Chapter 2

Author : TaeKyuMin

Pair : 2MIN dan mungkin kawan kawannya~

Genre : Romance (maybe)

Rated : T

Warning: YAOI, OOC, TYPO bertebaran, gak sesuai EYD

Author's POV

"Mianhae, mianhae... aku tidak sengaja," terlihat seorang namja tengah menunduk dan meminta maaf.

Banyak mata memandang ke arah mereka karena peristiwa tadi. [Berasa miss universe ya?].

"Gwaenchanayo..." ucap seorang namja lain yang sepertinya menjadi korban dari peristiwa tabrakan itu. Terlihat dari baju seragam putihnya yang terkena tumpahan jus.

"A-aku akan bertanggung jawab. Aku akan membersihkan bajumu ya?" terdengar suara ketakutan dari namja pemilik rambut almond ini.

"Ah, aniyo... gwaenchana. Lagi pula aku bawa kaos ganti, jadi tidak masalah." Namja yang menjadi 'korban' hanya terkekeh geli melihat raut ketakutan dari namja yang sedikit lebih pendek darinya itu.

"Aah, ne~ sekali lagi mianhe, ehm..."

"Kai! Namaku Kai," ucap namja yang ternyata bernama Kai sambil tersenyum.

"Taemin imnida. Ne Kai-ssi, maaf ya karna aku menumpahkan jusmu dan mengotori bajumu."

"Gwaenchana, Taemin..." Kai melihat penampilan Taemin dari ujung kaki sampai ke ujung kepala, "sunbae." Lanjutnya.

"Gomawo, Kai-ssi.. gomawo..." ucap Taemin yang sedari tadi tidak berhenti menunduk mengucapkan kata maaf dan sekarang terimakasih.

"Ne.. ya sudah aku akan mengganti bajuku. Sampai bertemu lagi, Taemin sunbae."

Kai berjalan meninggalkan kantin untuk mengganti bajunya yang kotor.

'Cantik'

Terlihat senyuman- ah tidak, seringai dari bibir sexy pemilik kulit tan exotis ini.

"Taemin-ah, gwaechanayo?" tanya Key yang hanya terdiam meihat kejadian tadi.

"Ah ne, gwaencaha hyung. Aku hanya merasa tidak enak dengan orang itu." Wajah Taemin kembali berubah sendu.

"Tidak apa-apa Minnie, lagi pula kau tidak sengaja menabraknya dan dia juga sudah memaafkanmu, kan?" kali ini suara Jino yang terdengar.

"Ne."

"Sepertinya dia siswa baru disini. Lihat, dia memakai seragam kemeja putih dan celana hitam begitu. Pasti siswa ospek!" ucap Key.

[ Readers ingat kan kalo ini awal semester ganjil dan penerimaan mahasiswa/mahasiswi baru? Ingat? Readers pintar :) ]

"Iya hyung, dia juga tadi memanggilku Taemin Sunbae..." terang Taemin, sepertinya suasana hatinya sudah membaik sekarang.

"Sudah, sudah, ini sudah jam 10.15. Aku ada kelas 15 menit lagi... kalau begitu aku duluan ya?" Jonghyun berdiri dari duduknya. Dari tadi juga dia hanya melihat kejadian 'tabrakan' dengan hening, damai dan olahraga tangan... grepe grepe badan Jino -_-

"Ah, aku juga 15 menit lagi ada kelas." Ucap Jino sembari melihat jam tangannya.

Taemin terdiam...

Wait! Tunggu! 10.15?

Sepertinya ada yang ia lupakan...

Readers ingat?

Loading...

15 menit kemudian...

Loading 20%...

3 jam kemudian (?)

Loading 50%

1 minggu kemudian (?)

Loading 85%...

1 abad kemudian (?) [ OKE STOP! Ini lebay -_-]

"AKU TERLAMBAT! TIDAAAAAAAAAK~"

Teriak Taemin histeris yang langsung ngibrit keluar dari kantin dengan kecepatan 21,5 juta cahaya (?) dan mengakibatkan Korea mengalami gempa sebesar 9.5 SR.

