Disclaimer : Naruto bukan milik saya maupun paman saya.
Warning : NON-BLOOD RELATED INCEST, OC, OOC, TYPO, NGAWUR, PERUBAHAN TIMELINE, DLL.
Tanya-Jawab Review:
Q: Thor jadi team 6 ma team 7 bakal nglawan jinpachi ma kushimaru y thor?
A: Yup, mereka juga akan melawan Jinin, Ameyuri dan OC buatan saya
Q: oh ya ?
apa mereka(team6) saat keluar desa akan dicap sebagai missing nin atau enggk ?
A: Tidak, karena mereka dalam perlindungan Jiraiya dan Tsunade
Chapter 5: Nami no Kuni, part 3
.
Kembali kepada Team 7..
.
Kushina, Tazuna, Kakashi dan Team 7, sedang melanjutkan perjalan kerumah Tazuna, tapi dalam perjalanan mereka dicegat dua orang yang kita kenali Jinpachi dan Kushimaru.
"Lama tak bertemu Tazuna, sepertinya kau membawa teman juga bahkan seorang pahlawan perang dunia ketiga, si jenius Sharingan no Kakashi dan seorang istri dari kilat kuning, Chishio no Habanero!", Kata Jinpanchi.
'Apakah Kakashi seorang Uchiha? Bukanlah dia seorang Hatake? Kenapa dia mempunyai Sharingan?', Batin Sasuke.
"Shii.. shii.. shii.. sepertinya makin menarik, kira-kira berapa harga kalian dipasar gelap, ya?", Kata Kushimaru,
"Kakashi-nii, Kaa-san, Siapa mereka berdua?", Tanya Naruko.
"Mereka berdua adalah anggota Kiri no Shinobigatana Shichinin Shū, mereka menyebut diri mereka Combo Berdarah Dingin, Munashi Jinpachi dan Kuriarare Kushimaru! ", Jawab Kakashi yang sudah memasang kuda-kuda bertarung.
"Tak kusangka orang brengsek seperti orang-orang Konoha, mengenali kami!", Balas Jinpanchi.
"Shii.. shii... shii.."
Jinpanchi dan Kushimaru sudah siap dengan senjatanya masing-masing.
"Naruko, Sakura, Sasuke lindungi Tazuna!", Kata Kushina yang sudah memasang kuda-kuda bertarung.
Team 7 langsung melakukan formasi mengelilingi Tazuna untuk mellindunginya. Sedangkan, Kakashi langsung menaikkan pelindung kepala yang menutupi matanya dan terlihat mata sharingan tamoe tiganya.
"Cihh.. Sharinganmu tidak akan bisa melawan kami!", Kata Jinpanchi yang sekarang sudah mengangkat salah satu tangannya keatas dan membuat seal macan dengan satu tangan.
"Kirigakure no Jutsu"
Tiba-tiba kabut tebal menyelimuti mereka semua sehingga penglihatan mereka semua terganggu.
"Chōtō Ninpō: Waiyā Haritsuke"
'slab.. slab.. srett...' Seseorang terkena jurus penyaliban Kushimaru. 'Kyaa...' Teriak orang itu yang ternyata adalah Kushina yang sekarang sudah tersangkut dipohon dan Kushina akhinya pingsan karena lukanya. Kakashi yang mendengar Kushina langsung berlari menuju Kushina, tapi 'sreet..brak..' Kakashi tersandung benang tak terlihat sehingga dia terjatuh, sedangkan Kushimaru sudah siap dengan pedang panjangnya untuk menyalib Kakashi juga.
