Hai, Baekhyun!

Remake dari komik

Hai, Miiko!

Karya : Ono Eriko

Cerita ini adalah remake dari Komik yang berjudul Hai, Miiko! Aku terinspirasi buat bikin FF ini karena disitu Miiko mirip bgt sama Baekhyun yg kecil pendek dan hyperaktif banget.

Warning : GS, OCC, TYPO

Main Cast :

Wu Baekhyun ( Yamada Miiko )

Park Chanyeol ( Eguchi Tappei )

Other Cast :

Do Kyungsoo ( Shimura Mari )

Xiu Luhan ( Ogawa Yukko )

Oh Sehun ( Satou Kenta )

Wu Yifan aka Kris ( Appa Baekhyun )

Wi Zitao ( Eomma Baekhyun )

Wu Jongdae ( Yamada Momoru / Adik Baekhyun )

other

Dan cast lainnya menyusul.

Note : Disini mereka semua satu kelas jadi seumuran deh. Dari awal cerita sampai akhir cerita all of Baekhyun POV.

Summary : Namaku Baekhyun, kelas 5 SD. Punya adik laki-laki, namanya Jongdae namun aku biasanya memanggil dia dengan Chen. Lalu aku mempunyai kedua orang tua yang sangat romantis yaitu appa kris dan eomma tao dan kedua temanku Kyungsoo dan Luhan. Tiap hari aku menemukan hal yang menyenangkan bersama teman-temanku! :D

Part III

Coklat Dariku

Wu Baekhyun

Huaaaah akhirnya sampai rumah juga, setelah tadi aku bermain sepulang sekolah bersama Luhan dan Kyungsoo. Tapi ada yang aneh ketika aku mau membuka pintu.

"Lho kunciku kok nggak ada? Di jacket ga ada, di celana juga ga ada."

Ucap ku sambil memeriksa kantung jacket dan celana ku.

"Aneh….padahal aku kantongi tadi. Jatoh dimana ya?"

Duh aku taruh mana ya, aku masih saja memeriksa semua kantung ku.

"Oh astaga selamat Baekhyun, aku baru ingat Chen main kerumah teman. Tao eomma pulang kerja dua jam lagi belom dia mampir ke Gucci store."

Teringat semua itu langsung saja aku balik ke jalan yang aku lewati tadi saat pulang sekolah. Dari pada harus menunggu disini.

Kanan…..kiri…..kepalaku melihat-lihat sepanjang jalan mencari kunci rumah ku. Namun hasilnya nihil, semua tempat yang aku lewati sama sekali tidak terdapat tanda-tanda kunci rumah aku. Karena aku sudah sangat lelah terpaksa aku kembali ke rumah dan berencana menunggu Chen datang. Mungkin setengah jam lagi.

Sampai depan rumah aku melihat ada seseorang yg berdiri sambil terbatuk.

UHUK

UHUK

UHUK

Itu kan. Chanyeol sedang apa dia disini. Tanpa menunggu waktu aku langsung saja menghampirinya.

"Eh Baeki kau akhirnya pulang juga, ini kunci mu kan? Aku menemukan jatuh di pintu stasiun tadi."

Bilang Chanyeol sambil memberikan kunci nya padaku.

"Gomawo Yeoli-ah"

UHUK

UHUK

UHUK

"Chanyeol Gwenchana? Apa kau sakit?"

Tanya ku pada Chanyeol yg sedari tadi terbatuk-batuk. Aku jadi khawatir.

"Oh iya 2-3 hari ini aku kurang enak badan. Tapi paling besok udah sembuh"

UHUK

UHUK

UHUK

"Yasudah ya aku pulang dulu annyeong."

"Hemmm iya Gomawo Yeoli-ah"

Semoga Chanyeol benar-benar gapapa deh.


Esoknya…..

"Apa Chanyeol MASUK RUMAH SAKIIITTTT SONGSAENIM?"

Teriak Sehun dari bangkunya.

