Disclaimer : Naruto bukan milik saya maupun paman saya.
Warning : NON-BLOOD RELATED INCEST, OC, OOC, TYPO, NGAWUR, PERUBAHAN TIMELINE, DLL.


Tanya-Jawab Review:
Q: senpai apa naruto akan memaafkqb keluarganya dan disini narutoxnarukoxoc nanti naruto menikah dengan keduanya dong
A: akan memaafkannya tapi masih lama sekali.. soal naruto menikahnya dengan siapa, saya kurang tahu,mungkin keduanya, mungkin kanade aja trus narukonya mati, mungkin naruko aja trus kanadenya mati, mungkin tiga-tiganya mati, saya kurang tahu..
Q: begitu bencinya naruto sama orang tuanya ya...
A: Normallah, bagaimana jika anda dibuang ortu anda? Apakah anda membenci mereka?
Q : Lanjut pnasaran kapan naruko mengungkapkan perasaanya
A : Lama sekali...


Chapter 6: Nami no Kuni,part 3

Enam Hari Kemudian..
Sudah enam hari Team enam dan Team tujuh berada dirumah Tazuna, sudah enam hari juga Kakashi melatih Team tujuh berbagai hal, mulai dari memanjat pohon, dll. Sementara itu, Zabuza juga melatih Team enam, tapi bukan hal-hal dasar seperti Kakashi, karena team enam sudah menguasai hal tersebut, Zabuza melatih mereka bertiga lebih kepada kerjasama dan formasi pertarungan. Sementara, Haku dan Kushina sudah sembuh berkat jutsu medis Naruto dan Kanade, mereka sudah dinyatakan sudah bisa bertarung. Tapi ada yang sedikit berubah di Kushina, semenjak kejadian enam hari yang lalu, setiap dia mendengar kata Naruto dan ramen dia selalu merenung dan selalu mencoba mendekati Naruto, sedangkan Naruto hanya menghindarinya ketika ia mendekat atau seolah menjadi orang lain. Sementara, tanpa diketahui siapapun Kakashi mulai curi-curi pandang pada Haku yang enam hari lalu menyelamatkannya dari jutsu penyaliban Kushimaru, tapi Hakunya cuek-cuek saja.


Sementara di tempat lain..
Disebuah tempat lain, terlihat lima orang membahas sesuatu, empat orang diantara mereka adalah anggota Kiri no Shinobigatana Shichinin Shū, sedangkan satunya adalah seorang pengguna kekkai genkai haiton yang baru datang Kirigakure.
"Jadi, besok kita akan serang mereka semua?", Tanya Kanon.
"Tentu saja, menurut prediksiku besok mereka akan meninggalkan rumah semua untuk melihat dan membantu pembangunan jembatan, jadi kemungkinan yang akan ada dirumah hanya anak dan cucu Tazuna, jadi sebaiknya satu atau dua orang sandra mereka untuk jaga-jaga jika kita kalah!", Jelas Ameyuri.
"Jadi, siapa yang akan menyandara mereka, salah satu dari kita atau para anak buah kita (baca: anak buah Gatou)?",
"Tentu saja, salah satu dari kita! Lagipula, aku tak yakin orang lemah seperti mereka (baca: anak buah gatou) bisa mengatasi hal ini! Tapi aku tak mau menyandra mereka, urusanku bukan mereka, urusanku sibrengsek pengkhianat itu!", Jawab Jinin.
"Shii.. shii.. shii... Sepertinya rivalitasmu dengan sibrengsek itu takan pernah berakhir! Baiklah, sepertinya aku dan sibrengsek ini yang akan menanganinya!", Kata Kushimaru.
"Terserah kau saja, dasar brengsek!"
Sementara tanpa diketahui mereka seekor katak kecil menguping pembicaraan itu.
"Sepertinya, aku harus memberi tahu hal ini pada Naruto!"


Beberapa saat bersama Naruto..
"Jadi, begitu yang mereka rencanakan!", Kata Naruto.
"Ya, begitulah!", Jawab Katak itu.
"Terimasih Gamikichi, kau bisa kembali sekarang!", Kata Naruto.
'poof' Katak itu kemudian hilang bagaikan debu, karena katak itu kembali keasalnya, disebuah gunung bernama langsung menghampiri kedua kawannya.
"Apa yang dikatakan Gamakichi-chan, Naruto-kun?", Tanya Kanade.
"Sepertinya, selain mereka ingin menghabisi Tazuna, mereka ingin menyandra Tsunami dan Inari!", Jawab Naruto.
"Lalu, apa yang akan kita lakukan, Naruto-kun?", Tanya Kanade.
"Kita besok bangun pagi, kita tunggu mereka dijalan dan kita gagalkan penyanndraan itu dan soal yang lain biar Zabuza-ojisan, Haku-nee dan yang lain yang urus, soalnya sepertinya tenaga mereka sudah cukup!", Jelas Naruto.
"Lalu, siapa yang akan kita lawan, Naruto-kun?", Gantian Sai yang bertanya.
"Jinpanchi dan Kushimaru adalah lawan kita! Lalu, KITA TUJUKAN TEAM KITA LEBIH KUAT DARIPADA COMBO MEREKA!"