"Chōtō Ninpō: Waiyā Haritsuke"
'slab.. slab.. srett...' Seseorang terkena teknik Kushimaru tetapi bukan Kakashi yang terkena melainkan gadis berumur 16 tahun yang tiba-tiba datang didepan Kakashi untuk melindunginya (Tahu sendiri siapa), baik Kakashi yang sekarang belum bisa melihat maupun Kushimaru kaget, karena pertarungan mereka dihalangi seseorang. 'Aaa..' teriak gadis itu dipohon dan gadis itu pingsan karena kesakitan. Sementara, disisi lain Jinpanchi sudah berlari dan menebas Team 7 dengan pedang peledaknya.
"Bakutō Jutsu: Happa Rokujūshi"
"Doton: Doryūheki"
'Duar.. Blarr..' terjadi ledakan yang disebabkan tabrakan kertas peledak yang dikeluarkan pedang shibuki dan tembok tanah yang dibuat gadis berambut merah berumur 13 tahun yang melindungi Team 7. Kemudian dari arah lain seorang paman-paman sudah bersiap menebas Jinpachi dengan pedang besarnya, tapi 'trankk..' Jinpachi berhasil menangkis pedang pria itu dangan pedangnya, tapi 'duak..' pria itu berhasil menendang Jinpachi hingga terpental. Sedangkan dari udara terlihat dua anak laki-laki yang menaiki burung raksasa dari tinta. Salah satu dari mereka yang berambut pirang sudah membuat handseal jutsu anginnya.
"Fūton: Daitoppa"
Anak berambut pirang itu meniupkan angin dari mulutnya sehingga kabut tebal yang menyelimuti tempat dibawahnya menyebar dan hilang. Terlihatlah dibawah ada Zabuza, Kanade, Team 7, Kakashi, Combo berdarah dingin, Tazuna, Haku yang tergantung dipohon dan Kushina yang bernasib sama seperti Haku. Dua orang yang ada diatas burung tinta tadi langsung turun didekat Kanade, sedangkan burung tinta tadi langsung hilang.
"Maaf, kami terlambat ternyata perjalanan udara sangat buruk!", Kata Naruto.
Sementara Kushimaru langsung mendekati Jinpanchi.
"Cihh.. sebaiknya, pergi saja lagipula penghianat ini bukan urusan kita! Aku tak mau berurusan dengan sibrengsek tukang palu itu!", Kata Jinpanchi.
"Shii.. shii.. shii.. benar yang kau katakan, lagipula kita kalah jumlah!", Timpal Kushimaru.
Mereka berdua langsung melakukan handseal dan kabur melalui shunsin.
"Cihh.. Kabur!", Kata Zabuza.
Sementara disisi lain, Team 7 melihat yang menyelamatkan mereka hanya kaget dan bengong.
"Nii-san", Gumam Naruko lirih sehingga tidak bisa didengar.
'Kyaa... Nii-san menyelamatkanku! Tapi, kenapa wanita ganjen itu ikut Nii-san sih!', Batin Naruko senang tapi sebal. Senang karena Naruto menyelamatkan team 7, Sebal karena Kanade ada disini.
Naruto dan Zabuza langsung mendekati Haku, sedangkan Sai dan Kakashi mendekati Kushina. Mereka langsung memotong benang-benang yang mengikat Haku maupun Kushina dan menyelamatkannya.
"Bagaimana keadaan anak angkatku?", Tanya Zabuza pada Naruto.
"Sepertinya, dia mengalami luka parah! Tapi, syukurlah dia belum meninggal, mungkin dengan jutsu medisku memerlukan enam hari untuk menyembuhkannya, sedangkan kalau gabungan jutsu medisku dan Kanade dua hari bisa kemungkinan bisa sembuh!", Jawab Naruto.
"Syukurlah, walau dia hanya anak angkatku, dia adalah satu dari dua hal yang berharga bagiku selain istriku, tolong sembuhkan dia!", Kata Zabuza.
Zabuza langsung menggendong Haku dan menghampiri Tazuna bersama Naruto. Sementara disisi lain, tepatnya ditempat Sai dan Kakashi.
"Syukurlah, Kushina-nee hanya pingsan! Walau lukanya kelihatan berat!", Kata Kakashi entah pada siapa dan langsung menggendong Kushina.
