Author : Chaa Namikaze =D

Summary : 'eh ? umur segini belum pernah berciuman ? tidak bersyukur lagi dia kuizinkan menciumku. Padahal banyak sekali perempuan menyebalkan yang minta dicium olehku. Ia malah menolak ? menarik sekali. Sudah cantik begitu.. haha.. aku lebih suka kelinci liar daripada kelinci jinak. Tantangan menarik bagiku. Lihat saja nanti. Kau akan menjadi milikku'

Disclaimer : by Masashi Kishimoto :D

Rate : T ;)

Pairing : kurama/kyuubi x female Naruto

Genre : romance/angst/

Warning : TYPO ! OOC ! GA BAGUS !

Okeee.. this is it :p *, jangan lupa baca warning * '-')b

ga suka ? yowess jauh- jauh sana :D

chapter 2 : kyuubi

naruto melangkah dengan aura hitam disekelilingnya. Tidak sopan sekali murid baru itu tadi, pikirnya. Ia berjalan cepat menuju kelasnya yang tidak terlalu jauh dan duduk dikursinya dengan wajah ditekuk. Bagaimana tidak jengkel ? seorang laki-laki ehm.. ganteng sih, tapi mesum dan sekali lihat saja menyebalkan sekali ? ih , ilfeel.

"Jangan memasang tampang jelek, dobe. Kau malah semakin jelek." Kata pangeran es, ehm.. sebut saja sasuke, teman sekaligus musuh naruto. Naruto menoleh dengan wajah garang , seakan-akan akan memakan sasuke saat itu juga. Hm.. sejak kapan sasuke dan sakura kembali kekelas sejak kejadian tadi ?

Namun nampaknya orang yang ditoleh cuek bebek saja. Oh ayolah, apakah tatapan membunuh naruto kurang oke ? tentu saja karena gadis ini terbilang ceria dan hyperactive.. membawa kehangatan bagi siapa saja yang didekatnya. Jadi kalau gadis ini badmood, samasekali tidak ada yang peka.

"Dobe, kau ke-" "Apa, sih teme ? to the point aja , deh ! ngeselin banget." Potong naruto judes. Sasuke diam sesaat. Di deathglare nya naruto .. nah ini dia tatapan yang membuatmu mati kutu. Tatapan tajam yang menusuk, dari seorang uchiha.

"hhhh.." naruto menghela nafas kalah. "Iya iya, ada apa temeee ?" tanyanya kembali ke nada yang biasa. "Kau diminta kakashi sensei keruangannya sekarang juga." Jawab sasuke datar. "yasudah. Jaa teme, maaf soal yang tadi" kata naruto sambil tersenyum dan menepuk bahu sasuke sebelum beranjak pergi. "hn"

.

Tok tok tok

"masuk saja, tidak dikunci" terdengar suara Tsunade sang kepala sekolah dari sana, dimana ruangannya, kurenai dan Kakashi terbuat 1 ruangan karena kakashi adalah sekretarisnya, dan kurenai adalah wakilnya.

"Permisi baachan. Aku dipanggil kakashi sensei." Kata naruto seraya masuk. "sudah kubilang jangan panggil aku baachan disekolah. Hh, terserahmu saja. Aku lelah memperingatkanmu, kakashi sedang kusuruh mengambilkanku kopi dan roti. Kau tunggu sebentar" jawab Tsunade malas. Tak berselang lama terdengar ketukan pintu. "Masuk" kata Tsunade ..

"UAPA !?" teriak naruto saat yang datang bukan kakashi, melainkan murid yang membuatnya badmood beberapa saat lalu. Sebut saja uzumaki kyuubi.

"khekhekhe.. kau lagi. Kau harus menepati apa yang kukatakan tadi" kekehnya. "TIDAK" teriak naruto cepat, melupakan Tsunade yang meredam kemarahannya. Pagi-pagi sudah bikin ribut ! memusingkan.

"Permisi" kakashi datang sambil membawa nampan yang berisi kopi dan 3 potong roti dan meletakannya dimeja Tsunade. "wah-wah naru chan sudah datang, ya. Ayo kemejaku." ajak kakashi. Naruto mengangguk setelah mencomot 1 potong roti milik Tsunade. "Minta ya baachan. Dan kamu , dasar menyebalkan. Bweek" kata naruto sambil menjulurkan lidahnya pada kyuubi dan mengikuti kakashi.

