Disclaimer : Naruto bukanlah saya..
Warning : Incest, SMA (Sistem Mikir Acak-acakan), Typo, OC, OOC, Ngaawur, Perubahan Timeline, dll.
Tanya-Jawab di kolom review:
Q : Author-san boleh nanya,apa saja kegunaan kekkei tota naruto
A : Kekkai tota Naruto punya beberapa fungsi, yang pertama space-time ninjutsu, kedua adalah peledak, ketiga mengacaukan sesuatu (ex: mengacaukan bijuudama), tapi masih lama/belajar Hyouton dulu dari Haku.
Q : Apa cerita in akan jadi harem dengan haku juga?
A : Sepertinya tidak dulu, saya buat Haku disini sebagai sosok kakak bagi Naruto dan Kanade, mungkin disini akan jadi pairnya Kakashi (mungkin tapi?)
Q : Kenapa milih Jouninnya Jiraiya?
A : Jiraiya dan Tsunade adalah orang yang bisa bertindak apapun tanpa misi Minato, jadi cocok bagi Naruto yang disini agak membenci ayahnya.
Q : Oh ya, ini buat saran. Naruto dibikin netral aja. Maksudku, kan sifat Naruto versi dark atau baik udah terlalu terlalu mainstrum. Jadi, bikin netral aja. Juga, Ama keluarganya dia gak naruh dendam tapi juga gak punya harapan lagi keluarga mereka bakalan kembali utuh. Jadi, waktu kushina dan minato udah sadar akan kesalahan mereka, Naruto tetap gak nganggap mereka keluarga dan terus manggil kushina-sama dan Hokage-sama. Ahahaha saran aja sih. Habis, Naruto yang dibikin benci banget ama keluarganya atau Naruto yang gak naruh dendam dan memaafkan mereka itu udah terlalu mainstream
A : Maaf, disini Narutonya baik, tapi tidak menyukai Minato dan Kushina. Bahkan, Naruto kadang bersifat kurang ajar pada mereka, seperti memanggil rambut tomat dan Hokage bodoh didepan, mereka sehingga Jiraiya dan Tsunade sering turun tangan masalah ini.
Chapter 3
Pagi itu Disebuah Aparteman...
Terlihat seorang gadis berambut merah pendek menggunakan apron sedang memasak didapur, kemudian masuk seseorang seumuran dengannya, berambut kuning jabrik dan terlihat sedang bangun tidur.
"Ohayō, Naruto-kun!", Sapa gadis itu.
"Ohayō Kanade-chan! Oh iya, dimana Obaa-chan sekarang?", Tanya Naruto.
"Aku juga tak tahu, yang jelas dia keluar tadi pagi!", Jelas Kanade.
Naruto langsung duduk dikursi dapur dan Kanade langsung ikut duduk dan memberi segelas kopi.
"Oh ya, aku tadi pagi dapat surat dari Sensei mesum itu, bahwa tes kita akan diganti diganti di Hutan Kematian!", Kata Kanade menjelaskan.
'Aku tak tahu apa yang kau pikirkan Sensei-baka, yang jelas sepertinya bukan tes lonceng seperti tiga tahun lalu!', Batin Naruto.
"Oh iya, tanto itu milik siapa?", Tanya Kanade sambil menunjuk sebuah tanto yang tergantung di dapur.
"Oh itu, sebenarnya aku ingin mengganti tanto Sai yang kau rusak dan aku ingin minta maaf padanya!", Jelas Naruto.
"Tidak biasanya kau minta maaf dan memaafkan pada orang lain! Bahkan, ayah dan ibumu tidak pernah kau maafkan! Bahkan, jika bertemu ayahmu kalian selalu menyiapkan kuda-kuda bertarung dan jika tidak dipisah Ero-sennin atau Obaa-chan, kalian hampir saling membunuh karena lidah manismu itu! Dan berapa yang harus kuganti untuk tanto itu? Bagaimanapun aku yang merusaknya!", Kata Kanade.
"Entahlah, mungkin Sai punya masa lalu yang suram seperti kita! Lagipula, kita satu kelompok jadi kita tidak boleh terpecah-belah! Dan soal uang tidak usah ganti, aku baru dapat rejeki!", Kata Naruto dengan santai.
