Annyeonghaseyo! Masih dengan Minrin disini. Sekarang aku mau bagi-bagi lanjutan ff chapter 1 kemaren ya! Hm, yang "Truth Or Dare" nya kapan-kapan aku lanjutin lagi ya. Oh iya, ff ini masih bergenre Hurt/Comfort kok, wkwk.
Sebenernya aku mau upload cerita ini agak lamaan, tapi mumpum bisa on nih, jadi aku share sekarang. Maaf kalo ngecewain. Maaaaaaaf banget. Mungkin ceritanya udah terlalu penasaran, alurnya juga kecepetan. Maaaf banget ya!
Cast:
Cho Kyuhyun
Kim Ryeowook
Lee Sungmin
Dan pemain lain sesuai jalan cerita^^
Pair:
Kyumin
Kyuwook
WARNING!
Typo(s), and transgender/genderswitch. Belum tega ngeliat bias Yaoi soalnya, hwhw.
Don't like, Don't Read ya:D
Summary:
Kyuhyun menyebut dirinya sudah tidak memiliki tujuan hidup ataupun semangat hidup. Namun Kim Ryeowook, memunculkan tujuan hidup Kyuhyun lagi. Namun yeoja itu kini kembali, merenggut kebahagiaan Ryeowook ditengah sakitnya. / Kyuhyun, Ryeowook, Sungmin / Kyumin, Kyuwook
Note:
Judul sama cerita nggak begitu nyambung. Bingung bikin judul apa hwhw.
.
Let's Read!
.
.
.
-Ryeowook POV-
Hari ini cukup menyenangkan. Dan dua hari ini aku bertemu dengan lelaki yang sungguhlah aneh. Kemarin dia berkata, kalau ia sudah tidak punya semangat hidup lagi, sudah tidak punya tujuan hidup lagi. Dia tidak melihat, di luar sana banyak manusia yang sekarat, tetapi masih ingin hidup. Ya, itu lah manusia, tak pernah puas dengan apa yang diterimanya.
Aku mengambil buku pelajaranku untuk hari esok. Mengingat aku baru saja pindah di sekolah ternama, mau tak mau aku harus belajar dengan giat. Bagaimanapun juga, usahaku dan juga eomma dan appa untuk masuk di sekolah itu sungguhlah sulit. Aku harus mempertahankan beasiswa ini, sayang sekali kalau disia-siakan.
"HUAAAA!" teriak seorang yeoja yang sepertinya ku hafal suara itu. Aku segera keluar dari kamarku. Aku melihat eomma tengah tertawa bahagia sembari membuka pintu rumah.
Eskpresi bingung terpampang indah di wajahku. "Eomma, gwaenchanayo?"
"Gwaenchana, wookie…. Eomma diterima di kantor yang bisa mendapatkan gaji yang cukup banyak!" seru eomma dengan mengguncang-guncangkan tubuhku. Aku ikut senang mendengarnya.
"Syukurlah eomma, aku ikut senang mendengarnya!"
-Ryeowook POV end-
-Author POV-
Matahari terus cerah. Tidak sebanding dengan hati Kyuhyun. Hari ini juga, hati Kyuhyun masih saja terasa mendung. Meskipun sudah berbulan-bulan ia tak bertemu dengan orang yang ia sayang, tetapi kenangan dalam lima tahun sungguh tidak mudah baginya untuk dilupakan.
"Aku bingung. Setiap aku melihatmu, kau selalu saja dalam keadaan melamun. Setiap aku bertanyapun kau tidak pernah mau menjawab dengan jelas. Dasar, namja aneh!" cibir seorang yeoja sembari duduk di samping namja bermarga Cho tersebut.
Kyuhyun mendengus kesal. "Kau lagi…" ucapnya tak semangat.
Ryeowook tak sakit hati dengan perkataan tersebut. Meskipun perkataan tersebut cukup menyinggung, namun ia tak ambil pusing. "Sebenarnya kau ini kenapa 'sih?" tanya Ryeowook lagi.
"Kau sungguh ingin mendengar ceritaku?" tanya Kyuhyun balik.
"Yap!"
"Mengapa kau sungguh ingin mendengar ceritaku?"
"Aku sering merasa tidak enak saja jika melihatmu terus menerus cemberut. Hanya karena alasan tak masuk akal, bosan hidup lah, tak ada tujuan hidup lah… Aneh!"
Kyuhyun mengangguk mengerti. "Aku tidak aneh!" singkatnya dengan nada tajam. Lalu hening, Kyuhyun malas bicara. Sedangkan Ryeowook, ia tak berani untuk berbicara lebih lagi.
Setelah beberapa menit mereka terdiam, "Nama yeoja itu, Sungmin. Lee Sungmin." Ujar Kyuhyun membuka pembicaraan. Entah apakah yang mempengaruhinya sampai akhirnya ia memutuskan untuk membuka cerita hidupnya yang sebelumnya ingin ia lupakan.
Ryeowook menghadapkan tubuhnya pada Kyuhyun, agar dapat mendengar suara Kyuhyun lebih jelas. "Lima tahun. Lima tahun aku menjalin hubungan dengannya. Berjanji akan masuk sekolah ini bersama." Lanjut Kyuhyun dengan pandangan kosong.
"Oooh, jadi Lee Sungmin itu salah satu murid disini? Aku tidak pernah mendengar namanya. Ciri-cirinya bagaimana?"
"Ne, namanya tak pernah terdengar disini. Ia tak pernah sekolah disini." Kali ini dengan menatap Ryeowook. "Dia lebih memilih menerima beasiswa di luar negeri." Tambahnya yang diikuti dengan senyum mirisnya.
