Warning: YAOI, OOC, AU, lebay, gaje, garing, dll.
Disclaimer: Masashi Kishimoto
Rated: T.
Don't Like? DON'T READ.
Angel or Devil? Chapter 7: Ngamuk.
Setelah keadaan Naruto baikan. Kyuubi segera bawa dia pulang ke rumah. Hatinya udah lega banget mengetahui sang adik bener-bener udah sehat. Buktinya Naruto udah bisa ketawa lepas lagi. Apalagi waktu dikasih kotak yang dari si bocah merah, dia langsung ngakak. Kyuubi senyum ngeliat adiknya.
Tapi...
Mendadak senyum Kyuubi jadi pudar. Pas inget kalo waktu di lorong rumah sakit, dia nangis di pelukan Itachi. Dan..
'DIA NYIUM GUEE?'
Dan mari kita do'akan semoga Itachi selamat dari amukan bijuu berekor- eh, maksudnya amukan Kyuubi.
Besoknya, di sekolah…
"Pagi, Kyuu."
"Ohayou, Kyuubi."
"Hn, hn.." siswa siswi lain pada heran. Biasanya Kyuubi nyantai banget jalan ke kelas walau itu udah sedetik lagi bel berbunyi. Tapi, kali ini dia grabak-grubuk jalan cepet.
"Kyuu, loe kenapa? Kayaknya kusut gitu?" tanya Sasori di kelas. Kyuubi geleng.
"Gak papa." jawabnya singkat. Sasori ngangkat bahu lalu kembali menekuni buku di depannya. Hari ini ada ulangan Fisika.
Setelah beberapa kerumitan dan segabruk soal…
"Kyuu, hari in-... Oey, Kyuu!" Nagato dikacangin. Kyuubi langsung ngacir ke taman belakang. Cuma satu makhluk yang dia cari saat ini.
Dia ngedarin pandangannya berkeliling, 'Mana nih anak? Biasanya udah nongkrong di sini.' Pikirnya.
"Hoo, adek loe udah sembuh?" suara itu terdengar. Kyuubi noleh en masang tatapan sebel. 'Ini dia! Mana nih balok kayu atau botol pecah kek?' batinnya, sadis.
"Loe nyari kesempatan hah?" bentak Kyuubi sambil mencengkeram kerah baju Itachi.
"Woo, santai bro.. Kesempatan apaan?" tanya si Uchiha, pura-pura polos, pura-pura gak tau. Kyuubi mendelik.
"Jangan sok inosen lu! Mentang-mentang gue lagi drop, lu seenaknya nyerobot bi-bi-bi-ng..." Kyuubi langsung nerpes pas mau ngomong 'bibir'. Itachi senyum gaje.
"Maksud loe, bibir?" Kyuubi melotot, wajahnya otomatis merah total.
"Loe bener-bener bosen hidup ya?"Itachi ketawa. Kyuubi makin kenceng mencengkeram kerah baju tuh cowok.
"Abis loe nyalahin diri loe sendiri. Gue pusing dengernya. Yaa, cara terampuh supaya loe bisa tenang ya gue cium." jawab Itachi nyantai. Padahal hatinya gedebak-gedebuk gak karuan tuh.
"Maksud looo?" Kyuubi makin kenceng megang kerah baju Itachi, 'Sialan! Itu first kiss gue, goblok! Aaaargh~' batinnya frustasi.
"Loe tuh gak nyadar, ya? Keadaan mental elo tuh waktu itu parah banget. Loe terus bilang 'salah gue, salah gue'. Trus loe pikir gue gak bingung ngeliat elo kayak gitu?" Kyuubi diem.
Mendadak Itachi meluk tubuh Kyuubi. Kyuubi melotot.
"Lepaaas!" Kyuubi mulai berontak. Itachi makin ngeratin pelukannya.
"Dengerin gue dulu! Ngeliat or ngedenger elo marah marah en teriak-teriak, itu udah biasa. Tapi ngeliat elo nangis, gue gak sanggup." kata Itachi. Kyuubi mau gak mau jadi deg-degan.
"Karena..." Kyuubi nelen ludah. Bersiap ngedenger lanjutan kalimat Itachi.
"Karena tangis elo itu gak merdu."
TWEEEEEW
BUAGH!
"Aduh.." Itachi tersungkur. Kyuubi melotot sama cowok itu.
"LOE TUH NGESELIN TAU GAAAK?" teriak Kyuubi. Itachi ketawa. Kyuubi langsung cabut dari taman belakang.
Dia gak tau kenapa wajahnya tiba-tiba merah, gak tau kenapa hatinya jadi kesel, gak ngerti kenapa sekarang jantungnya jadi susah diajak kompromi, detaknya cepet banget.
"Sial..." Kyuubi nyender ke tembok. Dia megangin dadanya yang deg-degan.
"Kenapa bukan kalimat itu yang gue pengen denger?" gumam Kyuubi, ngacak-ngacak rambutnya sendiri. Bingung.
Siangnya…
Tok tok!
