Hai, Baekhyun!

Remake dari komik

Hai, Miiko!

Karya : Ono Eriko

Cerita ini adalah remake dari Komik yang berjudul Hai, Miiko! Aku terinspirasi buat bikin FF ini karena disitu Miiko mirip bgt sama Baekhyun yg kecil pendek dan hyperaktif banget.

Warning : GS, OCC, TYPO

Main Cast :

Wu Baekhyun ( Yamada Miiko )

Park Chanyeol ( Eguchi Tappei )

Other Cast :

Do Kyungsoo ( Shimura Mari )

Xiu Luhan ( Ogawa Yukko )

Oh Sehun ( Satou Kenta )

Wu Yifan aka Kris ( Appa Baekhyun )

Wi Zitao ( Eomma Baekhyun )

Wu Jongdae ( Yamada Momoru / Adik Baekhyun )

Dan cast lainnya menyusul.

Note : Disini mereka semua satu kelas jadi seumuran deh. Dari awal cerita sampai akhir cerita all of Baekhyun POV.

Desclaimer : Namaku Baekhyun, kelas 5 SD. Punya adik laki-laki, namanya Jongdae namun aku biasanya memanggil dia dengan Chen. Lalu aku mempunyai kedua orang tua yang sangat romantis yaitu appa kris dan eomma tao dan kedua temanku Kyungsoo dan Luhan. Tiap hari aku menemukan hal yang menyenangkan bersama teman-temanku! :D

Part II

Jangan tanya tinggi badanku!

Wu Baekhyun

Libur panjang. Hari ini aku pergi bersama Kris appa.

"Tas ini enak, gampang dipakai appa." Bilang ku pada Appa yang menemukan tas yang enak di department store.

Ohiya aku dan appa hari ini pergi ke sebuah department store untuk membeli barang barang sekolah ku.

"Kalau begitu beli saja yang ini ya?" Tanya appa padaku

"Iya appa, gomawo"

Lalu aku dan appa menuju kasir untuk membayar tas yang aku beli. Sampai tiba tiba seseorang memanggil app dari belakang.

"Lho Yifan!"

"Eh Changmin Hyung"

"Siapa dia appa?" Tanya ku penasaran pada Appa, soalnya selama ini aku belum pernah melihat orang itu.

"Ini Changmin Ajushi teman appa kerja, baeki." Jawab appa padaku, lalu melanjutkan obrolan pada temannya itu.

"Hemmm Changmin Hyung. Ini anakmu? Sudah besar ya?"

"Iya ini anak ku namanya Shim Krystal, dia jadi tinggi begini mungkin mengikuti ku. Padahal masih kelas 4 loh."

"Hahhhh kelas 4?" Jawab ku dan appa kaget. Gimana tidak kaget lihat dia kelas 4 sd dan aku 5 sd tapi tinggi dia sudah di atas rata-rata.

"Kalau anak mu kelas berapa Kris? Kelas satu ya? Lagi jalan-jalan sama appa nya ya?"

"Eh Changmin…..hem dia"

"Aku kelas 5 ajushi!"

Jawab ku pada ajushi ini, seenaknya saja dia bilang aku kelas 1 sd. Isssh teman appa yang satu ini menyebalkan sekali. Sebenarnya bukan aku yg kependekan, tapi anak nya teman appa saja yang kelewat tinggi.

"Eh kelas 5 sd ya? He he he mianheee…. Eh murid kelas 5 sd yang manis ya?"

Huhhh sekarang lihatlah mukanya merah, pasti menahan malu karena sudah salah menebak.

"Hemmm Yifan, aku pergi dulu ya sampai nanti lagi."

Akhrinya teman appa dan anaknya itu pergi, huf seharusnya aku tidak usah saja bertemu dengan teman appa yg menyebalkan itu.

"Baeki kita makan Pizza yuuuk!"

"Eh iya appa"

Lalu kami melanjutkan pergi jalan jalannya, mungkin karena ini sudah siang waktunya makan siang deh. Kami pergi makan pizza di dekat department store itu.

Setelah sampai untung kita langsung dapat tempat, dan langsung saja appa memesan makanannya.

Datanglah seorang pelayan yang membawa pesanan aku dan appa

"Ini pesanan anda tuan, pizza margarita dan minestrone"

"Makan ahhh, selamat makan appa"

SREEET

"Maaf dek, ini alat makannya untuk anak kecilnya ya."

JLEB

Sekecil itu kah aku, sampai sampai mba mba pelayan itu memberikan ku alat makan untuk anak kecil.