"Baachan ?" tanya kyuubi sambil duduk didepan meja Tsunade. "Iya, dia cucuku. Sudah sering kukatakan jangan panggil aku baachan disekolah. Dan sikapnya itu, ayolah.. seburuk-buruk sifatnya, entah mengapa aku tidak bisa marah padanya." jawab Tsunade sambil menautkan keningnya.

"Hahaha.. tapi warna rambut kalian berbeda ?" jawab kyuubi. "aku tak tahu, tapi anakku yang bernama minato lahir dengan warna rambut begitu. Dan sekarang turun ke naruto. Baik sudah cukup. Jadi kau uzumaki, err—"

"Kyuubi"

"Hmm sebentar kulihat datamu, em.. kelas XII A , disamping kelas naruto yang duduk dikelas XI A. Baik sekalian saja kau minta tolong naruto menunjukan kelasnya." Kata Tsunade saat melihat naruto yang ternyata disuruh kakashi untuk membawa buku-buku teman mereka yang sudah selesai diperiksa tugasnya.

Blam.

Pintu ruang Tsunade ditutup, dengan cepat kyuubi mengambil langkah dibelakang naruto.

"Kenapa kau mengikutiku ?" tanya naruto dengan nada tidak suka sambil mendelik kearah kyuubi. "kok kamu geer banget sih ? aku Cuma disuruh Tsunade-san mengikutimu untuk menunjukan kelas XII A , naru-chan sayangku cintaku" jawab kyuubi.

Wajah naruto berubah merah dengan cepat. "A-aaku bukan sayangmu dan cintamu, baka" kata naruto tersendat sendat. Kyuubi tersenyum tipis. "Heh ? lihat saja nanti naru-koi" jawab kyuubi lagi. "Sudah kubilang aku bukan sayangmu, er—" "Uzumaki Kyuubi" "Iya kyuubi-san"

"Hei, jangan terlalu formal, dong. Panggil saja kyuubi."

"Kau tau namaku dari siapa?"

"Baachan mu"

"Oh, gitu."

Keheningan melanda. Sampai didepan kelas XII A, "Ini kelasmu. Aku permisi" kata naruto sambil berjalan cepat mengingat tumpukan buku teman sekelasannya tidak bisa dikatakan ringan. Kyuubi tersenyum tipis. "Arigatou, naru chan, jaa" katanya sambil menowel dagu naruto dan masuk kekelasnya.

'dasar senpai mesum' batin naruto mengingat wajahnya sudah sangat merah. Oh naruto juga cewek biasa. Sekesal-kesalnya ia pada seorang cowok, tapi kalau cowok itu tampaan dan bersikap seperti tadi, mana ada cewek yang nggak kelepek-kelepek ? apalagi ia pintar, secara kelas A getohh ._. (chaa kehabisan kata2 -_-)

...

Istirahat makan siang ~

"permisi, Itachi senpai ada dikelas ?" panggil naruto dari depan pintu kelas XII A. "ada apa?" Itachi datang dengan wajah datarnya yang biasa. Pemuda inilah yang sudah mengisi hati naruto sejak 2 tahun yang lalu. Menulikan teriakan cie ciee dari seluruh isi kelas bahkan dari anak-anak kelas lain yang lalu lalang.

"I-ii itachi senpai, i-ini aku buatkan makan siang. Mau makan bersama?" tanya naruto dengan wajah menunduk menahan malu, tangannya langsung ditarik itachi kebangku panjang yang ada disepanjang kridor sekolah didepan setiap kelas juga ada.

"hh.. kau ini tidak tahu malu, ya ? kau tidak lihat banyak orang sisekitar sini ?" tanya itachi tajam. Ia cukup muak setiap hari didatangi naruto, memberi bekal dan mengajak makan bersama. Walau jawabannya tetap TIDAK !

"aah.. gomen ne senpai" jawab naruto. Suaranya terdengar bergetar. Mencoba menahan air mata yang ia yakin tak lama akan merembes keluar. Jujur ia takut sekali menghadap mata onyx yang sedang menatapnya tajam.

"Pergilah, aku muak melihatmu membawakan bekal setiap hari dan jelas-jelas kau tahu jawabanku tetap tidak. Jadi hentikan semua ini, aku tahu kan aku punya pacar? Dasar pengganggu. Aku bosan berbaik-baik dneganmu" kata Itachi kasar dengan menekan kata-kata muak, setiap hari, tahu, tidak, punya pacar , dan dasar penganggu.

