Disclaimer : Naruto bukanlah milik saya..

Warning : Non-Blood Relates Incest, SMA (Sistem Mikir Acak-acakan), Typo, OC, OOC, Ngaawur, Perubahan Timeline.

Main Character: Uzumaki Naruto, Uzumaki Kanade (OC), Namikaze Naruko, Sai, Haruno Sakura, Uchiha Sasuke, Jiraiya and Tsunade.

'DON'T LIKE, DON'T READ'


Tanya-Jawab di kolom review:

Q : Apa nanti naruto keluar desa dan menjadi anggota akatsuki?

A : Gak masuk Akatsuki, tapi keluar desa sebagai mantri keliling..

Q : ahh , iya senpai , apa karin bakal dibunuh sama narukanasai ?

A : tidak

Q : naruto pair ama kanade kan ?.
klo bsa pairnya tu aja, anggap aja naruto benci ma naruko. Hehe. Lnjt.

A : untuk pair masih abu-abu (gaje), kecuali NaruOC yang udah pacaran disini, Naruto hanya membenci MinaKushi, karena dia tidak bodoh (Naruto menganggap Naruko tidak ada hubungannya dengan ini)

Q : keren senpai
Mode sage naruto tambahin dong contoh sage naga

A : gak jadi batu tuh, punya sage mode dua, soalnya satu aja jika digunakan berlebihan akan membuat pengguna jadi batu..


Chapter 9

.

Kembali bersama Naruto

Naruto, Kanade dan Sai kini menyerang Karin, Jugo dan Suigetsu dengan gabungan 3 jutsu level A, Karin yang melihat itu langsung membuat perlindungan dari rantai cakra yang keluar dari tanah dan tubuhnya dan 'duar..' ledakan dahsyat terjadi karena tabrakan jutsu-jutsu itu, sehingga terdengan dibeberapa bagian hutan, tapi karena kekuatan rantai cakra Karin belum sekuat Kushina, rantai-rantai tersebut hancur dan membuat Karin, Jugo dan Suigetsu terpental, Naruto melihat itu langsung membuat jutsu lagi.

"Suiton: Suishōha"

Tubuh Naruto kini tiba-tiba dikelilingi pusaran air yang berasal dari ketidak-adaan dan pusaran air itu meledak menjadi ombak yang langsung menerjang Karin, Jugo dan Suigetsu hingga membuat mereka terhempas jauh dan ketika mereka bangun, Kanade sudah belari kearah Karin dan 'duakk... blarr...' Karin terpental beberapa meter karena teknik pukulan Kanade yang dipelajari Kanade dari neneknya, sementara itu Sai juga berlari dengan cepat kedepan Jugo dan langsung melakukan teknik kenjutsu andalannya.

"Iado"

'Crash...' tubuh monster Jugo yang keras kini berhasil tertembus sehingga perutnya berdarah lalu dia pingsan karena kesakitan, sementara itu Naruto juga sudah shunsin didepan Suigetsu dan menebas Suigetsu dengan pedangnya, tapi Suigetsu hanya tersenyum dan tubuhnya yang tertebas menjadi air, lalu dengan cepat Suigetsu menebas Naruto dengan pedangnya, Naruto hanya menyeringai dan 'duar..' Naruto meledak menjadi puluhan air dan kabut, lalu ketika kabut hilang Suigetsu sudah terjebak dalam genjutsu yang isinya dia terjebak dalam badai lautan dan 'bruk..' Suigetsu pingsan.

'Tak kurasa penggunaan mizu bunshin dan bunshin daibakuha, jika digabungkan dengan Mugen: Mizu Arashiku menjadi teknik yang mengerikan juga!', Batin Naruto.

Naruto yang sudah selesai langsung berjalan kearah anak yang paling sedikit terluka (baca: Karin) dan berhenti didepannya dan jongkok.

"Aku tak tahu, apakah yang diinginkan Uzumaki menggikuti Ujian bodoh ini! Tapi yang jelas serahkan gulungan milik kalian kalau kalian ingin selamat!", Kata Naruto dengan nada dingin.