"Jangan bilang, kau membantu Ero-sennin membuat novel porno itu lagi!", Kata Kanade.
"Mau bagaimana lagi, aku juga butuh uang!", Jelas Naruto.
"Terserah, yang penting jangan ikut-ikut mesum!", Kata Kanade.
"Entahlah, mungkin pengecualian pada dirimu!". Kata Naruto dengan wajah mesum.
"BAKA!",
Di Training Ground 7..
Naruko yang sampai disitu langsung bertemu dengan Sakura dan Sasuke, tapi tidak menemukan kaa-sannya.
"Ohayō Sakura, Ohayō Sasuke!", Sapa Naruko.
"Hn..",
"Ohayō Naruko, dimana Kushina-san sekarang?", Tanya Sakura.
"Aku juga tak tahu, soalnya tadi pagi saat aku bangun dia sudah tidak ada, kukira dia disini!", Jelas Naruko.
Lalu terdengar suara sapaan seorang berambut merah panjang seperti tomat.
"Ohayou Naru-chan, Saku-chan, Sasu-chan, maaf terlambat soalnya tadi ada urusan sebentar dengan Minato!", Sapa Kushina.
"Ohayou Kushina-san/Kaa-san, bisa kita mulai tesnya!"
"Baiklah, tes kali ini adalah tes penentuan kalian benar-benar lulus atau tidak! Aku juga tidak akan pilih kasih terhadap anakku sendiri! Aku punya dua lonceng, silahkan kalian sekuat tenaga merebutnya dariku, yang tidak dapat lonceng akan dikembalikan ke Akademi!", Jelas Kushina.
"APA?"
"Kau yakin kaa-san, tidak bohong kan?", Tanya Naruko.
"Aku tidak bohong, jadi kalian harus benar-benar serius dalam tes ini!", Kata Kushina.
"Ckk.. sepertinya kau meremehkanku Kushina-san!", Kata Sasuke.
Sasuke melemparkan kunai keKushina tapi Kushina berhasil menghindarinya. Dan langsung membuat handseal.
"Fūton: Daitoppa"
Kushina langsung membuat satu jutsu elemen angin sehingga menerbangkan tiga muridnya.
"Wahh.. Kenapa kuterbangkan mereka, ttebane! Sekarang makin susah untuk mengalahkan mereka semua sekaligus!", Kata Kushina kesal akan kesalahannya sendiri.
Sasuke sepertinya berhasil mendarat paling dekat dengan Kushina. Langsung membuat handseal.
"Katon: Gōkakyū no Jutsu"
Sasuke langsung membuat jutsu api andalannya, dia menembakan bola api besar kearah Kushina. Kushina melihat itu langsung mengeluarkan banyak rantai cakra warna biru didepannya untuk menahan api Sasuke, dan 'duar..' terjadi ledakan karena tabrakan rantai dan api, tapi rantai Kushina tetap kokoh karena kuatnya.
'Dia jenius seperti Mikoto, sudah memiliki jurus elemental saat masih kecil!', Batin Kushina.
Sasuke yang melihat jutsu apinya kalah saat berhadapan dengan rantai Kushina sedikit geram, dia langsung membuat jutsu api lagi.
"Katon: Gōkakyū no Jutsu"
Sasuke menyemburkan api kearah Kushina lagi, tapi Kushina kemudian hanya memutuskan koneksinya kerantai cakranya dan langsung membuat jutsu.
"Suiton: Suijinheki"
Kushina menyemburkan air yang berbentuk dinding dari mulutnya dan air itu menahan api Sasuke hingga padam dan tanpa diketahui sasuke Kushina telah membuat jutsu lagi.
"Suiton: Suidanha"
Kushina meludahkan peluru air pemotong berkecepatan tinggi kearah Sasuke dan melihat itu Sasuke langsung menghindar dan 'crasshh...' sepertinya kecepatan air dan Sasuke lebih cepat airnya, sehingga pinggang kiri Sasuke tergores dan berdarah, Sasuke lalu merasa kesakitan dan tanpa sengaja membangkitkan sharingan satu tamoenya, tapi dia akhirnya pingsan karena kesakitan.
"Pelajaran pertama ninjutsu, kuyakin kau cukup hebat disini, hanya saja kau terlalu terburu-buru menyerang dan mudah emosi!", Kata Kushina sambil mendekati Sasuke.
