Title : About Us
Main cast : Do Kyungsoo, Kim Jongin, Oh Sehoon
Other cast : EXO and others
Pair : KAISOO/HUNSOO/KRISOO/SUD.O slight! CHANBAEK CHENMIN
Genre : Little bit comedy (maybe), Romance, Fantasy, etc.
Rating : T
Length : Chaptered
Warning : GS, OOC, Tyop(s), cerita ngawur, alur gajelas.
Disclaimer : Semua cast milik Tuhan dan orang tua mereka masing-masing. Kyungsoo milik Jongin. Jongin milik Kyungsoo. KAISOO milik kita bersama…. Cerita murni milik saya!
Summary : [Chap 2 UP!] "- Jika dilihat Sehun seperti manusia, tak akan ada yang curiga tentang hal itu," – Jongin/"- aku tak percaya dengan hal gaib." – Baekhyun/"Jongin kau sudah gila?! Ba-bagaimana bisa Se-sehun sekolah di sini?!" – Kyungsoo/KAISOO HUNSOO KRISOO SUD.O slight! CHANBAEK CHENMIN/ RnR please…
Kyungsoo merasa iba, ia melangkah mendekati Sehun dan memeluk lelaki berkulit putih susu itu. Sehun balas memeluknya. Perasaan sesak yang tadi ia rasakan perlahan menghilang, digantikan dengan perasaan hangat dan nyaman. Jongin menatap mereka berdua. Ada perasaan aneh dalam hatinya.
"Ekhem!" Lelaki berkulit tan itu berdehem, membuat dua orang di depannya melepaskan pelukan mereka. "Sepertinya sudah malam, apa kau ingin pulang sekarang, Kyung?"
"Tentu saja. Kau kira aku akan menginap di sini? Kalau begitu aku pulang sekarang," jawab Kyungsoo mengambil tasnya yang tergelatak di atas kasur.
"Biar aku antar," ucap Jongin.
"Bagaimana dengan Sehun?"
Jongin melirik Sehun yang ternyata sedang asyik menghabiskan kue cookiesnya yang belum habis. "Sehun, jika aku meninggalkanmu sendiri di sini apa tak apa?"
Sehun mengadahkan kepalanya menatap Jongin. "Memang kau akan kemana?"
"Aku harus mengantar Kyungsoo pulang,"
Sehun nampak berpikir. Sedetik kemudian ia tersenyum dan mengangguk. "Ne, aku tidak apa-apa asal ada cookies yang menemaniku," jawabnya tersenyum lucu.
"Kau lucu sekali, Sehunnie. Kalau begitu aku pamit pulang. Annyeonghaseyo," ucap Kyungsoo membungkukan badannya. Ia berjalan keluar kamar diikuti oleh Jongin di belakangnya.
"Annyeong Kyungsoo. Besok kita bertemu lagi ya!" seru Sehun sedikit berteriak. Ia tersenyum dan mulai kembali memakan cookiesnya.
"Apa kau yakin menyuruh Sehun untuk tinggal bersama mu?" tanya Kyungsoo. Kali ini Kyungsoo dan Jongin tengah berjalan bersama menuju rumah Kyungsoo. Rumah mereka berjarak tak terlalu jauh, rumah Kyungsoo hanya berjarak 2 bloks dari rumah Jongin. Hal itu yang membuat Jongin memilih untuk mengantar Kyungsoo dengan berjalan kaki.
"Ne, tidak apa bukan? Jika dilihat Sehun seperti manusia, tak akan ada yang curiga tentang hal itu," jawab Jongin.
Kyungsoo menganggukkan kepalanya. Perkataan Jongin ada benarnya juga. Sehun memang seperti manusia-atau mungkin memang manusia-tetapi ia mempunyai sayap dan bisa menghilang. Rasanya Kyungsoo tetap tak percaya dengan apa yang ia lihat hari ini. Semua berjalan begitu saja.
"Kyungie… Kyungie… Yak! Do Kyungsoo!" Kyungsoo tersadar dari lamunannya. Ia memandang Jongin kesal. "Wae?"
"Kita sudah sampai."
"Mwo? Ah mianhae, aku sedang tidak fokus," jawab Kyungsoo cengengesan.
"Apa yang sedang kau pikirkan? Apa kau sedang memikirkan Sehun?" tanya Jongin menyelidik.
"Apa yang kau katakana Kim Jongin? Untuk apa aku memikirkan Sehun? Dan untuk apa kau menanyaiku? Ah ternyata kau orang yang menyebalkan!"
"Bukannya aku memang menyebalkan? Satu sekolah sudah tau tentang itu pabbo!" seru Jongin menoyor kepala Kyungsoo.
