CHAPTER 6: Akhir pencarian para Android
_tap_tap_tap_
Naruto dan Sasuke berlari mendekati para Saiya, di sana terlihat Goten,Trunks dan Gohan sedang menonton Bezita yang sedang bertarung dengan mahluk Nila, pada awalnya para Saiya menyerangnya bersama-sama dengan maksud menjauhkannya dari desa, sekarang mereka lumayan jauh dari desa dan spertinya Bezita menang dalam undiannya.
"Bagaimana Goten" tanya Naruto tanpa melihat Goten karena melihat pertarungan Bezita melawan Android Nila, lalu Goten meliriknya, "tak kusangka, Android itu sekarang jauh lebih kuat" jawab Goten dan kembali mengalihkan pandangannya, "lalu kau biarkan Paman Bezita bertarung sendirian" tanya Naruto mengalihkan pandangannya pada Goten, Goten kembali memandangnya, "tenanglah, Paman Bezita pasti bisa mengatasinya, dan siapa dia" tanya Goten melirik Sasuke karena baru melihatnya, belum sempat Naruto menjawab Sasuke nyeletuk duluan, "Aku calon suami Sakura" ucapnya yang membuat Naruto hampir terjungkal, bagaimana tidak kaget mengingat kedekatan Sasuke dan Sakura terlihat tidak ada sama sekali dari missing-nin perang lalu di penjara, dan sejak kapan mereka merencanakan untuk menikah,dan kenapa lagi dia harus mengatakan hal itu di depan Goten, terlihat Goten hanya mendengus kesal, "hahaha... Dia Sasuke teman terbaikku" ucap Naruto menggaruk belakang kepala yang tidak gatal melihat keadaan yang tidak mengenakan ini.
Terlihat Bezita dan Android Nila sedang berdiri berhadapan, "hm... Kau cukup hebat" ucap mahluk Nila pada Bezita tapi tidak ada tanggapan darinya, "huh... Kau memang membosankan Bezita" ucapnya lagi lalu mulai memasang kuda-kuda lagi, Bezita hanya tersenyum lalu memasang kuda-kuda, tidak lama mereka kembali menyerang, saling pukul dan saling tendang dalam jarak dekat,
Pertarungan terlihat cukup seimbang, saling balas, sampai Bezita berhasil menyikut tengkuk Android itu kebawah, "BRUKH" sebuah kawah tercipta di tempat Android itu terjatuh, "argh..." Gumamnya memegang tengkuknya dan mencoba berdiri dan melihat ke atas, di atas Bezita hanya berdiri menyilangkan tangannya di depan dada, lalu Android itu terbang kembali ke depan Bezita, "hm... Kau ingin serius ya" ucapnya di balas senyuman dari Bezita, tidak lama kemudian pertarungan jarak dekatpun kembali terjadi, sekarang terlihat berbeda dari yang pertama, jauh lebih cepat, bahkan sulit untuk dilihat, hanya sebuah kilatan saja, sampai seseorang dari mereka terpental menabrak bukit terdekat.
_BLAARRH_
Sebuah tabrakan pada bukit disana lalu terlihat Android Nila mengapung memperhatikan tempat lawannya terjatuh, dan terlihat seseorang keluar dari sana mendekatinya, 'BAK,BUK,BAK' terjadi baku hantam terjadi lagi di atas sana, lalu mereka bersama-sama mundur menjauh dan mengarahkan telapak tangannya ke masing-masing lawannya,
"JDUARRH"
Suara tabrakan cahaya terjadi disana, saling adu kekuatan cahaya, tapi tak berlangsung lama cahaya Android mendominasi dan menghantam Bezita dan mementalkannya kesebuah bukit lain.
"Ugh... Apa kau lihat itu Goten, Paman Bezita kalah" teriak Naruto karena melihat para Saiya sama sekali tidak ada pergerakan, "tenang saja Naruto, di lihat dari kekuatan mereka Paman Bezita masih jauh lebih unggul" yang menjawab ternyata Gohan karena terlihat Goten sedang beradu 'Deathglare' dengan Sasuke membuat Naruto 'Sweatdrop'.
_BLAARRR_
Ledakan terjadi di tempat Bezita terjatuh, Bezita melayang naik dengan penampilan berbeda dengan petir menyambar di sekujur tubuhnya, dia sudah masuk dalam mode Saiya 2, Bezita menyeringai.
"Hm... Kau sudah lebih serius ya Bezita, ayo kita lihat sejauh mana kemapuanmu" ucap mahluk Nila langsung melesat untuk meninju, tapi tanganya di tahan oleh tangan kiri Bezita lalu.
_BUAAKH_
Bezita memukul Android itu menggunakan tangan kanannya membuat dia terpental jauh menabrak beberapa pohon disana sampai tumbang, "ough..." rintih mahluk Nila mencoba berdiri dan terlihat Bezita sudah berdiri di depannya sambil tersenyum.
"JDUAAKH"
Tendangan Bezita dilayangkan membuat Android itu terpental ke sebuah tebing yang berada disana, membuat beberapa retakan didinding tebing itu, Android itu menempel di dinding itu sambil meringis kesakitan dan terlihat Bezita berada di depannya, sangat dekat, Bezita terseyum mengarahkan telapak tangan kanannya di depan wajah Android itu membuat mahluk Nila menjerit ketakutan,
_BLAARRH_
Android itu hancur berkeping-keping beserta tebingnya juga, Bezita menyeringai puas.
