DISCLAIMER : Masashi Kishimoto

RATE : K - T

WARNING : DRABBLE, OOC, AU

.

.

.

~Murtad~

Pada suatu hari yang cerah nan barokah, terlihatlah sesosok makhluk bertelanjang dada yang cuma mengenakan celana dalam saja untuk menutupi bagian vitalnya. Kalung bersimbol segitiga namun posisinya terbalik yang dipakainya membuat siapa saja dapat dengan mudah mengetahui siapa dia sebenarnya.

"Selamat pagi, guru Hidan." sapa seorang pria dari arah belakang. Pria itu berambut oranye pendek, bermata melingkar spiral, dan memakai banyak sekali aksesoris pierching.

Pria yang dipanggil guru itu menoleh, tersenyum lembut, kemudian mempersilahkan pria yang memanggilnya untuk duduk manis ... di atas got. Karena dia pun sedang demikian.

Setelah pria ber-pierching itu duduk manis sembari menahan bau laknat dari comberan, guru Hidan memulai pembicaraan, "Pagi, nak Pein. Ada apa ya?"

Pein menundukkan muka. Jika diperhatikan sekilas akan nampak raut kekecewaan di wajahnya. "Begini guru ... "

Guru Hidan menaikkan kedua alis.

" ... saya, saya ingin keluar dari aliran Jashinisme." ucap Pein dengan nada lirih.

Guru Hidan mengangguk-angguk pertanda paham dengan perasaan lawan bicaranya itu, "Ohh, begitu ya. Ya ya ya."

Pein berkeluh kesah, "Saya sudah tidak sreg lagi guru, dengan ajaran dari Dewa Jashin yang primitif. Suruh menumbalkan ayam tiren berwarna hitam lah, suruh berbuat anarkisme setiap malam Jum'at lah, suruh nyemplung empang saat merasa berdosa lah, dan sebagainya guru."

"Ya ya ya." jawaban sang guru besar aliran agama Jashin sama seperti yang tadi.

Hening sejenak, tidak ada yang bersuara sama sekali. Cucuran air got yang sedikit berisik mengisi kekosongan.

"Coba kau pikirkan." saran dari guru Hidan.

Pein mengangguk mantap, "Sudah."

Guru Hidan menarik nafas dalam, "Coba kau renungkan."

Pein memijit dahi sebelah kanannya, "Sssh ... sudaaahh."

Tidak dinyana sosok guru agung itu berdiri dari silanya. Kemudian dia mengacungkan jari telunjuk lurus ke arah depan, dengan tangan kiri yang memegang pinggang sebelah kiri.

.

.

.

.

.

"Apa yang kau inginkan telah aku lakukan."

Dia nyanyi.

Pein sweatdrop.

"Coba kau pikirkan, coba kau renungkan, tanya bintang-bintang hanya kaulah yang kusayang. Wouuwooo."

Pein njungkal sampai kecebur got.

-TSUZUKU-

Yosh, hanya drabble sederhana saja.

Terima kasih atas waktunya. :)