Tittle : Sunset and Sunrise

Author: Kima as babypanda518

Genre: YAOI! BxB! Romance! Little Angst! Romance! School life!

Rating: Teen

Main Cast :

Wu Yi Fan / Kris

Huang Zi Tao / Tao

Slight Cast :

Byun Baekhyun / Baekhyun

Park Chanyeol / Chanyeol

Warning : OOC,Banyak typo,death chara,BAHASA TIDAK BAKU,banyak kata kasar,alur jelek dan membosankan lalu kemungkinan terparah bisa menyebabkan mual-mual /? ._. DON'T LIKE? DON'T READ!

a/n : yohooooo chapter 3 datang ^o^ gomawo yang kemarin udah review.

HEPI REDING!

::

::

~~KrisTao~~


Sampai di rumah Tao langsung masuk ke kamarnya lalu melempar asal tas sekolahnya. Merebahkan badannya di kasur empuknya lalu merasakan hawa dingin dari AC kamar. Tao meraih saku jas sekolahnya lalu mengambil ponselnya untuk menelpon Baekhyun untuk bercerita karena Baekhyun hari ini tidak masuk sekolah. Sambil menunggu sambungan telponnya ke Baekhyun,karena Ia masih kesal kejadian tadi Ia bermonolog kesal karena kejadian tadi dengan tanpa sadar jika sambungan telpon di ponselnya sudah terhubung dengan Baekhyun.

"Tao-ie kau kenapa eoh?" Tanya Baekhyun. Diseberang telpon dia mendengar Tao marah-marah sambil bergumam tak jelas.

"Aish jinjjaaa! Naga mesum,hyung. Naga mesum itu menodai sepeda Tao. Hyung mau tau dia menodai sepeda Tao dengan apa?" ucap Tao marah sambil membayangkan kejadian tadi.

"Aniyo. Memang apa?"

"Pakai telur dan tomat busuk hyung. Brengsek memang si naga mesum itu. Huweeeee sepeda Tao ternodai hyung. huwaaaaaaa"

Seketika tawa Baekhyun meledak "Mwo? Buahahahaha ppfft hahahaha" ucapnya kemudian.

"Yaaaakkk! Baekhyun hyung kenapa ketawa? Gak ada yang lucu hyung. menyebalkan" Tao baru sadar jika Baekhyun menertawainya dengan lepas tanpa dosa.

"Eh? Aniyo aniyo. Mianhae"

"Hmm. Hyung besok masuk kan?" Tanya Tao kemudian.

"Ne baby panda" jawab Baekhyun singkat.

"Baiklah kalau begitu. Berarti besok hyung harus bantuin Tao" seketika sebuah ide hinggap dikepalanya (burung kali hinggap)

"Bantu apa lagi?"

"Besok Tao kasih tau. Udah dulu ya hyung. Tao mau laporan dulu sama Luhan ge"

PIP

Tao memutuskan sambungan telponnya lalu melempar asal ponselnya ke atas kasur lalu keluar kamar.

Di tempat berbeda Baekhyun memandangi hpnya. Dia tau pasti bagaimana Tao. Mereka sudah bersahabat sejak kecil. Jauh sebelum terjadi kejadian itu.

Kira-kira apa lagi rencana Tao untuk besok? Tanya Baekhyun dalam hati.

Apapun rencana Tao besok,Baekhyun akan membantunya. Kecuali rencana untuk membunuh seseorang, dia tidak akan membantuTao. Dan dia juga tau kalo Tao tidak akan berbuat nekat begitu.


Keesokan harinya Baekhyun langsung ke kelas dan menghampiri Tao yang sedang memainkan ponselnya lalu tanpa sadar kesal. Sepertinya Tao sedang memainkan game panda dan tanpa sadar dia memaki ponselnya sendiri karena kesal karena game over.

"Jadi apa rencana mu Tao?" Tanya Baekhyun to the point.

"…"

"Yaaaakk! Panda! Aku bertanya" Geram Baekhyun.