Ryeowook mengerutkan dahinya. "Bukankah itu bagus? Artinya ia pintar dong, sampai-sampai ia dapat beasiswa di luar negeri. Dia hebat!"
Lagi-lagi senyuman miris Kyuhyun terlukis. "Dia memang hebat… Dia berkata akan setia padaku."
"Wah? Dia berkata seperti itu? Benar-benar hebat. Lalu apa yang membuatmu jadi murung seperti ini?" Ryeowook tersenyum pada Kyuhyun.
"Iya, dia benar-benar hebat. Dia memenuhi semua tipeku… Tapi—" ucap Kyuhyun sengaja ia potong sendiri. Ryeowook mengangkat alisnya, bertanya-tanya apa yang akan dikatakan oleh Kyuhyun selanjutnya. "Tapi dia menikah dengan namja lain di luar sana." Kali ini dengan senyum kecutnya.
Senyum Ryeowook berubah menjadi tatapan iba. Sekarang ia mengerti. Mengapa Kyuhyun selalu saja menampakkan wajah muramnya. Selalu saja terlihat murung. Selalu saja tak ada fikiran. Selalu saja melempar pandangan kosong. Selalu saja terlihat tak bahagia.
Ryeowook mengusap rambut Kyuhyun lembut. Dan telapak tangannya tepat berhenti di pipi Kyuhyun. Ryeowook sedikit mendongakkan kepala Kyuhyun agar melihat ke arahnya. Mata Kyuhyun berkaca-kaca. "Menangislah…" saran Ryeowook. Dan ia memeluk Kyuhyun. Namja ke dua setelah appanya, yang ia peluk.
Kyuhyun menangisi baju Ryeowook. Yeoja ke dua setelah eommanya, yang ia buat sandaran untuk menangis. "Sekarang kau tahu 'kan semuanya?" tegas Kyuhyun lemah.
Ryeowook mengangguk dengan masih mengusap kepala Kyuhyun. "Mianhae, Kyu… Mianhae… Aku terlalu kasar padamu.." ucapan yang Ryeowook ucapkan.
Dan sejak saat itu juga, Ryeowook memiliki pandangan yang berbeda dengan Kyuhyun. Bukan lagi namja cengeng yang mudah menangis, dan murung. Namun, Kyuhyun yang tegar dan mampu menyembunyikan itu semua.
.
.
.
"Mulai hari ini, aku janji, mau turutin semuanya untuk kau. Asal kau tak boleh sedih lagi. Bisa?" tawar Ryeowook ketika mereka pulang bersama.
Ya, memang mulai hari ini mereka memutuskan untuk berteman. Rahasia besar Kyuhyun sudah Ryeowook ketahui. "Semuanya?" tanya Kyuhyun memperjelas yang diikuti dengan mengangkat alis kirinya.
"SE-MU-A-NYA!" teriak Ryeowook dengan dieja.
"Kau harus jadi temanku. Jangan pernah tinggalin aku. Jangan bongkarin rahasiaku. Kalau sampai melanggar, ku bunuh kau!" ucap Kyuhyun tegas dan tajam.
Pernyataan Kyuhyun membuatnya memundurkan kepalanya beberapa senti. Mengingat Kyuhyun yang cukup tinggi, ditambah dengan dia yang mendekatkan wajahnya pada Ryeowook.
"Iya, aku berjanji!" Ryeowook mengacungkan kelingkingnya, tanda berjanji yang tak main-main.
Kyuhyun membalas acungan kelingking tersebut. Dan mereka tersenyum.
-Author POV end-
-Kyuhyun POV-
Tidak terasa. Sudah satu tahun saja aku berteman dengan yeoja babbo, Kim Ryeowook. Yeoja menyebalkan itu ternyata lucu juga.
Setiap harinya, dia selalu menghiburku. Dia selalu memberiku semangat. Membantuku untuk tidak terlalu tergantung dengan Sungmin. Alhasil? Berhasil! Dia mampu membuatku tak tergantung pada Sungmin lagi.
Ne, dia tak pernah menyuruhku untuk melupakan Sungmin. Justru saat aku mempunyai keinginan untuk melupakan Sungmin, ia tak mengizinkannya. Malah ia menyuruhku untuk tetap mengingat Sungmin. Namun tidak untuk terlalu tergantung dengan Sungmin.
-Kyuhyun POV end-
.
~TBC~
.
.
.
Chapter dua nggak jelas ya? Baca terus aja! Nanti kalian bakal ngerti maksud ceritaku kok:D
Kalian tebak aja ya, bakal jadi Kyuwook / Kyumin^^
Mind to review? Thanks!:D
Balesan review nih:
Dear carolinesp, iya ini udah aku lanjut kok:D
Dear guest, udah aku lanjut! Baca terus ya biar ketauan kyuwook/kyumin:D
Dear bluerose, pair? Baca terus ajadeh. Kalo diberitau tar ga penasaran:p udah aku lanjut ya:D
Dear IYou, ini udah coba update kilat:D baca terus biar tau kyuwook/kyumin:D
Dear Mufidatul andriani, mau kyuwook?heheh baca terus aja! Thanks ya sarannya bagus;) besok aku tambahin gitu:D
Dear adel, thanks ya:D iya, aku coba update kilat ya;3
Dear mie2ryeosom hai mie2, kamu suka kalo pairnya kyuwook ya?okedeh, besok kapan2 insyaallah aku bikinin yang pairnya full kyuwook:D
Buat semuanya thanks udah review! Baca terus ya kalo kalian pengen tau kyuwook/kyumin^^ gamsahamnida /bow/
