gakushuu."

"Nah, ini sudah sampai." Mereka berhenti di depan pintu yang bertuliskan 'Ruang Kepala Sekolah'

"Arigatou," ucap Gakushuu yang sedari tadi diam mendengarkan percakapan Ren dan Arthur.

"Baiklah. Kalau begitu, aku ingin ke kelas dulu!" pamit Arthur. Setelah Arthur pergi, Ren dan Gakushuu memasuki ruang kepala sekolah. Terlihatlah, seorang pria mengenakan jas berwarna hitam dan memakai kacamata. Dilihat dari penampilannya, sepertinya ia orang yang sibuk. Perlahan mereka duduk di kursi depan meja pria tersebut dan memperkenalkan diri.

"Saya Asano Gakushuu"

"Saya Ren Sakakibara" kata mereka bergantian.

"Jadi kalian orangnya, saya sudah menunggu kalian dating ke sini."

Setelah mereka di interview untuk mengetahui asal-usul mereka, selama kurang lebih 30 menit, mereka di perbolehkan untuk kembali ke kelas masing-masing.

"Baiklah, kalian boleh kembali ke kelas masing-masing," beritahu kepala sekolah. Mereka berjalan keluar dari ruangan kepala sekolah menuju kelas baru. Karena mereka memilih kelas seni, jadi mereka tidak perlu repot-repot berpisah, mengingat mereka masih murid baru.


Karma berjalan ke kelas seni setelah keluar dari kelas IPA. Setelah sampai, ia langsung duduk di tempat biasa disamping Arthur. Beberapa menit kemudian, guru pun masuk diikuti dengan 2 pemuda di belakangnya. Siswa lainya saling berbisik sesekali bertanya kepada temannya, siapa murid baru tersebut. Tapi tidak dengan Karma, ia sama sekali tidak tertarik dengan kebisingan tersebut.

"Murid-murid, sekarang kita kedatangan murid baru. Kalian berdua, silahkan perkenalkan diri kalian."

"Perkenalkan, nama saya Ren Sakakibara, murid pindahan dari Jepang." Jelas Ren.

"Dan saya, Asano Gakushuu, murid pindahan dari Jepag juga" jelas Gakushuu dengan senyum.

TBC

A/n:

Buat kalian yang minta untuk dilanjutin, udah ku lanjut kok! Maaf kelamaan, baru selesai UAS

Leave a review please!