Lalu, mereka berdua langsung menuju Tazuna, walau Kakashi jalannya agak terpincang-pincang karena kakinya juga sakit.
"Terimakasih, telah menolong kami Zabuza-san, Ninja-san!", Kata Tazuna.
"Sudahlah, Tazuna Lagipula, memang tugas kami menolong orang kesusahan, lebih baik kita ketempatmu sekarang, untuk menyembuhkan Haku!", Kata Zabuza.
Sementara disisi lain, tepatnya disisi Naruto, Team 7, Team 6, dan Kakashi.
"Lama, tak jumpa Kakashi!", Kata Naruto.
"Kau, Naruto kan? Kenapa kau ada disini? Lalu, dimana senseimu?", Tanya Kakashi.
"Sudalah, orang sepertimu tidak usah ikut campur kehidupanku, Kakashi! Lalu, Kanade, Sai lebih baik kita kerumah Tazuna dan menyembuhkan Haku-nee dan Kushina!", Kata Naruto dingin
"Ehh, Kushina-san juga, bukanlah kau membencinya?", Tanya Kanade.
"Ingat Kanade, Ini bukan soal membenci atau tidak! Tapi, ini soal menyelamatkan nyawa seseorang sebagai Ninja medis, jadi ego harus dikesampingkan! ", Ucap Naruto serius.
Sementara Naruko membatin dalam pikirannya sendiri tentang kelakuan Naruto.
'Jadi, Nii-san benar-benar membenci kami bertiga dan menganggap kami hanya sesama patner di Konoha! Maafkan aku Nii-san', Batin Naruko.
Tazuna langsung mengajak mereka yang ada disitu untuk pulang kerumahnya dengan segera dan untuk jaga-jaga bertambahnya bantuan musuh sekaligus merawat Kushina dan Haku. Dan akhirnya mereka pulang kerumah Tazuna.
Sesampainya dirumah..
Team 6, Team 7, Tazuna dan lainnya disambut oleh seorang wanita berambut hitam yang kita kenali sebagai anak perempuan Tazuna, Tsunami.
"Ada apa, Tou-san?", Tanya Tsunami.
"Nanti aku beri tahu, yang jelas siapkan kamar, kita akan menyembuhkan mereka berdua dahulu!", Kata Tazuna sambil menunjuk Kushina yang digendong Kakashi dan Haku yang digendong Zabuza.
Tsunami langsung menyiapkan kamar untuk Kushina dan Haku, ditempat yang sama sehingga mereka lebih mudah dirawat. Lalu, baik Kakashi maupun Zabuza membawa Kushina dan Haku kedalam kamar.
"Mohon maaf, sebaiknya kalian semua keluar ! Aku akan mengganti baju mereka dan membersihkan luka mereka!", Perintah Tsunami.
"Boleh aku dan dua temanku tetap didalam! Aku dan pacarku yang rambut kuning itu adalah ninja medis, sedangkan temanku sipusar seksi adalah asisten kami!", Kata Kanade.
"Tapi, mereka berdua adalah laki-laki. Nanti, jika terjadi apa-apa pada dua wanita ini, bagaimana?", Tanya Tsunami.
"Sudah, jangan khawatir! Lagipula, mereka pengidap gangguan seksual! Pacarku seorang Fetish yang hanya terobsesi padaku, sedangkan temanku hanyalah seorang yang mementingkan lukisannya daripada wanita!", Kata Kanade sehingga membuat Naruto dan Sai sedikit kaget.
"Baiklah, aku percaya padamu!", Jawab Tsunami.
Mereka akhirnya semua yang ada didalam ruang itu akhirnya meninggalkan ruangan itu. Sehinnga tersisa Team 6, Tsunami dan para pasien mereka.
"Kanade, apa maksudmu mengatakan aku dan Sai pengidap gangguan seksual?", Bisik Naruto pada Kanade.