Jauh bahkan sangat jauh dari tempat itu seorang anak berusia sembilan tahun sedang menghabiskan sebuah apel di atas kepala naga, tapi aktifitasnya harus terhenti karena dia merasakan sesuatu dan berdiri, "ada apa" tanya Naga yang menjadi tempat dia berdiri, "entahlah aku merasakan kekuatan yang sangat besar" ucap anak itu,
Kita kembali lagi ke Konoha tercinta yang sudah hancur setengahnya...
Didalam gedung Hokage yang sudah terlihat seperti rumah sakit, beberapa kasur lipat dijejerkan disana dengan banyak pasien yang terluka disepanjang lorong menuju kantor Hokage, sangat tidak disangka, semuanya terjadi hanya dalam beberapa jam, mereka sedang bersedih, setengah dari desanya telah hilang bahkan orang-orangnya.
"hm... Bagaimana tuan Gohan" tanya Tsunade yang masih menopang dagu dengan kedua punggung tanganya, "kita harus bertindak cepat, tak kusangka hanya dalam waktu tiga hari mereka bisa berubah sepesat itu" jawab Gohan yang memperhatikan beberapa pasien yang berada di kantor Hokage, seperti tidak ada tempat lain saja untuk menaruh mereka, ya untuk Kiba,Hinata,Ino dan Sai berada dalam kantor Hokage, berbeda dengan pasien lainnya.
Di dalam sana sudah ada para Saiya,Rokie 12 dan Ninja-ninja elit lainya yang tidak tau namanya, membuat tempat itu terlihat lebih sempit.
_Tok_tok_tok_
Seseorang mengetuk pintu kantor Hokage membuyarkan setiap aktifitas mereka, "masuk" ucap Tsunade, lalu terbukalah pintu, masuk seorang pria bersurai merah menggendong seseorang,
"Tuan Kazekage, dan siapa itu" tanya Tsunade, Gohan yang melihat langsung kaget, "Uub,Pan dan...Bra" kaget Gohan, untuk Pan dia tidak terlalu kaget tapi untuk Bra dia sempat tidak percaya, "kalian kenapa ada disini" tanya Gohan dengan nada sedikit meninggi, membuat Pan dan Bra langsung bersembunyi dibelakang Gaara.
_FLASH BACK_
Bra merogoh kantongnya, lalu dia mengeluarkan sebuah kapsul dan dilemparkanya kesebuah lapangan, "BLAARR" munculah sebuah balon terbang yang cukup besar, itu adalah hadiah pemberian ibunya di hari ulang tahun tahun lalu tidak disangka sekarang bisa berguna, para penduduk memandang kagum kejadian di depan matanya, bukan karena balonnya tapi cara munculnya,
"Baiklah, cepat semuanya naik, dan pak kepala desa dimana tempat paling aman di sini" tanya Bra pada penduduk desa yang ada di sana, "hm... Lebih baik kita pergi kedesa suna saja, di sana ada Tuan Kazekage orang terkuat di sana" ucap kepala desa dibalas anggukan dari Bra, "Baiklah, tolong kau tunjukan arahnya" ucapnya lalu mereka semua naik ke balon terbang itu.
Di desa suna terjadi keributan karena ada sebuah benda besar menuju desanya, mendengar hal itu membuat Gaara melihat keluar, benda besar itu mendarat disebuah lapangan yang cukup luas di sana, lalu keluarlah para penduduk didalam sana, setelah memastikan tak ada lagi orang di dalam sana, Bra menekan sebuah tombol, "PRESSH" benda besar itupun berubah menjadi sebuah kapsul, lalu Bra berjalan menuju kepala desa yang terlihat sedang berbicara dengan seorang ninja, saat sudah sampai disana "maaf nona bisakah kau menemui Tuan Kazekage" ucap ninja yang ada disana di balas anggukan dari Bra,
Di kantor Kazekage...
"Begitu ya, jadi teman-temanmu sedang melawan Android itu" tanya Gaara di balas anggukan dari Bra, "ya Tuan Gaara" jawabnya, lalu Gaara berdiri dan memandang keluar jendela, "aku rasa akan ada sedikit kesalah pahaman" gumam Gaara lalu dia melirik Bra lagi, "bisakah kau ikut denganku kesana" tanya Gaara di balas anggukan dari Bra.
_FLASH BACK END_
"Bagaimana Sakura" tanya Gaara pada Sakura yang sedang memeriksa Uub, "dia baik-baik saja, aku rasa penawar racun yang diberikan Kankurou itu sudah cukup, selebihnya hanya menunggu dia siuman saja" jawab Sakura melirik Gaara, "syukurlahlah" jawab Gaara memperhatikan Uub, "lalu mana Kankurou dan Temari" tanya Sakura yang sama sekali tak melihat mereka, "ka Temari terluka parah, jadi ka Kankurou mengantarkannya ke desa Suna" jawab Gaara dibalas anggukan dari Sakura.
