A/N : minna..^^ update cepet neh... cz kuliah dah mau aktif jadi chap selanjutnya mungkin agak lama..

tapi ga lama-lama banget kok..^^

doakan saja yah...

BLEACH © Tite Kubo

Rate : M for save

Genre : Romance

Main Pairing : Grimmjow – Neliel

Summary : Neliel masuk ke Las Noches karena sudah di jodohkan oleh salah satu dari pangeran-pangeran itu. Dan sepertinya Grimmjow tertarik pada Nel begitu juga Nel pada Grimmjow, hanya saja apakah yang dijodohkan dengan Nel adalah Grimmjow? Chap 2 apdeet..^^ happy reading minna..^^

Warning : AU, OOC , Typo(s), dkk

Don't like, just don't read !

Happy reading, minna…^^

.

.

.

My Blue Sapphire

by

Midori Jeagerjaq

.

.

.

Sapphire merupakan simbol dari

Surgawi, penyembuhan, kesetiaan,

dan kemurnian jiwa.

Tak pernah ada sesuatu yang menyejukkan

Setelah bertemu denganmu,

Putri Turquoise

Sang pendamai...

Ya, kau pendamai jiwa pangeran neptunus, Sapphire...

"Hey Grimmjow." Seorang lelaki menyapa Grimmjow yang duduk di sofa ruang santai yang ada di asrama VIP dan lelaki itu duduk di sebelah Grimmjow.

"Ggio, kapan kau sampai?" Grimmjow yang tadinya melamun tersadar karna Ggio.

"Baru saja, hh... tak ada tempat yang paling membosankan selain rumahku, jadi aku cepat-cepat kembali ke sekolah." Ggio menghela nafas.

"Bilang saja kalau kau ingin segera bertemu bendahara osis yang suka kau kerjai itu." Grimmjow mencibir.

Setelah Ulquiorra dan Orihime memanas manasi dirinya, sekarang dia merasa panas juga mengetahui Ggio sudah dekat dengan salah satu anggota osis di Las Noches. Tak perlu waktu lama Grimmjow yakin gadis itu akan pindah ke asrama VIP juga.

Para orang tua mereka memang tidak terlalu mengekang dalam menyuruh anaknya memilih calon istri, hanya ada satu syarat yaitu yang ada di Las Noches. Dalam memilih siapa perempuan itu diserahkan penuh pada anak mereka. Tetapi hanya satu orang diantara empat pangeran yang sudah dijodohkan yaitu Tesla Lindocruz yang tanpa diketahui oleh ketiga temannya yang lain.

"Hh~ Grimmjow, seharusnya kau mau ikut ketempat pemotretanku, karena banyak kakak-kakak cantik dan seksi." Mata Ggio berbinar sambil memeluk boneka lebah. Sepertinya penyakit Ggio sedang kumat. :p

"Tidak mau, nanti aku repot dan menyaingi kepopularitasanmu." Kata Grimmjow mengejek.

Ggio Vega, selain anak dari pengusaha kaya-raya, dia juga ambil bagian di dunia entertaiment. Menjadi artis yang sangat populer dikalangan remaja. Jadi tidak heran jika seorang Ggio vega jarang mengikuti pelajaran karena harus shooting. Tetapi sejak bertemu dan dekat dengan seseorang di Las Noches, Ggio jadi lebih mengutamakan sekolahnya.

"Kau tau tidak, ada penghuni baru di asrama kita." Kata Grimmjow bersemangat.

"Wah, benarkah? Jadi Ichigo sudah datang ya?" balas Ggio sama semangatnya. Harimau dan kucing memang akur ya.. hehehe...

"Ichigo?" Grimmjow bertanya heran.

"Hee? Katanya penghuni baru? Ichigo itu yang di sinetron blubblubblub *sensor*"

"Bukan itu tau, memangnya dia mau masuk asrama kita juga?" Grimmjow menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

"ho-oh, ayahnya nyem nyem... menywuruhnywa mwasuk ke Las Noches, nyemm.. dia kwan swudah kelas satu SMA." Kata Ggio yang berbicara sambil mengunyah biskuit.

Grimmjow yang melihat tingkah Ggio menjadi agak ilfeel.

"Hoy, habiskan dulu makanan di mulutmu. Lagi pulang yang kumaksud bukan Ichigo tetapi Neliel, Neliel tu oderschvank."

Grimmjow lalu memelankan suaranya dan membalik badannya. Ggio yang melihat Grimmjow jadi ikutan membalik badannya dengan posisi masih duduk di sofa. Sekarang Grimmjow menunjuk ke salah satu pintu yang ada di asrama itu tepatnya ke kamar Neliel.