"Mbaaak maaf anak saya udah kelas 5 sd, tolong berikan peralatan makanan yang biasa ya"

"Eh kelas 5 sd? Mianhe neee. Akan saya ambilkan peralatan makannya sebentar ya."

Dan setelah mba mba itu mengambil peralatan makan yang biasa, aku mulai makan bersama appa. Masih dengan perasaan sangat sedih. Hari ini aku sudah dua kali di bilang anak kecil. Hiksss.


Dirumah. Selesai makan malam aku langsung menuju kulkas dan mengambil box susu cair.

"Padahal papa dan mama cukup tinggi, kenapa aku malah kecil dan pendek begini." Ucapku sambil menuang susu ke dalam gelas.

"Aku juga appa, kenapa Chen juga pendek. Huh?"

Lihat dongsaeng ku Chen saja merasa ini tidak adil.

"Kalian jangan seperti ini, waktu sd juga mama sekecil kalian kok. Tapi begitu masuk smp, langsung jadi tinggi."

"Tapi aku mau tinggi nya sekarang."

Langsung tanpa menunggu lama aku meminum susu yang sudah aku tuang ke dalam gelas.

GLUK

GLUK

"Pokoknya aku akan minum susu yang banyak terus biar tinggi."

"ehmmm…. Ngomong-ngomong bukan nya besok di sekolah ada pengukuran badan di sekolah ya noona?"

"EH…"

Astaga…..benar kata Chen, besok ka nada pengukuran badan. Pokoknya aku harus buat strategi supaya besok tidak terlihat pendek. Lihat saja.


Esok harinya…

"Loh Baeki kok gaya rambut kamu aneh?"

Hehehehe….. benar kata Luhan dan Kyungsoo. Hari ini memang rambut ku rada aneh. Gimana ga aneh, rambut pendek sepundak aku kuncir semua keatas. Supaya apa. Ya siapa tau bisa menambah tinggi badan aku.

"Hehehehehe"

Dan aku hanya membalas dengan cengiran di bibir ku. Lalu setelah tanda bel masuk kita semua masuk keruang kesehatan.

"Ayooo berikutnya naik ke pengukuran."

Oh tidak ini giliran aku sekarang. Lalu aku pun menaiki pengukuran itu, dan tak lupa aku sedikit menjinjitkan kaki. Hanya sedikit.

"Ya WU BAEKHYUN…..Jangan menjinjitkan kakimu. Dan ini apa-apaan rambut mu sini ibu lepas!"

Cih gagal lagi deh usahaku.

"Ini….122 Cm"

Huff…..tinggi ku Cuma nambah 2 Cm dari tahun lalu. Eh ada Luhan, coba aku tanya ah.

"Luuuuuu tingginya berapa Cm?"

"Aku 152 Cm Baeki" Yaaa lihatlah kapan aku setinggi itu.

Lalu aku langsung menghampiri Kyungsoo yang sepertinya baru selesai mengukur.

"Kyungie aku dan Luhan beda 30 Cm, tahun ini dan tahun lalu pun aku hanya bertambah 2 Cm. kau berapa?"

"Aku 130 Cm , nambah juga sangat sedikit kok."

Setelah itu aku langsung berniat keluar ruangan itu bersama Luhan dan juga Kyungsoo juga, sedih menyadari kalau aku lah yang paling pendek di kelas. Huffft sedih. Yaudah deh aku dan mereka ke kelas saja.

Eh aku seperti mendengar suara ribut ribut dari dalam kelas.

"Jangaaaannnnnnn! Hey kembalikannnn!"

Siapa itu yang teriak-teriak dalam kelas, dan akhirnya kami bertiga masuk untuk mengeceknya.

"Lihat teman-teman berat badan Sungmin 51 Kg. Hahahahah" Teriak salah satu teman ku yang jail. Kyuhyun.

"Hey Kyuhyun! Aku bilang sini kembalikan buku kesehatan ku!" Teriak Sungmin tak kalah kencang dari teriakan Kyuhyun.

"Hahaha Sungmin lebih berat dari ku, nggak salah tuh. Hahahaha"

"Heh Kyuhyun kau jahat deh, liat tuh Sungmin ingin menangis" Bela teman sebangku Sungmin. Ryeowook.

"Eh tapi Wookie, berat Sungmin masa lebih berat dari berat aku."

"SSSSTTTSS…..Berisik kau Heechul-ah!"