"D-darimana kau tahu, b-bahwa aku U-uzumaki?", Tanya Karin dengan nada ketakutan.

"Aku juga tahu bahwa namamu adalah Karin! Oh ya, aku tahu bahwa kau adalah Uzumaki, karena rambut merah indah ini!", Kata Naruto dengan nada romantis sambil membelai rambut Karin sehinnga wajahnya yang awalnya seperti preman pasar menjadi tampan dimata Karin, hingga Karin memerah, entah kenapa saat ini juga wajah tampan Sasuke yang melekat dimatanya diganti wajah Naruto.

"Ne, Karin-chan maukah kau jadi pacar keduaku?", Tanya Naruto sedangkan Karin hanya berdegup-degup jantungnya.

Tiba-tiba 'duak...', seseorang menjitak kepala Naruto dan ketika Naruto melihat kebelekang terlihat Kanade terlihat sangat horror mukanya.

"Sepertinya kau sudah mulai ketularan si sennin mesum itu, ya? Awas saja, kau benar-benar pacaran dengan wanita ini, akan kukebiri dirimu!", Kata Kanade dengan nada horror sehingga membuat Naruto begidik.

"Maaf, Kana-chan! Aku tadi hanya bercanda!", Kata Naruto meminta maaf.

"Baiklah, Karin siapa yang menyuruh kalian membunuhku?", Tanya Naruto.

"Aku tak akan memberitahu tuan kami pada kalian, walau aku harus mati sekalipun!", Kata Karin tegas.

"Jadi Kabuto, ya?", Ucap Naruto.

"B-bagaimana kau tahu?", Kata Karin kaget.

"Ketika kau kutanya, kau membatin namanya! Baiklah, aku tak tahu Kabuto itu siapa? Yang jelas kau berikan saja gulungan kalian, lalu kami akan membiarkan kalian lolos!", Kata Naruto.

"Baiklah ini!", Kata Karin.

Karin langsung memberikan gulungan itu pada Naruto dan langsung berjalan mendekati Suigetsu.

"Genjutsu: Kai"

Suigetsu langsung sadar dari pingsannya, lalu ketika bangun Suigetsu terlihat kebingungan.

"Ada apa, Wanita aneh?", Tanya Suigetsu bingung.

"Sudahlah, kita bahas nanti saja, yang penting kita segera pergi dari tempat ini dan mecari gulungan lain sekaligus menyembuhkan Jugo!", Ucap Karin.

Karin dan Suigetsu kini langsung mendekati Jugo dan langsung pergi sambil menggotong Jugo yang pingsan. Naruto, Kanade dan Sai kini hanya saling menatap satu sama lain.

"Emm, jadi kita akan langsung menuju pos selanjutnya atau melakukan sesuatu dulu?". Tanya Naruto.

"Maaf, Naruto-san, sepertinya aku ingin berkeliling dulu! Maaf, sepertinya kita harus berpisah dulu!", Kata Sai sambil tersenyum lalu meninggalkan Naruto dan Kanade.

"Sepertinya, aku ingin langsung menuju pos berikutnya dan langsung bersantai, kalau dirimu Anata!", Tanya Kanade.

"Sepertinya, aku ingin jalan-jalan dulu! Ini gulungan orang-orang tadi, Jaa nee!", Kata Naruto sambil memberikan gulungan pada Kanade dan meninggalkannya.

Kanade yang kini telah menerima gulungan pemberian Naruto, juga langsung pergi menuju pos selanjutnya.


Bersama Naruko dan Sakura

"Dasar, Sasugay! Seenaknnya saja meninggalkan dua gadis cantik sendiriian, hanya ingin menjadi yang tercepat! Egios!", Kata Naruko.

"Sudahlah, Naru-chan, lagipula kau tahu sifat Sasuke-kun seperti itu!", Kata Sakura.