"Itu yang nomer tiga kamarnya." Jelas Grimmjow.

"Hey, kau sepertinya menyukai Neliel itu ya kucing?" ucap Ggio tiba-tiba walau masih menatap pintu itu.

Sebenarnya Ggio hanya bercanda. Tapi Ggio malah terkejut melihat Grimmjow yang tidak membalas pertanyaan isengnya dan malah berblushing ria.

"Eh... wakakakakak, kucing kau merona. Jadi benar ya?" Ggio berguling guling sambil memeluk boneka lebahnya. *guling-guling gimana coba? Kan di sofa? Ya itulah hebatnya ggio kali..:D*

"Bzzz... diam kau anak harimau." Geram Grimmjow sambil menahan diri untuk tidak mencekek leher Ggio.

Akhirnya Grimmjow meneruskan ceritanya tentang Neliel pada Ggio dengan suara yang di pelankan. Sementara Ggio berusaha keras menahan tawanya.

'jadi begini wajah Grimmjow yang sedang jatuh cinta.' Kata Ggio dalam hati.

"Banyak sekali sih orang baru di asrama kita tahun ini, jadi makin ramai saja." Ucap Ggio saat Grimmjow mengakhiri ceritanya tentang Neliel.

Tiba-tiba seorang gadis masuk ke asrama VIP itu dan mendekati Grimmjow juga Ggio dari belakang. Gadis itu berhenti di samping Grimmjow.

"Maaf Grimmjow-sama." Ucap gadis itu. Grimmjow menolehkan kepalanya saat menyadari ada seseorang memanggilnya.

"Ah, nona lebah." Kata Grimmjow riang. Sementara Ggio yang kaget dengan kedatangan gadis itu dengan cepat menyembunyikan bonekanya yang tadi ia peluk di bawah bantal sofa yang ada di belakangnya.

Gadis itu yang tau ada perubahan Ggio yang menjadi panik lalu bertanya.

"Sedang apa Ggio-sama?"

Ggio hanya memberinya senyuman lebar sambil menggeleng-gelengkan kepalanya. Grimmjow menahan tawanya melihat tingkah sang aktor ini.

"Sudah jangan hiraukan anak harimau itu, ada apa Soi fon?" tanya Grimmjow pada gadis itu.

"Saya hanya ingin menanyakan dmana Ulquiorra-sama? Karena ada urusan osis." Ucap soifon sopan.

"Ara... tidak perlu sekaku itu padaku Soi fon, ya kan Ggio?" Grimmjow menyeringai pada Ggio lalu beralih ke Soi fon dengan senyuman manis dan sukses mendapat tendangan di kaki dari Ggio.

"Akh... uhmm, Ulquiorra sepertinya ada di kamarnya, tapi kau harus hati-hati." Grimmjow lalu sedikit menyeringai lagi.

"Baiklah, terimakasih Grimmjow-sama." Soi fon tersenyum lalu beranjak dari tempat itu menuju ke kamar Ulquiorra.

Ggio mengerti maksud Grimmjow dengan kata-kata 'harus hati-hati'. Segera Ggio berlari menyusul Soi fon sedetik sebelum Ulquiorra membuka pintu kamarnya, Ggio sudah berada di depan Soi fon. Di antara pintu dan Soi fon tepatnya. Lalu dengan cepat Ggio membalikkan badan Soi fon.

"Ada apa?" suara dingin Ulquiorra menyambut kedua orang didepannya walaupun Soi fon agak tertutupi badan Ggio.

"Ah, Ulqu..." Ggio tetap menahan badan Soi fon agar tidak melihat Ulquiorra. Lalu Ggio membalikkan badannya ternyata dugaannya benar. Ulquiorra dalam keadaan 'berantakan'

"Ulquiorra benarkan pakaianmu itu dulu." Ggio menengok Orihime yang ada di dalam kamar dan berjalan kearah Ulquiorra, dengan segera Orihime merapikan baju Ulquiorra.

"Maaf Ggio-kun." Kata Orihime dengan senyumnya yang polos. Ggio hanya menghela nafas.

Soi fon yang mendengar percakapan itu jadi sedikit malu dan berterimakasih pada Ggio yang ternyata bermaksud baik.

"Soi fon-chan silahkan, sudah kok." Kata Orihime riang yang melihat keberadaan Soi fon di belakang Ggio.

Ggio lalu pergi meninggalkan mereka dan menghampiri Grimmjow yang tertawa puas melihat kejadian itu.

Setelah menyelesaikan keperluannya dengan Ulquiorra, Soi fon langsung meninggalkan asrama itu. Orihime lalu berbisik pada Ulquiorra dan menutup pintu kamarnya kembali beraktifitas di dalam kamar itu.

