-Not Perfect Again-
CHAP ONE
cast :
- Cho Kyuhyun
- Lee Sungmin
- Cho kibum
- Choi Siwon
and other member SJ
Disclaimer :
Mereka milik Tuhan YME, milik orang tua mereka, dan tentunya milik diri mereka sendiri. Kalau boleh sih KyuMin aku adopsi jadi milikku XP Dan cerita ini milik saya sendiri ^^
Warning :
Genderswitch, typo(s), tidak sesuai EYD, abal, acak adut, dan bikin mual.
-yang biasa jadi UKE jadi yeoja di sini-
Summary :
Kyuhyun mengubah penampilannya menjadi sangat culun. Entah apa yang di pikirkannya. LETS READ, DON'T LIKE PLEASE DONT READ.
PLEASE DONT COPY AND PASTE
-HAPPY READING-
.
.
.
-Normal POV-
"Hey! Kenapa masih berada di kamarku? Cepat keluar!" Kyuhyun yang baru saja kembali ke kamarnya, mendapati Kibum sedang berbaring di ranjang, segera ia menarik tangan Kibum bermaksud mengusirnya.
"Pelit sekali sih! Aku cuma ingin tidur disini sebentar!" sulut Kibum seraya menghempaskan tangannya yang ditarik dan beranjak kembali ke ranjang Kyuhyun.
"Tapi aku mau tidur noona-ku yang cantik! Cepat sana keluar! Oh ya, satu lagi. Di Sekolah kita pura-pura tidak kenal saja, oke?" usir Kyuhyun lagi.
Bukannya keluar, Kibum justru mengeratkan tubuhnya pada bantal guling milik Kyuhyun.
"Ne, terserah! Kyuniee, malam ini aku tidur di sini ne?" pinta Kibum memelas tak lupa memberikan 1000watt senyuman yang membuat semua orang bisa luluh, tapi tidak dengan bocah evil ini.
"Ah tidak-tidak!" tolak Kyuhyun cepat dan lantang. Kyuhyun langsung menarik Kibum. Berhasil, Kibum mau bangun. Kyuhyun mendorong badan Kibum sampai ke luar kamar.
"Kyunieeee!"
"Ummaa! Noona menggangguku! Aku mau tiduur!" teriak Kyuhyun.
"Bummie! Jangan ganggu dongsaeng-mu. Kemari dan bantu umma membereskan meja makan." teriak Leeteuk dari bawah.
Kibum menatap Kyuhyun kesal, Kyuhyun hanya mengangkat alisnya dan menyuruh Kibum pergi, dasar tidak sopan. Dengan wajah kesal, Kibum pergi ke meja makan menemui umma-nya.
"Dasar, pintarnya menyusahkan orang." umpat Kyuhyun setelah menutup pintu kamar dan segera merebahkan tubuhnya di ranjang.
"Besok petualanganku segera dimulai, Cho Kyuhyun hwaiting!" Ia menyemangati dirinya sendiri sebelum matanya terpejam menghadap sang kuasa. Eh, coret maksudnya sebelum terbuai ke alam mimpinya.
-
Sang matahari yang bersembunyi tadi malam sekarang mulai berani menampakan dirinya menggantikan sang dewi malam.
"Kyuhyun banguuun!" teriak Kibum.
"5 menit lagi umma." racau Kyuhyun masih setengah sadar.
"Ini noona, Kyuhyun! Dan cepat bangun! Kau tidak mau terlambat dihari pertamamu kan?" Kibum berteriak lagi seraya menarik-narik tangan Kyuhyun supaya segera bangun.
"Hoaaaaam." Kyuhyun yang tidur pulas akhirnya bangun dengan mulut menganga lebar. Ia membuka matanya. Ia bangun dari tidurnya, lalu menggosokkan matanya yang masih belum awas.
"Ne, ne, ne, bawel banget sih." kesal Kyuhyun dan segera mengambil handuk dan langsung melesat ke kamar mandi.
"Noona tunggu di meja makan, ne." teriak Kibum sebelum keluar dari kamar Kyuhyun.