"Aku tak tahu, mengapa banyak yang suka dengan dirinya? Aku tahu dia lebih tampan daripada Naruto-nii tapi sifatnya itu, lho, bikin ill-feel!", Kata Naruko.

"Benar juga, sih!", Kata Sakura.

"Eh, Kau tidak membelanya! Biasanya kau selalu membelanya jika dia olok-olok orang lain, apa kau terbentur Saku-chan? ", Tanya Naruko bingung.

Belum sempat menjawab, Naruko dengan mulut cerewetnya dengan nada menggoda.

"Emm, apa kau juga fans dadakan sikulit pucat itu?", Tanya Naruko menggoda.

"Entahlah, aku sendiri bahkan tak tahu siapa yang kusuka sekarang!", Ucap Sakura sambil membayangkan orang berjubah hitam bertopeng shinigami yang menyelematkannya kemarin malam.

Tiba-tiba ketika ditengah pembicaraan mereka, 3 orang berpakaian kuil sudah didepan mereka.

"Hei, jika kalian bertiga ingin selamat, cepat berikan gulungan milik kalian!", Kata anak laki-laki yang kita ketahui sebagai Sora.

"Maaf saja, ya? Kami tidak memiliki gulungan yang kalian cari! Orang yang membawa gulungan itu sekarang entah pergi kemana!", Kata Naruko.

Sementara itu, tiga orang tadi hanya berpandangan satu sama lain. Lalu, sirambut merah dalam kelompok itu yang kita kenali sebagai Amaru berbicara.

"Baiklah, kami percaya kalian! Tapi, kalian tahu Konoha selalu mengingkari perjanjian saling melindungi dengan kuil api, JADI KALIAN HARUS MATI!"

Amaru langsung meloncat dan melemparkan tiga kunai peledak kearah Naruko dan Sakura. 'duar..' kunai-kunai itu meledak, tapi Sakura dan Naruko berhasil meloncat untuk menghindar. Sakura langsung melompat dan membuat handseal.

"Suiton: Mizurappa"

Air keluar seperti air terjun dari mulut Sakura, menuju team dari kuil api,tapi ketiga anak itu berhasil menghindar.

"Jūha Shō"

Naruko yang tadi diam kini melakukan tebasan/cakaran elemen angin dari tangan kanannya, lalu Sora yang melihat itu langsung melakukan jutsu yang hampir sama, tapi levelnya berbeda.

"Jūha Reppū Shō"

Jutsu Naruko langsung kalah ketika bertabrakan dengan jutsu Sora, dan 'blar..' jutsu Sora menghancurkan sekitar sana, tapi Naruko dan Sakura berhasil menghindar walau Sakura tubuhnya sedikit tergores cakaran Sora, Sakura yang sedikit emosi langsung memukul tanah dengan keras dan mengumpat.

"SHANAROO"

'Blar..' tanah-tanah yang ditinju Sakura langsung hancur dan retak, tapi Team dari kuil api berhasil meloncat untuk menghindarinya. Amaru langsung melempar lima kunai peledak kearah Sakura, 'duar..' kunai-kunai tersebut meledak tapi Sakura berhasil menghindarinya, tanpa diketahui Sakura, anak berambut pirang yang kita ketahui sebagai Shion telah berlari kearahnya sekaligus mengaktifkan doujutsu yaitu Byakugan yang tentu membuat Sakura kaget.

"Shōtei"

Shion memukul Sakura tepat diperut, sehingga Sakura sedikit terlempar dan Naruko yang melihat temannya terlempar lansung berlari dan melakukan teknik taijutsunya.

"Gōken"

Shion terlempar karena kekuatan pukulan Naruko kearah teman-temannya, lalu dari udara terlihat burung-burung kecil yang belakangnya ada kertas peledaknya yang terbuat dari tinta yang sekarang menuju team kuil api dan 'duar..' burung-burung tersebut meledak didepan team kuil api dan mungkin akan membuat team kuil api tewas kalau mereka tak menghindar dan kabur. Lalu, dari pohon meloncatlah Sai yang langsung mendekati Naruko dan Sakura.