"Iya, Kanade-san. Lagipula, aku bukannya tak suka perempuan, tapi menurut Danzou-sama cinta hanya membawa kebencian!", Bisik Sai juga.
"Sudalah, kalian berdua! Ini adalah jalan satu-satunya untuk bisa merawat pasien-pasien kita!", Bisik Kanade.
"Eh, Ada apa, ya? Kok, daritadi bisik-bisik melulu?", Tanya Tsunami.
"Tak apa-apa Tsunami-san! Langsung saja kita bersihkan luka mereka dan menyembuhkan mereka!", Kata Kanade.
Mereka akhirnya memulai proses pengobatan diruang itu.
Sementara itu ditempat lain..
Terlihat empat orang yang seperti iblis sedang membicarakan sesuatu.
"Jadi kalian gagal? Seharusnya misi ini diserahkan padaku, pasti tak akan gagal seperti dua pecundang seperti kalian!", Ejek seorang yang bermuka sombong diantara mereka berempat.
"Cihh.. Sebenarnya kami hampir berhasil, sayangnya sibrengsek Zabuza tidak menghalangi kami!", Kata Jinpanchi.
"Cihh.. penghianat itu! Sebaiknya, kita harus segera menyerang mereka!", Kata orang bermuka sombong lagi.
"Sabar dulu, lagipula untuk menyerang mereka kita perlu kekuatan penuh untuk membunuh mereka! Jadi, sebaiknya kita menunggu Kanon (OC) kembali dari Kiri!", Kata satu-satunya wanita ditempat itu.
"Baiklah, tapi berapa lama si wanita monster itu kembali dari Kiri?"
"Mungkin, enam hari lagi!"
Sementara diruang lain dirumah Tazuna..
Terlihat diruang lain terlihat tiga orang yang sedang duduk dan membicarakan sesuatu.
"Bukanlah, kau adalah Zabuza Momochi salah satu anggota Kiri no Shinobigatana Shichinin Shū, kenapa kau membantu kami? Dan, mengapa mereka memanggilmu pengkhianat?", Tanya Kakashi.
"Dan, kau adalah Sharingan no Kakashi salah satu pahlawan perang dunia ketiga! Dan, soal aku mengkhianati mereka, penyebabnya adalah perang saudara di Kirigakure, bukankah Tazuna sudah menjelaskannya?", Zabuza bertanya balik.
"Pembunuhan pengguna kekkai genkai, perang saudara dan pasukan rebellion dan lain-lain!", Tanya Kakashi.
"Aku dan istriku adalah salah satu pemimpin pasukan rebellion!", Kata Zabuza.
"Oh lalu, hubungan kalian, bagaimana? Tazuna-san, Zabuza-san!", Tanya Kakashi.
"Zabuza adalah anak temanku! Jadi, kami lumayan dekat!", Jawan Tazuna.
"Oh ya Kakashi, sebaiknya kau latih tiga anak yang bersamamu tadi! Sedangkan, Naruto, Kanade dan Sai biar aku yang urus! Kemungkinan, mereka dan Gatou akan menyerang dengan kekuatan penuh!", Kata Zabuza.
"Lalu, kira-kira kapan mereka akan menyerang kita?", Tanya Kakashi.
"Kira-kira, enam sampai tujuh hari lagi, menurut mata-mataku salah satu skuad mereka baru akan datang dari Kirigakure enam hari lagi! Seorang pengguna kekkai genkai Haiton, Kamiyo Kanon, satu-satunya pengguna kekkai genkai yang diterima Yagura!", Kata Zabuza.
Kemudian, Kanade dan Sai yang sudah selesai mengobati Kushina dan Haku, kini berjalan menuju mereka bersamaan dan lansung duduk didekat mereka.
"Bagaimana keadaan Kushina-nee/Haku?", Tanya Kakashi dan Zabuza bersamaan.
