.
.
.
Keluarga lee sudah bisa bernafas lega pasalnya puteri mereka sudah baik-baik saja hanya sedikit demam karena kelelahan dan anemianya kambuh, tinggal menunggu hasil rontgen hasil kepala Sungmin.
ia juga sudah sadar tapi masih diam menatap sekeliling, dan hal tersebut membuat Leeteuk cemas lagi.
Kyuhyun sedang menemui kakanya yang juga bekerja dirumah sakit ini,sedangkan kangin pulang kerumah mengambil baju ganti Sungmin.
"Yesung oppa" cicit Sungmin tidak percaya dan membuat Leeteuk mendelik kaget mendengar nama itu kembali keluar dari mulut Sungmin.
"Min-a?" Tanya Leeteuk,
"omma,tadi aku melihat yesung oppa" ucap Sungmin lagi.
Leeteuk terpekur mendengar perkataan Sungmin barusan, setelah sekian lama Sungmin tidak mengucapkan nama orang apa lagi kali ini .Sungmin masih bergeming menatap lurus kea rah jendela kamar rawatnya,tangannya terkepal mencengkram selimut, "Min-a apa yang barusan kau katakan tadi?oppa siapa?" ulang Leeteuk memastikan.
"Yesung oppa ania?" jawab Sungmin dengan tatapan polosnya.
"Lee Sungmin, kau apa kau?" pernyataan Sungmin barusan serasa membuat nafasnya tercekat,Ia cemas apakah puterinya itu sudah mengingat kembali tentang dirinya atau mungkin hanya… ah! Leeteuk menepis kemungkinan terburuk ia pun berinisiatif untuk memanggil dokter,"tunggu sebentar dulu disini nde omma panggil dokter dulu" ucapnya lembut namun bukannya mengangguk Sungmin malah menarik tangan ibunya dan mulai menangis,"omma"cictitnya dengan mata berkaca-kaca dan membuat wanita berjuluk malaikat tanpa sayap itu semakin cemas dan bingung.
.
_eclipse of memory_
Written by hye jin park 2014©
Disclaimers : the stories and characthers are originally from my mind but the casts in the fanfiction belong to God, their family, and themselves.
Warning : Gs|OOC|KyuMin|Typo|family_tragedy-hurt|Gaje|Bad dict| Don't like don't read|
Don't bash if you dont like this fanfiction, but you can leave a review or comment
Cast's: all coup
Genre : romance tragedy
Leght : chaptered
Rate : T
Happy Reading
"Kangin-sshi kita harus bersiap dengan kemungkinan yang terburuk, puteri anda mengalami hit yang cukup berat saat keelakaan itu terjadi dan ditambah dengan luka tembak di kepalanya tapi bersyukur peluru itu tidak sampai benar-benar mengenai Sungmin,meleset di bagian pelipisnya. Dan untuk kasus Kim Yesung maaf kami sudah berupaya sebaik mungkin ,kami harus memastikannya tapi kita harus bersiap dengan kemungkinan terburuk untuk keduanya…"
Kangin duduk terpekur menatap kosong pintu operasi yang menyala hanya ada keselamatan puterinya. Ia meratapi kebodohannya yang telah lalai menjaga Sungmin .
Terlihat pria bertubuh gempal datang menghampiri Kangin, orang itu berkata jika akan mengurus Yesung dan membawanya berobat keluar negeri dan mengenai Kim Ryeowook gadis yang selama ini dicari olehnya,ia mengatakan jika tidak usah lagi untuk mencarinya karena mulai sekarang Yesunglah yang akan bertanggung jawab untuknya.
Kangin mengangguk ia sudah tidak ambil pusing lagi sekarang,biarlah itu hanya menjadi kesalahpahaman saja biar sudah yang penting puterinya cepat sadar.
Ini sudah seminggu Sungmin belum juga membuka matanya. Infuse dan alat bantu pernafasan serta jantung masih senantiasa menempel di tubuhnya hanya iringan detak jatungnya yang menandakan jika ia masih bernafas.
Leeteuk hanya bisa tetap terjaga selama ini memijit kaki gadis itu dan sesekali mengalapnya, Kangin biarpun ia bilang tidak mau ikut campur lagi,tapi ia masih tetap mencari keberadaan gadis bermarga Kim itu.
Sungmin sadar setelah melewati fase kritis dua jam lalu,manic rubahnya menatap kosong sekeliling orang yang mengerubunginya. Leeteuk tanpa henti mengucap syukur dan mengelus-elus puterinya,Kangin tanpa henti memanggil-manggil Sungmin,dan Donghae terpekur berdiri menatap adiknya itu…
Ada banyak bayangan tentang kejadian sesaat sebelum kecelakaan dalam demi kejaian yang mengahntui benaknya, serta ucapan Yesung sebelum mobil yang mereka tumpangi terguling.