"Kalian tak apa-apa, Naruko-hime, Sakura-san?", Tanya Sai.

"Oh kau, ya, Sai-san? Oh ya, apakah Onii-chan juga disini? Terima kasih telah menolongku dan Saku-chan, ya?", Ucap Naruko.

"Sama-sama, Naruko-hime! Maaf, sepertinya aku terpisah dengan Naruto-san! Oh ya, ngomong-ngomong Sasuke-san, dimana ya?", Tanya dan jawab Sai.

"Aku tak tahu, dia seenaknya saja meninggalkanku dan Saku-chan sendiri!", Ucap Naruko sebal.

"Oh begitu, lebih baik kita lanjutkan perjalanan, mungkin Sasuke-san telah menyelesaikan tes ini untuk kalian dan telah sampai dipos berikutnya!", Ajak Sai.

"Baik"

Sementara itu, Sakura hanya membatin sesuatu tentang Shion.

'Siapa wanita itu sebenarnya, kenapa dia mempunyai byakugan yang notabenya milik Hyuuga!'

Sementara itu Sai yang melihat Sakura berpikir sesuatu, kini tiba-tiba terpesona oleh wajah cantik Sakura yang terlihat makin manis ketika berfikir dan tentu saja jidat Sakura terlihat makin seksi dimata Sai. Tiba-tiba Sai teringat sesuatu.

'Baka, kenapa aku malah terpesona oleh Sakura-san! Ini salah, perasaan ini tak boleh terjadi, kata Danzou-sama cinta hanya melahirkan kebencian dan lagipula aku hanya alat Konoha yang pasti akan mati cepat atau lambat, oleh karena itu aku tak boleh punya perasaan ini!', Batin Sai.


Bersama Sasuke

Kini Sasuke telah dikelilingi tiga ninja Otogakure yang kita ketahui sebagai Dosu, Kin dan Zaku.

"Kau Uchiha Sasuke, kan?", Tanya Dosu.

"Cihh.. aku tak tahu kalian bisa mengetahui namaku darimana dan aku juga tak ingin memikirkannya yang jelas apa yang kalian inginkan dariku?", Tanya Sasuke sinis.

"Ckk ckk.. Kau memang emosian Sasuke-kun, sebenarnya kami punya penawaran bagus, kami ingin kau ikut kami, ke Otogakure!", Kata Kin.

"Untuk apa, aku harus ikut kalian ke Otagakure?", Tanya Sasuke masih dengan nada sinis.

"Tentu saja agar dirimu semakin kuat! Dan kami tahu kau sangat ingin mengalahkan rivalmu Uzumaki Naruto dan membunuh kakakmu, Uchiha Itachi!", Kata Zaku.

"Aku tak tahu kalian dapat info darimana tentangku! Tapi sory saja, aku ingin mengalahkan mereka berdua dengan kekuatanku sendiri dan sharinganku, jadi aku tak butuh bantuan kalian!", Kata Sasuke.

"Cihh.. sombong sekali, baiklah jika kau tak mau dan karena sharinganmu termasuk penghalang Kabuto-sama memperoleh tujuannya, KAU HARUS MATI! Zankuha"

Zaku langsung menembakan tekanan angin dari tangannya, Sasuke yang melihat itu langsung meloncat dan langsung melemparkan beberapa shurike dan membuat jutsunya.

"Katon: Hōsenka no Jutsu"

Sasuke langsung menembakkan banyak bola api kecil dari mulutnya yang sekarang membakar shuriken-shuriken tersebut sehingga terlihat seperti phoenix-phoenix kecil. Zaku, Dosu dan Kin kini langsung menghindar ketika shuriken-shuriken api tersebut menuju mereka, sehingga mereka tak terkena jutsu Sasuke, Sasuke yang melihat mereka menghindar langsung membuat jutsu lagi.