Keesokan harinya..
Semua anggota Team 7, Kakashi, Zabuza, Kushina, Tazuna dan Haku sudah bersiap untuk kejembatan untuk membantu perbaikan jembatan. Mereka semua sudah siap didepan teras untuk berangkat. Tapi,mereka semua heran karena Team 6 tidak ada sejak tadi pagi.
"Sensei, Kakashi-san, Bagaimana jadi tidak kejembatan? Apakah kita menunggu Team enam kembali dulu?", Tanya Sakura.
"Sepertinya tak usah! Lagipula, sepertinya mereka mungkin sedang latihan! Jadi, akan memakan waktu lama untuk menunggu mereka!", Jawab Kakashi.
"Ck, dasar team aneh!", Kata Sasuke.
'Pantas saja mereka kuat-kuat! Latihan tanpa kenal lelah! Setelah misi ini, aku akan latihan dengan keras dan aku tak akan kalah dengan kalian!', Batin Sasuke.
' Kau kemana, nak? Kenapa kau terus mencari alasan menjahuiku! Apa kau benar-benar membeciku!', Batin Kushina.
"Lalu, kapan kita berangkat, Kaa-san, Kakashi-nii, Tazuna-san?", Tanya Naruko.
"Lebih baik sekarang, lagipula kalau siang mungkin akan panas cuacanya! Tsunami, kami berangkat dulu!", Kata Tazuna.
"Baiklah Tou-san, hati-hati dijalan!", Jawab Tsunami.
Mereka akhirnya berangkat semua dan Tsunami juga lansung masuk kerumah. Disaat perjalanan terjadi perbincangan antara Kakashi dan Haku.
"Terimakasih Haku-san! Kalau anda tidak menyelematkan saya waktu itu, mungkin saya sudah mati atau luka parah seperti maaf juga, karena membuat anda terluka parah karena menggantikan posisi saya!", Kata Kakashi.
" Sudah, tidak usah berterimakasih terus Kakashi-san, lagipula sudah sewarjarnya kita saling membatu,benarkan Tou-san?",Kata Haku.
Zabuza hanya mengangguk saja dan mereka hanya melanjutkan perjalanan mereka.