-
"Perfect!" kagum Kyuhyun sambil menatap pantulan dirinya dicermin. Ia memutar badannya kekanan dan kekiri kemudian merapikan bagian baju yang menurutnya kurang rapi, tidak lupa juga mengoleskan jell ke rambutnya. Matanya mengerling senang. Tampaknya ia merasa puas dengan penampilannya.
"Cho Kyuhyun, walaupun kau berpenampilan aneh seperti ini, tetap saja masih terlihat sangat tampan." ujar Kyuhyun memuji dirinya sendiri. Narsis, begitulah gambaran dirinya sekarang.
"Annyeong yeorobun." sapa Kyuhyun ketika sudah berada di meja makan bersiap untuk sarapan.
Terlihat Leeteuk, Kangin, dan Kibum menatap Kyuhyun lekat-lekat. Dan lihatlah wajah mereka, mereka seperti sedang menahan hasrat buang air besar.
"Kenapa kalian melihatku sampai seperti itu?" Kyuhyun merasa kesal dipandang seperti itu. Ia sadar diri akan penampilan hari ini. err, sedikit aneh memang.
"eemph, buahahahaha, buahahahaha, buahahahaha, uhuk-uhuk-uhuk." meledaklah tawa mereka saking gelinya melihat penampilan Kyuhyun sekarang, bukan lagi seorang Cho Kyuhyun yang sok ganteng. Bahkan Kangin sampai batuk karena menertawai anaknya sendiri, Leeteuk yang pengertian segera memberikan segelas air kepada suaminya, dan tangan kirinya mengelus punggung Kyuhyun menyuruhnya duduk untuk sarapan.
"Apa aku tidak salah lihat eoh? Ini benar anakku kan?" tanya Kangin entah kepada siapa.
"Ya appa! Jangan mengejekku!" rajuk Kyuhyun mengerucutkan bibirnya. Aish, tidak imut tidak imut. #plak, ditendang readers#
"Kau serius Kyunnie?" tanya Kangin lagi.
"Ne, Kyuhyun capek punya fans appa!"
"ih, sombong sekali. Merasa seperti artis. Tidak pantas!" sergah Kibum.
"Memang kenyataanya seperti itu noona!" balas Kyuhyun tidak terima.
"Sudah cepat habiskan sarapan kalian." lerai sang umma.
#pletaak#
"aaw! Appo noona! Ummaa, bummie noona menjitakku." adu Kyuhyun manja seraya mengelus kepalanya yang terkena jitakan Kibum.
"Kau kan punya jatah sendiri bocah!" kibum kesal melototi Kyuhyun yang sudah mencuri ayam gorengnya.
"Pelit amat sih, aku kan lapar." omel Kyuhyun dan entah dia terlalu usil atau apa, kembali mencoba mencuri makanan Kibum. Yap, berhasil.
"Daaah, aku berangkat duluan!" teriak Kyuhyun sambil lari menghindar amukan Kibum lagi.
"Aish, dasar setan pencuri!" umpat Kibum kesal.
"Umma, appa! Aku juga berangkat." Kibum beranjak dari kursi dan mencium tangan kedua orang tuanya berpamitan.
"Ne, hati-hati Kibum-ah." ujar Kangin.
-KYU POV-
#At School
Kulangkahkan kakiku ke sekolahku yang baru. Aish, dimana ruang guru? Harusnya tadi mintar antar bummie noona dulu, dan sekarang akupun buta arah. Kutelusuri tiap-tiap koridor dan mataku terus membaca tulisan-tulisan dipapan pintu yang menunjukkan nama-nama ruang. Dan tiba-tiba...
Bruuuuuk
"Aaaw." aku tersungkur ketika seseorang menabrakku.
"Aduuuuh." rintih seseorang yeoja sambil mengusap bokongnya yang sakit. Yeoja itu segera berdiri dan membungkuk.
"Mianhamnida, aku tidak sengaja, aku sedang terburu-buru. Kau tidak apa-apa?" dia mengulurkan tangannya membantuku berdiri.