Dan setelah itu mereka tetap mengejek berat badan Sungmin. Aku yang kesal langsung memotong pembicaraan mereka.

"Lihatlah kalau aku….tinggi ku hanya 122 Cm loh…"

Benar bukan, mereka langsung mengalihkan pandangannya padaku.

"Hah, kau 122 Cm Baek? Itusih namanya kependekan Hahahahaha."

Kembali suara tawa khas mengejek seisi kelas terdengar.

"Apa salahnya kalau soal kecil atau pendek, aku nggak ada yang ngalahin kok!"

Balas ku pada si Evil Kyuhyun itu. Huffff dia benar benar evil. Eh. Kulihat Sehun tiba tiba membisikan sesuatu di telinga Kyuhyun.

"Eh Kyu, kau naksir Sungmin ya?"

"Apa kata mu hah? Mana mungkin aku suka dengan gadis gendut."

Setelah itu pun aku membiarkan para anak lelaki beradu mulut dan mengejek. Aku pun lekas kembali ke meja ku.

"Heem Baeki…..makasih ya soal yang tadi."

Ada apa ini. Kenapa Sungmin malah berterima kasih padaku.

"Berterima kasih untuk apa Min?"

"Makasih soalnya tadi kau membela ku. Pokoknya gomawo ya"

Aku pun mendengarnya hanya membalas dengan anggukan. Aku pun turut senang kalau dia juga senang.

"Heh Baeki…. Kalau 122 Cm ini sih tinggi ku waktu Sd."

Terdengar oleh telingaku, suara bass yang amat sangat ku kenal. Itu Chanyeol.

Seketika aku dan seisi kelas ikut diam saat Chanyeol mengatakan itu. Hati ku terasa sakit. Tidak biasa nya Chanyeol sekasar itu.

"Aku….benci dengan mu Chanyeol"

Setelah mengatakan itu aku menangis dan langsung berlari keluar kelas. Entah aku ingin kemana yang jelas aku tidak ingin disana.

"Baeki tunggu kau mau kemana?" Samar-samar pun aku mendengar suara Luhan yang memanggilku. Namun aku tidak memperdulikannya dan terus saja berjalan keluar.

Sekarang aku sedang duduk di taman sekolah. Dan melihat ada anak kelas satu sd yang sedang bermain di lapangan

"Kalau dipikir-pikir, aku memang mirip mereka ya. Ah, harusnya tadi aku tidak usah bilang kalau tinggi ku 122 cm, tapi kasian Sungmin jika seperti itu. Huff."

SREEET

Eh tiba-tiba ada seseorang yang duduk di sebelahku. Itu. Chanyeol.

"Tadi kau hebat sekali…..kau sengaja mengalihkan perhatian Kyuhyun dan yang lain agar Sungmin tak jadi bahan ledekan kan?" Tanya Chanyeol padaku.

"Nggak kok ga ada hubungannya."

Aku menunduk menjawab pertanyaan Chanyeol. Hati ku masih sedih menerima kenyataan ini.

"Sudah jangan mikirin tinggi badan."

"Ah tapi tadi Yeoli sendiri selalu ngatain aku kecil! Ish menye…"

"Biar kecil, kau itu kan…..manis"

Eh…. Barusan apa? Apa yang Chanyeol katakan.

SRET

Tiba tiba Chanyeol bangkit dari duduknya.

"Oh iya Baeki, kalau kau pendek dan kecil ka nada untungnya juga lohh."

Hah? Untung dari mana nya coba? Dan Chanyeol meneruskan kalimatnya.

"kemana-mana naik bis bayarnya ongkos ukuran anak kecil, jadi murah. Hahahahaha"

"Yaaaa PARK CHANYEOL KAU!"

Lalu mulai lah kejar-kejaran antara aku dan Chanyeol, dan sepertinya aku melihat teman-temanku yang melihat kejar-kejaran kami.

"Lu kayaknya Baeki udah baikan sama Chanyeol."

"Iya Hun….."

END

Waaaa sudah selesai Part II nyaa….aku gamau bahas review nya karena emang sedih bgt tapi aku berterima kasih juga udah ada yg review hehehe. Eh iya untuk EXO CHAT ROOM belom bisa aku lanjutin soalnya masih belom ada ide hehehe. Oh iya gomawo yang udah ingetin "Ogawa Kenta" iya itu salah aturan "Ogawa Yukko" hehehe Mianhe. Pokoknya don't forget to RnR yaaaa:D

Love

Eunhuna