Ditempat lain..
Jinpachi dan Kushimaru sudah mulai bertindak untuk menculik Tsunami dan Inari melalui jalan yang berbeda dengan Zabuza dan yang lainnya. Tapi, dijalan mereka malah menemukan Team 6 sudah bersiap bertarung dengan mereka.
"Cih.. Sepertinya kalian adalah para bocah brengsek yang mengganggu kita kemarin! EH, BOCAH SEBAIKNYA KALIAN MENYINGKIR, KALAU KALIAN TAK MAU MATI!", Perintah Jinpachi.
"Cihh.. kau menyuruh kami menyingkir, memangnya kalian siapa? Kalian tak ubahnya hanya kutu dimata kami!", Kata Naruto dingin.
"Benar kata pacarku, kalian hanyalah orang-orang lemah yang bergantung pada pedang legendaris kalian, jika tak ada pedang itu kalian hanya kumpulan orang lemah!", Ejek Kanade.
"Benar yang dikatakan kedua rekan saya, Jinpanchi-san, Kushimaru-san! Apakah anda semua takut melawan kami semua!", Kata Sai dengan tersenyum.
"DASAR BOCAH-BOCAH BRENGSEK, SIAPA YANG TAKUT DENGAN BOCAH-BOCAH NAKAL SEPERTI KALIAN! Kirigakure no Ju...", Teriak Jinpachi yang langsung menyiapkan jutsunya, tapi tangannya ditahan Kushimaru.
"Shii.. Shii.. Shii.. sepertinya kau lupa satu dari mereka punya elemen angin, sepertinya kabut buatanmu tidak akan mempan untuk mengalahkan bocah brengsek seperti mereka!", Kata Kushimaru.
"Sepertinya kau salah, Kushimaru-chan! Sebenarnya kami punya dua orang pengguna Futon!", Kata Naruto sambil memberi isyarat pada Kanade.
"Fūton: Daitoppa"
Naruto dan Kanade langsung meniupkan angin bersama-sama, tapi Jinpanchi dan Kushimaru langsung menghindar, dengan cepat Kushimaru langsung melemparkan banyak senbon kearah Team 6, tapi Team 6 berhasil menghindar, tanpa diketahui mereka Kushimaru menyeringai.
'Dimana, pedang Kushimaru!', Batin Naruto kaget.
"Chōtō Ninpō: Jigumo Nui"
Tiba-tiba dari tanah muncul banyak benang tajam yang saling bergerak cepat dan mulai saling menyatu dan memotong kaki team 6, 'crashh..' kaki team 6 mulai putus, sehingga Kushimaru dan Jinpachi tersenyum, tapi Team 6 hanya tersenyum dan mulai berubah menjadi aliran petir dan 'derzzt..' petir itu langsung merambat melalui benang Kushimaru dan menyetrum Kushimaru hingga sedikit kesakitan.
"Sial, Raibunshin!"
Sementara diudara Sai sedang menaiki elang tinta dan membatin sesuatu.
'Sepertinya Raibunshin Naruto-kun berhasiil, sepertinya giliranku!", Kata Sai yang langsung menggambar sesuatu digulungan kertas.
"Chōjū Giga"
Dari gulungan Sai keluar banyak burung dengan kertas peledak dibelakangnya yang terbang kearah Jinpanchi dan Kushimaru. 'Duar..' Burung peledak Sai tepat meledak didepan Jinpachi dan Kushimaru, tapi dengan ahli keduanya menghindar. Lalu disisi lain, Kanade berlari dengan cepat kearah Jinpanchi, bersiap menebas Jinpanchi dengan Mekkennya 'trank..' tapi dengan cepat Jinpanchi menangkis Mekken Kanade dengan Shibukinya. Lalu Jinpanchi hanya menyeringai dan berbicara sesuatu.
"Bakutō Jutsu: Happa Rokujūshi"
Tiba-tiba dari Shibuki Jinpachi muncul banyak kertas peledak dan 'duar...' kertas-kertas tersebut langsung meledakkan Kanade dan pedangnya.


Bersama Tazuna..
Tazuna dan para tamunya kini masih berjalan kearah jembatan, tapi mereka terhenti karena melihat banyak orang menunggu mereka untuk bersiap bertarung dengan mereka. Tiga diantara mereka adalah para pimpinan orang-orang yang lain. Mereka adalah Jinin, Ameyuri dan Kanon.
"Lama tak jumpa, Zabuza! Kali ini, aku akan membuhmu dengan Kabutowariku!", Kata Jinin.
"Cihh..seperti biasa, kau dan ambisimu, Jinin!", Kata Zabuza sambil bersiap dengan Kubikiribōchōnya.
Baik Zabuza maupun Jinpanchi langsung berlari menabrakan pedangnya masing-masing.'Trank..' Pedang langsung bertabrakan. Jinin hanya menyeringai melihat itu dan ia langsung bersiap memukul Zabuza palunya. 'Blarr..' terjadi tabrakan palu Jinin dengan tanah karena Zabuza berhasil menghindarinya. Terlihat tanah disekitar Jinin hancur dan rusak parah.
Sementara disisi lain, Kanon sudah membuat handseal dan menyerang yang paling dekat dengannnya alias Haku.
"Haiton: Assai Hai Okuri"
Kanon meniupkan banyak abu vulkanik dari mulutnya, tapi Haku langsung membuat handseal dan menyiapkan jutsunya.
"Hyōton: Hyōryūheki"
Haku langsung membuat tembok es didepannya sehingga abu panas dan es bertabrakan dan akhirnya baik es Haku mencair dan abu panas menghilang. Sementara, disisi lain Kakashi sudah bersiap dengan jutsu petirnya untuk menyerang Kanon.
"Raijū Hashiri no Jutsu"
Kakashi langsung membuat sosok anjing dari petir, sosok itu langsung berlari dan melonaat kearah Kanon, tapi Kanon berhasil meloncat menghindarinya.
Sementara disisi lain, Ameyuri menyilangkan pedangnya dan mebuat petir dari persilangan pedang tersebut.
"Raiton: Raiga"
Ameyuri langsung menembakan petir itu, tapi Kushina sudah siap berada didepan team 7 dan membuat jutsu futon untuk menghalau petir itu.
"Fūton: Kaze no shōheki"
Kushina meniupkan barrier dari elemen angin dan langsung memblok petir Ameyuri.
"Team 7, lindungi Tazuna! Biar wanita ini aku yang urus!", Kata Kushina.
"Tapi, Kushina-san...", Protes Sasuke yang sebenarnya ingin ikut bertarung.
Tapi, sebelum protesnya selesai mereka langsung dikepung anak buah ketiga orang hebat itu. Sehingga Team 7 harus melawan semua pasukan itu untuk melindubgi Tazuna. Sehingga, terjadilah pertarungan antara Zabuza melawan Jinin, Haku dan Kakashi melawan Kanon, Kushina melawan Ameyuri, Team 7 melawan para anak buah mereka.