"Iya sebentar!" Naruto buru-buru lari ke pintu, ngebukain. Kyuubi ngelirik dikit, trus fokus lagi ke manga yang lagi dia baca. Naruto lagi nanya-nanya sama orang yang di depan.
"Kyuu! Ada tamu!"
"Siapa?" Tanya Kyuubi, males. Dia masih fokus ke manga nya. Naruto gelagapan.
"Ng... Dia bilang dia mau ketemu sama elo." Jawabnya, maksa. Kyuubi mendelik.
"Emang dia gak punya nama?" kata Kyuubi kesel. Naruto garuk-garuk kepala.
"Loe tanya sendiri deh!" Naruto ngibrit. Kyuubi yang penasaran segera keluar.
"Siang, Kyuu.."Kyuubi melotot again.
"NGAPAIN LOE KESINI?" Itachi senyum. Dia langsung narik tangan Kyuubi en nyeret dia ke mobil.
"Loe apa-apaan sih?"
"Mau ngajak loe jalan."
"Gak mau!" Itachi memutar matanya, 'Udah gue duga sih, tapi harus gue paksa.' Batinnya.
"Harus."
"Apa hak elo?" Kyuubi makin kenceng aja volume suaranya, orang-orang yang lewat di pinggir jalan pada nengok ke mobil itemnya Itachi. Yang punya mobil nepuk jidatnya, 'Nih cowok bener-bener deh.'
"Kalo jalan sama Yahiko mau, kenapa sama gue nggak?" tanya Itachi, menyudutkan Kyuubi. Yang dibilangin begitu malah mencibir.
"Karena gue sebel sama elo!"
"Bagus. Jadi loe gak sebel sama si Yahiko? Seneng gitu ditembak?" tanya Itachi, agak ngilu juga pas dia bilang begitu. Kyuubi mau jawab, tapi bingung mau jawab apa. Cowok rambut item itu langsung nyalain mobil, tancap gas. Tanpa menghiraukan teriakan protes dari cowok manis di sampingnya.
xxxXXXxxx
"Lepaas!" Kyuubi terus teriak-teriak walau mereka udah nyampe di mall. Itachi cuek sambil terus narik tangannya. Akhirnya karena capek, Kyuubi diem sambil nekuk muka.
"Jangan cemberut dong, niat gue kan baik.." kata Itachi. Kyuubi mendelik.
"Baik mbah loe keriputan?" sewotnya. Bibir Kyuubi manyun, bertekad buat gak ngomong selama bareng Itachi. Males!
"Udah-udah... Sekarang loe mau apa?" tawar Itachi berusaha ramah. Kyuubi ngasih dia death glare. "Pulang!" jawabnya, singkat padat dan cukup jelas buat dicerna seorang makhluk Bumi kayak Itachi.
"Gak boleh. Oke deh, biar gue yang nentuin." Itachi langsung narik tangan Kyuubi. Cowok merah yang ditariknya makin nekuk muka sambil nyumpah-nyumpah dalam hati.
Beberapa waktu kemudian...
Mereka berdua jalan-jalan sambil liat-liat barang atau baju di etalase toko –Itachi doang sih, Kyuubinya masih cemberut-
"Itachi." tumben Kyuubi mau nyebut nama Uchiha itu. Itachi noleh.
"Apa?"
"Loe kesambet apaan sih? Kenapa pake acara beliin baju segala?" tanya Kyuubi agak kesel sekaligus bingung. Itachi udah semena-mena milihin dia baju. Walau pilihannya bagus-bagus sih. Kyuubi tetep aja kesel.
"Pengen aja."jawab Itachi santai.
Kriiiuuukk...
Itachi senyum. Kyuubi memalingkan wajahnya yang merah lantaran malu.
"Loe lapar, Kyuu?" Kyuubi diem. Mau jawab iya, tengsin dong? Masa tadi marah-marah sekarang minta makan? Mau jawab enggak, perutnya udah terlanjur keroncongan, bahkan udah seriosa dari tadi. Well, Kyuubi in galau mode nih.
"Diem berarti iya, kita makan aja dulu." Itachi segera narik tuh cowok ke salah satu restoran.
Baru aja masuk ke salah satu tempat makan. Semua cewek langsung noleh ke dia, matanya langsung berubah lope lope.
"Kawaii!"
"Kereeen!" Kyuubi mulai panas ngedengernya. Cewek-cewek alay! Mau gue kunyahin satu-satu nih betina-betina sialan, batin Kyuubi kesel. Gak tau kenapa mendadak rasanya Kyuubi mau berubah jadi monster berekor yang sering dia liat di anime yang ditonton adeknya.
"Halo, nama kamu siapa?" tanya salah seorang cewek pada Itachi. Itachi senyum.
"Itachi." jawab cowok Uchiha itu, singkat. Cewek tadi ngejerit trus meluk Itachi. Yang dipeluk sweatdrop. Ini cewek kenapa?