TAK!

"yaaakk! Appo~~ sakit. Eh? Hyung baru datang?" Ucap Tao sambil mengusap keningnya yang disentil oleh Baekhyun.

"Daritadi. Tapi kau asik bermain dengan game di ponsel mu"

"Hehe mianhae hyung"

"Sekali lagi aku bertanya. Jadi apa rencanamu Tao?" Tanya Baekhyun.

"Ra-ha-si-a. hahaha"

"Aish anak ini benar-benar" Kesal Baekhyun.

"Udah ntar hyung lihat sendiri aja"

"Ayolah Tao. Kasih tau ne? atau hyung tidak akan membantumu" desak Baekhyun. Dia sudah masuk zona penasaran akan rencana Tao tapi ternyata panda ini malah bermain rahasia-rahasiaan.

"Ani"

"Baiklah kalau begitu" Decak Baekhyun. Percuma memaksa karena Baekhyun tau jika Tao adalah manusia pecinta panda yang kerasa kepala dan akan percuma jika memaksanya untuk memberitahu.

Ditengah perdebatan itu, baik Tao ataupun Baekhyun tidak sadar jika orang yang akan mereka kerjai itu ada disebelah mereka.

"ehm!"

"Berisik!" Ucap Tao tanpa melihat orang tersebut dan asik memainkan ponselnya.

"ehm!" sekali lagi orang itu berdeham.

"Wae?" Tanya Tao dengan suara yang lebih keras yang lebih tepatnya sedikit berteriak. Untung saja isi kelas tidak terlalu ramai. Kali ini Tao menoleh ke arah orang yang berdeham itu.

"Temui aku setelah usai pelajaran terakhir" ucap Kris to the point.

"dimana?" Tanya Baekhyun.

"Taman dekat sekolah"

"Arra" Tao mengiyakan ajakan Kris.

"jangan telat!" ancam Kris sambil berlalu.

Apa yang mau diomongin sama Kris? Pikir Tao.

"Tao,kau yakin ingin bertemu dengan Kris? Bagaimana kalau dia akan macam-macam?" ucap Baekhyun khawatir. Dia takut kalau Kris benar-benar marah dan membalas perbuatan Tao selama ini.

"Tinggal Tao wushu kalau Kris akan macam-macam. Hyung tenang saja. Tao tahu kalau Kris tidak akan berbuat macam-macam dengan Tao"

"Lalu rencana mu bagaimana?"

"Yaudah terpaksa dibatalkan untuk saat ini"

"Hati-hati Tao. Kalau ada apa-apa langsung telpon ne?"


"katanya gak boleh telat,tapi ini apa? Hah! Dasar naga mesum sialan!" gerutu Tao. Dia telah menunggu lebih dari 10 jam *halah lebay amat si panda* engga ding, Cuma 1 jam lebihlah. Tapi tetap aja lama ya hahaha.

Karena bosan menunggu si naga mesum, akhirnya Tao menelpon Baekhyun.

"Hyungiee~~" ucap Tao manja saat ponselnya sudah tersambung.

"Waeyo Tao? Kau tidak apa-apa kan?" tanya Baekhun kepada Tao. Seolah-olah Tao sudah luka parah.

"hahaha. Nan gwenchana hyung" jawab Tao santai.

"Naga itu sudah ngapain saja denganmu hmm?"

"Gimana dia mau ngapa-ngapain. Orangnya saja belum muncul daritadi hyung"

"Mungkin dia takut denganmu"

"Mungkin hyung. Ah pengecut juga ternyata itu naga" ucap Tao.

"Aku tidak pengecut" terdengar suara dari belakang Tao.

Mati kau Tao! Siapa tuh? Jangan-jangan Tanya Tao dalam hati. Pikirannya mulai ngelantur kemana-mana.

"Woy!" teriak orang itu lagi. Tao jadi kaget, langsung aja balik badan dan seketika muka kagetnya berubah jadi muka sebal.