Tapi tiba-tiba dia ditendang dari belakang hingga terpental dan terlihat Naruko yang siap dengan kuda-kudanya.
"Sepertinya kau sudah siap Naruko-chan, tapi ingat aku tak akan pilih kasih!", Kata Kushina.
Sedangkan Naruko hanya diam dan membuat handseal.
"Kage Bunshin no Jutsu"
Naruko membuat 7 klon dan 3 klon langsung menyerang Kushina dari berbagai arah mulai dari kiri, kanan dan depan, tapi Kushina berhasil menghindarinya dan langsung menghajarnya dengan pukulannya, 'dust.. dusst.. dust..' ketiga bunsin langsung menghilang, tapi 'duak..' salah satu bunshin Naruko berhasil memukul Kushina, 'duak..' 3 klon lainnya menendang pinggang Kushina keudara.
"NA-MI-KA-ZE", Teriak klon-klon itu.
"NARUKO RENDAN", Teriak Naruko yang sudah meloncat keudara.
Naruko bersiap menendang muka Kushina, tapi 'hap..' Kushina berhasil menangkap kakinya dan 'duak.. blar..' Kushina membanting Naruko dengan tenaga monster ketanah hingga Naruko pingsan dan 'dust.. dust.. dust..' klon-klon Naruko yang tersisa langsung menghilang.
"Pelajaran kedua taijutsu, sepertinya kau cukup berbakat Naru-chan, tapi jangan sekali-kali mengajak adu taijutsu dengan Akai Chishio no Habanero kecuali kau adalah Tsunade-hime!", Kata Kushina.
'Satunya kemana ya? Aku harus mencarinya!', Batin Kushina sambil menyentuh tanah dengan jari telunjuknya.
Sementara Sakura sedang kebingungan mencari sesuatu.
'Naruko dan Sasuke-kun kemana, ya?', Batin Sakura.
Kemudiam dia mendengar seseorang berteriak.
"Magen: Narakumi no Jutsu"
Tiba-tiba dia dikelilingi daun-daun yang kemudian ketika daun-daun hilang, terlihat Sasuke mati berdarah dengan banyak kunai menancap ditubuhnya.
"ARGHHHHH", Teriak Sakura dan kemudian dia pingsan.
"Pelajaran ketiga genjutsu, aku memang bodoh soal genjutsu, bahkan satu-satunya yang kukuasai adalah ini! Tapi, tak kusangka genjutsu level D berefek seperti ini!", Kata Kushina.
Kushina langsung membawa ketiga muridnya dan menyembuhkan luka-luka muridnya, dan mengikat Sakura ditiang.
Sementara itu bersama Naruto dan Kanade...
Naruto dan Kanade sedang berjalan menuju Hutan Kematian dan mereka bertemu Sai dijalan.
"Ohayou, Naruto-kun! Ohayou, Kanade-san!", Sapa Sai dengan senyum palsunya.
"Ohayou, Sai-kun!", Balas Kanade.
"Hai Sai, aku minta maaf soal kemarin! Lagipula, biarpun aku mengetahui semuanya aku takkan membocorkannya kesiapapun!", Kata Naruto.
"Sudahlah, tak usah dipikirkan!", Kata Sai.
"Oh ya, ini adalah tanda permohonan maafku dan Kanade, maaf jika lebih jelek daripada punyamu dulu, mudah-mudahan berguna! Oh ya, aku harap kita bisa berkerjasama sekarang sebagai sesama Shinobi Konoha!", Kata Naruto sambil menyerahkan tanto yang dibelinya kemarin kepada Sai.
"Terima Kasih, Naruto-kun! Aku berharap bisa bekerjasama denganmu maupun Kanade-san!", Kata Sai.
Merekapun akhirnya masuk ke Hutan Kematian, ternyata ada kejutan tak terduga, terutama pada Naruto dan Kanade.
"O-obaa-chan, k-kenapa kau disini?", Tanya Naruto gugup.
"I-iya oba-chan?", Tanya Kanade tak kalah gugup.
'Sial, sepertinya ada yang salah disini bukankah senseiku Jiraiya saja! Kenapa dia ada disini? Mungkinkah..', Batin Naruto terpotong oleh perkataan Jiraiya.
