Tittle : Sunset and Sunrise

Author: Kima as babypanda518

Genre: YAOI! BxB! Romance! Little Angst! Romance! School life!

Rating: Teen

Main Cast :

Wu Yi Fan / Kris

Huang Zi Tao / Tao

Slight Cast :

Byun Baekhyun / Baekhyun

Park Chanyeol / Chanyeol

Warning : OOC,Banyak typo,death chara,BAHASA TIDAK BAKU,banyak kata kasar,alur jelek dan membosankan lalu kemungkinan terparah bisa menyebabkan mual-mual /? ._. DON'T LIKE? DON'T READ!

HEPI REDING!

::

::

~~KrisTao~~


Sesampainya di kantin…

Tao menatap seluruh penjuru kantin, mencari sahabatnya Baekhyun. Sejak tadi pagi, dia belum bicara dengan sahabatnya ini.

Tak berapa lama,akhirnya Tao menemukan Baekhyun yang sedang makan ramyun dengan lahap.

"Baekhyun hyung!" panggil Tao.

Baekhyun yang sedang memakan ramyun mengalihkan pandangannya dari mangkuk ramyun ke Tao. Tao pun menghampiri Baekhyun.

"Hyung kenapa tidak menunggu Tao?" Tanya Tao.

"Mianhae baby. Hyung sudah lapar sekali tadi"

"Arra"

"Ah ya,Tao benar berpacaran dengan Kris?" Tanya Baekhyun, dia masih tidak menyangka.

Tao hanya mengangguk.

"Huh! Sebenarnya hyung tidak bermasalah jika kau pacaran dengan Kris. Tapi,kenapa kalian duduk sebangku? Hyung tersiksa asal kau tau"

"Hehehe. Memang hyung kenapa sama Chanyeol hyung?"

"Dia gila! Beda tipis kelakuannya sama si naga itu. Menyebalkan" ucap Baekhyun sambil mengaduk-aduk ramyun. Menganggap bahwa itu adalah Chanyeol yang Ia aduk-aduk /?

Tao hanya nyengir.

"Kau tidak mau makan Tao? Kalau tidak ayo kita ke kelas saja" ajak Baekhyun beberapa saat kemudian.

"Mwo? Tapi ramyun Baekhyun hyung masih banyak" ucap Tao sambil menunjuk mangkuk ramyun Baekhyun.

Baekhyun melirik sekilas mangkuk ramyunnya, "hyung sudah tidak napsu makan lagi"

"Arraseo. Kajja kita ke kelas"

Saat Tao dan Baekhyun keluar dari kantin, tiba-tiba terjadi kehebohan.

"Apa yang terjadi?" gumam Tao sambil berjalan, mencari sumber kehebohan itu.

Baekhyun hanya mengikuti Tao dari belakang. Dia juga sama penasarannya dengan Tao.

"Ada apa?" Tanya Tao ke seorang murid.

"Ada murid baru sunbae" jawab murid itu. Rupanya murid itu adik kelas Tao dan Baekhyun.

"Oh. Gomawo" ucap Tao ke murid itu.

Bel tanda istrahat selesai, seluruh murid pun memasuki kelasnya dengan teratur dan beberapa saat kemudian Go Seonsangnim masuk ke dalam kelas.

"hari ini kalian mendapat teman baru,Silahkan masuk" ucap Go Seonsangnim.

Seketika seluruh murid mengarahkan pandangannya ke pintu, di depan pintu berdiri seorang namja yang manis. Kulitnya putih dan memiliki dimple di pipinya.

Namja manis itu berjalan ke samping Go Seonsangnim.

"Annyeonghaseyo!" sapanya sambil tersenyum yang memperlihatkan dimple manisnya.

"Zhang Yixing imnida. Kalian bisa panggil aku Lay. Pindahan dari Changsa,China" Lanjut namja manis itu.

"Lay-ssi. Silahkan kau bisa duduk disebelah sana" ucap Go Seonsangnim sambil menunjuk bangku yang berada disamping Suho,manusia yang memiliki senyum angelic. Lay menuju bangku itu.

"Dia mantanku" ucap Kris ditelinga Tao.

"Mwo? Tidak mungkin" ucap Tao tak percaya. Mana mungkin seorang Wufan sinting ini bisa berpacaran dengan Lay yang manis itu. Mustahil!

"Yasudah jika kau tak percaya" ucap Kris singkat.


Setelah melakukan rutinitas hariannya sepulang sekolah-menceritakan semuanya ke Luhan gege-Tao merebahkan diri di atas tempat tidurnya yang empuk. Tao sangat lelah. Bukan lelah fisik, tapi lelah batin. Lelah menjadi boneka si naga mesum itu. Setiap hari Tao harus berpura-pura menjadi pacarnya. Bersuka rela dirangkul dan digandeng /? di depan umum. Kris seolah-olah sangat menikmati perannya itu. Dia bertingkah seolah-olah sebagai pacar yang sangat romantis. Setiap hari Tao pasti selalu mendapatkan setangkai bunga mawar dari Kris. Tingkahnya yang sok itu makin menjadi apabila saat Lay melewati mereka.