"Hyung,udah dulu yah. Tao mau bunuh-bunuhan dulu. Bye hyung" Tao pun memutuskan sambungan ponselnya lalu menatap orang itu lagi dengan tatapan kesal sambil sedikit mempout bibirnya.

"Siapa yang menyuruh aku tidak boleh telat huh?" sembur Tao seketika.

"Mianhae" ucap Kris dengan nada ketus.

"Mwo? Hanya itu? Aku sudah menunggumu hampir lumutan naga!"

"Lumutan? Kau tidak pandai berbohong Tao. Mana buktinya?" ucap Kris pura-pura tidak mengerti.

"Udah naga,babo pula! Itu hanya perumpaan bodoh. Ck!"

"Dui bu qi"

"Langsung aja. Apa yang kau mau dari ku Kris?" Tanya Tao. Dia malas berlama-lama dengan musuhnya yang beda spesies ini.

Kris terdiam cukup lama.

"Mwo? Dia bilang seperti itu?"

"Ck! Tak usah berteriak hyung" ucap Tao ke Baekhyun.

"Aku hanya tidak menyangka saja panda"

"Yah memangnya hanya hyung? Aku saja tidak menyangka"

"Lalu kau belum menjawabnya"

"Belum"

"Kapan kau mau menjawabnya?" Tanya Baekhyun lagi.

"2 hari lagi"

"Pikir baik-baik Tao. Jangan ambil keputusan yang bikin kau stress" Maksud Baekhyun dengan kata stress ini adalah jadian sama Kris. Oke kita ulang kah? Jadian sama Kris,si naga mesum,Wu Yi Fan,sang kapten basket sok tampan itu.

"Arrachi hyung" ucap Tao sambil mengangkat kedua jempol tangannya.

Jeongmal mianhae Baekhyun hyung...


FLASHBACK

"Langsung aja. Apa yang kau mau dari ku Kris?" Tanya Tao. Dia malas berlama-lama dengan musuhnya yang beda spesies ini.

Kris terdiam cukup lama.

"Aku mau kau jadi kekasih ku" jawab Kris kemudian.

Seketika Tao teriak, tidak menyangka jika Kris akan berkata seperti itu "hah?"

"Jangan percaya diri Tao. Aku mau karena untuk berpura-pura saja"

"Mwo? Percaya diri? Shit! Aku hanya tidak menyangka. Itu saja"

"Jadi bagaimana? Mau tidak?" Tanya Kris

"Berikan aku waktu ,kenapa kau memilih ku? Padahal banyak namja dan yeoja di sekolah yang akan langsung mau padamu"

"Karena kau adalah musuhku. Jadi kau tidak mungkin menyukai bahkan mencintai ku bukan?" ucap Kris.

"Lalu apa keuntungannya kalau aku menerima tawaranmu itu?" Tanya Tao.

"Tidak ada. Tapi kalau kau tidak mau,aku akan melaporkan kejadian tempo hari mengenai insiden kecoa itu kepada Jung Seonsangnim" Jawab Kris sambil tersenyum licik.

Ck! Brengsek nih si naga! Rutuk insiden itu Jung Seonsangnim masuk rumah sakit. Karena ternyata dia juga phobia sama kecoa tapi untung saja beliau tidak sampai 'lewat'. Sampai saat ini Jung Seonsangnim pun masih mencari tahu siapa pelakunya. Ckckck. Tao bisa saja masa bodoh dengan masalah ini. Tapi kalau Jung Seonsangnim sampai tahu dia pelakunya. Urusannya pasti menjadi rumit. Babanya pasti akan kecewa dengan Tao dan Tao tidak mau hal itu terjadi.

"Lalu untungnya untukmu apa Kris?"

"Mantan ku akan pindah ke sekolah kita, dan ada kemungkinan dia bakalan sekelas ama kita pula. Aku hanya mau menunjukkan padanya bahwa aku menemuka sosok yang lebih dari dia"

"Berarti kau berpikir bahwa aku lebih baik dari mantanmu,aniya? hahahaha" ucap Tao.

