author:ruccrys
Animal Lovers Club
Main Cast:
Kyungsoo
Luhan
Suho
Kris
.
Boys Love don't like don't read!
no plagiarism, no siders
"Hmm dia tampan" ucap Kyungsoo polos
"MWO?! Dia anak nakal Kyung" balas Baekhyun
"Lalu?" tanyanya
"Dia anggota club penyayang binatang"
.
.
.
"Lalu? Kenapa?" Kyungsoo masih tak mengerti
"KENAPA? KAU TANYA KENAPAA?" Baekhyun emosi kali ini karena adiknya tak juga paham. "TAK BISAKAH KAU MENYIMPULKANNYA KYUNGSOO?!" Baekhyun sedikit berteriak pada Kyungsoo. Kyungsoo menutup matanya lalu memundurkan kepalanya
"Menyimpulkan? Menyimpulkan apa Baekki hyung? Kalau berbicara yang jelas dong" Kyungsoo justru berbalik memarahi hyungnya
"KYUNGSOO!" teriak Baekhyun
"BAEKKI!" balas Kyungsoo
"PANGGIL AKU HYUNG!" Baekhyun tak mau kalah
"BAEKKI TAK MEMANGGIL KYUNGIE HYUNG KAN?!" Kyungsoo juga tak mau kalah
"KAU LEBIH MUDA DARIKU KYUNGSOO!" Baekhyun berteriak sangat keras. Semua orang disekitar mereka menoleh termasuk Luhan. Kyungsoo terdiam lalu mengetuk- ngetuk jari telunjuknya di dagu menandakan ia sedang berpikir
"Oiya. Kan Baekki hyung lebih tua dari Kyungie ya? Woaaa Kyungie sayang Baekki hyung!" tiba- tiba Kyungsoo memeluk Baekhyun selama Baekhyun hanya bisa sweatdrop. Baekhyun melepas pelukan adiknya itu lalu memegang kedua bahunya
"Jadi, bagaimana kesimpulannya?" tanya Baekhyun serius
"Hah?" hanya itu yang Kyungsoo katakan
"Kesimpulanmu mengenai club penyayang binatang Kyungie!" Teriaknya membuat orang orang kembali melihat kearah mereka termasuk Luhan yang sudah menyeringai hebat mendengar nama clubnya disebut
"Membicarakanku hmm?" tiba- tiba lengan Luhan sudah mengait leher Baekhyun. "Hai hoobaenim! Perkenalkan, aku Xi Luhan kelas 2-3. Sekelas dengan hyungmu ini" ucap Luhan sambil mencolek dagu Baekhyun
"Ya! Xi Luhan! Jangan berbuat aneh- aneh terhadapku apalagi dihadapan Kyungsoo!" protes Baekhyun
"Jadi, kalau tidak dihadapan Kyungsoo boleh?" goda Luhan lagi
"Aniya! Kyungsoo ayo pergi!" Baekhyun langsung berjalan kearah Kyungsoo dan menarik tangan adiknya itu, Namun Kyungsoo masih terdiam di tempatnya lalu memandang Luhan dengan tatapan O_O nya
"Wow, kau sangat manis Kyungsoo. Apakah kau galak seperti hyungmu?" Luhan bertanya pada Kyungsoo selama Kyungsoo hanya menggeleng sambil masih mempertahankan ekspresi O_O nya yang membuat Luhan gemas. Belum ada yang berani menatap Luhan dengan tatapan seperti itu. "Hey, kenapa menatapku seperti itu?" Luhan makin gemas. Ingat, Badboy hanyalah simulasi. Kau tak tahu sifat aslinya bukan?
"Kyungie! Ayo pergi!" Baekhyun menarik tangan Kyungsoo lagi. Kyungsoo menggeleng
"Baekki hyung, lihatlah namja dihadapanku ini sangat tampan" ucapnya polos masih sambil menatap Luhan dengan tatapan O_O nya
"Kyungie dia nakal!" Baekhyun mengingatkan
"Baekki dia tampan!" Kyungsoo menggertak. Luhan terkekeh selama Baekhyun menatap Luhan jengah.