'JDUK' aaaw~ talenan siapa ini yang mendarat di kepala authooooor? *pingsan* /abaikan/

*****2MIN*****

Sementara Taemin sedang berjuang melawan kebodohan [read: belajar] dan author baru saja sadar dari pingsan, mari kita lihat pemeran utama kita yang lain. Jeng jeng jeng jeng...

Terlihat seorang namja berbadan tinggi, berwajah kecil dengan bola mata besar... APA? Bukan, bukan. Dia bukan alien! Saya juga gatau dia siapa. Ayo kita cari keberadaan Pangeran kita.

'JPRET'

'JPRET'

"Ya! Bagus! Naikkan dagumu sedikit! Ya, benar begitu." Terlihat seorang namja sedang memotret objek yang sekarang ini sedang memperlihatkan kecantikan dan kebolehannya dalam bergaya di depan kamera.

"OKE! Sampai di sini pemotretan kita! Terimakasih atas kerja samanya."

Instruksi itu terdengar dari seseorang yang memotret model tadi.

"Kamsahamnida... kamsahamnida." Dan namja itu pun sibuk membungkukkan badan nya untuk memberikan ucapan terimakasih kepada orang orang yang telah membantunya dalam pemotretan ini. Terlihat sekitar 5 orang berada dalam ruangan itu.

"Minho-ssi."

Seorang wanita berjalan mendekat kearah namja yang ia panggil Minho tadi.

Namja yang terlihat sedang memandang dengan serius ke arah kamera yang dipegangnya, menoleh ke arah asal suara yang memanggilnya.

Dan ketika ia menoleh...

Readers tau?

Tau ga?

Mau tau ga nih?

Mau tau aja apa mau tau banget...?

Oke oke! STOP LEMPAR SENDAL KE ARAH AUTHOR! Huufh~ oke lanjut!

Ternyata... Namja bermata besar berwajah kecil yang bernama Minho itu adalah PEMERAN UTAMA KITA! Selain Taemin tentunya... Readers seneng? Saya pun bahagia :D huuuu~ ternyata namja alien itu Pangeran kita T.T /dibanting flames/.

*****2MIN*****

Minho's POV

Haah~ melelahkan sekali pemotretan kali ini, model yang aku pakai (?) kali ini masih terlihat amatir, tapi mereka semua cantik dan sexy kkkk~

"Minho-ssi," terdengar suara memanggil namaku. Aduh jadi merinding. #ngek

Ketika aku menoleh, ternyata dia. Satu-satunya model yang profesional di sini.

"Hm?" aku hanya membalas dengan bergumam. Aku masih memperhatikan hasil karyaku di kamera.

"Minho oppa, setelah ini kau ada urusan lain tidak?"

Aku merasa geli karna wanita ini mengelus dadaku sensual dan jarak wajahnya dari wajahku sangat dekat bahkan aku bisa menghirup aroma menyan dari mulutnya. [Please dah, ho -_-]

"Aku masih ada urusan. Dan kenapa kau memanggilku 'Oppa'? Usiaku lebih muda darimu, Yuri noona."

"Kan supaya lebih imut, Minho~"

Kulirik dia yang sedang mem-pout-kan bibirnya. Kenapa bibirnya terlihat seperti pantat leader SHINee itu? [read: ayam] /dibakar MVP/

"Hm." Aku malas sebenarnya berbicara dengannya.

"Sudah, aku masih ada urusan. Terima kasih karena sudah bersedia menjadi modelku hari ini. Dan sebagai imbalannya, seperti biasa... aku akan mentraktirmu di cafe besok."

Dia hanya menggaguk, mengiyakan.