"Waktu mu dua hari setelah ini. Aku akan menunggumu disini lagi. Dan kau tidak boleh bertanya kepada siapapun tentang perjanjian ini, termasuk sahabatmu yang super cerewet itu"

Jelas Tao tahu siapa yang Kris maksud disini.


2 hari kemudian…

"Bagaimana?" Tanya Kris ke Tao. Mereka berdua sedang berada di tempat seperti dua hari yang lalu.

"Hah baiklah. Tapi sampai kapan kita akan berpura-pura?"

"Sampai aku menemukan orang yang lebih baik dari dia" jawab Kris.

"Kalau kau tidak menemukan yang lebih cocok bagaimana?" Tanya Tao lagi.

"Aku pasti menemukannya!" jawab Kris santai.

"Ck! Awas saja kalau kau tidak menemukannya. Aku ingin perjanjian ini cepat selesai"

Tao terdiam cukup lama "Tapi bagaimana dengan anak-anak satu sekolah?" ucap Tao kemudian.

"Bagaimana apanya? Yaudah santai saja"

"Ah bukan itu maksud ku. Mereka pasti akan heran,seorang Huang Zi Tao bisa berpacaran dengan Wu Yi Fan yang notabene adalah musuh besarnya"

Kris tertawa mendengar ucapan Tao "Just relax dear" lanjut Kris sambil merangkul Tao.

"Shit!" ucap Tao sambil melepaskan rangkulan Kris.

"Mulai sekarang kau harus terbiasa dengan itu Tao. Kalau tidak,siap-siap saja kau menemui Jung Seonsangnim" ancam Kris. Seketika tanpa sadar Tao mengerucutkan bibirnya.

"hahaha .. Yaaa my baby so cute " Ucap Kris sambil mencubit kedua pipi Tao.

"Yaaakk! Sakit naga!" ringis Tao.

"Mianhae panda"

"Aku bukan panda,naga"

"Lebih baik kita pulang" ucap Kris sambil menggandeng tangan Tao.

Tao menyentakkan tangannya. "Aku bisa pulang sendiri Kris-ssi" ucapnya kemudian sambil menuju sepedanya.

Tao langsung mengayuh sepedanya cepat tanpa memperdulikan teriakan Kris yang memanggilnya.

"Dasar panda. Tenang saja Taozi. Aku sudah menemukan orang yang tepat" ucap Kris. Kemdian dia memencet touchscreen ponselnya untuk melakukan panggilan.

"Besok kau sudah siap?" Tanya Kris terhadap lawan bicaranya ditelpon.

"Ya" jawab orang itu.

::

::

TBC or END?


Gomawo yang udah baca ^o^

Balasan review :

Aswshn : hahaha gomawo udah baca. Ini udah apdet kok. Tungguin aja setiap hari rabu insya allah kima apdet ^^

Peach HZT-ao : ndeee gomawo~~ :3

YasKhun : gomawo ^^

dewicloudsddangko : ini udah di apdet ya ^^

URuRuBaek : udah di lanjut ya ^^

Juniel Is A Vampire Hybrid : wah kalau buat panjangin wordnya lagi gak bisa. Maksimal Cuma bisa sampe 2000 word kemungkinan hehehe makasih loh udah bilang ff ini keren ^^

Rima-TAOma : udah dilanjut ya ^^

JUNG KAIHUN : ndeee gomawo udah baca~~ iya emang dibuat ga terlalu baku karena aku sedikit bosan kalau baku terus XD jadi dibuat rada selengean dikit. Iya itu salah ketik hehe gomawo udah koreksi ^^

baby zireen kts : sebenernya mungkin udah ada yang jatuh cinta auuuww Cuma ga sadar aja hehehe gomawo ^^

Thanks a lot for reviewers,viewers,followers,favoriters dan silent readers~~ ayo yang belum review jangan lupa review neee~~ tunggu lanjutannya tiap hari rabu :3 /tarik Tao ke kamar /?