"Kau adik Baekhyun? Kenapa kalian sangat berbeda? Oh iya kau kelas 1 apa? Ekskul apa yang ingin kau masuki?" tanya Luhan bertubi- tubi
Kyungsoo makin membulatkan matanya sehingga mata itu seolah mau meloncat dari tempatnya.
"Hyungie tampan yang tak Kyungie ketahui namanya, bisakah hyungie bertanya satu persatu? Kyungie tak mengerti" ucapnya. Luhan tertawa renyah dan itu terlihat sangat mempesona bagi Kyungsoo
"Baiklah, aku memperpendek pertanyaanku. Kau akan masuk club apa...
.
.
.
.
.
.
.
Kyungie?"
Mata Kyungsoo lagi- lagi membulat sempurna. Kali ini karena Luhan memanggilnya dengan nama 'Kyungie'
"Hyungie tampan yang tak Kyungie ketahui namanya memanggil Kyungie dengan sebutan Kyungie? Kata eomma dan appa yang memanggil Kyungie seperti itu adalah orang yang menyayangi Kyungie. Apakah Hyungie tampan yang tak Kyungie ketahui namanya menyayangi Kyungie?" Kyungsoo mengganti tatapan mata- bulat- ala- Kyungie- nya dengan tatapan bingung. Sungguh saja, Luhan merasa tergelitik dengan kepolosan Kyungsoo yang berada diatas batas normal untuk namja seumurannya saat ini.
"Aigoo Kyungie kenapa kau memanggilku dengan sebutan Hyungie tampan yang tak kau ketahui namanya? Kan aku sudah menyebutkan bahwa namaku adalah Xi Luhan. Dan aku akan memanggilmu Kyungie!" Luhan mengikuti gaya bicara Kyungsoo
"Xi Luhan? Hmm Hannie hyung!" Kyungsoo memberi Luhan nama panggilan
"Nama yang bagus Kyungie! Hannie dan Kyungie! Anak kita akan bernama HanKyung bila perempuan dan KyungHan bila laki- laki nanti" ucap Luhan asal. Ia mulai tertarik dengan namja mungil luar biasa polos dihadapannya ini
"MWOYA?!" Kyungsoo kembali membulatkan matanya
"Luhan jangan berbicara aneh- aneh padanya! Kyungsoo! Ayo pergi!" Baekhyun benar- benar menarik tangan Kyungsoo.
"Baekki hyung! Kyungie masih ingin berbicara dengan Hannie hyung dulu" ucapnya sambil menahan tangannya
"Kau dengar Baekki? Kyungie masih ingin berbicara dengan Hannie hyung" Luhan tertawa mengejek. "Jadi Kyungie, kau akan bergabung di club apa?" Luhan berpaling ke Kyungsoo
"Club penyayang binatang!" ucap Kyungsoo semangat.
"Bbbenarkah?" Luhan berbinar. Bisa saja Kyungsoo adalah orangnya. Calon pendamping hidupnya untuk selamanya.
"Ne! Hyung anggotanya juga kan? Jadi, nanti kita akan sering bertemu!" ujarnya senang. Luhan pun terlihat sangat senang.
.
.
Bagaikan, ada seekor ikan yang berkeliaran disekitar kailnya
.
.
"Bagaimana perkembangan pertambahan member?" seorang namja tinggi masuk kedalam ruangan bertuliskan 'Animal Hugger Club' dan langsung bertanya pada namja tampan berambut coklat terang
"0% Kris. Menurutku, semua siswa yang mau masuk kesini mengurungkan niatnya karena anggota club ini hanya aku dan Luhan" jawabnya
"Arrggh. Bagaimana ini?! Bagaimana kita bisa lepas dari kutukan memuakkan ini?" namja tinggi yang dipanggil Kris itu duduk disebelah namja berambut coklat terang itu.