"Ah ne, Gwenchana." padahal sih pantatku sakit, aku segera meraih tangannya dan berdiri.
"Huh, berantakan." keluh yeoja itu seraya membereskan buku-bukunya yang berserakan.
"Biar kubantu." ucapku mencoba membantunya.
"Gamsahamnida, mian merepotkanmu. Eehm, kamu anak baru?" tanyanya seraya menatap wajahku.
Deg
Jantungku tiba-tiba berdetak kencang di luar kontrol, membuatku merasa sesak. Apa mungkin aku mengalami love at the first sight? Entahlah!
"Halloo, gwenchana?" tanyanya sambil mengibaskan tangannya kewajahku.
"N-ne gwenchana sunbae." jawabku gugup.
Aish, Kyuhyun kau sangat memalukan. Aku merutuki sikapku sendiri.
"Kau anak baru?" tanyanya ulang.
"Ne." ujarku padanya.
Oh ya mumpung sedang bertemu orang sekalian saja bertanya.
"Ehm, S-sunbae tahu ruang guru dimana?" Tanyaku gugup.
"Oh kamu tersesat? Bagaimana kalau aku antar?" tawarnya.
"Bukannya tadi bilang sedang terburu-buru?"
"Astaga aku lupa! Ya sudah, aku tunjukkan saja tempatnya." Dia mengambil secarik kertas dan menulis sesuatu, sepertinya dia menggambar sketsa.
"Ini, aku buatkan denah." ucapnya seraya menyerahkan kertas padaku.
"Gamsahamnida Sunbae."
"Sama-sama. Maaf ya aku tidak bisa antar. Ya sudah aku tinggal dulu, kapan-kapan kita ngobrol ne!" setelah mengucapkan dia segera meninggalkanku.
Dia mengajakku mengobrol? Hehe, senangnyaaa. Ah aku jadi lupa tujuanku, baiklah aku harus menghadap guru sekarang.
-Kyu POV end-
#Skip time
"Annyeong yeorobun." sapa Park sonsaengnim.
"Annyeooong." jawab muridnya kompak.
"Hari ini kita kedatangan murid baru, nah kau cepat masuk." jelas sonsaengnim sambil menunjuk Kyuhyun yang berada di depan kelas.
Dilangkahkan kaki Kyuhyun masuk kelas. Banyak tatapan mengejek untuknya. Bagaimana tidak? Penampilan Kyuhyun yang begitu amat sangat culun sekali. Sesekali ia menghela napas.
"Perkenalkan namamu." perintah sonsaengnim meredakan kegaduhan muridnya.
"An-nyeong, choneun Cho Kyuhyun imnida." Kyuhyun bernapas lega begitu mengetahui ia berhasil memperkenalkan dirinya. Dia begitu gugup kali ini.
"Tidak bisa seculun lagi penampilanmu eoh?" ledek salah satu temannya.
-Toeeeng- (_ _ ")
-Kyu Pov-
"Tidak bisa seculun lagi penampilanmu eoh?"
-eh? Hey siapa dia berani mengataiku, tidak tahu siapa aku? Wajahmu tidak ada apa-apanya denganku. Sabar Kyuhyun sabar, ini baru permulaan.
"Kyuhyun kau duduk di tempat kosong itu." perintah sonsaengnim. Dan aku segera menuju tempat dudukku.
"Hai, Lee Donghae imnida." seseorang berbisik ditelingaku, dia yang akan jadi chairmate-ku.
"Oh ne, kau sudah tahu namaku kan Donghae-ssi."
"Jangan seformal itu denganku, panggil aku Hae." ucapnya keberatan.
"Ne."
#Skip time
"Kyuhyun-ah kau mau ke kantin?" tanya Donghae.
"Ani, aku tidak lapar." jawabku
"Baiklah aku ke kantin dulu yah."
Hmm, sekarang aku sendirian di kelas, lebih baik aku jalan-jalan.