" Sepertinya, kau sudah tahu maksud kami bocah!", Kata Jiraya.
"Ini semakin menyenangkan!", Tsunade menambahkan.
"BAIKLAH, KAMI BERTIGA AKAN MENGALAHKAN KALIAN BERDUA!"
Naruto langsung melempar kunai peledak kearah Jiraiya dan Tsunade, 'duar..' kunai itu meledak tapi Tsunade dan Jiraiya langsung menghindar.
"BERSIAPLAH MENUJU KEMATIAN KALIAN!", Teriak Tsunade.
'Duak.. Blarr...' Tsunade memukul tanah dengan tenaga monsternya sehingga terjadi gempa kecil dan tanah-tanah menjadi hancur. Tapi, Naruto dan kawan-kawannya berhasil meloncat untuk menghindari serangan Tsunade dan Kanade sekarang sudah siap dengan jutsunya.
"Fūton: Fūjin no Jutsu"
Kanade meniupkan debu dengan sekala tinggi, sehingga mengganggu penglihatan Tsunade. Naruto melihat itu langsung melempar kunai peledak kearah Tsunade, 'duar..' kunai itu meledak dan membuat Naruto, Kanade dan Sai sedikit tersenyum, tapi senyum mereka hilang ketika asap hilang dan Tsunade dilindungi rambut putih Jiraiya.
"JANGAN LUPAKAN AKU BOCAH! HARI JINGOKU", Teriak Jiraiya.
Jiraiya menembakkan puluhan rambut putihnya yang tajam, seperti senbon kearah Naruto, Kanade dan Sai. Tapi, Kanade sudah bersiap dengan teknik dotonnya.
"Doton: Doryūheki"
Kanade membuat tembok besar dan mengeblok serangan rambut Jiraiya, 'duak.. blar..' Tsunade meninju tanah lagi sehingga menghancurkan semua didekatnya tapi lagi-lagi Team 6 berhasil meloncat untuk menghindarinya. Naruto langsung membuat jutsu petir untuk menyerang Tsunade dan Jiraiya.
"Raiton: Gian"
Naruto melompat dan menyemburkan petir dari mulutnya untuk menyerang Tsunade dan Jiraya, tapi Jiraiya dan Tsunade berhasil menghindarinya. Sai yang dari tadi hanya diam, sekarang sudah mulai melakukan jutsunya.
"Chōjū Giga"
Sai menggambar 10 burung kecil hidup dan dibelakangnya ada kertas peledaknya dan langsung menuju Tsunade dan Jiraiya. Jiraiya melihat itu langsung membuat jutsu elemen tanah.
"Doton: Doryūheki"
Jiraiya membuat dinding tanah untuk melindungi dirinya dan Tsunade, dan 'duar..' burung peledak ciaptaan Sai meledak didepan dinding itu, sehingga dinding hancur dan menimbulkan asap tebal. Setelah asap hilang Jiraiya langsung membuat jutsu api.
"Katon: Endan"
Jiraiya menembahkan peluru api ke Team 6. Naruto yang melihat api itu langsung membuat jutsu lagi.
"Suiton: Suijinheki"
Naruto menyemburkan air berbentuk dinding dari mulutnya dan menahan api Jiraiya hingga padam. Tsunade yang tadi diam saja sekarang sudah berlari di tembok air Naruto bersiap menerjang. Naruto hanya menyeringai dan membuat hanseal lagi dan membatin jutsunya sembari dia masih menyemburkan airnya.
"Raiton: Kangekiha"
Naruto langsung membuat aliran listrik disela jari-jari dan langsung mengarahkannya keair dan 'dzertt..' Tsunade tersetrum dan akhirnya terjatuh, Narutopun lansung menghentikan jutsu air dan petirnya. Sai yang melihat Tsunade jatuh langsung mengambil tantonya dan bersiap menebas Tsunade, tapi 'trank..' tanto Sai dihalangi kunai Jiraiya dan 'duak..' Jiraiya menendang Sai hingga terpental.
"CUCU KURANG AJAR, BERANINYA KAU MENYETRUMKU!', Teriak Tsunade sedikit marah.