Sungmin masih diam meskipun dokter sudah selesai mengecek keadaanya. Semuanya dibuat cemas dan bingung akan itu,berulang kali mereka mengajak Sungmin untuk berkomunikasi namun naasnya malah ditanggapi dengan polah tingkah serta jawaban Sungmin yang aneh.
"tampaknya ini adalah efek dari benturan dikepalanya, kami belum bisa menyimpulkan namun ada baiknya jika Sungmin-sshi ditangani oleh ahli syaraf" itu penjelasan dokter sekaligus menohok hati keluarga Lee.
Sementara itu ditempat lain, Ryeowook dengan telaten mengusap tangan Yesung dengan handuk hangat. Yang bisa pria itu rasakan hanya kegelapan setelah ia jadi semakin merasa bersalah dengan semuanya namun apa dikata nasi sudah menjadi bubur yang terjadi biarlah terjadi sekarang hanya tinggal melanjutkan hidup saja kan,
"oppa tenang saja dokter bilang ini takkan lama, aku akan berusaha mencarikan donor secepatnya percayalah dank au akan bisa melihat terangnnya dunia lagi jadi kumohon tetaplah bersamaku sesuai dengan janjimu yang waktu itu" ucap Ryeowook syarat akan suara ketakutan akan kehilangannya.
Yesung hanya mengangguk.
.
_eclipse of memory_
.
"Kyuhyun!" pekik Sungmin girang saat tiba-tiba pria 'pegasuhnya'itu muncul dari daun sangat girang apalagi dengan apa yang dibawa olehnya sesekor anjing kecil yang sempat mereka temukan ditaman sebulan yang lalu.
"namanya Minnie" ucap Kyuhyun dan memberikan anjing berbulu halus itu kepada Sungmin. Yang diberi tentu senang bukan kepalang, ia memekik kanget saat ekor kecilnya dikibas-kibasnya ke tangan Sungmin,"Lucu sekali" kekeh Sungmin sembari memainkan bulu-bulu anjing itu.
"aigoo, kau merawatnya dengan sangat baik ya Kyuhyun" ucap Sungmin dan membuat pria pencinta game itu mendelik tidak percaya akan apa yang barusan dikatannya bukan,Sungmin terlihat seperti orang normal tadi. Kyuhyun kembali menatap Sungmin lekat, memperhatikan bagaimana gadis itu berinteraksi dengan anjing kecilnya,dan gotcha kembali pria itu menemukan kejanggalan seperti bukan Sungmin…
"Ming kau?" cicit Kyuhyun,
"Nde?" jawabnya menanggapi tersenyum manis sekali dan nyaris saja Kyuhyun membeku dibuatnya,"ani,ani, dimana ommamu?" Tanya nya lagi,"oh tadi keluar katanya memanggil dokter" jawab Sungmin lagi dengan aksen seperti orang dewasa,
"Sungmin, kalau bicara mu seperti ini kau seperti, eee kau seperti, eee…"
"waras" ucap Sungmin dan sontak membuat Kyuhyun hamper terlonjak saat menyadari jika posisi wajah mereka terlampau dekat. Wajah Kyuhyun tiba-tiba menjadi merona saat tiba-tiba Sungmin menarik tengkuknya dan berbisik halus,"aku memang tidak gila tuan Cho Kyuhyun" dan 'CHUP' satu kecupan lolos dibibir sang master game.
Jantung Kyuhyun berpacu begitu cepat, tubuhnya bagai tersengat jutaan volt listrik ia demam dan merona hebat Mingnya menciumnya dan itu di bibir, aigoo itu adalah first kissnya dan dibuat oleh cinta pertamanya. Jantungnya kembali berpacu cepat saat Sungmin memeluknya dan berterimakasih atas perlakuan Kyuhyun padanya.
Demi semua level yang sudah pernah ia menangkan dan skor tertinggi yang sudah pernah ia pecahkan disemua gamenya, ini sangat membuatnya bingung kembali Kyuhyun mencoba menyetabilkan degup jantunganya dengan menarik nafas panjang lalu ,
"Ming,minimin kau sedang tidak , aishh apa kau bilang tadi waras ani bukan maksudku tapi ini ,,," Kyuhyun dibuat kelabakan dengan pertanyaan sendiri,
"ani, dari awal aku memang tidak gila, kau mngira aku benar-benar idiot ya?" jawab Sungmin tersenyum, dan malah Kyuhyun mendelik lagi, "jadi selama ini kau?" cicitnya terbata-bata,
"aku lee Sungmin tentu saja aku ini normal, kerena selama ini aku memang tidak sakit" jawab Sungmin,
"MWO?"
.
.
.
Tbc
.
.
.
Yang berminat silahkan review ^^
Terimaksih sudah membaca^^.
Sign
Hyejinpark
.
