Author : ThehunMagnaeKedjeh
Title : What Is Love
Main Cast : Sehun, Luhan dan KAI (HUNHANKAI)
Support Cast : Cast yang nyempil-nyempil(?)
Lenght : Berseason-season/? Sepanjang cintaku padamu(?) v^^
Summary : apa itu cinta?|summary gak sesuai sama isi/? |HUNHAN, KAIHAN is here!| YAOI fanfic, Boy X Boy, BL, de el el
Genre : comedy (?), romance (?)
Rate : PG 14 - T
Warning! : YAOI (boy x boy), Boys Love, Candaan garing, tak masuk akal, typo bertebaran, bilkin mual, OOC, DON'T LIKE DON'T READ, en de el el
Disclaimer : cast seutuhnya hanya milik Tuhan dan keluarga mereka masing-masing, tapi luhan(?) dan cerita seutuhnya milik Thehun semata #asek asek joss/?
Anyeooonnggg~~~~ thehun di author sarap datang lagi dengan What Is Love *jeng... jeng... jeng...*-backsound(?)- ini gua apdet secepatnya buat permintaan maaf gua buat yang chapter 1 yang kebanyakan typo dan bikin para readers mual(?) okeh daripada gua kebanyakan bacot mending baca aja sekaidot(?) –CCAnya ntar dibawah-
.
.
'kau masih sama seperti saat itu... dasar ceroboh..'
.
.
.
...::::::::::... WHAT IS LOVE ...::::::::::...
.
.
.
.
.
.
ThehunMagnaeKedjeh PRESENT~~~
.
.
.
.
.
.
HUNHAN YAOI FANFICTION
.
.
.
.
.
.
DON'T LIKE DON'T READ
.
.
.
.
.
.
I TOLD YOU BEFORE
.
.
.
.
.
.
WHAT IS LOVE
.
.
.
.
.
.
CHAPTER 2
.
.
.
Ruangan itu masih terasa sepi, di hiasi oleh beberapa tirai berwarna biru yang menutupi beberapa jendela di sana. Terlihat seorang namja yang sedang tertidur pulas dan di temani oleh seorang namja yang lainnya. Mungkin karena kecapean, namja yang menunggu jadi tertidur di atas kursih yang berada tak jauh dari ranjang rawat di sana.
"se..sehun?" namja yang baru bangun itu kaget dengan keadaan namja yang satunya yang sedang tertidur pulas sambil memegangi tangan kananya. Namja yang baru bangun itu bernama luhan dan namja yang masih tertidur itu bernama sehun.
Mata luhan tak lepas dari wajah sehun yang sedang tertidur pulas, kata katanya tadi masih terngiang di kepalanya 'tunggu sebentar, aku akan membawamu ke ruang kesehatan...' kata kata sehun tadi pagi terdengar sangat manly di depan luhan. Sebenarnya ia masih ingin berlama-lama di sana, tapi ia tak ingin ketinggalan pelajaran nantinya. Jadi ia segera membangunkan sehun.
"yak... sehun.. irona..irona.." kata luhan sambil mengguncang tubuh sehun agar ia bangun.
"hmmm..." sehunpun mengerjap-ngerjapkan matanya, membiasakan sinar matahari masuk ke matanya, setelah seluruh nyawanya terkumpul ia segera bangun dari tidurnya.
"luhan... kau sudah sehat, eoh?" tanya sehun ke luhan, mengingat kondisinya tadi sangat kesakitan.
"hmm.. ne.. berkat kau, aku sudah sehat.. gomawo sehun-ah ^^" kata luhan berterima kasih ke sehun.
"ne.. sama-sama.. ^^ " jawab sehun sambil tersenyum pada luhan, luhan yang sudah pernah melihat kejadin langka tersebut, hanya membalas senyum sehun.
"eoh... sehun, sepertinya kita harus kembali ke kelas... sebentar lagi pelajaran dimulai..." tanya luhan pada sehun.
"woah..jinja? kalau begitu kajja.." ajak sehun ramah pada luhan. Tak ada lagi sehun yang datar saat itu, yang ada hanya sehun yang sedang tersenyum.
"ne kajja..." jawab luhan lalu segera turun dari ranjang rawat dan berjalan berdampingan dengan sehun, dan tanpa mereka berdua sadari, mereka keluar sambil bergandengan tangan.
'aku akan mengubahmu, yang tadinya kesepian dan dingin menjadi orang yang ceria dan hangat pada semua orang'
...::::::::::... WHAT IS LOVE ...::::::::::...
Fyuuhhh...
Angin bertiup pelan menerbangkan helaian daun maple, seakan ikut menyemarakkan aroma musim semi tahun ini. Sehelai daun lagi-lagi jatuh dan terbang di langit cerah. Menari-nari di udara hingga akhirnya mendarat di atas kepala sehun yang tertidur bersama luhan di bawah pohon tersebut.