"Argh... Benarkah seperti itu" ucap Gohan yang mendengar cerita dari Pan dan Bra, "pantas saja mereka berubah begitu cepat" lanjutnya lagi, "jika itu benar, aku rasa akan jauh lebih sulit untuk mengalahkan mereka mengingat mereka semua berpencar" ucap Tsunade yang juga mendengarkan, "ya, aku rasa akan jauh lebih sulit" ucap Gohan memandang langit-langit, "kekuatannya dua kali lipat, untuk membunuh satu saja pasti merepotkan" ucapnya lagi,
"Baiklah karena sekarang sudah hampir gelap, kalian semua beristirahatlah, besok kita akan mencari mereka" perintah Tsunade di balas anggukan dari semuanya, semua yang ada disana keluar, "ada apa Naruto, pulanglah, mereka berempat akan ada Shizune yang menjaganya" ucap Tsunade yang melihat Naruto tidak bergerak dari sana, padahal Sasuke juga masih disana, Naruto Menggaruk belakang kepalanya yang tidak gatal, "maaf Nenek Tsunade, aku tidur disini saja, apartemenku sudah tidak ada" jawab Naruto di balas anggukan dari Tsunade, "kau bisa pulang kerumahmu Sasuke" ucap Tsunade di balas anggukan dari Sasuke lalu dia keluar, lalu Tsunade berdiri berjalan keluar diikuti oleh Shizune,"beristirahatlah Naruto besok pasti adalah hari yang melelahkan" ucap Tsunade sebelum benar-benar pergi.
Naruto menatap sendu sekelilingnya yang sudah sepi, hanya ada empat pasien yang sedang tertidur, "Huh..." Dia menghela napas, niatnya ingin membeli ramen Paman Teuchi, tapi mereka sudah tak ada, dalam penyerangan tadi siang mereka ikut terledakan, mungkin dia tak akan pernah makan ramen Paman Teuchi lagi,
"Naruto..." Ucap Hinata membuyarkan lamunan Naruto, "eh... Hinata kau belum tidur" tanya Naruto yang langsung duduk di samping tempat Hinata berbaring, Hinata mengangguk, "aku sudah tidur seharian, sekarang aku tidak bisa tidur lagi" ucapnya dan dibalas anggukan oleh Naruto, Naruto menunduk sedih Hinata yang melihatnya jadi tidak tega, lalu dia mengangkat tanganya dan menyentuh pipi Naruto, Naruto terkesiap kaget, "aku percaya Naruto bisa menyelesaikan semua ini lagi" ucap Hinata, lalu Naruto mengambil tangan Hinata dan menggenggamnya dengan kedua tangannya, "ya, itu pasti" jawabnya yang langsung tersenyum lebar, lalu mereka mengobrol yang tidak perlu saya tulis disini.
Keesokan harinya...
Pencarian pun dilakukan, mereka di beri perintah masing-masing untuk berpencar, "entah seberapa kuat lawan kalian, aku harap jika menemukan mereka beritau yang lainnya agar mereka bisa membantu, dan aku sudah memberi tau empat negara besar lainya untuk membantu" ucap Tsunade di balas anggukan dari semua personil, Naruto pergi dengan Goten, Sasuke pergi dengan Trunks, Kakashi dengan Gohan, tadinya mau Guy tapi dia terlalu cerewet akhirnya Bezita dengan Yamato, Guy dengan Rock Lee, Sakura dengan Pan, Tenten dengan Bra dan Uub, Shikamaru dengan Chouzi, dan beberapa Ninja lainnya yang tidak tau namanya, mereka pergi ke arah yang berbeda, dan untuk Gaara kembali ke Suna untuk melakukan hal yang sama, sedangkan Shino walaupun sudah sehat dia tidak di perbolehkan untuk ikut.
Pencarian pun dimulai...
Trunks yang menggendong Sasuke melesat terbang ke sebuah tempat, "pergi kesana" tunjuk Sasuke pada sebuah desa, "untuk apa" jawab Trunks tapi dia tetap turun kesana, lalu Sasuke dan Trunks berjalan kesalah satu Restoran disana, "KREET" pintu Restoran terbuka lalu Sasuke dan Trunks berjalan ke sebuah meja yang terlihat dua orang pengunjung sedang makan di sana, yang satu perempuan dan satunya laki-laki
"Untuk apa kau kesini" ucap seorang gadis membuat si laki-laki kaget dan menengok ke belakang, "Sasuke, kau sudah bebas" ucap si pria yang ternyata Suigetsu, "hn, aku ingin kita mencari android" ucap Sasuke to the point, "huh... Jika kau ada maunya kau mencariku" ucap si gadis ketus yang ternyata dia adalah Karin, "hn, sejak kapan kalian berdua berkencan" ucap Sasuke tidak nyambung yang membuat Karin dan Suigetsu saling membuang muka.
_Tap_tap_tap_
"Aku tak percaya aku akan mengikutinya lagi" ucap Karin yang frustasi, lagi-lagi dia harus ikut Sasuke walau dia suka tapi alasannya selalu tidak dia suka, mereka berempat pergi dengan melompat-lompat pohon karna tidak mungkin Trunks membawa mereka bertiga terbang, bisa sih terbang tapi sedikit dengan cara tidak elit.
_Tap_
Mereka berhenti pada sebuah tempat, di depannya terdapat sebuah gua yang cukup besar, "apa kau yakin dia didalam sana" tanya Trunks, "kau tidak mempercayaiku" bentak Karin karena ada yang meragukan ketepatannya, "entahlah, aku sama sekali tak merasakan ada kekuatan di dalam sana" ucap Trunks lalu dia mengarahkan kedua telapak tangannya pada mulut gua,
"BLAARRR"
Sebuah ledakan dasyat terjadi disana, membuat gua disana menjadi rata, terlihat sesosok mahluk di atas sedang melayang menatapnya benci, "ma..mahluk apa itu" tanya Suigetsu melihat mahluk berwarna Kuning melayang di atas, "sial, aku sama sekali tak merasakan kekuatanya" ucap Trunks tak percaya padahal Android itu jelas-jelas ada di depannya.
Kita lihat yang lainnya...