"Nanti malam aku akan menelponmu, Minho-ah~"

Aku hanya memberikan senyuman yang dapat membuat bidadari lupa diri dan kedipan mata indahku ini hehe... Lihat dia, Yuri noona mukanya berubah warna menjadi ungu(?) saking terpesonanya. Haaah~ aku memang ditakdirkan menjadi lelaki yang mempesona /kibas jambul/

*****2MIN*****

Aku berjalan menelusuri area kampus tanpa arah tujuan. Sebenarnya aku tidak memiliki urusan apapun lagi, aku hanya menghindari Yuri noona. Jujur, dia sangat mengganggu, berisik. Tapi dia juga sangat berguna untukku, dia bersedia kapan saja menjadi model pemotretanku dengan cuma-cuma. Mana ada mahasiswa jurusan Fotografi yang tidak mau memori kameranya dihiasi oleh model profesional seperti Kwon Yuri. 'The Most Wanted Yeoja' in Shinee Art University. Dia cantik, sexy, dan anggun. Dia sempurna... tapi tidak untukku. Dia sama saja dengan yeoja lain, yang hanya mencari harta dan ketenaran. Dan dia mencari hal itu dariku. Wanita rendah. Begitulah kesanku padanya.

Kenapa jadi membicarakan Kwon Yuri? Dia hanya pemeran pendukung disini.

Sepanjang jalan banyak yeoja dan namja (uke) yang menyapa diriku atau hanya sekedar memberikan senyumannya -yang menurut mereka termanis- untukku. Aku hanya membalasnya dengan lirikan mata atau senyuman kecil ke arah mereka. Dan itu cukup membuat mereka menjerit histeris. Menyeramkan...

Lebih baik aku ke taman kampus saja. Sepertinya di sana nyaman dan banyak pemandangan yang bagus untuk kupotret.

Kupercepat langkahku menuju taman kampus.

*****2MIN*****

Taemin's POV

AAAARRGGGH~ Sial sekali aku hari ini. Sudah menabrak orang, telat masuk kelas dan sekarang aku dihukum membuat artikel tentang Tari Saman dari Indonesia itu *ngasal* sebanyak 100 lembar dan dikumpulkan lusa. GILAAAAAAAAAAAAA~ aku menjambak rambutku sendiri.

"APA LIAT LIAT?" bentakku pada mereka yang memandangku aneh.

Aku tahu, aku tampan. Tapi tidak perlu memandangku seperti itu dong! [Harus berapa kali dibilangin kalo kau itu cantik? -_-] Heeeeh, suara gaib itu lagi! Suaranya jelek! [SIALAN LU TEM! /angkat panci/]

Sekarang pukul 1 siang. Masih ada 2 jam sampai aku masuk ke kelas yang kedua.

Dimana Key hyung? Mungkin kantin. Aku akan ke sana.

Ddrrttt ddrttttt ...

Ku ambil handphoneku di tas.

From : ~Kakak Ipar~

'Minnie~ kau sudah keluar kelas? Aku sedang membeli makanan di kantin, kau pergilah ke taman.Kita makan bersama disana. Kantin sangat penuh siang ini. Jaa~ Saranghae baby :*'

Hahaha Key hyung, aku merasa seperti jadi kekasihnya saja. Baiklah, aku ke taman sekarang.

*****2MIN*****

Author's POV

Minho terus mengarahkan kameranya ke seluruh penjuru taman. Ia duduk di DPR (Dibawah Pohon Rindang). Sesekali ia melihat hasil potretanya dan memotret lagi, begitu seterusnya.

Terlihat banyak siswa/siswi berada di taman ini. Entah itu untuk istirahat, makan siang, membaca buku atau bahkan tidur. Banyak pohon rindang yang membuat suasana teduh, angin sepoy-sepoy dan hamparan bunga di sisi-sisi taman. Taman yang nyaman.

Minho terus membidikkan kamera pada sekitarnya, berharap menemukan sesuatu yang indah terekam oleh kameranya.

Tidak sengaja ia mengarahkan kameranya kepada sosok yang sedang bersandar di pohon ek.

Merasa tertarik, Minho memotret sosok itu berkali-kali.

"Manis."

Ucap Minho ketika melihat sosok itu dalam hasil potretannya.

Senyum misterius tercetak di bibir tebalnya.

Dan...

TeBeCe

Annyeong ...

Terimakasih yang udah RCL di chapter kemarin. Buat author Kim 'Nyx' Eunjung Sunbae terimakasih banyak udah mau bantuin edit ya :D

Kritik dan Saran selalu saya terima.

Gomawo