Naruto pergi lari menenteng bekal makan siang yang sengaja ia buat setiap harinya menuju loteng sekolah, membutakan matanya dari tatapan aneh setiap orang dan menghapus dengan cepat setiap ada air mata yang turun deras hingga ia tiba di atap. Disana ada shikamaru yang sedang duduk ditempat santai yang sengaja dibuat seperti rumah kecil tanpa dinding dengan atap.

"tumben kau tidak tidur, shikamaru" kata naruto dengan suara sedikit bergetar mengingat tangisnya belum berhenti betul. "shikamaru mengalihkan pandangan ke naruto yang matanya memerah. "kau kenapa?" tanyanya to the point.

"Tidak ada apa-apa" jawab naruto cepat tapi ia masih sesenggukan membuat tatapan shikamaru menjadi tatapan malas. "Kau berbohong, hh.. mendokusai, aku tak prnah mengerti perempuan" jawabnya.

Tak lama muncul kyuubi dengan wajah ngos ngosan. Seragamnya sudah jauh dari kata rapi. Rambut orange jabriknya semakin acak-acakan dan keringat mengucur deras.

"Gila ! perempuan perempuan gila !" umpatnya. "Lho ? ada naru chan dan temannya. "perkenalkan ,Nara Shikamaru, kyuubi-san." kata shikamaru. "Kau tau namaku ?" tanya kyuubi sambil menunjuk wajah, er.. lebih tepat hidung mancungnya. Shikamaru memutar mata bosan. "Tentu saja. Namamu menyebar dengan cepat seperti angin mengingat banyak perempuan yang ngefans denganmu pandangan pertama. Dan nampaknya air mukamu habis dikejar fans mu , ya ?"

"Benar sekali. Ah aku kan lapar" kata kyuubi yang modus ketika melihat naruto memegang 2 kotak bekal.

"deritamu. hh aku ngantuk mau tidur dikelas saja. Jaa" kata shikamaru sambil bangkit berdiri dan turun kebawah. "Wah, kita ditinggal berdua, ya ? shikamaru itu pintar banget bisa baca suasana." kata kyuubi sambil nyengir.

Naruto menoleh pada kyuubi "IQ nya 200, kau tahu" jawabnya sendu. Kyuubi jelas menyadari ada yang berubah dari naruto, suaranya jadi pelan, matanya sayu, dan tidak bersemangat. "kau kenapa ?" tanya kyuubi cemas. "I-itachi senpai" jawab naruto pelan.

"Hah ? dia kan ketua kelas kami . memangnya kenapa ?" tanya kyuubi yang tidak melihat kejadian anatara itachi dan naruto karena sedang disuruh mengambilkan buku absen kelas XII B dari anko sensei.

"Kau tau ? aku menyukainya sejak 2 tahun lalu. Sebut saja sejak kelas 3 SMP. Kukira ia anak yang baik, tetapi setiap kubawakan bekal untuknya, ia selalu menjawab tidak. Awalnya aku hanya menanggapinya dengan mungkin dia sudah kenyang atau apa.. tapi tadi.." naruto mulai sesenggukan lagi.

"dia- dia.. berkata kasar padaku. A-aku aku..." naruto sudah tak bisa melanjutkan kata-katanya lagi. Kyuubi yang tidak tahu harus apa, memeluk naruto perlahan, merasa tak ada perlawanan, dieratkannya pelukan itu sambil mengelus-elus punggung naruto yang menangis. Ia juga dapat merasakan seragamnya mulai basah dengan air mata. Tapi, who care ?

"sudahlah, itu tandanya ia tidak suka padamu, dan kau harus bangkit, masih banyak pria tampan yang baik.. contohnya aku" kata kyuubi yang sempat-sempatnya bernarsis ria. Naruto melepaskan pelukan itu dan berusaha tersenyum dan menghapus air matanya.

"Arigatou, kyuubi senpai. Hehe, kau narsis juga" naruto terkekeh pelan , berusaha untuk melupakan kejadian paling menyakitkan selama ia sekolah disini. 'untung ada kyuubi senpai' batin naruto.