Naruto memperhatikan ke bawah, melihat apa ada Android, sampailah dia di sebuah padang bunga, dan dia menemukan yang dia cari-cari, Naruto dan Goten turun kesana, tepatnya turun di belakang Android yang sedang menghirup aroma bunga sambil berjongkok, Android yang nyaris Sempurna, dengan otot yang sudah terlihat bak Brolly, dan dia adalah Android Biru.
"Ehm... Naruto, Goten kalian sudah menemukanku" ucap Android itu tanpa mengalihkan pandangannya dari bunga-bunga di depannya, "tentu... Dan aku akan membunuhmu" jawab Naruto yang sudah tidak aneh Android itu tau namanya, tapi kalau Goten namanya sudah pasti terdaftar dari calon korban para Android itu, lalu Android Biru pun berdiri dan berbalik menatap Goten dan Naruto, "Ehm... Untuk Naruto aku tidak akan membuatmu terbunuh karena seseorang walau aku tau kau yang membunuh Jingga dan Merah, tapi untuk Goten aku harus membunuhmu karena untuk itulah aku diciptakan" ucap Android itu menjelaskan di balas tatapan tak mengerti dari Naruto, "apa maksudmu berkata seperti itu" teriak Naruto yang merasa dirinya sudah disisihkan dalam pertarungan, tapi Android itu hanya tersenyum manis yang membuat Naruto dan Goten ngeri melihatnya, bagaimana tidak, walau wujudnya yang aneh tapi dia bisa menunjukan senyum seperti itu.
Naruto dan Goten mulai bersiap-siap tapi itu terhenti saat Android Biru meminta sesuatu, "ehm...maaf aku tidak mau bertarung disini, aku tidak mau merusak tempat kesukaanku dan temanku ini" ucapnya, Naruto dan Goten hanya saling pandang tak mengerti, "baiklah, lalu kau maunya dimana" tanya Goten pada Android itu, "ehm... Baiklah ikuti aku" jawab Android itu terbang di ikuti Naruto dan Goten,
Kita kembali ke Sasuke dan Trunks...
Android Kuning turun menapak ketanah bekas reruntuhan gua yang ada di sana, "aku tak percaya kalian dapat menemukanku, padahal kekuatanku tidak dapat terdeteksi" ucap Android Kuning itu, "hahaha... Kau jangan meragukanku mahluk Kuning" ucap Karin yang dibalas dengusan kesal dari Android itu, "hmm... Di lihat dari kii kalian, kalian tidak ada apa-apanya bila melawanku" ucap Android bangga,
"Kita lihat saja nanti" ucap Trunks langsung berubah kemode Saiya 2, karena dia rasa percuma jika memakai mode Saiya satu, toh ayahnya juga kalah melawan yang lebih lemah, Suigetsu dan Karin memandang kagum perubahan Trunks, saat Trunks merubah dirinya menjadi lebih kuat dia nampak lebih keren dengan rambut kuning dan petir menyambar di sekelilingnya berbeda dengan Sasuke yang malah jadi jelek (di Chidori Sasuke),
Android Kuning hanya tersenyum, dia sudah memprediksi perubahan kekuatan seorang Saiya, lalu dia memasang kuda-kuda tapi sebelumnya melirik Sasuke, menatap mata Sasuke yang sudah menjadi sharingan,
"Bodoh" ucap Sasuke yang seketika Android kuning ambruk menahan tubuhnya dengan dua tangannya, keringat dingin mengalir di sekujur tubuhnya, ya dia terperangkap genjutsu milik Sasuke, Trunks tidak mengerti dan langsung kembali ke mode biasa, "ada apa dengannya" tanya Trunks memperhatikan Android Kuning yang terlihat aneh, "dia terperangkap genjutsu Sasuke, aku melihat cakramu sangat kuat tapi hal seperti ini saja kau tak tau" jawab Karin yang masih tidak percaya kalau Trunks adalah seorang Alien, "aku kan sudah memberitahumu kalau aku bukan berasal dari sini" ucap Trunks lalu melirik Sasuke, "lalu apa yang akan kau lakukan" tanyanya pada Sasuke, Sasuke membalas lirikannya, "tentu saja bunuh dia" ucapnya lalu dia berjalan menuju Android Kuning berada, mengeluarkan kusanagi nya dan mengalirkan Chidori pada kusanaginya lalu mengayunkannya kearah leher Android Kuning sekencang-kencangnya.
_BLAAARRH_
Ledakan dasyat terjadi disana membuat Trunks,Suigetsu dan Karin kagum, tapi tidak untuk Sasuke, dia kecewa karena ternyata kusanaginya tidak mengenai target, saat debu mulai menipis tampaklah Android Kuning berdiri beberapa meter di depannya, dia tersenyum, "cukup sulit keluar dari sana, tapi aku dapat mengatasinya" ucapnya bangga, Trunks dan Suigetsu sedikit kaget karena ternyata serangan tadi tidak mengenainya.
"Aku sudah tau tentang sharingan, aku hanya ingin mencobanya saja" ejek Android itu membuat Sasuke mendengus kesal, "baiklah, apa kalian sudah siap, aku sudah tiga hari tidak bergerak di dalam sana, aku harap kalian tidak mengecewakanku" ucap Android sambil meregangkan tubuhnya, lalu menyeringai dan mengatakan "Mulai".