"Kau yang pabbo!" ucap Kyungsoo menatap intens Jongin. Yang ditatap hanya balas menatap-memamerkan smirk andalannya-. Hal itu membuat Kyungsoo membeku seketika. Lidahnya kelu tak dapat mengeluarkan satu patah kata pun. Beberapa kali ia mengerjap-ngerjapkan matanya lucu.
"Wae? Kau terpesona pada ketampanan ku ini?"
Kyungsoo terperanjat. Ia menjulurkan lidahnya dan segera masuk ke dalam rumahnya itu. Meninggalkan Jongin yang sekarang tengah tertawa melihat ekspresi lucu Kyungsoo.
Koridor mulai ramai. Satu persatu murid SM Art School berdatangan. Kali ini hujan tak turun seperti kemarin. Matahari dengan indahnya tengah menyinari bumi. Memamerkan betapa indahnya ciptaan Tuhan itu. Jalanan juga tak basah, membuat beberapa murid memilih berjalan kaki pergi ke sekolah daripada di antar-jemput seperti kemarin. Namun tetap saja, tubuh mereka terbalut hangat oleh tebalnnya jaket atau sweater yang mereka gunakan. Walau cuaca sudah tak seperti kemarin, suhu di kota Seoul tetap tak berubah. Udara dingin menusuk sampai tulang rusuk. Sepertinya musim dingin akan segera tiba.
"Do Kyungsoo! Do Kyungsoo!"
Byun Baekhyun terus saja berlari kecil seraya menyerukan nama Kyungsoo. Sadari tadi Kyungsoo tak juga menggubris teriakannya. Padahal murid-murid lain yang sedang berjalan di koridor sudah memperhatikan Baekhyun. Dengan kesal dan juga malu-karena diperhatikan murid lain-Baekhyun mempercepat larinya, mengejar Kyungsoo yang hampir memasuki kelas kalau saja Baekhyun tak cepat-cepat menariknya menjauh.
"Ya! Apa yang kau lakukan?!" seru Kyungsoo dalam tarikan Baekhyun. Ia terus meronta meminta Baekhyun melepaskan genggamannya yang sangat kuat.
"Kenapa kau tak menyahut teriakan ku tadi,eoh?" tanya Baekhyun setelah melepas genggamannya pada Kyungsoo dan menatap tajam perempuan di depannya.
"Teriakan? Memangnya kau berteriak apa?" tanya Kyungsoo polos.
Baekhyun memutar bola matanya sebal. Ia melirik tangan kiri Kyungsoo memegang sesuatu. Itu ipod milik Kyungsoo. Sekarang Baekhyun tau kenapa Kyungsoo tak menggubris teriakannya? Karena sedari tadi Kyungsoo mendengarkan musik. Aish si bodoh ini, pikirnya.
"Sudahlah lupakan saja," ucap Baekhyun melanjutkan langkahnya ke dalam kelas. Kyungsoo mengikutinya di belakang.
"Kemarin kau kemana? Aku datang ke rumah mu, tapi kau tak ada," kata Baekhyun tanpa sedikit pun menolehkan kepalanya ke belakang.
"Mau apa kau ke rumah ku?" Lagi-lagi Kyungsoo balik bertanya. Salah satu sifatnya yang selalu membuat orang sebal adalah.. Kebodohannya!
"Membantu eomma mu memasak makan malam! Tentu saja untuk memberikan buku ini, bukankah kau sendiri yang menyuruh ku mengantar buku ini ke rumah mu?!"
Kyungsoo menatap buku yang dipegang Baekhyun dan menatap Baekhyun dengan senyuman polosnya. "Hehe, aku lupa. Mianhae Baekkie-ah." Kyungsoo mengambil buku yang ada di tangan Baekhyun. Ia membungkuk untuk permintaan maafnya.
"Sudahlah ayo ke kelas!"
"Jadi kemarin kau pergi kemana,eoh?" tanya Baekhyun pada Kyungsoo. Dua yeoja cantik itu tengah menikmati makan siang di kantin.
"Kau ingat dengan perkataan Jongin kemaren kan? Yang aku harus menemuinya di atap sekolah."
Baekhyun menatap Kyungsoo tak percaya. "Kau benar menemuinya?"
Kyungsoo mengangguk.
"Kau benar melihat 'hantu' itu?"
"Menurut mu?" Kyungsoo balik menatap Baekhyun yang mengangkat bahunya.
"Entahlah. Kau tau sendiri aku tak percaya dengan hal gaib."
"Ya, aku tau itu."
Hening.
Keduanya kembali asyik menyantap makan siang mereka. Menu makan siang kali ini adalah makanan yang Kyungsoo buat sendiri – sphagetti kimchi – salah satu makanan favoritnya.