"PERHATIAN! PENGUMUMAN HASIL LOMBA LARI KELAS B-2 AKAN SEGERA DI UMUMKAN! JADI HARAP KEPADA SELURUH PESERTA LOMBA AGAR BERKUMPUL DI LAPANGAN SEKARANG JUGA! SAYA ULANGI-" alun-alun suara speaker dari dalam sekolah tiba-tiba membangunkan luhan dari tidurnya. Luhan yang kaget dengan pengumuman itu segera membangunkan sehun yang masih tertidur dengan santainya di bawah pohon maple.
"ya! Sehun... irona...irona... ayo bangun! juara lomba akan segera di umumkan!" teriak luhan sambil mengguncang-guncangkan tubuh sehun yang masih tertidur berniat membangunkannya dari tidurnya.
"hoammm... " karena merasa tidurnya terganggu, sehunpun segera bangun sambil menguap dengan lebar tanda ia masih mengantuk.
"waeyo? Untuk apa kau membangunkanku?" tanya sehun ke orang yang telah mengganggu tidur siangnya.
"kelas B-2 di suruh berkumpul di lapangan... jadi ayo cepat bangun!" jelas luhan sambil menarik-narik tangan sehun agar segera berdiri dari tempat duduknya, dan yang di tarik hanya bisa pasrah sambil mengikuti ke mana luhan akan pergi.
(skip time di lapangan
"assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh...(?) "kata salah satu guru/? di sana Kim Joon Myun atau lebih akrab di panggil Suho.
"waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh...(?)" jawab seluruh siswa
"di mohon kepada seluruh siswa agar tidak ribut saat pembacaan peringkat..." kata pak suho/?
"saya ingin memberitahukan kepada seluruh siswa bahwa peringkat ini di nilai secara adil tanpa melakukan kecurangan sedikitpun, jadi saya harap seluruh siswa dapat menerima dengan lapang dada jika anda berada di posisi terbawah dan bla.. bla.. ba.." ceramah/? pak suho panjang, seluruh siswa hanya bisa menatap suho malas.
"jadi langsung saja saya bacakan peringkat nya... peringkat 1..."
"Park Chanyeol... peringkat 2... Kim Jong In... peringkat 3... Kris...(skip) peringkat terakhir... Oh Sehun... saya harap anak-anakku sekalian menerima atas kekalahannya, namanya juga perlombaan... wabillahitaufik walhidayah... wassalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh..." kata pak suho membacakan peringkat lalu menutupnya dengan salam/? dan di jawab oleh seluruh siswa di sana.
.
.
Setelah pengumuman berakhir terdengar terlihat beberapa orang mulai menatap sehun dengan tatapan tak suka, dan mulailah terdengar berita yang tak enak...
.
.
"psstt...lagi-lagi dia yang berada di posisi terakhir... dasar namja pabbo"
"siapa? Sehun? Memang dia orang yang memalukan... tak seperti chanyeol selalu menjadi juara di setiap perlombaan terlebih dia juga keren.."
"aku tak habis pikir... kenapa chanyeol mau menjadi teman orang itu?"
"mungkin sehun memohon sampai berlutut di depan chanyeol hanya untuk menjadi temannya..."
"aku tak habis pikir... kenapa luhan juga terlihat akrab dengan orang pabbo itu"
"siapa? Si anak baru itu? Mungkin dia sudah di hipnotis oleh orang itu... hahahaha..."
Luhan yang mendengar berita tersebut mulai emosi, segera ia menghampiri orang tersebut...
"YAA! SIAPA YANG KAU MAKSUD DENGAN NAMJA PABBO, HAH?" bentak luhan tiba-tiba di hadapan orang itu sambil sedikit mendorongnya pelan
"Y...YA! ADA APA DENGAN MU HAH? BERANINYA KAU MEMBENTAKKU?" kata orang itu sambil mendorong luhan sedikit keras.
"SIAPA YANG KAU MAKSUD DENGAN 'NAMJA PABBO' DAN SIAPA YANG DIHIPNOTIS!" bentak luhan sambil mendorong orang itu tak kalah keras.
"HAH? APA KAU BENAR-BENAR INGIN TAU SIAPA ORANG ITU HAH?-" tanya orang itu dengan nada meremehkan, sambil menghentikan kata-katanya sejenak.
"yang saya maksud tuh... DIA *nunjuk sehun* hah... saya heran... kenapa kau sangat akrap dengan orang itu... Hanya kau orang setelah chanyeol yang berani dekat-dekat sama si sehun itu... apa jangan-jangan kalian udah di hipnotis yah? Atau mungkin di pelet? Atau mung-"
PLAKKK
Sebuah tamparan melesat di pipi orang itu sebelum ia menyelesaikan perkataannya.
"yang kau perlu tau... sehun bukan orang yang kayak gitu... ASEKKI-YA!" bentak luhan sambil menekankan kata-kata mutiara(?) yang terakhir ia ucapkan lalu berlari dari kerumunan yang menontonnya sedari tadi.
"lu..luhan... chakkaman..!" teriak sehun lalu segera mengejar luhan yang sudah agak jauh dari sana.
.
.
.
