My Lovely Sunbae Tan

-Chapter 2-

Author : windywiwi

Author : WindyWiwi

Cast : Oh Sehun, Kai/kim jongin, Taemin, Luhan, Byun Baekhyun, Park Chanyeol, kyungsoo, Xiumin, Kris/Wu Yifan, Minho, Oh Suho, Zang Yixing/Oh Yixing

Main Pair : Kaihun, Kaitae, chanbaek, 2min

Warning : Genderswitch, highschool life, Typo bergentayangan hihi

Genre : T

Chapter 1

notes/yaoi-fanfiction-all-about-korean-almost-exo/ff-member-l-my-lovely-sunbae-tan-chapter-1-l-windywiwi/690728427616436

My Lovely Sunbae Tan

-Chapter 2-

ChenKaiD.o.t

At XOXO High School.

suasana di xoxo High School sangat damai karena makhluk-makhluk penghuni yang biasanya ribut sudah memasuki kelas masing-masing untuk belajar seperti biasa, dan khusus untuk angkatan baru wajib mengikuti masa orientasi atau biasa sehun sebut sebagai masa penganiayaan.

Sehun POV.

Ya ampun bagaimana caranya menulis surat cinta? Di jaman yang canggih ini masih saja menyatakan cinta dengan mengirim surat.

Sehun menggerutu dalam hati "awas saja kau oppa, akan aku adukan pada eomma karena membuat aku yang cantik dan sekseh ini pusing". Asal kalian tau saja sehun paling tidak suka berpuitis dan romantis, sikapnya saja masih sama seperti anak kecil (digaplok sehun).

Flashback on.

"baiklah untuk memulai masa orientasi siswa angkatan baru, kalian kami tugaskan untuk menulis surat cinta yang nantinya akan kalian berikan kepada salah satu sunbae dari banyak sunbae yang memikat hati kalian di sekolah ini" ucap namja yang memiliki wajah yang hampir mirip dengan sehun.

"yang sudah selesai menulis surat cintanya silahkan dikumpulkan ke Taemin sunbae, Kris sunbae, Xiumin sunbae atau ke saya sendiri"

"nanti kita akan memilih 3 orang dari kelas ini dengan cara diacak"

"dan bagi kalian yang beruntung nanti kalian harus membaca surat yang kalian buat di depan semua dan yang paling pasti di depan sunbae yang kalian tulis namanya".

"waktu kalian 1 jam dari sekarang, dan jika kami kembali lagi maka selesai tidak selesai kalian harus menyerahkan surat cinta kalian".

"selamat mengerjakan semuanya :D kami tinggal dulu pai pai hehehe" lagi lagi luhan berucap yang dihadiahi tatapan tajam dari dongsaengnya sendiri. (author cegat lulu pulang sekolah hehehe)

Flashback off.

My Lovely Sunbae Tan

"AAAAAAAA" tanpa sadar sehun berteriak didalam kelas yang sedang damai nan sejahtera karena murid-murid sedang serius mengerjakan tugas yang ditugaskan oleh sunbae mereka.

Tatapan aneh maupun tatapan tajam dari teman baru sehun lagsung tertuju padanya, Sehun menelan salivanya kasar.

"mianhamnida" ucap sehun sambil menundukan kepalanya berkai-kali.

Setelah itu sehun merutuki dirinya sendiri "aish memalukan aku ini".

25 menit berlalu...

"Yehet akhirnya aku bisa menulis surat cintaku ini hahhahaha" sehun terkekeh geli sambil mencium cium suratnya, pasalnya surat yang dia tulis tanpa penerima yang jelas. Dia hanya menulis untuk sunbae yang berkulit tan dan tanpan, karena dia sendiri baru bertemu tadi pagi tanpa mengetahui namanya (boro-boro nanya nama, nanya apa dia sekolah disini aja sehun sudah dicuekin) SUKURIN HAHAHAHHA #KETAWA EPIL

"waktu telah habis, silahkan kumpulkan surat kalian" sebuah suara membuat sehun kaget karena tadi dia sedang terseyum-senyum tak jelas. Dia tau persis suara milik siapa itu. Oppanya yang menurut sehun sangat menyebalkan setidaknya dari waktu pagi tadi.

