Hari demi hari berlalu tak terasa sudah 1 tahun Hinata menjalin hubungan dengan melewati hari-hari itu dengan penuh canda mengubah semua kegelisahan menjadi kepercayaan….Mereke sering pergi membeli jus berdua di took kesukaan mereka hingg penjualnya hafal dengan juga sering bersantai di antara krisan,termasuk Naruto,Ya dia sering berjalan di atas pagar taman Hinata dan akhirnya jatuh ke dalam taman Hinata dan merusak bunga krisan yang telah mempersatukan mereka.

"Hinata !"Kata Naruto.

"Iya kenapa?Tanya Hinata.

"Lihat ini !Aku telah membeli rumah itu dengan hasil kerja keras hari ini aku diangkat menjadi mandor !"Kata Naruto sambil menunjukan kunci rumah idaman mereka.

"Wah Hebat !"Balas Hinata.

"Besok aku akan memakai celemek ,Mengurus rumah semua ku aku menunggu mu pulang melambai-lambaikan tanganmu itu aku buatkan teh untuk mu."Ucap Hinata.

"Hinata mulai sekarang pasangkan bunga krisan dimanapun,Baju mu,Meja makan mu,Semua acara termasuk gaun pernikahanmu…."Kata Naruto.

"Baik"Balas Hinata.

" menunggu saat itu"Balas Naruto.

Mereka duduk diantara bunga kesukaan ….

Naruto terlelap di pangkuan kekasihnya itu….Hinata…

Tapi sayang,,,Saat Hinata berdiri di depan Pendeta memakai gaun yang paling bagus,berdandan dengan bunga krisan yang menghias rambutnya lelaki yang berjanji akan janji suci sehidup laki-laki yang dicintainya tak kunjung datang…

"Hinata !Sudah ku katakan jangan jatuh cinta pada laki-laki yang hilang ingatan !Mungkin dia ingatanya telah kembali sekrang"Kata dokter Kakashi dengan muka merah sepertinya dia marah.

"Maaf dokter tapi aku mencintainya"Balas Hinata sambil menangis.

"Hinata !"Teriak teman Hinata (Temari)

"Ada apa Temari?"Ucap Hinata sambil bercucuran air mata.

"Bukankah ini Naruto?"Tanya Temari sambil menunjukan sebuah koran.

" ternyata dia anak seorang jutawan yang hilang"Kata Hinata sambil bercucuran air mata.

``````````````````````````````````````````````````````````Hari demi hari berlalu mungkin sudah seminggu semenjak kejadian itu..

"Benarkah ini rumah Naruto?"Kata Hinata yang berdiri di depan sebuah rumah yang besar.

Ya Hinata sedang pergi ke kota untuk mencari Naruto karena katanya jika ia kembali ingatanya Hinata harus pergi menemui Naruto dan Naruto akan mencintai Hinata sekali lagi.

DICARI PEMBANTU PEREMPUAN !

" ingin melamar menjadi pembantu"Kata dia berbicara kepada nyonya kalau itu ibu Naruto kenapa kelihatan muda?

"Wah kebetulan sekali cepat masuk dan langsung kau temui pembantu-pembantu lain dan minta seragamnya."Kata Mei begitulah nama perempuan itu..

Hinata lalu bekerja disitu ia melakukan semua yang diinginkan tuan-tuan dan nyonya-nyonya disitu.

"Sepertinya sedang ada apa dari tadi dia mencari sesorang yaitu Naruto"Kata Hinata dalam hati.

"SEKARANG SAAT NYA TUKAR CICIN !"Kata Pembawa acara di pesta itu.

"Hem,siapa yang bertunangan?"Tanya Hinata yang sedang santai dengan pembantu-pembantu lainya.

"Hari ini kan Tuan Muda Naruto bertunangan."Ucap salah satu pelayan.

DEGHH

"sepertinya hati Hinata yang sudah hancur itu bertambah hancur,Pecah itu sepertinya dia sudah tidak punya keinginan hidup.

"Yang mana calon nya?Apa perempuan yang tai di depan?"Tanya Hinata.

"Bukan itu kakak Tuan istri tuan muda itu bernama Sakura."Kata salah 1 pembantu.

"Sepertinya aku pernah mendengar nama itu."Kata Hinata dalam hati.

Setelah selesai pesta.

"Hinata?!"Panggil nyonya Mei.

Hinata lansung pergi mendekati nyonya Mei.

"Ada apa nyonya?"Tanya Hinata lirih.

"Tolong ambilkan minum untuk Naruto dan bawa ke kamar nya."Kata Mei.

"Baik nyonya"Balas Hinata.

Tok tok tok

"Masuk"Terdengar suara yang mengijinkanya masuk.

"Permisi Tuan Naruto saya ingin mengantarkan minuman"Kata Hinata.

" pembantu baru ya?Kok baru sekali ini aku melihatmu?"Tanya Naruto.

"Iya Tuan saya baru tadi mulai bekerja."Kata Hinata.

"Namamu?"Tanya Naruto.

"Nama saya Hinata Hyuuga Tuan"Balas Hinata.

"Hem,Nama yang kok sepertinya nama itu tidak asing lagi ya?"Tanya Naruto.

"Ayo aku"Kata Hinata dalam hati.

"Naruto?Kenapa sih kamu masih menyimpan kunci itu?Buang saja kenapa?"Kata seorang gadis dari balkon kamar Naruto.

Ya itu Sakura Haruno.

"Kunci rumah kita !"Kata Hinata dalam Hati.

"Tak kira kunci ini berharga saat aku hilang pun aku tak mengingatnya."Kata Naruto.

"Ingatlah Naruto"Kata Hinata dalam hati.

"Tapi mungkin kau ada benarnya juga"Kata Naruto.

"Apa?!Naruto !"Ucap Hinata dalam menahan air matanya supaya tidak bercucuran.

"Lagi pula Kamu telah menungguku selama setahun."Kata Naruto.

PRANGGGGGG

"Dasar pembantu tak becus !"Kata Sakura.

"Sudahlah Sakura"Ucap Naruto.

Hinata berlari keluar dia pergi ketaman rumah Naruto.

"Bodoh !Hinata yang Bodoh ! Naruto bukan pasangan untuk hidup bersama ku !Untuk apa aku datang kerumah ini?! Aku harus keluar dari rumah ini"Ucap hinata dalam hati.