Flashbie on

Misalnya saja kemarin…

Sewaktu Tao lagi asyik mendengarkan lagu di ipodnya melalui earphonenya di taman sekolah, tiba-tiba Kris datang menghampirinya sambil membawa setangkai bunga mawar putih.

"Hai chagi" ucap Kris dengan nada yang dibuat-buat lembut. Kemudian dia memberikan bunga tersebut kepada Tao.

Karena bingung,Tao hanya terdiam dan melepaskan earphonenya.

"Diterima ya" lanjut Kris kemudian. Dengan kesal, Tao menerimanya. Bagaimana tidak kesal, ternyata Kris melakukan semua itu karena Lay melewati depan mereka.

Setelah menerima bunga itu, Tao pun kembali melanjutkan mendengarkan lagu lalu memasang kembali earphonenya. Tao mengira kalau Kris sudah pergi, tapi ternyata tidak! Kris malah duduk manis di samping Tao sambil ikutan mendengarkan lagu di ipod Tao dengan mengambil earphone Tao sebelah kanan.

"Ah lagu yang kau dengarkan tidak keren" komentar Kris.

"Diam kau Kris" ucap Tao ketus sambil mempoutkan bibirnya.

"hahahaha. Gitu aja marah, jangan marah chagi" ucap Kris sambil mencubit pipi Tao.

"Apa-apaan kau Kris? Lepas!"

Kris hanya tertawa, lalu merebut ipod beserta earphone yang berada di tangan Tao.

"Ipod ku!" teriak Tao.

"mau ini?" ucap Kris sambil mengangkat Ipod itu. "cium dulu" lanjutnya.

Karena kesal,Tao pun pergi dari tempat itu. Kris hanya tersenyum.

Flashbie off


Truuuuttt… trruuuuuttt… trrrruuuuuut…..

Tao mengambil ponselnya yang bergetar, diliriknya nama yang tertera di layar. Dengan enggan Tao mengangkat telefon dari Kris.

"hm"

"Siap-siap sana. Aku ingin mengajakmu jalan" ajak Kris di seberang ponsel.

"Aniya. Aku malas Kris" tolak Tao dengan ketus.

"ayolah Tao"

"Tidak!"

"Tapi aku sudah didepan rumahmu,Tao"

Seketika Tao beranjak dari tempat tidurnya dan berjalan menuju jendela kamarnya. Dilihatnya mobil Kris terparkir di depan rumahnya.

"Bodo! Pokoknya aku tidak mau. Titik!"

"Aku tidak akan pulang jika kau tidak mau pergi denganku" ucap Kris kemudian.

"Hmm" Tao pun memutuskan telefon.

"hoaaam"

Tao bangun dari tempat tidurnya,diliriknya jam merah yang bertengger manis di meja belajar. Sudah setengah sembilan, Tao ketiduran sejak siang tadi. Dipegangi perutnya yang mulai keroncongan.

Setelah mencuci muka,Tao pun turun ke ruang makan. Tidak ada makanan disana, yang ada hanya piring-piring kosong. Dibukanya lemari es yang ada diruangan tersebut. Benda itu hanya dipenuhi oleh makanan-makanan beku. Tao malas memakan semua itu. Tao pun memutuskan untuk pergi membeli makanan di luar.

Ketika membuka pintu rumah,Tao melihat mobil Kris terparkir di depan rumahnya.

"Ck! Dasar keras kepala!" Rutuk Tao sambil berjalan menuju mobil tersebut. Ketika sampai di depan mobil Kris,Tao tidak melihat Kris.

Tanpa memperhatikan belakang mobil Kris,Tao pun pergi untuk membeli makanan.

Tiba-tiba Tao mendengar erangan.

"Siapa?" ucap Tao takut. Pikirannya pun ngelantur kemana-mana. Takut jika itu suara hantu.

Tao membalikkan badan, dipandanginya jalanan di depannya. Tidak ada siapa-siapa, yang ada hanya mobil Kris. Suara erangan tersebut makin keras dari arah mobil Kris.

Dengan segenap keberanian, Tao menghampiri mobil Kris. Tidak ada siapa-siapa. Tao berjalan menuju belakang mobil Kris. Dan betapa terkejutnya Tao melihat Kris duduk di tanah sambil memeluk lututnya. Kris kelihatan pucat.

"Kenapa kau Kris?" tanya Tao.

"Tidak apa-apa" ucap Kris.

"Apanya yang tidak apa-apa? Muka mu pucat seperti hantu begitu" ucap Tao. Disentuhnya kening Kris. "Badanmu panas Kris. Ayo masuk" Ajak Tao.

Kris pun mengikuti Tao yang berjalan menuju rumahnya.

"tunggu disana" ucap Tao sambil menunjuk kamar tamu. Kemudian Tao berjalan ke arah dapur. Kris pun menuju kamar yang ditunjukkan oleh Tao.