Bersama Jinpanchi, Kushimaru dan Team enam..
'Duarr..' Terjadi ledakan didekat yang disebabkan Shibuki milik Jinpanchi sehingga tubuh Kanade hancur berkeping-keping. Jinpanchi melihat itu tersenyum, tapi senyumnya terhapus ketika melihat tubuh Kanade yang hancur menjadi kumpulan batu dan tanah.
'Cihh.. Iwa Bhunsin'
Sementara dari jauh Kanade yang sudah keluar dari persembunyiannya, kini sudah siap dengan jutsunya.
"Katon: Gōkakyū no Jutsu"
Kanade menyemburkan bola api kearah Jinpanchi,tapi Jinpanchi lagi-lagi berhasil menghindarinya. Tanpa disadari Jinpanchi sadari, Naruto sudah keluar dari persembunyiannya dan sudah melompat kelangit dan melakukan jutsunya.
"Fūton: Kazekiri no Jutsu"
Naruto menggunakan jutsu pemotong elemen angin untuk melumpuhkan kaki Jinpanchi.'Arggh...' Jinpanchi berteriak kesakitan. Sementara disisi lain, Sai yang sudah turun dari burung tintanya kini beradu keahlian pedang dengan Kushimaru, 'trank.. trank..' suara tanto Sai bertabrakan dengan Nuibari Kushimaru, karena sudah jenuh beradu kenjutsu, Sai melakukan tendangan tiba-tiba, 'duak..' Kushimaru terlempar sampai didekat Jinpanchi. Naruto yang sudah melihat Jinpanchi dan Kushimaru berposisi sangat dekat langsung mencoba menjebak keduanya kedalam genjutsunya.
"Raigen Raikōchū"
Pandangan Jinpanchi dan Kushimaru menjadi silau, karena melihat tubuh Naruto seolah-olah mengeluarkan cahaya yang sangat terang. Sai yang sudah melihat Naruto menjebak Dou Berdarah Dingin dalam genjutsunya. Langsung menggambar sesuatu dari gulungannya.
"Chōjū Giga"
Lima ekor ular tinta langsung keluar dari gulungannya dan merambat lalu mengikat pasangan JinpaKushi. Jinpanchi dan Kushimaru yang sekarang sudah sadar dari genjutsu Naruto agak bingung karena terikat ular dari tinta, mereka mencoba meloloskan diri dari ular tinta Sai. Naruto melihat itu, langsung membuat handseal jutsu.
"Raiton: Shichū Shibari"
Dari tanah keluar empat tiang yang menjulang tinggi dan 'derzzt...' dari tiang-tiang itu keluar listrik tegangan tinggi langsung menyengat Jinpanchi dan Kushimaru, 'arrgghh...' teriak mereka kesakitan. Kanade melihat itu langsung melakukan jutsu elemen tanahnya.
"Doton: Nentsuchi Otoshi"
Kemudian langit diatas Jinpanchi dan Kushimaru seolah terbuka dan lansung mengeluarkan banyak lumpur yang menghujani Jinpanchi dan Kushimaru. Naruto melihat itu lansung membuat handseal jutsu lagi.
"Raiton: Jūrokuchū Shibari"
Tiang-tiang baru keluar dari tanah, sekarang tiang-tiang tersebut menjadi enam belas pilar dan enam belas tiang tersebut memebentuk kubah kubus. Kanade melihat itu langsung membuat handseal jutsu type Katon.
"Katon: Onidōrō"
Kanade membuat bola-bola api yang berbentuk seperti kepala hantu sekitarnya, bola-bola api langsung terbang dan masuk kubah buatan Naruto melalui celah-celah yang ada. 'Duar..' bola-bola api tersebut meledak dan membakar semua yang ada didalam pilar tersebut. 'kretek.. kretek..' pilar-pilar tersebut hancur dan menampakkan Jinpanchi dan Kushimaru yang sudah menjadi patung.
"Huhh..selesai juga!", Keluh Naruto.
"Sepertinya cakraku banyak terkuras, padahal aku Uzumaki! Kenapa lelah juga melakukan hal ini!", Kata Kanade.
"Tentu saja lelah Kanade-san! Lagipula, orang gila seperti apa yang menggunakan 4 jutsu berturut-turut, kecuali kau dan Naruto-kun!", Kata Sai sambil tersenyum.
"Sudahlah Sai, jangan bicara lagi atau kusumpal mulutmu dengan pedangku!", Kata Naruto.
"Maaf Naruto-kun, Kanade-san, tapi omong-omong patung buatan kalian bagus juga!",Kata Sai.
Naruto hanya diam karena merasakan keberadaan sesorang. Kemudian, Naruto tiba-tiba angkat bicara.
"Inari, aku tahu kau disana, cepat keluar!", Kata Naruto tiba-tiba.
Dari semak-semak keluar Inari. Inari langsung menghampiri Naruto, Sai dan Kanade.
"Naruto-niisan hebat!", Kata Inari kagum.
"Eh, Inari kau ingin menang melawan Gatou dan anak buahnya?", Tanya Naruto.
Inari hanya mengangguk mendengar pertanyaan Naruto.
"Baiklah, kita datangi semua warga dan suruh mereka melawan Gatou dan para bandit-banditnya dengan senjata seadanya! Jangan khawatir kalah, kami akan membantu mengurus mereka!"