"Untuk Kushina-san lukanya tak sefatal Haku-nee, jadi sebentar lagi kemungkinan dia sudah sadar dan Haku-nee, mungkin besok baru sadar!", Jelas Kanade.
"Syukurlah!"
Sementara diruang lain rumah Tazuna..
Terlihat tiga orang yang merupakan team 7, sedang duduk bertiga.
"Sepertinya, kita bukan team yang berguna! Bahkan, kita yang merupakan lulusan terbaik di Akademi kalah dengan Team 6 yang merupakan team paling misterius di angkatan kita! Untung saja, bukan team si Ino-pig yang mempunyai dua orang terbodoh di Akademi! Bisa, malu seumur hidup aku jika kalah dengan mereka!", Keluh Sakura.
"Sudah, jangan mengeluh Sakura! Lagipula, bukankah sudah kubilang Naruto-nii adalah orang hebat!", Kata Naruko.
'Uzumaki Naruto, Uzumaki Kanade, Sai, siapa kalian sebenarnya? Aku tak akan kalah dengan kalian!', Batin Sasuke.
"Sepertinya hari sudah mulai malam, sebaiknya kalian segera keruang makan untuk makan malam, yang lain sudah menunggu!", Ajak Tsunami yang datang menemui mereka.
Mereka akhirnya keruang makan dan diruang makan sudah terdapat banyak makanan dan sudah terkumpul semua orang, kecuali para pasien dan Naruto. Mereka akhirnya duduk dan mulai makan.
'Nii-san dimana, ya? Kok, tidak ada disini?', Batin Naruko menyadi kejanggalan.
"Oh ya! Kok, Naruto tidak berada disini untuk makan malam, Tsunami-san?", Tanya Kakashi.
"Oh, dia ada diteras, katanya tidak mau diganggu, sih!"
Sementara dteras rumah Tazuna..
Telihat Naruto sedang duduk merenungi nasib sambil memegangi pedang Kokushibyō miliknya, lalu terlihat seorang anak berumur 5 tahun yang baru pulang kerumah. Lalu, anak itu langsung beteriak pada Naruto.
"JADI, KAU YANG DIBAWA KAKEKKU UNTUK MELAWAN GATOU! DENGAR YA, SEMUA ORANG YANG MELAWAN GATOU AKAN MATI, SEPERTI AYAH BODOH ITU! JADI, JANGAN BERLAGAK KEREN MELAWANNYA!", Teriak bocah itu.
"Eh, bocah! Ini bukan keinginanku untuk melawan orang merepotkan seperti Gatou, ini adalah misiku! Jadi, kalau mau protes protes saja pada yang memberiku misi ini, namanya Jiraiya! Dia sekarang ada di Sunagakure! Dan kau adalah Inari, kan?", Kata Naruto.
"Bagaimana, kau tahu namaku?", Tanya Inari.
"Aku mendengar semuanya dari ibumu! Aku juga tahu, kau membenci ayahmu yang mati karena gagal melawan Gatou! Eh, bocah aku tak melarangmu membenci ayahmu karena aku juga membenci ayah dan ibuku! Tapi, egomu harus dibuang dalam misi, karena jika kau hanya mementingkan masalahmu sendiri kau tak akan menang dalam misimu! Jadi, jika kau ingin desamu bebas dari otoritas Gatou, kau harus mengesampingkan emosimu dulu dan berjuang melawannya hingga titik darah penghabisan, walau itu tetap gagal, tapi setidaknya kau mendapat kemenangan hatimu sendiri!", Jawab Naruto dingin.
Naruto akhirnya masuk kedalam rumah dan meninggalkan Inari sendirian diteras.
'Kemenangan hati, ya?', Batin Inari.
Tengah malamnya..
Disebuah kamar terlihat seorang berambut kuning yang kelihatannya hanya berbaring dan segaja tidak tidur, anak itu adalah Naruto, malam ini adalah jadwalnya merawat Haku dan Kushina.