Dulu ketika berjalan di koridor seperti ini banyak yeoja yang teriak memanggil namaku. Aku juga sekali tebar pesona. Sekarang keadaan terbalik. Jangankan tebar pesona, mereka melirikku saja sungkan. Ya sudahlah bukankah ini tujuanku?
Kuedarkan pandanganku ke taman samping sekolah. Sepertinya ada yeoja yang sangat familiar. Aah, bukankah itu sunbae yang menabrakku tadi?
Kulihat dia sedang membaca buku sambil menikmati angin semilir. Sesekali dia merapikan rambutnya yang berantakan tertiup angin, sungguh imut. Senyuman manis terus saja terkembang diwajahnya.
"Sunbae." sapaku memberanikan diri.
"Nee." dia menoleh padaku sambil tersenyum manis.
Deg
Jantungku tiba-tiba berdetak kencang di luar kontrol untuk kedua kalinya. Sepertinya dia benar-benar ingin membunuhku perlahan yah?
Aku melirik sekeliling, berupaya menenangkan jantungku yang tak mau berhenti berdebar dengan keras.
"Eh, kamu yang kutabrak tadi?"
"N-ne sunbae." jawabku masih mencoba menetralkan detak jantungku.
"Oh ya, aku belum tahu namamu. Siapa namamu? Aku Lee Sungmin." ucapnya seraya mengulurkan tangannya padaku.
"Cho Kyuhyun imnida, sunbae." kubalas uluran tangannya.
"Panggil aku noona. Arra!" kesalnya seraya mempoutkan bibirnya. Huh, rasanya ingin aku memakannya.
"Ne, noona sedang apa disini?" tanyaku padanya sambil mendudukkan pantatku di sampingnya.
"Setiap istirahat aku memang selalu di sini, di kelas terlalu berisik. Dan kau sedang apa di sini?"
"Eng.. Aku sedang jalan-jalan terus melihat noona di sini" terangku canggung.
Dia memanggut-manggutkan kepala dengan imutnya.
Sungguh, baru kali ini aku tertarik pada seseorang. Dia benar-benar berbeda dari yeoja lain.
"Minieee." teriak temannya memanggil. Suara itu seperti Kibum noona.
"Bummie? Ada apa?" tanya Sungmin noona padanya.
Hm, benar itu Kibum noona. Dan kulihat dia kaget melihatku.
"Minnie, kau lihat Siwon?"
"Tadi aku lihat dia di lapangan basket. Bummiee, kenalkan dia adik kelas kita. Dia anak baru."
"Cho Kyuhyun imnida, bangapseumnida sunbae." ku ulurkan tanganku segera pada Bummie noona.
"Eeh? I-iya, Kibum imnida." dia membalas uluranku seraya melototkan matanya padaku.
"Ah ya sudah, aku pergi dulu." ujar Kibum noona pamit.
Hening
Aku tak tahu mau berbicara apa, kami saling diam. Tak ada yang berniat dari kami untuk berbicara.
"umm, Kyuhyun-ah. Sebentar lagi bel masuk, aku akan kembali ke kelas. Dan kau juga harus kembali ke kelasmu, daaah." Sungmin noona berlari kecil meninggalkanku sendiri.
Baiklah, sekarang aku juga harus kembali ke kelas.
Kulangkahkan kakiku cepat menuju kelas, takut terlambat. Ketika sedang menuju kelas, aku melihat noona-ku sedang bergandengan tangan dengan namja yang mirip kuda. Huh, akan aku laporkan pada umma, kalau anak perempuan kesayangan kerjaanya pacaran melulu, biar tahu rasa. Mungkin sekarang aku lebih mudah mengawasimu noona *evil smirk*
-Normal POV-
Terlihat sepasang kekasih sedang berjalan di koridor, dan diarah sebaliknya nampak seorang namja berpenampilan culun yang terlihat sedang teburu-buru.
"Hey kau." panggil Siwon pada Kyuhyun setelah berpapasan. Kyuhyun menghentikan langkahnya ketika merasa terpanggil.