Normal POV
PLAKK
luhan refleks menampar orang itu, lalu barjalan menuju ke dalam kelas. Bisa luhan dengar suara sehun memanggilnya dari sana tapi tak di peduliin sama luhan yang terus berjalan menuju ke kelas.
"dasar namja sinting..." batin luhan kesal.
"ya! luhan... chakkaman... berhenti sebentar!" masih terdengar suara sehun memanggil-manggil luhan dari arah belakang, tapi luhan pura-pura gak dengar dan mempercepat langkahnya menuju kelas.
"YA! LUHAN...! XI LUHAN..! CHAKKAMAN...!" teriak sehun tambah keras memanggil namanya tapi luhan tetap pura-pura gak dengar dan tambah mempercepat langkahnya, tapi kemudian sehun mempercepat langkahnya untuk mengejar luhan yang hampir menghilang dari hadapannya, dan...
GREP
Sehun akhirnya dapat meraih tangan luhan dan otomatis menghentikan langkah kakinya.
"y..ya! lepaskan...!" luhan yang kaget karena sehun tiba-tiba menarik tangannya, refleks berteriak di hadapan namja itu.
"ani... ikut aku sekarang.." kata sehun datar tapi kali ini dengan ekspresi yang menyeramkan menurut luhan.
"k..kemana?" tanya luhan gugup
"gak usah banyak tanya... ikut aja, atau kau mau diseret?" jawab sehun datar sangat datar malah.
"n..ne.." jawab luhan pasrah yang tangannya sudah di tarik-tarik untuk menuju tempat yang akan di tunjukkan oleh sehun.
(skipp time -semenit kemudian-
"kenapa kau membentak orang itu tadi? Untuk apa kau membelaku? Aku tak perlu di bela oleh seorang namja lemah sepertimu.." tanya sehun dengan tampang sangat dingin atau lebih tepat memarahi luhan
"k..kau.. apa kau tak suka aku bela hah? Seharusnya kau berterimakasih kepadaku, tapi ini balasanmu? Hah?" jawab luhan dengan emosi yang masih belum reda.
"iya.. aku tak suka dibela oleh namja lemah sepertimu... sebelum kau datang, hidupku baik-baik saja.. tak seperti sekarang.. kau lebih banyak membawa masalah untukku.. lebih baik kau tak usah dekat-dekat kali denganku..." bentak sehun ke luhan –ada apa dengan anak ini? Author juga bingung/?-
"ohh... jadi itu yang namanya baik-baik saja?" tanya luhan sinis
"apa maksudmu?" jawab sehun sambil mengkerutkan dahinya tanda ia tak megerti maksud ucapan luhan
"maksudku? Apa itu yang dikatakan baik-baik saja? Kau tak punya seorang teman kecuali chanyeol? Apa itu yang namanya baik-baik saja? Kau selalu diremehkan oleh orang-orang? Kau tak bisa di anggap sebagai seoang siswa oleh orang lain? APA ITU NAMANYA BAIK-BAIK SAJA HAH?" teriak luhan dengan amarah yang meluap-luap(?) di depan sehun
"k...kau...-"
PLAAAKK
Sbuah tamparan dari sehun melesat di pipi luhan yang mulus, tak tahu kanapa tangan sehun seperti bergerak sendiri apa ia sudah kerasukan?
"hiks...k..kau..hiks..kenapa?... hiks... jika itu mamumu! Mulai sekarang aku tak akan peduli lagi denganmu OH SEHUN!." bentak luhan di sela isakannya lalu segera berlari menjauhi sehun yang masih berdiri menatap punggung luhan yang perlahan-lahan menghilang dari pandangannya.
.
.
.
'Mianhae... luhan... jeongmal mianhae..."
...::::::::::... WHAT IS LOVE ...::::::::::...
Tap...
Tap...
Tap...
Suara langkah kaki seorang namja di sebuah koidor sekolah terdengar sangat jelas. Langkah kali itu lambat laun terdengar sangat cepat seperti suara oarang yang sedang berlari di sana. Namja itu berlari sambil terisak sampai tiba-tiba ia menabrak seseorang.
Tap...
Tap...
Tap...
BUGHHKKK
"awhh... appo.." ringis seorang namja yang ia tabrak barusan
"ah.. mianhae... aku yang salah.. " tanya sang pelaku a.k.a luhan sambil membungkuk 90 derajat di depan orang itu. Luhan kemudian mengangkat kepalanya bermaksud melihat wajah namja yang ia tabrak barusan
"KAU?!"
.
.
.
.
.
TBC
.
.
CCA (Cuap Cuap Author)
Thehun gak tau pengen bilang apa... pokoknya tengkyuu yah.. udah nyempetin baca ep-ep gak jelas saya.. dan gua mohon maaf kalau masih ada typonya maklum mata gua minus.. okehh ~ sekian.. CHAPTER 3 apdet secepatnya... \^O^/
.
.
repeww yang banyak yah.. yang gak repew gua sumpahin di cium nyai sooman(?) yang repeww gua sumpahin masuk surga ^^ *aminn~~
.
.