"Kyungsoo-ah!"
Kyungsoo dan Baekhyun menolehkan kepalanya. Mendapati seorang namja berkulit tan tengah berlari kecil ke arah mereka. Hal itu membuat Baekhyun memutar bola mata malas. Pasti akan berbicara tentang hantu lagi, itu pikirnya. Sedangkan Kyungsoo hanya diam. Sampai akhirnya Jongin – namja tan tadi – sudah duduk di depannya.
"Kyungsoo-ah, aku punya berita baik untuk mu!" seru Jongin heboh.
"Apa itu?" tanya Kyungsoo penasaran. Ia meletakan sendok makannya, dan menatap lekat Jongin.
"Sehun akan bersekolah di sini!" jawabnya tersenyum lebar. Tapi tidak dengan Kyungsoo. Yeoja bermata bulat itu semakin membulatkan matanya ketika mendengar ucapan Jongin barusan.
"Jongin kau sudah gila?! Ba-bagaimana bisa Se-sehun sekolah di sini?!"
"Bukan kah aku sudah bilang? Ia mirip seperti kita. Pasti tak akan ada yang curiga tentang hal ini." Perkataan itu diucapkan Jongin dengan sangat pelan. Takut-takut kalau saja ada yang mendengar ucapannya barusan.
"Yak kalian berdua! Kenapa kalian berbisik-bisik seperti itu,eoh? Apa itu begitu rahasia sampai aku tak boleh tau? Dan siapa lagi itu Sehun?"
Keduanya menoleh menatap Baekhyun yang menatap mereka curiga. Seakan ia butuh jawaban yang tepat dari pertanyaannya barusan.
"Oh Baekhyun-shii, annyeong. Kau kekasih dari Chanyeol kan? Kenalkan aku…."
"Kau Kim Jongin. Aku sudah tau itu dan hei! Siapa yang mengatakan jika aku kekasih dari Chanyeol?!" Mata Baekhyun membulat tapi tak dipungkuri ada rona merah di pipi putihnya.
"Sudahlah kau jujur saja. Kemarin aku melihat mu sedang kencan dengan si tiang listrik itu. Benarkan jika kalian berpacaran?" Jongin menaik-turunkan alisnya – berniat untuk menggoda Baekhyun yang semakin merona karenanya.
Sekarang giliran Kyungsoo yang menatap Baekhyun curiga. "Kau bilang kemarin kau ke rumah ku, dan kenapa Jongin bilang kau sedang berkencan dengan Chanyeol?"
"Hmm.. itu.." Baekhyun menggaruk tengkuknya yang tak gatal. "Aku memang datang ke rumah mu dengan… Chanyeol. Kami tidak kencan, ha-hanya berjalan-jalan saja."
"Kau bohong Baekhyun-shii. Jelas-jelas kalian berdua berkencan, bahkan aku sempat melihat Chanyeol menggenggam tangan mu."
Baekhyunh semakin merona, membuat smirk di wajah Jongin berkembang. "Su-sudahlah nafsu makan ku hilang gara-gara kau. Dasar hitam!" Baekhyun bangkit dari kursinya dan pergi meninggalkan Jongin yang sekarang tertawa menang. Sedangkan Kyungsoo hanya memandang malas pada dua orang itu.
"Kyungsoo-ah boleh aku duduk di sini?"
Tawa Jongin berhenti. Ia dan Kyungsoo menoleh ke asal suara. Seorang namja dengan senyuman malaikatnya diam berdiri di samping meja mereka. Kyungsoo mengangguk dan tersenyum menanggapi pertanyaan itu. Berbanding terbalik dengan Jongin yang menatap namja itu tajam. Lagi-lagi ada sesuatu yang aneh di dalam hatinya.
.
.
TBC
Aku tau kayanya aku lama banget ngepost FF ini. Kemaren-kemaren ada kejadian yang menimpa keluarga ku mangkanya ga bisa buka laptop, udah gitu laptopnya pergi entah kemana. Biasa ulah kakak yang main ngumpetin tuh laptop -_-
Gimana dengan part ini? Semakin aneh ya? Chanbaek momentnya belum ada dan itu… Udah ada orang ketiga lainnya pasti tau dong siapa? Kkk~~ tinggal tunggu satu lagi orang ketiga yang keberadaannya belum diketahui entah dimana. So stay tune aja :D
Mian reviewnya ga bisa aku balesin, sekali pun sempet aku bales lewat PM ne yang punya akun :)
Thanks to :
nobidokaita, Kaisoo Fujoshi SNH, IkaIkaHun11, Majey Janah 97, gingerbread124, younlaycious88, yamanaka aya, yongchan
.
.
Review again please….