"Iya dia kena flu berat. Mulai semalam dia di opname di rumah sakit."

DEG

Chanyeol masuk rumah sakit. Apa gara-gara aku. Othoke?

"Sekarang dia disuruh istirahat total. Kita baru bisa jenguk dia seminggu lagi."

Tuhkan….pantas dia kemarin batuk-batuk terus. Seminggu lagi ya, sekarang tanggal 7 Febuary. Eh…berarti tanggal 14 Febuari dong…itukan Valentine! Duh aku jadi teringat kemarin dia baik sekali padaku…..

Ohh iyaaaaaa! Aku mau kasih coklat waktu jenguk Chanyeol ahhhhh!

TING TONG

TING TONG

Bel sekolah berbunyi saat nya semua anak untuk pulang.

Hari ini aku tidak pulang bersama Luhan dan Kyungsoo seperti biasanya, karena aku ingin membeli coklat untuk nanti menjenguk Chanyeol.

"Hemm…ini dia tokoknya. Toko kue yang jual coklat lucu-lucu."

Langung saja aku masuk ke toko tersebut.

KLINGGGG

"Annyeong Selamat datang di toko kami."

Sapa seorang kasir yang menunggu toko tersebut. Tanpa menunggu lama aku langsung masuk dan melihat-lihat coklat disana.

Wah ini lucu….tapi harganya tidak cukup dengan uang ku. Gimana ini? Mukaku terlihat sangat bingung saat ini.

"Hemm….chogiyo…..yang ini murah dan enak. Bagaimana?"

Eonni kasir yang tadi menyapa ku tiba-tiba ada di belakang ku dan menawari coklat yang menurutku tidak kalah lucu dengan yang mahal itu. Dan langsung saja aku menyetujuinya.

"Saya beli satu yang ini ya!"

Lalu tak lama eonni itu membungkusnya dan aku pun membayar coklat itu.

"Hemmm gamshamida. Ini coklatnya, semoga Valentine mu indah."

Mendengar eonni kasir mengucap kan itu padaku, mukaku langsung memerah. Hemmm aku kan beli ini untuk hadiah terima kasih. Eh…..sudah lah aku langsung saja membungkung terima kasih dan berjalan keluar toko menuju rumah.


Malam ini. Di atas tempat tidur aku, terus saja aku memperhatikan coklat itu. Lucu.

Ohiya aku mau memeriksa dompet ku dulu. Eh…..sisanya Cuma recehan. Yaampun.

"Baru kali ini aku membeli coklat Valentine untuk cowo sampai duit ku benar-benar habis."

Dan tak lama aku langsung masuk ke selimut ku. Mencoba masuk ke alam mimpiku. Oh….iya aku mau berdoa dulu deh.

"Semoga mimpi ku indah dan besok tidak telat dan…saat tanggal 14 nanti Chanyeol sudah baikan. Amin."

Selang beberapa menit aku langung tertidur sangat pulas.


Akhirnya tanggal 14 Febuari tiba juga. Saat aku tiba di sekolah banyak sekali anak perempuan yang membawa coklat atau cookies. Ada juga yang sepertinya sedang berbicara berdua dengan muka malu-malu. Tanpa memikirkan mereka aku pun melanjutkan perjalanan ku ke kelas.

Baru saja memasuki kelas, Sehun dari tempat duduk nya teriak.

"Kawaaan besok Chanyeol pulang loh dari rumah sakit."

"Bener nih Hun?" Kata Kyungsoo yang memotong perkataan Sehun.

"Iya Kyungsoo-ah besok Chanyeol pulang dari rumah sakit. Tadi eommanya yang bilang seperti itu."

Waaah akhirnya Chanyeol sembuh juga. Hemmm…..nanti sepulang sekolah aku ingin ke rumah sakit ah sebelum dia pulang. Memberikan coklat dari ku. Eh, tapi…..

"Hei Hei….. Kita utus perwakilan murid kelas kita yuk untuk menjenguk Chanyeol, sebelum dia pulang dari rumah sakit."