"Eh, Kyuhyun?" alis Siwon mengernyit.
Kyuhyun yang berdiri membelakanginya segera menegakkan dadanya dan berbalik setelah menghela nafas.
"Ada apa?" tanya Kyuhyun ketus.
Siwon menatap tak percaya, melihat Kyuhyun dari bawah keatas kebawah keatas kesamping kebelakang #plak.. Berlebihan.
Kibum hanya diam, seolah tahu apa yang akan terjadi setelah ini.
"Bwahahahaha." Siwon tertawa keras.
Dan tawanya terdengar sangat keras, melihat hanya mereka bertiga yang berada di koridor, dan jam pelajaran juga sudah berlangsung sekitar sepuluh menit yang lalu.
"Aaaaww, kibummie. Kenapa mencubitku?" Siwon mengerang sakit seraya mengelus-ngelus lengannya yang terkena cubitan maut Kibum. Kyuhyun yang sedari tadi diam terlihat sangat kesal. Telapak tangannya yang terkepal. Ingin sekali dia menonjok muka makhluk kuda jadi-jadian ini.
"Bodoh, kau ingin mengganggu semua siswa yang ada di kelas huh?" terang Kibum jengkel. Seketika Kyuhyun melototkan matanya, astaga! dia sudah terlambat. Kyuhyun segera berbalik meninggalkan SiBum begitu saja.
"Aish, adikmu tidak sopan sekali. Main kabur saja, aku kan belum puas melihatnya bummie." rengut Siwon kesal.
#skip time
Kyuhyun terlihat gusar, merasa bosan. Sesekali ia melihat jam ditangannya, dan menghela napasnya berat ketika tahu waktu jam pulang masih lama.
Kyuhyun sudah tidak tahan di sekolah, merasa kurang nyaman dengan penampilannya. Ia juga bolak-balik melepas kacamatanya, merasa pegal pada pangkal hidung. Dan bagaimanapun juga mata Kyuhyun tidak minus.
Teet teet teet
Sontak mata Kyuhyun terbelalak mendengar suara yang sangat indah, menurutnya. Dengan gesitnya Kyuhyun membereskan buku-bukunya. Hanya satu keinginan Kyuhyun 'Pulang'.
"AKU PULAAAANG." teriak Kyuhyun.
Kyuhyun memicing matanya melihat dua sosok manusia yang sedang duduk manis di ruang tamunya.
"Huh." Kyuhyun mendengus kesal.
"Hai Kyuhyun." sapa Siwon.
"Hmm." jawab Kyuhyun sekenanya, sangat tidak sopan.
"Kyuhyun-ah, lihat siapa yang paling tampan sekarang? CHOI SIWON." Siwon menekankan namanya bangga.
"Kau sedang ngigau Hyung?" setelah mengucap itu, Kyuhyun melenggang pergi menuju kamarnya di lantai dua dengan cuek.
"Aish, dia ini! Kapan dia bersikap lebih sopan lagi?" ucap Siwon kesal. Kibum hanya mengedikkan bahu cuek.
"Bummieee makan dulu, ajak Siwon juga ne?" teriak Leeteuk dari dapur.
"Kajja wonnie. Kita makan dulu." ajak Kibum seraya menarik tangan kekar Siwon.
"Kibummie, panggil Kyu juga." perintah Leeteuk lagi setelah melihat Kibum dan Siwon sudah ada dimeja makan.
"Tidak usah, aku sudah ada disini umma." terlihat Kyuhyun sudah duduk disamping Kibum dan segera mengambil jatah makan siangnya.
"Ahjussi belum pulang ahjumma?" tanya Siwon.
"Jangan sok akrab hyung." timpal Kyuhyun yang membuatnya dapat deathglare dari Kibum dan Siwon yang mempoutkan bibirnya.
"Bersikap aegyo seperti itu membuatmu tambah mirip kuda saja hyung!" ujar Kyuhyun dan segera lari menuju kamarnya.
"YA! CHO KYUHYUN!" teriak Siwon kalap.
-TO BE CONTINUE-