Para sunbae mengambil surat dari murid baru.

"mana suratmu"suara lembut dari seorang sunbae yeoja kepada sehun.

"ehh, ini sunbae" sehun memberikan suratnya kepada sunbae yang mengambil surat ke barisan tembat duduknya.

Sunbae tersebut melihat surat yang di beri oleh sehun. Disitu tertera to: sunbae yang berkulit tan dan tampan. Taemin yang tadi mengambil surat dari sehun melototkan matanya sambil memikir "berkulit tan?siapa itu? apa itu kai ya?memangnya kai dan anak ini pernah bertemu?" taemin memiringkan kepalanya lalu ia berlalu pergi ke depan kelas.

" seperti yang sudah saya katakan bahwa kita berempat akan memilih 4 orang murid baru, dan setiap sunbae wajib memilih satu orang murid".

"dan bagi siswa yang telah dipilih diharap untuk maju kedepan kelas". Ucap pemilik suara berat dia adalah kris.

"dimulai dari xiumin sunbae kau pilih siapa?" taemin berucap imut (^-^)

"hmm aku pilih siapa ya? Xiumin melihat-lihat membolak dan membalik surat yang dibuat oleh para murid baru.

"ah ini saja" xiumin mengacungkan sebuah surat ditangannya. Disurat itu tertera nama do kyungsoo.

"surat ini milik do kyungsoo untuk hmmm" xiumin menghentikan ucapannya. "kris sunbae" ucapnya ragu-ragu.

yang punya nama langsung melotot tak percaya lalu berjalan ke depan kelas.

"Dan kau kris kau pilih siapa? Ucap taemin lagi sambil menampakkan senyum manisnya didepan para siswa baru

"siapa yang bernama byun baekhun?kris bertanya kepada siswa baru.

Baekhyun yang merasa namanya di panggil mengangkat tangannya takut. "eeh aa-aku sunbae" jawab baekhyun terbata-bata.

"kau orang spesial byun baek, karena kau ditunjuk langsung olehku untuk membacakan surat cintamu yang kau buat untukku" kris menampakkan senyum jailnya.

"silahkan maju nona Baekhyun" sura berat milik kris membuat muka baekhyun pucat seketika. Dengan menundukan kepala Bakhyun maju kedepan kelas.

"Dan untuk aku sendiri akan memilih oh sehun". Ucap taemin.

"eh tunggu sebentar, marganya sama sepertimu Luhan" taemin bertanya-tanya pelan (KEPO AMATTTT).

"hahaha dia memang dongsaeng termanisku taemin" bisik luhan di telinga taemin sambil memberikan senyun indahnya.

"ah patas dia terlihat seperimu" taemin menganggukan kepalanya tanda ia sudah paham.

"silahkan maju sehunah" ucap taemin. Taemin memilih sehun karena ia ingin tahu untuk siapa sebenarnya surat dari sehun itu.

Sehun dengan semangat maju, senyum indahnya tidak pernah ia lepas. Sehun tidak ragu sedikitpun karena dia sudah berniat ingin berkenalan dengan sunbae yang melolongnya di bus tadi pagi.

Sesampainya di depan kelas sehun disapa oleh oppanya sendiri. Oppanya nya itu tersenyum, luhan tau kalo sehun sedang merajuk begitu pasti akan bertahan lama.

"hunnie nanti istirahat kita makan siang bersama ya" ucap luhan dengan cengiran khasnya. Tetapi tidak ada jawaban dari sehun. Pandangan sehun tetap lurus kedepan, tak menghiraukan perkataan oppanya. Luhan manyun melihat respon dongsaengnya tersebut.