WHAAAAT! Kyungsoo apa-apaan sih. Kok dia malah ngomong seperti itu, aku kan pengin kesananya sendiri. Eh apa sih aku.

"Ohiyaa kita sekelas patungan yuk untuk membelikan Chanyeol coklat juga."

DEG

Kyungsoo, astaga dia ngomong apasih.

"Yeoja nya kan ada 20 jadi masing masing 50 won ya. Kan jadi terkumpul 1000 won."

"Ihhh aku juga jadi ingin di opname nih."

"Iya enak sekali di berikan coklat dari wanita se kelas"

Cih apa-apaan itu, namja kelas ku kenapa seperti itu sih. Kyungsoo lagi, idenya apasih.

"Pokoknya AKU NGGAK SETUJU"

Teriak ku pada Kyungsoo.

"APA! Apaansih Baeki! Kau kan sering di tolong Chanyeol!"

"Eh bukan begitu Kyungsoo, maksud aku tuh caranya nggak bagus aja masa maksa semuanya nyumbang 50 won. Pasti ada yang nggak mau ngasih kan."

Aku mencari alesan. Karena kalian tahu kan duit ku sudah habis kemarin.

"Hah Baeki kamu apa-apaan sih, coba aku tanya sekarang. Kalian emang ada yang gabisa ngasih 50 won?"

Tanya Kyungsoo pada teman-teman ku di kelas.

Jebaaaal jawab nya ada donggg.

"Aku nggak apa-apa kok."

"Iya aku juga, gwenchana kan Cuma 50 won."

DEG

Sial.

"Tuhkan! Cuman kamu yang protes Baeki! Yasudah sih kalau kamu gamau nyumbang, aku bisa kok nombokin buat kamu dulu."

Hah…..Kyungsoo kenapa seperti ini. Menyebalkan.

"YASUDAH! Pokoknya aku gamau ngasih 50 won padamu.!"

"Bagus lah kalau gitu suka-suka kamu aja Baek. Oh iya pokoknya setengah tiga kita kumpul dekat toko coklat depan stasuin. Yang lucu itu. Bawa uang 50 won. Kita beli coklat lalu kita jenguk Chanyeol."

Ya ampun Kyungsoo…..aku kan juga beli coklat disitu. Setelah perbincangan itu, pak guru masuk dan memulai pelajaran. Sedari tadi aku hanya diam saja, mengobrol dengan Kyungsoo dan Luhan juga seadanya saja. Aku bingung gimana nanti aku memberikan coklat ku pada Chanyeol. Huf…..

Eh aku ada ide…...

Sepulang sekolah aku langsung keluar gerbang dan menuju kerumah. Jadi ide ku adalah menunggu sampai pukul kira-kira setengah 5 pasti anak-anak itu sudah pulang deh. Heheheh ide ku brilian kan.


Sesampainya di rumah aku hanya duduk di ruang makan sambil menaruh coklat di depan ku. Mengintip sedikit demi sedikit pada jam dinding yang menempel.

CKLEK

"Aku pulang, wah Baeki eonni punya coklat. Dapat dari mana, aku dapat enam loh heheheh."

Cih Chen kenapa sih, baru pulang saja udah norak nya setengah mati.

"Ini buat ngasih ke orang tauuuu."

"Kalau begitu cepat kasih lah, keburu sore dan Tao eomma pulang." Suruh Chen pada ku. Aduh aku tambah bingung.

"Chen-ah apa aku mengasih nya besok saja ya?"

"Yang bener aja Pabbo! Mana ada artinya klo ngasih coklat tanggal 15 Febuari."

Bentak Chen. Benar juga sih apa yg dibilang. Langsung saja aku bersiap-siap dan langsung menuju rumah sakit Chanyeol.

Sesampai nya di rumas sakit, aku adalah pukul 5 sore, semoga saja mereka sudah pulang. Langsung saja aku ke kamar nya Chanyeol. Tapi setelah aku mengintip…. Eh mereka masih ada. Aku lihat Chanyeol sudah tertawa dengan yang lain, syukurlah kalau dia sudah sembuh.