_BUAAKKH_
Pukulan cepat, bahkan sangat cepat membuat Sasuke terpental menabrak beberapa pohon hingga tumbang,membuat Suigetsu dan Karin mematung, Trunks yang melihat langsung berubah lagi ke mode Saiya 2 dan melesat maju, pertarungan jarak dekat pun terjadi, tapi mereka masih bertarung di atas tanah, namun tak lama,
_BUAKH_
Sebuah pukulan telak berhasil Android Kuning layangkan pada Trunks membuatnya terpental menabrak sebuah batu besar, android itu puas sesaat sebelum sebuah dorongan listrik di punggungnya mementalkannya beberapa puluh meter sampai menabrak sebuah pohon, "ough..." Rintihnya yang merasakan kesemutan di sekujur tubuhnya. lalu dia mencoba berdiri dan melihat Sasuke berlari kearahnya dengan membawa chidori,
_BLAARRH_
Pohon disana pun tumbang karena serangan chidori dari Sasuke, "hmm" mahluk kuning yang ada jauh diatasnya menyeringai dan mengarahkan telapak tangannya ke arah Sasuke,
_JDUAARR_JDAARR_JDEERR_
Puluhan cahaya tercipta dari telapak tangan Android Kuning menghantam tanah tempat Sasuke berpijak, dengan cepat Sasuke menghindarinya,
_BUAAAKH_
Sikutan Trunks mengenai tengkuk Android Kuning membuat dia terpental kebawah, belum sempat dia menghilangkan keterkejutannya terlihat Sasuke melompat dengan mode joutai membawa Chidori ke hadapannya,
_BLAARRH_
Android Kuning pun terhempas cukup jauh dan jatuh di sebuah tempat, "ough... Sial aku lengah" ucap Android itu lalu dia menatap langit tempat Trunks melayang,
biarkan mereka bertiga beristirahat dulu, kita pindah dulu ketempat lain...
_tap_tap_tap_
Android Biru,Goten dan Naruto berhenti di tengah-tengah padang pasir, "di sini tempatnya ya" tanya Naruto memperhatikan sekelilingnya, sejauh mata memandang yang terlihat hanya sebuah pasir, "ehm... ya" jawab Android Biru lalu menatap Naruto dan Goten serius, "aku sudah di ciptakan untuk membunuh para Saiya, ada empat nama di kepalaku yaitu Bezita,Gohan,Trunks dan Kau" ucapnya di balas anggukan dari Goten, "dan jika aku menemukan salah satunya terlihat di depan mataku, aku di haruskan untuk membunuhnya" lanjutnya lagi sekarang Goten tersenyum, "jadi kau sebenarnya tak ingin membunuh kami..." ucap Goten dan terlihat Android Biru tersenyum, "jika kau menolak membunuh kami, sebuah sel otakmu akan rusak dan di gantikan oleh sel baru, walau dengan tubuh yang sama tapi dengan pikiran yang berbeda" lanjut Goten di balas senyuman puas dari Android Biru, "tepat, walau aku tidak membunuhmu tubuh ini akan tetap membunuhmu, dan aku harap kalian tidak mengecewakanku" ucap Android Biru memasang kuda-kuda, 'ini seperti sedang melawan edo tensei saja' pikir Naruto lalu masuk dalam mode bijju dan menyiapkan kuda-kudanya, sedangkan Goten berubah ke mode Saiya 2.
_bak_buk_bak_
Android dan Goten saling pukul jarak dekat dengan cepat, sedangkan Naruto membuat dua klon dan menciptakan sebuah rasengan, setelah rasengan tercipta dua klon Naruto berlari memutar ke arah belakang Android dan Naruto asli berada di belakang Goten membawa rasengan, dengan cepat klon Naruto menghentikan gerakan Android, Android kaget lalu menatap Goten, Goten terbang naik keatas, mata Android mengikuti kemana Goten terbang melupakan Naruto yang mendekat,
_BLAARRRH_
Android terpental menabrak gunung pasir yang berada disana, lalu dia berdiri memperhatikan perutnya yang terkoyak, dalam seketika koyakan itu menghilang, lalu menatap Naruto dan Goten, "tidak buruk" ucapnya senang, sedangkan Naruto dan Goten sedikit kaget dengan kejadian yang dilihatnya, Android itu bisa menyembuhkan dirinya sendiri dengan cepat.
_Craassh_
Android Biru melesat dengan kecepatan penuh menuju arah Naruto dan Goten, dengan cepat mengepalkan tangan kanannya, _dug_ suara beradu tangan dengan tangan, Goten berhasil membalas tinjuan dari Android Biru, tapi tak berlangsung lama sampai sebuah tangan lainnya menghantam pipi kirinya, _Buakh_ membuat Goten terpental, lalu Android mengalihkan pandangannya pada Naruto yang berjumlah banyak, dengan cepat dia terbang dan mengarahkan telapak tangannya pada para Naruto,
_BLAAARH_
Ledakan dasyat terjadi disana, belum sampai debu menghilang sebuah rasensuriken mendekat kearah Android, dengan cepat dia menangkisnya membuat rasensuriken meledak cukup jauh dari mereka, "hm..." Gumam Android senang menatap Naruto yang mulai terlihat saat debu menipis, lalu dia turun menapak tanah di hadapan Naruto,
"Ehm...Aku rasa Putih sangat tepat memilihmu" ucap Android Biru memperhatikan Naruto, "eh..." Gumam Naruto tidak percaya, "ehm...kau tau Naruto aku juga berharap kau bisa menyelesaikan semua ini" lanjut Android lagi, "hehe... Tentu, aku pasti akan melakukannya" jawab Naruto senang lalu melirik Goten yang baru menapak tanah di dekatnya, lalu mereka kembali memasang kuda-kudanya,
Kita pindah lagi...