"Sudah kalian semua lulus, lagipula kalian semua akan mati jika kami sungguh-sungguh! Lagipula kerja sama kalian bagus, mengingatkanku pada bocah-bocah Amegakure beberapa tahun lalu!", Kata Jiraiya.
"Huhh.. padahal aku belum melakukan jutsu Katonku sama sekali!", Keluh Kanade.
"Aku juga belum menggunakan Futonku!", Tambah Naruto.
"Jangan sombong, bocah! Lagipula, kalian daritadi tak berani mendekati kami berdua dan hanya menggunakan jutsu jarak jauh saja!", Kata Tsunade.
"He he he.., habisnya kami tak mau mati muda, sih!", Kata Kanade.
"Sudah tak usah dibahas lagi! Karena, kalian cukup bagus dalam kerjasama kutraktir kalian ramen!", Ajak Tsunade.
Kembali ke Naruko..
Naruko, Sasuke dan Sakura telah sadar, Sakura kaget karena dirinya telah diikat.
"A-ano, kenapa saya diikat Kushina-sensei?", Tanya Sakura.
"Itu karena, kau satu-satunya yang pingsan tanpa perlawanan!", Jawab
Kushina langsung memberi makan kotak makan siang pada Naruko dan Sasuke.
"Kalian berdua boleh makan makanan dikotak itu, tapi ingat JANGAN BERI MAKAN SAKURA dan jika ada yang melanggar kalian semua tidak lulus tesku! Dan aku akan meninggalkan kalian sebentar, aku ada urusan!", Kata Kushina.
Kushinapun menghilang menggunakan Shunsin. Naruko kemudian siap menyuapi Sakura.
"Sakura, makanlah ini!", Kata Naruko.
"Tapi, jika kau memberiku makan, kau akan tidak lulus seperti aku!", Kata Sakura.
"Tak apa-apa, lagipula kita bisa sama-sama ngulang tahun depan!", Kata Naruko.
"Ckk... Aku sepertinya setuju dengan Naruko, walaupun kita lulus tahun depan, kita belum tentu lebih lemah daripada yang lulus tahun ini! Lagipula, belum tentu juga yang lulus tahun ini langsung jadi Chunin, mungkin kita yang lulus tahun depan bisa jadi Chunin duluan daripada mereka", Kata Sasuke sambil bersiap menyuapi Sakura juga.
'Sepertinya alasanku keren juga! Lagipula, aku kurang suka dibimbing wanita merah hyperaktif itu, mungkin jika aku lulus tahun depan bisa dibimbing Jounin yang lebih normal', Batin Sasuke.
Lalu mereka kemudian makan bertiga. Kemudia, Kushina muncul dengan wajah mengerikan sehingga membuat mereka bertiga begidik.
"KALIAN INI!", Teriak Kushina.
"M-maafkan kami kaa-san, l-lagipula jika ada yang tidak lulus aku saja! L-lagipula, aku yang mengajak Sakura makan!", Kata Naruko gugup.
"M-maafkan mereka Kushina-sensei, j-jika ada yang tidak lulus, aku saja! L-lagipula yang gagal sebenarnya adalah aku! S-sedangkan, m-mereka hanya merasa kasihan padaku dan memberiku makan!", Kata Sakura tak kalah gugup.
Kushina mendengar itu hanya tersenyum yang membuat Team 7 makin bingung.
"Kalian semua lulus!", Kata Kushina.
"APA? KOK BISA?", Teriak Team 7 bingung.
"Dengar ya! Sebenarnya tes ini untuk melatih kerja-sama kalian dan sepertinya kalian bisa bekerjasama walau hanya dalam makanan! Ingat orang yang melanggar misi adalah sampah, tapi orang yang meninggalkan temannya lebih buruk dari apapun!", Kata Kushina.
"Eh, itukan kata-kata Kakashi-nii?", Kata Naruko.
"Ya, memang dialah sumbernya..."
-TBC-
Mungkin hanya ini yang bisa saya tulis kali ini dan acak-acakan (karena, kepentingan terbagi)
Untuk Kushina disini elemennya adalah air dan angin
Untuk Minato adalah Angin dan petir
Sedangkan Naruko masih bingung?
Mohon maaf jika ada kesalahan, dan tolong review dengan review yang membangun..
Sekian terima kasih..