"Benarkan, Ggio-kun menyukai Soi fon-chan." Kata Orihime pada Ulquiorra yang sekarang duduk sambil memandangi kertas-kertas laporan yang tadi diberikan oleh Soi fon.

"Hm... sepertinya, lalu?"

"Lalu... aku jadi gemas melihat mereka, hihihi." Orihime duduk di samping Ulquiorra.

"Kau lapar Orihime?" tanya Ulquiorra yang masih memperhatikan laporan itu.

"Uhm... sedikit."

"Ayo, makan." Ulquiorra lalu menaruh laporan itu dan berdiri sambil memegang tangan Orihime mereka keluar kamar. Mereka berhenti saat melihat Grimmjow yang lagi-lagi membatu.

"Kenapa dia Ggio?" tanya Ulquiorra pada Ggio yang juga melihat Grimmjow.

Ggio tidak menjawab, malah menunjuk sesuatu kearah belakang Ulquiorra dan Orihime. Mereka lalu membalik badannya dan melihat kejadian yang uhm... baru mungkin dan sedikit aneh.

Ulquiorra tetap dengan wajah stoicnya, sementara Orihime sedikit terkejut dan blushing. Mereka melihat Tesla yang sedang berlutut sambil mencium punggung tangan seseorang. Orihime yang heran lalu melihat ke arah Grimmjow. Dia tidak begitu mengerti mengapa Grimmjow mengepalkan tangannya.

"Boleh aku mengajak mereka juga?" tanya Orihime pada Ulquiorra.

"Tidak, tapi kalau kau ingin berkenalan boleh saja."

Ggio yang mendengar percakapan Ulquiorra dan Orihime menyimpulkan bahwa Ulquiorra pasti sedang tidak ingin acaranya bersama Orihime tidak ingin diganggu oleh siapapun.

"Baiklah..." Orihime lalu setengah berlari menghampiri Tesla dan gadis itu. Tesla menggenggam tangan gadis itu, bedanya sekarang Tesla sudah berdiri sambil tersenyum melihat Orihime yang menghampiri mereka.

"Tesla-kun." Kata Orihime menyapa.

"Orihime-chan, ini kenalkan calon tunanganku." Tesla menunjuk gadis di sebelahnya.

"Hai Orihime-san, namaku Neliel, Neliel tu oderschvank." Kata Neliel sambil mengulurkan tangannya.

"Jangan seformal itu, namaku Orihime Inoue." Orihime menjabat tangan Neliel sambil tersenyum manis.

"Uhm, baiklah nanti kita ngobrol lagi ya Neliel-chan, sekarang Ulqui-kun pasti kelaparan, hihihi... sampai nanti." Orihime lalu menghampiri Ulquiorra dan sedikit melirik Grimmjow yang sedang berjalan pergi tapi tangannya masih mengepal kuat, terlihat ada sedikit otot di tangannya yang menegang.

"Ada apa ya?"

"Apa?" kata Ulquiorra.

"Ah tidak, sepertinya ada yang aneh dengan Grimmjow-kun."

Ulquiorra tidak menjawab dan tetap berjalan menuju ruang makan yang lebih seperti restaurant elit itu.

TBC.

Wkwkwkwk... kenapa jadi menyebalkan ya?

Makasih buat yang udah review di chapter kemarin..^^

Reviewnya di bales disini ya...^^

Plovercrest:

Salam kenal juga chan...^^

Menarik ya? Syukurlah kalau gitu.. hehehe...

Wah jadi takuuutt... ntar kallo dah berchapter-chapter komennya banyak dong kalo gitu?

xixixi...

iya, typonya udah di cek lagi, tapi g tau dah di chap 2 ini dah lumayan ato nggak.

Makasih ya chan dah nunggu..^^

Moku chan :

Makasih ya chan...^^

Uhm, dua pangeran yang lain udah di sebutin, maaf ya ga kaya di bayangan moku-chan

Ah iyaaa...

Porsinya ntar dibanyakin mungkin di chapter-chapter selanjutnya ada yang khusus ulquihime kok..^^

Karena sebenernya aku buat cerita 4 pangerannya, walau lebih banyak grimmnel dikit..

Mizuki anko :

Iya chan..^^

Ini dah chapter dua, semoga suka ya...^^

Di tunggu review selanjutnya..

.

.

.

Semoga chapter ini menarik juga, dan chapter-chapter selanjutnya juga...^^

Oia, disini saya sedikit menyinggung Ichigo kurosaki...

Kita lihat di chapter selanjutnya saja yaaa..^^

Banyaknya chara yang aku pakai . .

Mohon reviewnya lagi yaaa...^^

Makasih makasih makasih...:)