Android Kuning mencoba bangkit berdiri lalu melihat Sasuke dalam mode joutai berlari ke arahnya dengan sebuah chidori di tangannya, sebelum sempat mengenainya dengan cepat dia terbang keatas, terus terbang sampai melewati awan di ikuti oleh Trunks, Sasuke hanya mendengus kesal kembali ke mode biasa, lalu menatap langit, di tangan kirinya telah di aliri cakra,
Sampai di atas yang mungkin tidak dapat di jangkau oleh Sasuke dia berhenti di ikuti oleh Trunks di depannya, "hehe... Aku rasa kau takut padanya" ejek Trunks yang di balas dengusan kesal dari Android Kuning, lalu mereka pun bertarung di atas sana, saling memukul dan menendang satu sama lain.
Dengan cepat Trunks memukul wajah Android, dan dibalas tendangan di perut oleh Android, terus seperti itu sampai Android menyikut dada Trunks membuat dia terpental mundur, dengan cepat Android Kuning merentangkan kedua tanganya untuk mengeluarkan sebuah cahaya,
_CRAASSH_
"ARGHH..." Teriak Android Kuning tangan kirinya terpotong oleh Chidori eisou Sasuke yang telah disempurnakan, dia memicingkan matanya ke bawah, terlihat Sasuke sedang tersenyum tanpa dosa, 'sial padahal aku sudah berada di ketinggian seperti ini, dan dia masih dapat menyerangku' pikirnya.
_DUAKH_
Hantaman tumit Trunks mementalkan Android Kuning kebawah, Sasuke menyeringai dengan cepat dia membuat chidori dan melompat menghantamkannya dari bawah, _BLAARRH_ membuat Android terpental lagi keatas sebelum akhirnya jatuh cukup jauh dari tempat Sasuke berdiri,
"Ukh..ukh.." Android Kuning mencoba berdiri dan menatap Trunks yang mulai turun ke arahnya, dengan cepat dia mencoba kabur tapi sayang dia sama sekali tak bisa bergerak, Trunks menapak ke tanah di depan Android Kuning itu dan menunjukan telapak tangannya kearah Android, tapi Android itu sama sekali tak bergerak, hanya terlihat wajah ketakutan dan meringis ingin bergerak, Sasuke sudah berada di samping Trunks dan tersenyum, lalu dia melirik kearah lain yang terlihat Shikamaru,Chouzi,Tenten,Uub dan Bra berdiri di atas sebuah pohon, "maaf, kami terlambat" ucap Chouzi.
_JBLAARRH_ ledakan besarpun terjadi di sana.
yang itu sudah selesai, kita pindah lagi ke dua tokoh utama kita...
Sebelum mereka benar-benar bertarung, sebuah cahaya memancar keluar dari tubuh Android Biru merubah bentuknya menjadi seperti manusia dengan mata yang sudah memiliki kelopak dengan iris mata berwarna Biru, tubuh yang besar dan tingginya dua kali tinggi badan Naruto, dengan sayap mirip milik cell, dan berambut panjang dengan dua antena di kepalanya.
"Argh... Ternyata Kuning telah mati" ucap Android Biru yang entah dirinya harus senang atau sedih, lalu dia menatap Naruto dan Goten yang terlihat bingung, mereka berdua bingung karena perubahan Android ini bukannya kekuatan besar yang mereka rasakan, tapi malah tiba-tiba menghilang, "aku harap kalian bisa bertahan dari seranganku" ucap Android Biru mengagetkan lamunan Naruto dan Goten, "baiklah" ucap Goten lalu dia meningkatkan kekuatannya, rambutnya lebih panjang dan tubuhnya jauh lebih besar membuat Naruto ngeri karna hanya dia yang berbadan tipis di pertarungan ini, dengan cepat Goten memukul Android Biru,
_BUAKH_
Naruto dan Goten kaget karena tubuh Android Biru tidak bergeming, hanya kepalanya yang menghadap kebelakang, lalu kepala itu berputar lagi dengan sendirinya ke depan, "hehe... Aku tidak tau kekuatanku akan sehebat ini" ucap Android Biru bangga lalu dengan cepat menangkap tangan Goten yang masih setia mengacung di depan wajahnya dan membantingkanya membuat sebuah kawah memanjang, Naruto menggeram menendang sekuat tenaganya tapi tertangkap oleh Android Biru, dengan cepat Android biru berputar melemparnya bak lempar cakram membuat Naruto terlempar jauh, sangat jauh sampai keluar dari padang pasir itu,
Android Biru memperhatikan Goten yang tak sadarkan diri sampai sebuah suara mengagetkannya, "kau terlalu mengulur-ulur waktu untuk membunuhnya Biru" ucap seseorang yang ternyata dia Android Unggu, Android Biru menatapnya dengan kesal, "kau telah membunuh Putih, aku tak akan memaafkanmu" ucap Android Biru di balas gelak tawa dari Android Ungu, "hahaha... Apa kau bisa mengalahkanku" ejek Android Ungu, Android Biru hanya tersenyum miris, "kau lupa aku memiliki tubuh yang tak dapat mati dengan mudah, aku bisa menyembuhkan segalanya dengan cepat, walau aku kalah dalam teknik tapi kau akan kehabisan tenaga lebih dulu" ucap Android Biru yang dibalas anggukan dari Android Ungu, " ya..ya.." Ucap Android Ungu lalu dia menyeringai, "tapi bagaimana dengan ini" dengan cepat salah satu telapak tangannya di arahkan pada Goten dan mengeluarkan cahaya, melihat itu reflek Android Biru memukul si Ungu sampai terpental,
"AARRGH" Android Biru memegang kepalanya dan jatuh berlutut, rasanya memori di kepalanya terhapus satu persatu, Android Ungu terdengar tertawa, "HaHaHa... Dasar bodoh, kau melindungi Saiya, kau telah melanggar peraturan" ucapnya lalu mendekati Android Biru yang hampir tak sadarkan diri, memegang kepalanya dan menghancurkannya sampai berkeping keping, dengan cepat tubuhnya berubah, warna pada tubuhnya menjadi berwarna warni dengan tubuh berwarna dasar Ungu ,rambut berwarna merah, mata berwarna biru, di bagian tubuh terlihat seperti baju dan celana campuran dari beberapa warna.