Kris menutup matanya lalu tiba- tiba rambut hitamnya berubah menjadi blonde dan ia terlihat sangat tampan sekarang.
"Taukah kau Kris, jika tiba- tiba ada murid yang masuk kedalam lalu melihat penampilanmu seperti ini, Kau bisa mati" ucap namja berambut coklat itu
"Kau juga Suho. Penampilanmu sekarang juga sangat berbeda dengan Suho yang cupu dan berpacaran dengan buku setebal kamus di perpustakaan"
"Itu hanya simulasi Wu Yifan!"
"Aku gurumu Kim Joonmyeon!"
"Itu hanya simulasi kan? Pedulikah aku?" Suho berjalan ke akuarium besar di sudut ruangan lalu tiba- tiba sosoknya berubah menjadi Portuguese Man o'War jellyfish dan meloncat kedalam akuarium besar itu. Kris memutar bola matanya malas
"Seenaknya dia masuk kedalam akuariumnya. Coba saja dia tidak punya kekuatan menyengat sebesar itu, aku pasti langsung meremasnya sampai dia mati" ucap Kris
.
.
TOK TOK TOK
.
.
Pintu diketuk dan muncul sebuah kepala disana
"Kris" ucap suara itu
"Hannie hyung? Kris itu siapa?" sebuah suara membalas. Itu bukan suara Kris. Merasa malas dengan 'orang baru', Kris segera merubah postur tingginya menjadi sebuah Bald Eagle yang cukup besar lalu bertengger di kayunya.
"Oh, dia Yifan sonsae. Jika didalam club, aku dan Suho memanggilnya Kris"
"Bukankah itu tidak sopan?"
"Dia yang meminta. Jika kau bergabung dengan club kami kau juga akan memanggilnya seperti itu. Ayo masuk"
Akhirnya nampak dua kepala beserta tubuh yang menopangnya masuk kedalam ruangan itu.
"Woaaa banyak bina- ADA ELANGG?! BESAR SEKALI ELANGNYAA HUAAA KYUNGIE TAKUTTT!" Kyungsoo malah bersembunyi dibalik tubuh Luhan. Luhan tersenyum kecil sambil menggelengkan kepalanya
"Tak usah takut Kyungie. Semua hewan disini sudah jinak. Tenang saja dia tak akan memakanmu dalam sosok seorang elang" Luhan membalikkan tubuhnya dan melihat Kyungsoo yang sedang menutup matanya dengan lengannya. Luhan menarik tangan Kyungsoo yang menutupi matanya lalu berganti menutupi mata Kyungsoo dengan kedua tangannya. "Apa kau tahu bahwa Suho dan Kris sangat suka bermain petak umpet" ucap Luhan. Kyungsoo menggeleng pelan dengan mata yang tertutup oleh tangan Luhan. "Baiklah. Aku akan menyuruh mereka keluar sekarang. Keluarlah" ucap Luhan. Tak lama setelah itu terdengar suara percikan air dan gesekan ranting pohon dan kepakan sayap.
"Hannie hyung? Apa elangnya terbang?" tanya Kyungsoo masih dengan mata tertutup.
"Ssstt diamlah" Luhan melepaskan tangannya. Terlihat Kris dan Suho yang sudah berdiri dihadapannya. Mata Kyungsoo membulat melihat kedua manusia tampan tersebut. Bukan karena ketampanan mereka, tapi karena penampilan mereka yang sangat keren.
"Annyeong, naneun Do Kyungsoo imnida. Apakah kalian mengijinkan Kyungie untuk bergabung dalam club ini?"