"hmmmmm baiklah dimulai dari kalian berdua dulu yang menulis surat cinta untukku"

"kau yang duluan kyungsoo"ucap kris.

"untuk kris sunbae, maap sunbae sebenarnya aku tidak tahu harus membuat surat untuk siapa, aku bingung karena aku baru dan aku tidak tahu para sunbae disini. Oleh karena itu aku jadi memilihmu karena aku tidak tau harus memilih siapa lagi." Kyungsoo menyudahi membaca surat cintanya dan kris pun membuka mulutnya lebar dan menatap kyungsoo tidak percaya. Secara kris yang notabennya cowok populer disekoh diremehkn seperti itu oleh bocah bermata besar ini.

"huhahahahaha" tawa seorang yang memiliki gigi monster menggema saat seisi kelas sedang menahan tawa, lalu setelah itu terjadi keributan.

"Mmmppppttttt huhahahaha" seisi kelas tertawa melihat wajah polos kyungsoo dan wajah aneh kris dengan mulut yang menganga. Dan binggo kyungsoo membungkukkan setengah badannya dan langung jalan menuju mejanya dan terang saja semua mata tertuju padanya.

"ehem ehem" sebuah suara mengintrupsi tatapan mata yang sedang asik menatap yeoja bermata bulat dan tubuh mungil tersebut. Seisi kelas pun sudah sadar dari alam lamunannya terhadap yeoja yang baru saja membacakan suratnya.

"sekarang giliran kau baekhyun-shi" taemin kemudian mempersilahkan baekhyun untuk membaca surat cintanya.

"hmmmm surat ini kubuat untuk kris hyung" baekhyun berucap dengan pipinya yang menunjukkan warna merah merona.

"kris hyung aaku menagumimu saat kau datang pertama kali menjadi pembimbing kami" pipi baekhie makin merona.

"menurutku kau orang yang sangat cool dan eng..." yeoja bertubuh mungil bermata sipit tersebut menggantungkan ucapannya yang membuat seisi kelas berharap harap cemas menbak nebak apa yang akan dikatakan selanjutnya oleh yeoja tersebut.

"engg aku menyu-" ucapan bakhyun terhenti karena sebuah suara menghentikannya.

"eh sunbae dan teman teman maap aku memotong surat yang akan dibacakan oleh yeoja imut ini"

"sebelum dia melanjutkan suratnya maka aku harus menbacakan suratku terlebih dahulu sunbae".

"tapi chanyeol-shi biarkan dia melanjutkannya dulu"ucap kris.

"sudahlah kris tak apa biarkan anak ini membacakan suratnya supaya dia tidak berisik" ucap luhan.

"terimakasih luhan sunbae" chanyeol nyengir kuda kearah luhan.

"yasudah sebenarnya sunbae siapa yang menarik perhatianmu dan kau sampai memotong surat yang sedang dibacakan oleh temanmu itu yeol ah?" luhan bertanya kepada chanyeol.

"eh itu sebenarnya surat yang aku buat bukan untuk sumbae sunbae disini luhan sunbae" chanyeol berkata sembari menggaruk tengkuknya yang sebenarnya tidak gatal sama sekali.

"kau tahu kan peraturannya kalau kalian semua di tugas kan untuk menulis surat cinta untuk sunbae disini" suara kris meninggi.

"ehem sebelumnya aku minta maap sunbae mencampuri urusan ini, aku rasa menulis surat cinta itu tidak bisa dipaksa, jadi mohon sunbae mendengarkan dulu surat yang ingin chanyeol bacakan" sehun berucap degan lantang.

Luhan tidak aneh melihat donsaengnya mengucapkan kata tersebut. Karena luhan tau bahwa jika dongsaeng cantiknya tidak suka akan sesuatu maka dia akan dengan kuat menentangnya. Luhan yang posisinya disebelah sehun menepuk bahu sehun dan menampakkan senyum manisnya. Lagi lagi sehun hanya menampakan wajah datarnya.