"Kamu keren deh! Minta foto, ya!" kata cewek itu. Itachi cuma mengerutkan dahinya. Tiba-tiba aja, Itachi udah dikerubungin cewek-cewek yang minta foto sama dia. Iya sih tampangnya diatas rata-rata, tapi baru sekarang nih cowok Uchiha sampe dikerubungin sama cewek-cewek. Biasanya sih gak ada yang berani deket-deket dia, paling berani ngagumin diam-diam, katanya sih gara-gara wajahnya dia dingin gitu, serem aja kalo ngomong sama orang kayak gitu. Gatau kenapa sekarang kok ada yang 'berani' deketin dia.
Kyuubi ngelepas pegangan tangannya lalu duduk di salah satu kursi. Bete! Itachi bahkan gak sadar Kyuubi lepas dari pegangannya.
"Sialan." Kyuubi mendesis kesel. Entah kenapa. Kyuubi jadi keki sendiri ngeliat Itachi dikerubungin cewek begitu. Tadinya dia pengen pulang, tapi ngeliat Itachi digituin Kyuubi jadi kesel en ngejogrok di salah satu bangku. 'Hasrat' buat pulangnya hilang seketika.
"Permisi, permisi, maaf, ya..." Itachi menyeruak di kerumunan, segera masang wajah sesangar mungkin biar cewek-cewek itu pada nyingkir. Kerumunan segera bubar gara-gara 'kesangaran' Itachi. Cowok itu segera nyari sosok cowok manis yang tadi dia pegangin tangannya. Nyesel juga tadi dia gak sadar kalo Kyuubi ngelepas tangannya.
Itachi menghela nafas lega. Cowok manis yang dicarinya lagi anteng ngaduk-ngaduk mocchachino nya.
"Ng.. Kyuu.." Kyuubi ngelirik sedikit.
"Udah acara meet and greet nya?" tanyanya ketus. Itachi garuk-garuk kepala.
"Maaf deh.. Gue gak nyangka bakalan rame begitu.."
"Ya, ya, yaa..."Itachi jadi bingung. Kyuubi tetep masang wajah asem sambil ngaduk-ngaduk minumannya. Tuh cup minuman masih penuh, secara dari tadi cuma Kyuubi ubek-ubek doang tanpa diminum.
"Ya udah, kita jalan lagi yuk!" ajak Itachi. Langsung narik tangan Kyuubi, sementara sebelah tangannya megangin kantong yang isinya baju-baju yang tadi dibeli. Cewek-cewek di sekitar mereka langsung komentar ngeliat itu.
"Yaah, kayaknya udah punya pacar deh.."
"Emang dia gay?"
"Yaaah, sayang banget..."
"Tapi.. Pacarnya cakep juga, ya.."
"Ih, dia mah manis kali! Cocok banget!"
"Iya, menurut gue juga mereka cocok tuh.."
Mau gak mau, Kyuubi jadi agak seneng ngedenger komentar-komentar miring itu. Aneh, Kyuubi makin bingung sama dirinya sendiri, kenapa jadi gaje begini. Kenapa jadi seneng gara-gara dikatain cocok sama cowok nyebelin di sampingnya? Harusnya dia sebel kan? Argh! Bingung!
"Kyuu.."
"Hn."
"Loe gak marah kan?"
"Gak."jawab Kyuubi singkat. Itachi menghela nafas lega.
"Kyuu."
"Apaan sih?" somehow nih cowok jadi kesel Itachi nyebut namanya terus. Uchiha itu berhenti en langsung megang kedua bahu Kyuubi.
"Gue bohong pas bilang tangis elo gak merdu." kata Itachi. Kyuubi mengerutkan dahinya. "Maksud loe?"
"Sebenernya bukan itu yang mau gue bilang.."
"Terus?" Mau gak mau Kyuubi jadi pengen tau apa yang sebenernya pengen Itachi bilang ke dia.
Itachi mendadak narik tubuh Kyuubi en nyium bibirnya. Kyuubi melotot, refleks dia ngedorong Itachi, nutup mulutnya kaget.
"Arrrrgh! Elu ngapain, kampreeeeeeet!" Kyuubi teriak kesel. Nih cowok sialan udah ngerebut dua ciuman dari gue! Sialaaaaan!
Orang-orang di sekitar mereka pada cengo ngeliat pemandangan ajaib barusan. Bikin Kyuubi makin merah, antara malu n marah.
Itachi senyum, kali ini bukan senyum jahil. Tapi bener-bener senyum tulus. Kyuubi jadi merinding, "Elu kerasukan?" tanyanya dengan wajah tablo yang gak ketulungan.
Itachi mendadak ngakak, "Lu percaya hal begituan, Kyuu? Hahahaha, gak nyangka." Kata Itachi sambil ketawa keras. Kyuubi masang wajah asem.
"Ya udah! Gue mau pulang! Awas lu!" cowok manis itu langsung lari ngejauhin Itachi, gak peduli biar tuh cowok manggil-manggil dia. Oke, diajak jalan, dikerubungin cewek, dicium. What a day!
To be continued