Kyungsoo masih mengingat jelas rambut hitam legam Kris saat guru itu mengantarkannya ke kelas. Juga rambut hitam dan rapi Suho disaat Baekhyun menunjukkan sosok Suho kepadanya. Namun yang ia lihat sekarang, guru tampannya itu terlihat sedikit berantakan dan rambutnya bermodel blonde tipis. Selama itu, Suho tak menggunakan kacamata tebalnya dan juga dua kancing teratasnya dibiarkan terbuka dan dasinya tak melingkar sempurna di lehernya. Bajunya tidak dimasukkan seperti tadi di perpustakaan, Rambutnya berwarna coklat terang. Kyungsoo sedikit berjinjit untuk memegang rambut Kris yang jauh lebih tinggi darinya lalu menatap Suho dalam dan mendekati wajahnya untuk mencari dimana kacamata tebal yang tadi ada didepan mata namja berwajah angelic itu
"Sonsae ini Sonsae menyeramkan yang tadi membantu Kyungie kan? Dan hyung itu hyung yang sangat cupu dan jelek tadi diperpustakaan kan?" ucap Kyungsoo polos. Suho dan Kris hanya bisa sweatdropped sementara Luhan terkikik kecil dibelakang Kyungsoo. Kyungsoo membalikkan badannya dan disana sudah ada Luhan dengan rambut berwarna oranye kemerahan dan gigi taringnya yang sedikit lebih besar dari sebelumnya. "Hannie hyung?!" Kyungsoo menutup mulutnya dengan kedua tangannya dan matanya membulat kaget melihat penampilan Luhan yang sudah berubah.
"Tak usah takut Kyungie-ya" Luhan berjalan mendekati Kyungsoo dengan smirknya selama Kyungsoo berjalan mundur menjauhi Luhan
.
GREP
.
Seseorang memeluk perut Kyungsoo. Ternyata itu adalah Suho yang berdiri dibelakang Kyungsoo. Suho memegang lengan Kyungsoo dan menyisakan sebuah jejak disana seperji bekas err- sengatan?
"Panggil saja aku Myunnie Kyungie" bisik Suho. "Dan tanda itu, adalah tanda perkenalan kita arraseo?" bisiknya lagi namun kali ini di daerah leher Kyungsoo dan sedikit lebih sensual. Kyungsoo menutup matanya erat sambil menggigit bibir bawahnya lalu mengangguk
"Arraseo Myunnie hyuung" jawabnya takut. Tanpa ia sadari, Luhan sudah berada di depannya dan memiringkan kepalanya di daerah leher satunya yang tidak didekati Suho. Luhan menggigit leher putih Kyungsoo hingga leher itu mengeluarkan sedikit darah lalu Luhan juga berbisik di telinga Kyungsoo
"Itu tanda perkenalan dariku. Kyungie-yaa" bisiknya. Kyungsoo lagi- lagi hanya mengangguk menurut. Kris pun bergerak cepat menggenggam tangan mungil Kyungsoo sampai- sampai tertinggal tiga goresan kecil di punggung tangan Kyungsoo
"Kalau yang ini dariku" Kris mengangkat tangan Kyungsoo lalu mengecup punggung tangan namja polos itu. Kyungsoo membulatkan matanya yang sudah bulat melihat Kris yang mencium punggung tangannya. Mata Kris bertemu dengan tatapan polos Kyungsoo. Kris tersenyum namun tatapan tajam ala elangnya tak hilang dari wajahnya. "Selamat datang di animal hugger club!" Kris berbicara sebelum akhirnya Luhan, Suho dan Kris sendiri memberi etpelukan hangat selamat datang pada Kyungsoo.
Mereka bertiga melepas pelukannya pada Kyungsoo. Setelah itu dapat terlihat jelas Kyungsoo yang menangis
"Eehh? Kenapa kau menangis?!" pekik Suho bingung
"Hikkss Kyungie tak bisa bernafass hikss"
Suho, Luhan dan Kris bernafas lega mengetahui namja mungil anggota baru mereka ini menangis hanya karena alasan yang biasa.