"Katon: Gōryūka no Jutsu"

Sasuke langsung menembakkan peluru naga api raksasa kearah tiga orang itu, 'duar..' terjadi ledakan hebat karena jutsu Sasuke untung saja, mereka berhasil menghindar, andai saja tidak sekarang mereka pasti mati gosong dan tanpa diketahui Sasuke, Kin telah melemparkan senbon berlonceng didekat Sasuke dan langsung membunyikannya dengan tali, Sasuke yang mendengar suara lonceng tiba-tiba melihat banyak sekali sosok Kin dan kawan-kawannya disaat asap hasil ledakan menghilang dan semua bayangan Kin yang tercipta langsung melempar senbon-senbon kearah Sasuke, Sasuke yang melihat itu langsung menyiapkan kunai ditangannya dan mengaktifkan sharingan tamoe duanya untuk membatalkan genjutsu milik Kin dan menangkis sebon Kin, 'trank.. trankk..' semua senbon asli milik Kin berhasil ditangkis Sasuke dan dengan cepat Sasuke melempar lima kunai peledak kearah Kin, Dosu dan Zaku, 'duar..' terjadi ledakan besar karena ulah Sasuke, tapi lagi-lagi mereka semua berhasil menghindar, tapi tanpa diketahui mereka Sasuke telah berlari kearah Zaku dan Kin dan melakukan taijutsu andalannya.

"Kuroryuuken"

'duak.. blarr..' Sasuke memukul Zaku dengan tangan kanan dan Kin dengan tangan kiri dengan keras dengan siluet naga hitam dibelakangnya, Zaku dan Kin langsung terpental puluhan meter karena pukulan Sasuke, tiba-tiba Sasuke telinganya terasa sakit sehingga dia terpaksa menutup telinganya dan terlihat Dosu siap memukulnya, tapi tanpa sepengetahuan Dosu dan Sasuke seseorang mulai mengganggu perkelahian mereka.

"Hyōton: Tsubame Fubuki"

Puluhan burung dari es kini langsung menerjang Dosu hingga terlempar dan terluka, lalu terlihatlah Naruto yang turun dengan muka bosan mendekati Sasuke.

"Ckk.. lama sekali Sasuke, aku sampai bosan melihatmu bertarung!", Kata Naruto.

"Cihh.. ternyata kau? Mau apa kau kemari?", Tanya Sasuke sinis.

"Hanya membantu anak ayam kesusahan melawan tiga ekor kutu parasit!", Kata Naruto.

"Cihh.. aku tak perlu bantuanmu!", Ucap Sasuke dingin.

"Seperti biasa, kau itu Tsundere!", Kritik Naruto sementara itu Sasuke hanya diam dan memberikan deathglare pada Naruto.

Sementara itu, team Otogakure yang sudah berkumpul langsung merencanakan kabur, karena tahu mereka tak akan menang melawan Naruto. Mereka langsung bersiap kabur tapi Naruto yang mengetahui itu langsung melemparkan kunai peledak kearah mereka, 'duar..' kunai itu meledak tapi mereka berhasil menghindar dan tiba-tiba Naruto telah melakukan shunsin didekat Zaku dan 'blar..' Naruto langsung membanting Zaku dengan keras, lalu menginjak tangan Zaku dengan keras hingga patah. Sementara, Sasuke, Dosu dan Kin hanya terkagum-kagum melihat kecepatan Naruto.

'Cepat sekali!', Batin Dosu dan Kin.

'Seberapa hebat kau sebenarnya, Naruto!', Batin Sasuke.

"Mau kabur, ya! Maaf, sepertinya kalian harus memberikan gulungan kalian pada pantat ayam itu! Lagipula, dia sudah susah payah melawan kalian!", Kata Naruto.

"B-baik, ini!", Dosu langsung melempar gulungan mereka pada Sasuke.

"Sekarang, kalian bukan urusanku lagi! Ja nee!"

Naruto langsung menghilang dengan shunsinnya, sementara itu yang terjadi sekarang urusan Sasuke.


