True Love
Summary : Daisuke Menyukai Disaat Yang Sama Takeru Juga Menyimpan Rasa
Yang Sama Terhadap Yang Akan Terjadi Selanjutnya...?
Disclaimer : Semua Tokoh Bukanlah Milik Author
A/N : Dalam Fic Ini Para Digidestined Telah Menginjak Usia Remaja . Juga OOC
Ya,Ini Adalah Fic Pertama Saya...Karena Itu Saya Mohon Maaf Yang Sebesar-besarnya Jika Ada Kesalahan Seperti Apapun.
Well,Akhir Kata Yang Bisa Saya Ucapkan,
Enjoy The Story
Chapter 3
Sore Harinya,Daisuke Duduk Di Tepi Merenungi Apa Yang Terjadi Tadi Siang...
"Sial...Sial...Sial!" , Teriaknya Sambil Melempar Baru Ke Danau.
"Kenapa...Kenapa Ini Terjadi Padaku?!"
"Apa Salahku Tuhan!" , Teriaknya Lagi Sambi Meninju Pohon
"Takeru Sialan...!" , Lagi Lagi Dia Berteriak.
Tak Lama Kemudian,Veemon Datang.
"Daisuke..." , Panggilnya Pelan.
"Tinggalkan Aku Veemon...Aku Ingin Sendiri"
"Dengarkan Aku Du..."
"Diam!Aku Sedang Tidak Ingin Diceramahi!" , Bentaknya .
"Kau Mau Menangis Disini Sampai Kau Mati?!" , Bentak Veemon Juga
"Takeru...Akan Kubunuh Takeru Itu...!" , Kata Daisuke
"Kau Sudah Gila Jika Mau Membunuh Takeru " , Kata Veemon.
"Hahahaha...Kau Mau Menghalangi Ku? Coba Saja!" , Katanya Sambil Menonjok Muka Veemon.
"Kau Sudah Gila Daisuke...!" , Bentak Veemon Sambil Menonjok Muka Daisuke Juga.
"Apapun Akan Aku Lakukan Untuk Mendapatkan Hikari!"
"Dengan Membunuh Takeru?Itu Bukan Lelaki Sejati Namanya , Daisuke."
"Memangnya Tahu Apa Kau Tentang Manusia?Kau Itu Cuma 'Digimon'!"
Kata Kata Daisuke Barusan Membuat Veemon Tersinggung
"Kurang Ajar...! Kalau Tidak Ada Aku...Kau Pasti Sudah Mati Brengsek!" , Kata Veemon Sambil Menendang Daisuke.
"Ukh...Tunggu Veemon...Jangan Menghajar Partnermu Sendiri...!" , Katanya Sambil Kesakitan.
"Buat Apa Berteman Dengan Manusia Yang Hanya Ditolak Saja Sudah Gila...Itu Manusia 'Lemah' Namanya...!"
"Kau Bilang Aku Lemah...?! Kurang Ajar...!"Katanya Sambil Menonjok Perut Veemon Juga.
Sekitar 30 Menit Mereka Bertarung.
Sekarang Mereka Sudah Terkapar .
"Hey , Daisuke ." , Panggil Veemon Memulai Pembicaraan.
"Apa?" , Sahutnya Dengan Nafas Yang Masih Terengah – engah.
"Kau Jadi Mau Membunuh Takeru ?" , Lanjut Veemon.
"Apapun Akan Kulakukan Untuk Mendapatkan Hikari" , Jawab Daisuke.
"Memangnya Kau Bisa?" , Kata Veemon Yang Membuat Daisuke Kembali Jengkel.
"Kau Mau Berantem Lagi?!" , Kata Daisuke Menantang.
" Itu Maksudku."
"Jadi Apa Maksudmu?"
"Tapi Takeru Juga Tidak Selemah Yang Kau Pikirkan Kan?" , Kata Veemon
"Jangan Terlalu Menganggap Semuanya Itu Mudah" , Lanjutnya.
Daisuke Hanya Bisa Terdiam.
"Seenaknya Saja Kau Mau Dengan Membunuh Takeru , Hikari Jadi Mencintaimu?"
"..." , Daisuke Bisa Membalas Semua Ucapan Yang Keluar Dari Partnernya Itu.
"Cinta Itu Gak Bisa Di Paksa , Daisuke." , Ujar Veemon.
"Ditolak Hikari Bukan Berarti Berakhirnya Dunia Kan..?" , Lanjut Veemon.
Suasana Hening Terdiam.
"Hey,Sudah Hampir Kalau Kita Pulang?" , Kata Veemon.
"Kau Saja Masih Mau Disini." , Jawab Daisuke Sambil Melihat Ke Langit Dengan Penuh Arti.
"Kau Mau Masih Mau Galau Lagi?" , Tanya Veemon
"Tidak." , Jawab Daisuke.
" Pulang Dulu" , Kata Veemon Sambil Bangkit Dari Rebahannya.
" ya Masalah Yang Barusan." , Kata Daisuke
"Tidak Masalah." , Sahut Veemon Sambil Tersenyum.
Veemon Pun Pergi Menjauhi Daisuke.
"Oh Iya." , Kata Veemon Sebelum Pergi.
"Ada Apa Lagi?" , Tanya Daisuke.
"Aku Pernah Dengan Kata Kau Mau Mendengar Perkataan Ini Atau Tidak."
"Apa Perkataannya Itu ?"
"Lebih Baik 'Mencintai Tapi Tidak Memiliki' Daripada 'Memiliki Tapi Tidak Dicintai' " , Kata Veemon.
"Karena Yang Namanya 'Cinta' Itu Tak Harus Memiliki" , Lanjut Dia Pergi.
Lagi Lagi,Daisuke Hanya Terdiam Mendengar Ucapan Yang Keluar Dari Mulut Veemon.
"Benar Juga." , Pikirnya.
Setelah Terdiam Beberapa Menit,Dia Merasakan Ada Sosok Yang Duduk Di Sampingnya.
-End Of Chapter-
Well,Itulah Akhir Dari Chapter 2 . Author Sadar Betul Bahwa Alur Cerita Masih Sangat Pendek Dan Masih Sangat Banyak Kekurangan Dalam Chapter Ini . Tapi Author Akan Berusaha Sebaik Mungkin Agar Chapter Berikutnya Lebih Baik.
Adakah Review Untuk Chapter Ini?
