Banzaiii yin yin lagi pingin apdet udah dapet ide nanti malah idenya keluar dari pikiranku...#geplaked
yayaya tanpa bacot mending langsung to the point aja..
yaitu melanjutkan cerita...
.
.
.
.
Disclaimer:
Vocaloid bukan Milik saya tapi Milik crypton dan Yamaha saya selaku author hanya memiliki cerita ini...
Warning;
ceritanya aneh, Typo, alurnya GaJe , wordnya bisa aja kedikitan, OOC, abal abalan, Dll
.
Enjoy~
"hmm inikah tempatnya?" Tanya Gumi ketika sampai di Gudang fisika bekas
"Well kau ternyata datang juga.." Kata seseorang
"Ka..kau...M-" Kata kata Gumi terpotong oleh orang itu..
"Jika kamu berteriak kamu kubunuh ,Namun Jika kamu berdiam saja kamu akan kuberi kesempatan.." Kata orang itu
"kenapa kamu melakukan ini?!" Kata Gumi marah
"Bukankah kau sudah tau alasannya" kata orang itu tersenyum jahat
"Ja...jadi kau yang membunuh Lenka - Chan?.." tanya Gumi ketakutan
"Hmmm Jika iya kenapa?" kata orang itu sambil menatap Gumi dengan tajam
"sekarang apa yang akan kaulakukan..." kata Gumi berusaha tenang padahal ketakutan
"Me...membunuhmmu.. yah kau sudah tau berarti tak ada basa basi lagi..." katanya tersenyum jahat
"Kyaa-"
crashh!
"HUH! sudah watunya bertemu dengan Kaito! aku akan membuang jasadnya di pinggir jurang saja!" Kata orang itu yang sebenarnya adalah Hatsune Miku
.
Sementara itu di lain tenpat..
.
'Kenapa lama sekali? apa mungkin dia telat?' batin seseorang berambut blue ocean yang bernama Kaito
"Ah! maaf aku telat!" Kata Hatsune Miku
"Tak apa apa... namun ada satu hal yang ingin kuutarakan kepadamu.." kata Kaito
"apa?" Tanya miku
"Aku suka padamu Miku!" kata Kaito sambil blushing
"Aku juga suka padamu..." kata Miku blushing dalam pikirannya ia berpikir:
'bagaimana Jika ia mengetahui jati diriku namun aku menyukainya...'
"Bagaimana jika hari sabtu nanti kita berkencan?" tanya Kaito masih blushing
"Ba...baiklah... " kata miku tergagap gagap karena Malu
"kita berrtemu di gudang fisika ya.."kata Kaito
.
Keesokan harinya...
"kemarin ditemukan Jasad Gumi di pinggir jurang.." Kata Rin berwajah Muram
"sekarang aku tak punya sahabat lagi.." kata Rin sambil menitikan air mata
Miku pun hanya terdiam...
'berarti sasaranku berikutnya adalah dia... dia diapakan ya enaknya?' batin Miku
.
sepulang sekolah...
"Rin maukah kamu ikut denganku ke taman hiburan? jika mau nanti hari Sabtu kau kutemui di gudang dekat sekolah.." kata Miku berpura pura baik
"Taman hiburan?.. aku mau.." kata Rin masih dengan wajah muram
'yah bagus aku dapat membunuhmu..' batin Miku
"ngomong ngomong ada masalah apa mengajakku kesana?" tanya Rin
"untuk menghiburmu Rin.." kata miku
"baiklah.." kata rin
.
hari sabtu...
'ah bukannya aku sudah janjian dengan Kaito aduh bagaimana ini?' batin Miku
"Hai miku! ayo kita pergi!'' kata Rin ceria
"Memangnya kita harus pergi sekarang?" tanya Miku dengan tatapan mata yang tajam
"Serius dong Miku jangan bercanda" kata Rin menganggap Miku bercanda
"aku ini serius kok..." kata Miku datar dan memegang pisau
"kamu mau apakan pisau itu?!" tanya Rin
"ah bukan apa apa..." kata Miku tersenyum jahat
"bahaya cepat taruh! dan kita pergi!" kata Rin
"Loh aku kan hanya menggunakan pisau ini untuk permainan.."Kata Miku
"bermain pisau itu bahaya!" Kata Rin memperingatkan
CTAK!
ternyata Miku melempat pisau persis di sebelah telinga Rin
"A..apa yang ka..kau lakukan...?" tanya Rin ketakutan
"hmmm kan aku bilang bermain pisau..." kata Miku tersenyum
"KYAAAAA!-" kata Rin berlari dan...
CTAK! craat!
pisau itu mengenai tepat di jantung Rin
Rin pun terkulai lemas dan tak berdaya..
"selamat tinggal Rin Kagamine...Nikmati mimpi indahmu bersama sahabatmu di NERAKA!" kata Miku tertawa dan menusuk Rin untuk keterakhir kalinya..
"MIKU! APA YANG KAMU LAKUKAN!'' kata Kaito terkejut
"Ka...kaito?" tanya Miku
"JAWAB...APA YANG KAMU LAKUKAN!" tanya Kaito Marah tak menyangka bahwa Miku seperti ini
"Maafkan aku..." kata MIku
"APA MAKSUDMU!" tanya kaito
CRASSSH
"maafkan aku.." kata Miku menangis melihat Kaito berdarah darah
"Maafkanlah aku Kaito... Aku akan menebus dosaku..." kata Miku sambil mengarahkan pisaunya ke jantungnya
"aku akan menelepo ambulance dan menghabisi diriku sendiri.." kata Miku
CRAT!
Miku terkulai lemas tanpa nyawa sedangkan kaito berhasil diselamatkan (gatau caranya)
sebulan kemudian
"Miku sebenarnya aku menerimamu apa adanya tak peduli maupun kamu pembunuh" kata Kaito
"aishiteru Miku chan.." kata Kaito menitikkan air matanya
end
padahal baru dua chapter aja ud males lanjut
Sa-chan(Samantha Fangelina) :" berterimakasilah kepadaku karena sudah membantumu.."
Yin yin:" enak aja Ini ideku! *nimpuk sachan*"
Sa-chan:" KABOOORRR! *kabur sambil makan Mie nyolong dari meja makan*"
gomen jika typo dll (_ _)
terima kasih untuk sachan karena telah membantu saya..
akhir kata..
RnR please