"Tenanglah Kyungie. Kau sudah bisa bernafas kan sekarang?" Luhan menepuk- nepuk punggung Kyungsoo pelan. Kyungsoo mengangguk namun masih menangis dan kedua tangannya berusaha menghapus sisa- sisa air matanya. "Kenapa masih menangis?" tanya Luhan bingung
"Kyungie senang punya teman baru" ucapnya pelan yang terdengar sedikit gugup. Luhan hanya tersenyum lembut lalu memeluk namja mungil dihadapannya itu. Kepalanya ia miringkan sedikit sebelum sesuatu yang tajam dan basah menembus kulit Kyungsoo hingga kulitnya mengeluarkan tangisan berwarna merah pekat dan kental. Darah. Luhan segera menjilat bersih darah merah segar milik Kyungsoo. Selama itu Kyungsoo membelalakkan matanya saat merasakan Luhan menggigitnta (lagi). Ia meraba daerah lehernya yang baru saja digigit oleh Luhan. Namun tak ada bekas luka ataupun perih disana. "Bagaimana Hannie hyung melakukannya?" tanya Kyungsoo polos
"Dengan cinta!" ucap Luhan. Maksudnya adalah untuk membuat namja mungil bermarga Do di hadapannya tertunduk malu dengan pipi merona. Namun tak seperti yang Luhan inginkan, Kyungsoo justru memiringkan kepalanya imut
"Apa maksud Hannie hyung? Kyungie tak mengerti" itulah reaksi yang Kyungsoo berikan. Tawa keras dari bibir Suho dan Kris pun pecah seketika mendengarnya.
Ayolah Luhan, Apa kau lupa seberap polosnya Do Kyungsoo ini?
"Eh iya, dimana burung elang besar yang tadi ada di pojok situ? Apa Kyungie salah lihat tadi?"
.
.
.
"Channie aku takut. Tadi Kyungsoo pergi bersama Luhan ke ruangan Animal Hugger Club" Baekhyun terlihat mengaduk- aduk milkshakenya gelisah
"Lagipula kau bodoh. Siapa suruh membiarkan anak sepolos Kyungsoo bersama dengan manusia senista Luhan" cibir Jongdae
"Aku tak berbicara denganmu wajah kotak"
"Hey! Yang boleh memanggilku seperti itu hanya Yungie!"
"Yungie itu adikku"
"Adikmu Kyungie bukan Yungie" Jongdae memeletkan lidahnya selama Baekhyun memutar bola matanya
"Sudahlah tak usah bertengkar. Jadi, kau mau menyusul Kyungsoo ke ruangan club penyayang binatang?" tanya Chanyeol. Baekhyun mengendikkan bahunya
"Cih tak punya pendirian" Jongdae menyindir lagi
"DIAM KAU KIM JONGDAE!" Baekhyun frustasi. Baginya tak ada hari tanpa bertengkar dengan sahabatnya yang berwajah seperti lemari baju (menurut Baekhyun) itu.
"BAGAIMANA JIKA AKU TAK BISA DO BAEKHYUN?" jawab Jongdae lagi
"Aish kalian berdua ini. Tak bisakah kalian akur sehari saja?" Chanyeol ikut frustasi
"TIDAK!"
"Kekasihmu itu gila Chan. Carilah kekasih baru"
"Ya Kim Jongdae!"
.
.
.
"Kau tahu Kyung? Aku jengah dengan kedua bocah itu. Entah kenapa aku yang tampan harus terjebak di kutukan konyol bersama dua manusia aneh itu" ucap Kris sambil memberi makan seekor ragdoll cat selama Kyungsoo mengelus- elus bulu halus kucing itu
"Jika Kris jengah dengan Hannie dan Myunnie hyung, Kris tidak usah bermain dengan mereka. Biasanya, jika Kyungie sedang bosan bermain Kyungie menendang mainan milik Kyungie. Jadi Kris tendang saja Hannie dan Myunnie hyung. Oh iya, Kris juga manusia yang aneh. Kris sangat tampan saat menjadi manusia tapi Kris bisa berubah menjadi elang yang menyeramkan. Hiii" Kyungsoo mengangkat kedua bahunya dan memasang ekspresi geli bercampur takut yang terlihat lucu di mata Kris
"Jadi menurutmu, aku harus menendang mereka berdua?" Kris menyeringai kecil sambil melirik Luhan yang sedang membersihkan kandang ular(nya) dan Suho yang memberi makan ikan- ikan (temannya).