"Hahaha...Hahaha..." Tawanya menggelegar di sana, kekuatannya sudah mencapai sempurna lalu dia merasakan ada kehadiran mahluk lain di sekitarnya, diliriknya datanglah Bezita dan Yamato, "Hmm... Ini pasti menyenangkan" gumamnya,
Tes_tes_tes
"Bangun Gaki" ucap suara berat yang ada di sana, Naruto bangun dan melihat sekelilingnya lalu dia berdiri, "bagaimana keadaanku" tanya Naruto, "kau terluka, serangan tadi membuat beberapa patah tulang pada tubuhmu" jawab Kurama di balas anggukan dari Naruto, "Android Biru telah mati" ucapnya lagi yang membuat Naruto kaget, "aku merasakan kekuatan dua kali lipat dari Android Biru" ucapnya lagi yang membuat Naruto makin tersentak, "sudahlah... Sekarang kau bangun dari tidurmu" ucapnya lagi dibalas anggukan dari Naruto "baiklah Kyubi" ucapnya.
_BLAARRR_
Bezita merubah dirinya menjadi Saiya 4, membuat Android puas, "hm... Pasti ini menyenangkan Bezita" ucapnya mempersiapkan telapak tangannya di ikuti oleh Bezita, _JDUARR_ tabrakan antara bola cahayapun terjadi menciptakan kawah yang sangat besar,
"Khukhukhu... Tidak buruk Bezita, bagaimana kalau yang ini" mengangkat tangannya dan terciptalah bola cahaya besar namun rencananya terganggu karena sudah ada kayu yang menancap dari depan dan belakang tubuhnya, itu membuatnya geram dan melirik Yamato lalu mengarahkan telapak tangannya keluarlah cahaya besar mengarah pada Yamato, _BLAARH_ Yamato terpental jauh, andai dia tak membuat tembok kayu dia sudah hangus berkeping-keping, dengan kasar dia mencabuti kayu yang menempel pada tubuhnya dan melemparkannya ke segala arah, dengan cepat lubang lubang pada tubuhnya tertutup,
Lalu dia kembali memandang Bezita yang sudah menunggunya sambil menyilangkan tangan di depan dada, lalu menyeringai dan melesat, pertarungan pun tak terhindarkan, saling memukul jarak dekat dan hampir tak terlihat hanya sebuah kilatan,
"Naruto bangun" teriak Sakura yang melihat temannya tak sadarkan diri, Naruto pun membuka matanya, "kenapa aku tak merasakan sakit" tanya Naruto tidak mengerti, "hehehe... Aku memberimu kacang senju" seru Pan yang juga ada disana, "kacang senju" ucap Naruto tak mengerti, "ini adalah obat untuk menyembuhkan segala penyakit" ucap Pan memperlihatkan kacang senjunya, "kacang senju menyembuhkan segala penyakit termasuk patah tulang" tanya Naruto, "ya" Pan mengangguk yakin, "kenapa tidak bilang dari kemarin" teriak Naruto frustasi, "kau tidak bertanya memangnya buat apa" tanya Pan dengan tampang inconent, Naruto hanya mendengus kesal lalu dia berdiri memperhatikan tempat dia terjatuh, terdengar ledakan keras jauh dari arah depannya, dengan cepat mereka bertiga pergi kesana,
Sesampainya disana sudah ada hampir semua orang yang di tugaskan, "kemana saja kau Naruto" tanya Rock lee, naruto sedikit tersentak kaget, mereka semua mengira dia yang terlambat, padahal dia yang duluan kesini, dunia memang tidak adil, bahkan Goten pun diam saja tak membela, lupakan, kita lihat pertarungan, tunggu goten mana.