Beberapa saat kemudian Tao datang membawa sebaskom air hangat dan selembar handuk. Diletakkannya baskom itu di meja samping tempat tidur, kemudian dia duduk di kursi.

"Tidak usah kau sok menunggu seperti itu. Kau pikir aku akan luluh dengan sikapmu itu? Jangan harap Kris" omel Tao ke Krisyang sedang tiduran di tempat tidur itu.

"Hmm. Mianhae" ucap Kris.

"huh" Tao pun meletakkan handuk yang sudah dibasahinya dengan air hangat itu di dahi Kris.

"Gomawo Taozi"

"Nde. Kau harusnya beruntung karena aku masih punya hati. Jika tidak,mungkin kau sudah aku usir tadi"


Keesokan harinya.

Matahari masih malu-malu menampakkan diri saat Kris terjaga dari tidurnya. Dipandanginya kamar tepatnya berada saat ini, terasa asing. Oh, Kris ingat. Dia sedang berada di kamar tamu di rumah Tao.

Dilihatnya Tao sedang tidur di sofa yang tak jauh dari tempat tidur. Kris menghampiri Tao, sejenak dia terdiam memandangi wajah Tao yang sedang terlelap. Kemudian, dia menggendong Tao ke tempat tidur. Dikecupnya sejenak kening Tao, lalu berjalan menuju pintu.

"Terimakasih Taozi" ucap Kris saat menutup pintu.

Ketika Tao terbangun, dia sudah tidak melihat Kris. Seketika Tao juga heran, kenapa dia bisa ada di tempat tidur? Seingatnya dia tidur di sofa. Karena takut terlambat, akhirnya Tao pun bergegas mandi beserta yang lainnya.

Jam setengah 7,Tao sudah berada di dalam bus menuju ke sekolah. Hari ini dia tidak membawa sepeda. Sesampainya di sekolah, Tao dengan segera menuju kelasnya. Masih ada PR yang belum sempet di kerjakannya.

"Hyung,pinjamkan pr mu" ucap Tao saat sampai di kelas.

"Ige"

"Gomawo hyung"

"Nde. Kenapa kau tidak mengerjakannnya semalam?" tanya Baekhyun.

"Malas hehe" jawab Tao sambil tersenyum. Males apanya coba? Semalem kan Tao sibuk jagain Kris yang tidak tahu diri itu.

"Yaudah cepat kau kerjakan itu"

Dengan serius Tao pun memindahkan jawaban PR Baekhyun ke buku PR nya sendiri, tapi tiba-tiba Kris datang dan merebut buku PR Baekhyun.

"Ah Kris! Kembalikan buku itu" teriak Tao.

"Aniya. Aku ingin meminjamnya. Baekhyun,aku pinjam bukumu" ucapnya sambil berjalan menuju lapangan.

"Tao,bagaimana?" ucap Baekhyun khawatir.

"Memang si naga mesum itu benar-benar cari masalah. Awas aja!" geram Tao sambil berjalan menuju lapangan.


Dilapangan.

"Naga! Ayolah kembalikan buku itu!" teriak Tao dengan kencangnya, seluruh penghuni XOXO Senior High School yang ada dilapangan melihat kearah Tao.

"Apa lihat-lihat?" bentak Tao ke semua orang.

"Wohoo sepertinya sekolah kita aka nada perang lagi" ucap anak kelas sepuluh.

"Yoah! Pasti Taozi sunbaenim yang akan menang" timpal temannya.

Kris yang sedang asyik main basket menoleh "Buku apa Taozi sayang?" balasnya dengan berteriak juga. Seluruh orang pun sibuk bersiul.

Tao menghampiri Kris "Balikin bukunya" ucapnya.

"Cium dulu" ucap Kris.

"balikin gak!"

"cium dulu.."

Karena kesal dan marah, akhirnya Tao pun balik badan dan berjalan menuju kelas. Tak disangka-sangka,Kris memeluknya dari belakang. Seketika Tao membeku.

Masih dalam keadaan memeluk Tao,Kris merogoh saku belakang celananya, "Ini" lanjutnya sambil memberikan sebuah buku. Kemudian, dia bergabung dengan teman-temannya diseberang lapangan.

Kejadian itu disaksikan oleh seluruh murid XOXO High School. Banyak yang iri banyak juga yang senang.

::

::

Tao Baekhyun Chanyeol

Kima notes : huaaaaaaahhh chapter 5 update. Mianhae untuk keterlambatannya karena Kima sibuk liburan hehehe ^^ apa kurang banyak moment KrisTao nya? Scene mana yang kalian suka? Kalau kima sih sukanya pas Kris meluk Tao dari belakang uuuuuu~~ /.\ ditunggu yaaa chapter 6 nya dan dua ff kima yang lain lalu kima minggu depan akan post ff chanbaek yang sedikit angst gitu deh huehehehe :3 gomawo udah baca. Ditunggu reviewnyaaaa!

Twitter Kima : babypanda518

Thanks for :

Aswshn - Juniel Is A Vampire Hybrid - SyJessi22 - KTHS - zee konstantin - fitriws21