"Benar sekali!" Kyungsoo menjentikkan jarinya. "Eh, tapi kasihan Hannie dan Myunnie hyung" Kyungsoo menopang dagunya dengan tangannya seolah- olah berpikir keras
"Jadi menurut Kyungie, apa Kris harus menendang Hannie dan Myunnie?" Kris mendekatkan wajahnya dengan Kyungsoo bahkan sampai hidung mereka bertemu. Kyungsoo memundurkan wajahnya yang tanpa ia sadari sudah menghangat karena jarak wajahnya dan Kris yang sangat dekat.
"Kris jangan berkata yang aneh- aneh pada Kyungsoo!" teriak Luhan sambil menatap Kris tajam
"Ne ne arraseo" Kris memutar bola matanya malas. "Kyungsoo, bisa kau kembalikan kucing ini ke kandangnya? Aku harus mengambil hamster lalu kita akan memandikannya bersama. Kau tahu cara memandikan hamster?" tanya Kris sambil menyerahkan ragdoll cat gemuk itu ke gendongan Kyungsoo. Kyungsoo menggeleng dengan tatapan memelas sambil menggendong kucing itu. Ia benar- benar terlihat seperti anak hilang sekarang.
"Kyungie hanya memelihara ikan hias di akuarium dan Kyungie tak pernah memandikan ikan. Apalagi hamster" ucapnya polos
"Baiklah akan kuajarkan" Kris menyiapkan peralatan mandi hamster dan Kyungsoo memutuskan melihat Suho yang bermain dengan ikan- ikannya selama menunggu Kris.
.
"Eh Kyungsoo?" ucap Suho kaget karena tiba- tiba Kyungsoo menyempilkan badan mungilnya diantara tubuh Suho dan akuarium besar didepannya. Suho mundur satu langkah dan Kyungsoo berdiri sambil megetuk- ngetukkan jari telunjuknya di kaca akuarium. "Apa yang kau lakukan?" tanya Suho
"Ssstt Kyungie sedang berbicara dengan ikan" balas Kyungsoo polos. Suho terkekeh. Sebuah ide jahil terlintas di pikirannya
"Hey Kyungie" Suho berbisik seolah- olah menjadi ikan. Mata Kyungsoo membulat. Ia menempelkan telinganya di akuarium yang tingginya hampir menyamai tubuhnya itu
"Hey ikan" bisik Kyungsoo
"Kau tahu, Myunnie hyung sangat tampan bukan?" bisik Suho lagi. Kyungsoo tiba- tiba menjauhkan telinganya yang menempel di akuarium lalu menatap Suho intens
"Myunnie hyung, ikan itu menyukai Myunnie hyung" ucap Kyungspp dengan tatapan datarnya sambil menunjuk akuarium itu
"Aku tahu. Bahkan saat Myunnie hyung berubah menjadi ubur- ubur, ikan itu adalah yeojachingu Myunnie hyung" goda Suho. Kyungsoo membulatkan matanya
"Myunnie hyung berpacaran dengan ikan?!" pekik Kyungsoo dengan mata bulatnya dan kedua tangannya menangkup pipinya sendiri. Suho menggeleng
"Tidak lagi, Myunnie hyung memutuskannya semenjak Myunnie hyung melihat Kyungie" Suho mencubit hidung Kyungsoo gemas. Kyungsoo memegang hidungnya lalu menatap Suho aneh
"M-myunnie hyung?" panggil Kyungsoo
"Ne?"
"Kyungie bukan ikan loh"
.
.
.
TBC
Gakuat nulisnya. Bayangin Kyungsoo ituloh..
asdfghjkl banget-_-
RnR? ^_~