"Nah, jadi aku mau salah satu bekalmu untuk tanda terimakasih" kata kyuubi sambil menunjuk kotak bento naruto yang terlupakan. "Eh ? kamu mau ? ambil ambil, sayang sekali jika dibuat sia-sia, tapi biasanya teman laki-laki dikelasku memperbutkannya mengingat itachi senpai selalu menolak makan itu setiap hari." Jawab naruto.

"hm, makasih ya. Ayo makan bersama"

"Ah a-ayo !"

Nyam nyam nyamm..

"Enak" kata kyuubi dengan mulut setengah penuh. "Benarkah ? kalau begitu akan kubuatkan lagi besok." Jawab naruto dengan semangat. Kyuubi tersenyum. "Benar? Maaf lho ya merepotkan." Katanya. "Tidak apa, aku sudah terbiasa membuatkan makanan berlebih setiap hari" jawab naruto sambil meminum air mineralnya didalam botol yang cukup besar.

"Uhuk" kyuubi tiba-tiba terbatuk dan langsung menyambar air minum naruto. Naruto terkejut tapi diam saja karena tidak tau harus berbuat apa. Tak lama, kyuubi sudah kembali seperti biasa , waa itu indirect kiss lho tuan kyuubi dan nyonya naruto :D? *gak nanyaaa -_-

"Kenapa ? tersedak ?"

"hehe, iya. Habisnya aku semangat mau dibuatin makanan sama princess kawaii. Makasih , ya ?" jawab kyuubi. "Syukurlah sudah tidak apa-apa. Aku tidak keberatan kok membuat makanan untukmu. Aah ! bell ayo kembali" teriak naruto saat bell berdering keras dari bawah.

Mereka lari sedikit tergesa-gesa hingga didepan kelas naruto. Hah.. hah.. capek !

"Makasih naru-koi , tunggu aku pulang sekolah nanti. aku masuk dulu. Muahh " kata kyuubi sambil mencium cepat pipi naruto dan masuk kekelasnya, meninggalkan naruto yang berdiri membatu yang sedang blushing berat. 'heh, aku kan bukan kekasihnya. Dasar' batin naruto yang tak sadar tersenyum lembut dan masuk kekelasnya.

TBC :) ?

A/N : aduh ngga bakat bikin cerita yang bersambung -_- review yah, favoritin dan follow deh sekalian , hehe :D *ngarep. Moga2 chap 2 lebih bagus dan panjang dari yang kemarin ya minna san :) dan chaa yakin, semaing banyak review maka semakin semangatlah saya mengetik fict -?-

Yosh balas review ~ :)

Fajar jabrik : ini lanjut ^^ kayaknya nggak deh , entah mengapa aku jadi kesel dengan oro dkk -_- gara2 fict nya meiko hoshiyori senpai yang judul nya my virgin girl. Review lagi ya ? :D

Haruna yuhi : ini lanjut ^^ btw tai lalat naruto nggak gede dan nggak timbul kok =)) bener katamu, kalo gede dan timbul itu bikin ilfeel -_- review lagi ? :D

Lavenderchan : ini lanjut ^^ hmm sekarang sudah lebih panjang, kan ? sebenernya fict ini udah berdebu dilaptop. Nggak ada niat lanjutin -3-v tapi tania ( yang punya akun ) malah ngopy ke flashdisk dan update :v jadilah fict ini. Review lagi ? :D

Guest : silahkan silahkan :D hehe, review lagi yah kalo bisa ^^

Ross: iya bener, aku juga bukan fujoshi . (lirik tania yang punya akun sekaligus fujoshi -_-)

Makasih lo ^^ Ciri-cirinya tentu sja cantik, tapi dia agak pendek lho disini. Badannya langsing dan pipinya chubby, bibirnya pink alami. Pokonya cantik, deh :D hehe

Nggak tau, ya ? soalnya cerita ini nanti chapternya nggak banyak-banyak amat -_- Tapi nanti diusahain, ya :)

Penganggu ? nggak tau weh -_- ntar aja yah aku diskusiin sama tania . Tetap baca dan kamu pasti tau jawabannya nanti :)

Mungkin 5 chapter :) ? tergantung plot nya..

Oke nggapapa ^^ aku seneng kok balas review. Apalagi kalo review nya positif. review lagi ? :D

Chaa Namikaze :) ATB -_- author tanpa bakat -_-