'Sudah tengah malam, ya? Sebaiknya aku segera mengecek mereka!', Batin Naruto.
Naruto langsung menuju kamar para pasiennya dan mengecek mereka satu-satu. Naruto bersiap meninggalkan mereka. Tapi 'srep..' kakinya dipegang seseorang dan ketika melihat siapa yang memegang kakinya, dia menemukan Kushina sudah sadar dan memegangi kakinya.
"Kau Naruto, kan? Anakku! Terima kasih telah merawatku dan maaf jika beberapa tahun ini aku meninggalkanmu dan dulu membuangmu! Tapi, akhir-akhir ini aku bersalah karena membuangmu dan aku mohon kembalilah kerumah!", Kata Kushina dengan wajah memelas.
Tapi, Naruto hanya melepaskan tangan Kushina dan membatin sesuatu.
'Cihh.. Kenapa kau sok baik setelah aku kuat, sih? Dan kenapa kau minta maaf disaat seperti ini, dimana saat kau menjadi pasien dan tanggung jawabku? Dasar rambut tomat busuk! Lagipula, sampai kapanpun aku tak akan memaafkan kesalahanmu itu! Eh, Bagaimana cara menghindar dari masalah merepotkan ini? Jika, aku main adu mulut dengannya, dia akan berteriak, lalu semua akan bangun dan bertindak membelanya, karena dia dalam keadaan lemah! Ah, lebih baik dengan cara itu saja!', Batin Naruto.
Naruto langsung memberikan tatapan aneh dan tak bisa diartikan oleh Kushina.
"Maaf Kushina-san, aku memang Naruto. Tapi, aku bukanlah anak anda maupun anak Hokage-sama yang menurut saya sudah meninggal beberapa tahun lulu! Aku hanyalah seorang warga desa Konoha yang kebetulan bernama Naruto yang merupakan cucu Senju Tsunade yang merupakan pewaris klan Senju dan kebetulan rekan anda dalam misi ini, jadi mohon kerjasama Kushina-san dan benda dimeja itu adalah obat untuk anda tolong diminum tiga kali sehari!", Kata Naruto dengan nada bagaikan orang yang baru pertama bertemu.
Naruto akhirnya meninggalkan ruangan Kushina dan Haku. Sedangkan, Kushina langsung menangis karena anak kandungnya menganggapnya seperti orang lain.
"Maafkan aku, Naruto!". Gumam Kushina lirih.
-CUT-
Mungkin hanya ini yang bisa saya tulis kali ini, chapter depan adalah full-fight dan (hampir) semua bertarung, untuk musuh masing-masingnya saya tak akan memberitahunya sekarang, jadi silahkan tebak sendiri-sendiri...
Mohon maaf jika terjadi kesalahan (Typo, dsb) dan mohon review dengan review yang membangun..
Untuk update tidak tahu, yang jelas fict ini akan update terus sampai Arc ini habis, dan fict lain (Rinnegan no Naruto, Hyouton no Naruto dan Cerita tentang Naruto dan Menma) akan hiatus dulu sementara, karena saya akan fokusin fict ini sampai cerita Nami no Kuni selesai.
Untuk pedang Naruto sudah saya namai sebagai Kokushibyō (black death) dan pedang Kanade sudah saya namai sebagai Mekken (Destruction Sword), kira-kira cocok gak, ya?
Untuk Zabuza, disini akan saya buat Over-power (terutama Suitonnya) dan dapat membuat air dari udara kosong, karena difict ini dia adalah calon Mizukagenya. Untuk elemennya tetap air seperti dicanon (sebenarnya, saya bisa buat naruto kuat dengan elemen angin saja, tapi entar malah protes kaya fict satunya)
Untuk pair Sai, lebih baik Sakura or OC?
Sekian Terima Kasih..