Disuatu tempat bersama Jiraiya

Jiraiya kini bertemu dengan seseorang yang menggunakan jubah awan merah dan mempunyai muka mirip dengan Sasuke tapi ada keriputnya.

"Jadi, setelah Ujian Chunnin berakhir kalian akan langsung memburu Naruko?", Tanya Jiraiya.

"Begitulah, Jiraiya-sensei dan saya dan Hoshigaki Kisame yang diutus pimpinan kami untuk memburunya!", Jawab orang yang kita ketahui sebagai Uchiha Itachi.

"Terima kasih laporannya, Itachi! Maaf, telah menyuruhmu menjadi mata-mata digrup itu!", Ucap Jiraiya.

"Saya yang seharusnya berterima kasih Jiraiya-sensei! Lagipula, setelah menuruti perintah Danzou untuk membantai klan Uchiha, saya sudah dicap sebagai pengkhianat Konoha, jadi memang seharusnya begini agar saya tetap bisa melindungi Konoha, walaupun sebagai pengkhianat sekalipun dan tolong tetap awasi adik saya Sensei, aku tak ingin Sasuke terbawa dijalur setan dan berikan gulungan ini pada Naruto, sepertinya dia membutuhkankannya! Baiklah, saya pamit dulu!", Ucap Itachi sambil pamit pada Jiraiya dan meninggalkan Jiraiya dalam pertemuan terbatas mereka.

'Jadi, Akatsuki telah memulai aksinya, aku harus waspada!'


Sementara itu di Sunagakura

Terlihat sepasang Kazekage keempat bersama istrinya, Karura sedang mendiskusikan sesuatu.

"Bagaimana keadaan anak-anak kita, di Konoha, ya? Anata!", Kata Karura cemas.

"Aku belum mendengar kabar mereka! Lagipula, jangan khawatir lagipula mereka sudah dewasa, bisa mengurus diri mereka sendiri!"

"Aku sih tak masalah soal Temari dan Kankurou, tapi apa kau ingat terakhir kali Gaara lepas kendali, Yashamaru terbunuh karena dirinya dan pasti dia akan makin membenci kita, karena menggunakannya sebagai senjata pada invasi ini!", Kata Karura.

"Sudah, tenanglah lagipula ini satu-satunya cara agar dia diterima sebagai pahlawan Sunagakure, bukan sebagai monster! Lagipula, dengan menjadi pahlawan dia akan mendapat kebebasannya dan mungkin dengan ini dia memaafkan kita, karena selalu mengurungnya dibawah tanah! Oh ya, saat kau bicara tentang Gaara lepas kendali, aku ingat pertama kali dia lepas kendali dan dia juga hampir membunuhmu, tapi untung saja aku dan Chiyo-baasama berhasil menyelamatkanmu, aku mungkin sekarang sudah gila kalau kau benar-benar mati saat itu!", Kata Kazekage keempat.

"Sudahlah jangan dibahas tentang masa-masa itu, oh ya bagaimana soal kerjasama dengan kuil api tentang invasi Konoha?", Tanya Karura.

"Oh kemarin, aku baru saja bertemu Chiriku dan Kazuma, mereka berdua sepakat untuk kerja sama! Lagipula, jika kita membahas tentang Konoha pasti akan banyak orang yang setuju bahwa Konoha harus dihancurkan, lagipula orang-orang tukang monopoli seperti mereka lebih baik dihancurkan"

-TBC-


Mungkin hanya ini yang bisa saya tulis kali ini (maaf kalau jelek dan alurnya bikin pusing), soalnya otak saya baru konslet

Untuk Karura, saya buat hidup karena, saya pengen Kushina punya lawan saat invasi, untuk kekuatannya saya masih bingung antara pasir seperti gaara, kipas seperti temari atau hito-kagutsu?

Mohon maaf jika terjadi kesalahan (Typo, dsb) dan mohon review dengan review yang membangun..

Sekian Terima Kasih..