"Yeol nggak nyangka ya si Jessica Jung. Setelah dia patungan buat beli coklat untuk mu, ternyata dia juga beli sendiri untuk mu. Yang lain sampai kaget Yeol."

Itukan suara Kyungsoo…..

DEG

Jessica mengasih coklat untuk Chanyeol.

"Asyiikkkk ciyekan Chanyeol dikasih coklat dari Jesicca hahahahha" Terdengar lagi suara Sehun yang meledek Chanyeol di sertai ketawa yang lainnya juga.

Gimana ya….kukasih atau enggak coklat ini….

"Jauh bener kalau di bandingin sama Baekhyun itu loooh…. Ngeluarin duit 50 won buat Chanyeol aja nggak mau. Tidak kusangka Baekhyun sepelit itu, dia memang selalu bokek sih habis memakai nya saja boros."

"Nggak apa-apa kok aku kan emang gasuka makanan manis. Ini semua buat mu saja Kyungsoo-ah."

EH itu suara Kyungsoo….. Apa-apaan dia di belakang aku malah membicarakan aku, yang jelek-jelek lagi. Kesabaran ku sudah habis langsung saja aku masuk ke dalam kamar Chanyeol.

"YA DO KYUNGSOO! Jangan ngomong sembarangaaan! Kau pikir bisa ngomong seenaknya, mentang-mentang orang nya nggak ada!" Bentak ku pada Kyungsoo, sambil menunjuk-nunjuk tangan ku kepadanya.

Tanpa sadar saking sebalnya saat menunjuk, ternyata tangan ku masih memegang coklat untuk Chanyeol.

"Baeki itu coklat….untuk Chanyeol?."

Oh tidak, Luhan menyadari nya. Dan setelah itu semuanya memperhatikan ku dan tangan ku yang masih menunjuk. Memegang sekotak coklat.

"Eh ini…..a….ku….."

Aduh aku bingung harus mengatakan nya gimana…..

"Ayo Baeki buruan kasih lah….itu Chanyeol nya udah nunggu lohhh."

Suara Sehun yang menambah kepanikan aku menjati berjuta-juta persen.

"Pantes Baeki ga mau kasih saweran, pasti duitnya untuk membeli coklat sendiri deh."

"Iya Luuu pasti dia malu mengatakannya pada kita."

Dan kembali suara HunHan Couple mengomentariku.

Aduh trus coklat nya gimana ini. Aku masih saja menunduk di depan Chanyeol dan sangat-sangat bingung. Sampai tiba-tiba…..

SRET

"BAEKI! CHANYEOL ITU GA SUKA YANG MANIS-MANIS NGERTIIII!"

Aku bengong. Diam. Tiba-tiba saja Kyungsoo mengambil coklat nya. Dan berteriak seperti itu.

"YA! Kyungie balikin coklat nya dong…..itu kan aku beli pake uang jajan ku sendiri. Balikin dong…."

Lalu aku mulai mengajar Kyungsoo yang mengambil coklat ku.

"Shirooo ini buat aku saja, Chanyeol tidak suka makanan manis Baeki. Padahal aku mikirin supaya Chanyeol senang kita kasih coklat dia malah tidak suka…. Dan kau Baeki bilang-bilang dong kalau punya rencana sendiri."

Dan setelah itu semua orang di kamar rawat Chanyeol hanya tertawa melihat pertikaian aku dan Kyungsoo.

Di tempat tidur Chanyeol menggerutu, karena apa. Iya karena Sehun terus-terusan mengejek dia.

"Ciyeee valentine yang seru ya… diperebutkan dua wanita hahahahha."

"APANYA YANG ASIK PABBO!"

END

Okeee Chap 3 UP! Gomawo yang udah review. Trus buat Cast lain menyusul yaaa…..:D Don't forget to RnR.

Love

Eunhuna