Pertarungan di atas ketinggian yang cukup ekstrim dengan pertarungan yang sama sekali tak terlihat, sampai terlihatlah seseorang jatuh menabrak gunung di susul bola cahaya berukuran raksasa ikut menabraknya membuat guncangan hebat yang sampai terasa ke tempat Naruto dan kawan-kawan berada, terlihat Android turun melewati awan-awan mendekati ledakan tadi, Naruto memicingkan matanya dan melihat seseorang yang hampir terkubur pasir di sebuah kawah baru, 'itu Goten' pikirnya, lalu dia melirik Pan, "aku minta satu benda yang tadi" ucapnya, "untuk apa" jawab Pan, "untuk Pamanmu" Pan hanya menaikan satu alisnya dan memperhatikan sekitar dan tak terlihat Goten,
Naruto langsung berlari ke tempat Goten tanpa mempedulikan omelan yang lainnya, walau Android itu tidak jauh dari tempat Goten terkapar, lalu memberikan kacang senju pada Goten, tidak lama kemudian Goten pun tersadar, "ayo teman kita belum menyelesaikan semuanya" ucap Naruto yang sudah berdiri mengulurkan tanganya, lalu Goten pun menyambut uluran tangannya dan berdiri, "tentu" ucapnya lalu mereka mengalihkan pandanganya dan ternyata mereka sedang di perhatikan oleh Android di depannya, "hm... Naruto, aku ingin lihat kemampuan dari pahlawan perang" ejek Android, lalu Naruto berubah ke mode biju dan Goten berubah ke mode Saiya 3,
_BUAKHH_
Secepat kilat Android memukul Naruto, _BLAARH_ serangan rasengan menghantam punggungnya dan berhenti di sebuah tubuh Naruto, 'poft' tubuh itu menjadi asap yang membuat Android kesal, lalu dia berdiri menghadap Naruto dan merentangkan tangannya untuk membuat sesuatu, tapi tubuhnya malah tak bisa di gerakan, "SHARANOO" "DUAKH" pukulan telak Sakura mementalkan Android itu jauh, "kau jangan melupakan kami Naruto" ucap Sakura dan di belakangnya terdapat yang lainya, dan terlihat Sasuke dan Trunks yang baru datang,"teman-teman" ucap Naruto, "Hn Dobe kau melupakan sesuatu" ucap Sasuke memperlihatkan jubah, teman-teman yang lain kaget, "terimakasih Teme" balas Naruto memasang jubah bercorak api bertulisan RUKODAIME dengan huruf kanji,
"baiklah shikamaru apa kau bisa menghentikan Android itu" tanya Naruto di balas anggukan dari Shikamaru, lalu Naruto mempersiapkan tangannya di atas terciptalah rasensuriken, dan dia sedikit kaget ada tangan menyatukan kekuatannya, dia Goten mereka saling berdempetan membuat rasensuriken yang terlihat seperti Yaoi tapi tenang itu bukan, terciptalah rasensuriken berwarna kuning terang, membuat sekitarnya berangin panas, dengan sekuat tenaga mereka melemparkannya ke arah Android yang mematung di sana,
_BLAARRH_
Ledakan makin besar, dan terus membesar membuat Naruto dan kawan-kawan malah gelisah, mereka tidak memperhitungkan sekuat apa bila dua kekuatan besar di gabungkan, ledakan berputar semakin kencang dan menyedot segalanya. "WHOOAA" teriak orang-orang yang tersedot kesana.
_WUUSSHH_
Seekor Naga hijau besar terbang mengelilingi ledakan yang terjadi, menyerap ledakan itu dengan mulutnya sampai habis, semua yang ada disana hanya bisa tercengang, lalu Naga itu mendekati Naruto dan Goten, tampaklah seorang anak sembilan tahunan berdiri di atas kepala Naga, "maaf, apa aku terlambat" ucap anak itu nyengir, "Ayah" ucap Goten membuat yang lainnya kaget, lalu anak itu turun dari kepala Naga, "Kakek" teriak Pan yang langsung memeluk Goku yang lebih muda darinya, "sedang apa kalian disini" tanya Goku,
Engga tau gimana ngejelasinnya jadi kita skip...
Beberapa jam kemudian...
"Oh begitu ya" ucap Goku lalu berbalik menghadap Naga, "Tuan Shenlong bisakah kau hidupkan semua orang yang mati karena para Android" ucap Goku yang tidak tau nanya atau nyuruh, "Baiklah" ucap Shenlong lalu semua orang yang mati karena Android hidup lagi, lalu Goku melompat ke atas kepala Shenlong "baiklah urusanku selesai, selamat tinggal" ucapnya dan meninggalkan semua orang yang melambaikan tangan padanya,
"Apa kami terlambat" Ucap Gaara dengan pasukan dari Suna, Naruto meliriknya, "tidak kau tepat waktu Gaara" ucap Naruto dan akhirnya semua orang pulang menggunakan pasir terbang Gaara,
Sesampainya di Konoha mereka langsung disambut oleh para Penduduk, menyorakan kata "RUKODAIME", "sekarang Sasuke sudah bebas jadi minggu depan kau harus mau di lantik" ancam Tsunade pada Naruto, Naruto memandang setengah desanya hancur, 'pasti Nenek Tsunade tidak mau mempertanggung jawabkan semua ini' pikirnya,
Lalu di sebuah lapangan cukup luas para Rokie 12 dan yang lainya berkumpul disana, "baiklah Naruto, terimakasih telah membantu kami memberantas para Android" ucap Gohan di balas anggukan dari Naruto, "itu sudah menjadi tugasku" ucapnya senang, lalu Goten maju dan berjabatan tangan dengan Naruto, "senang bertarung denganmu" ucapnya, "tentu, aku juga" jawab Naruto,
Lalu Goten melirik Sakura dan mendekat tapi terhalang Sasuke, "pergilah, lebih cepat lebih baik" ucap Sasuke dibalas dengusan kesal dari Goten, lalu Gohan,Bezita,Goten,Trunks,Pan,Bra,dan Uub pun naik pesawat yang sudah di keluarkan dari kapsul, tidak berlangsung lama mereka pun lepas landas menyisakan para ninja yang sedang melambai...
...Tamat maksa...
Jauh disebuah tempat lima orang perampok sedang kebingungan, tiba-tiba seorang gadis berteriak minta tolong, lalu para perampok itu melihat wajah gadis yang mereka kenali sebagai sanderanya, "HUWAA" para perampok pun lari terbirit-birit