Zabuza vs Jinin..
Zabuza dan Jinin saling mengadu senjatanya masing-masing didalam kabut tebal buatan Zabuza, mereka bertarung diatas air sehingga menguntungkan Zabuza, walau Zabuza sebenarnya bisa membuat air dari udara kosong tapi cakranya akan cepat habis jika melakukan itu. 'Trank.. trankk.. trankk..' enjata mereka beradu sama lain. Karena merasa bosan bertarung seperti ini, Zabuza langsung menendang Jinin dengan keras. 'Duakk..' Jinin terlempar karena tendangan Zabuza. Zabuza langsung membuat handseal jutsunya.
"Suiton: Suiryūdan no Jutsu"
Zabuza membuat naga dari air, lalu menembakannya pada Jinin. Tapi, Jinin dengan cepat menghindarinya dan langsung menyerang Zabuza dengan palunya, tapi Zabuza dengan indah menghindarinya dan langsung menjauhi Jinin. Dari jarak jauh, Zabuza telah membuat handseal jutsu suitonnya.
"Suiton: Sanzunō Daija no Jutsu"
Zabuza membuat naga air seperti teknik Suiyuudan, tapi naga yang dibuatnya bukan satu melainkan tiga naga sekaligus dan langsung menembakkannya pada Jinin sekaligus, tapi Jinin berhasil menghindar dan berlari kearah Zabuza dengan cepat dan langsung memukulkan palunya. 'Duak..' Zabuza terlempar puluhan meter, karena hantaman palu Jinin dan Zabuza batuk darah karena hantaman itu.
"Ha.. ha.. ha.. Sepertinya kali ini kau kalah Zabuza dan sepertinya kau akan mati kali ini!", Kata Jinin dengan nada sombong.
'Cihh.. untung aku tidak terkena kapaknya! Sepertinya dia serius ingin membunuhku! Bagaimana mengalahkannya, apa aku gunakan teknik yang biasa Naruto dan Kanade gunakan saja!', Batin Zabuza.
"Mizu Bunshin no Jutsu"
Zabuza membuat dua bunshin dari air. Zabuza dan para bunshinnya berlari dengan gerakan indah seperti bulan sabit.
"Mikazuki no Mai"
'trank.. ' bunshin Zabuza menyerang Jinin dari kiri, tapi Jinin menangkis pedang Zabuza dengan kapaknya. 'trank..' begitu juga dengan bunshin yang menyerang disebelah kanan Jinin, tapi Jinin menangkisnya dengan palunya. 'crassh..' tampaknya Zabuza asli berhasil menebas kepala Jinin hingga putus dengan Kubikiribōchō milikny, sehingga Jinin tewas ditempat. Kemudian, bunshin Zabuza berubah menjadi air semua.
'Seepertinya sudah selesai! Lebih baik, aku segera membantu yang lain'

.
-CUT-


Mungkin hanya ini yang bisa saya tulis kali ini
Mohon maaf jika terjadi kesalahan (Typo, dsb) dan mohon review dengan review yang membangun..

Untuk keterangan OC dan Haiton itu apa, besok aja waktu dianya bertarung..
Sekian Terima Kasih...