"kurasa dia benar kris, biarkan anak itu membacakan suratnya dahulu" ucap taemin mengiyakan ucapan sehun.

"yasudah cepat kau bacakan bocah nakal" kris mengalah.

"yess terimakasih sunbae terima kasih sehun, terimakasih semuanya" lagi lagi dia mengucapkan dengan menampilkan cengiran khasnya.

"aku menulis surat ini untuk seseorang yang telah membuat jantungku semenjak masuk kelas ini selalu menari nari hehehe"

"kau byun baekhyun"

"eh?" baehyun yang namaya di panggil mendadak kaget.

"aku menyukaimu saat mata kita bertemu sewaktu aku memperkenalkan diri didepan kelas waktu pagi tadi" chanyeol berucap dan tidak lupa dia tersenyum tampan yang membuat baekie tersipu malu.

Omaigat seluruh kelas menganga. Bagaimana bisa secepat itu? Bisa saja karena ini yang dinamakan cinta pada pandangan pertama dan ini juga yang sedang dirasakan sehun.

"eh chanyeol ah kau jangan begitu" ucap baekhyun sambil kedua tangannya menutupi mukanya yang saat ini sudah seperti tomat.

"kau sangat imut saat kau malu bagitu, cantik".

Dan apa cantik?muka baekie tambah merona dan ia pun balik ke tempat duduknya sambil senyam senyum.

"yayayaya cukup sudah pertunjukkan romeo and juliet nya sekarang kita lanjutkan pembacaan surat berikutnya, oh sehun bacakan surat cintamu" ucap xiumin.

"aku sebenarnya tidak tahu untuk siapa surat yang aku buat ini, bahkan aku baru bertemunya tadi pagi".

"kulitnya yang tan, tatapannya yang hangat, dan aku pikir aku menyukainya". Ucap sehun saat dia bilang begitu dia membayangkan kejadian tadi pagi sambil senyum senyun gak jelas (GILA KALI AJA) digaplok exotis.

Dan saat sehun berucap begitu, tak sengaja jong in lewat depan kelas sehun.

"sehunnie apa orang yang kau maksud itu dia" ucap luhan sambil menunjuk jongin.

"oppa jangan keras keras nanti dia dengar" sehun menjawab sambil telunjuknya diletakkan di depan mulunya.

Seisi kelas menatap satu sama lain.

"jonginnie" suara lembut memanggil orang tersebut dan yang dipanggil menoleh.

"waeyo?" jongin heran karena ia menjadi pusat perhatian seisi kelas.

"kemari sebentar"ucap taemin.

Jongin menuruti taemin "waeyo?ada apa ini?"

Taemin tidak menanggapi ucapan jongin, tetapi ia langsung menanyai sehun.

"sehunah apa dia yang kau maksud" ucap taemin.

"n n ne" ucap sehun ragu

"sehunnie jadi itu benar dia orangnya?" bisik luhan.

"geuraeh oppa"

"ada apa ini taeminie?"

"eh ini jongie para siswa baru sedang ditugaskan membuat surat cinta untuk para sunbaenya, dan anak ini menulis surat untuk sunbae yang berkulit tan, makannya aku memastikannya" ucap taemin.

"eoh begitu? Yasudah kalau begitu lanjutkan saja aku ingin ke toilet, nanti istirahat jangan lupa aku tunggu" jongin menyudahi bicaranya, sebelum berlalu dia mengedipkan matanya kepada taemin.

My Lovely Sunbae Tan

Sehun POV.

"ada apa ini taemine"

Nyuut nyuut sakitnya hati ini saat mendengar itu, apa mereka seakrab itu? Taemine?jongie? bahkan panggilannya seromantis itu. Apa aku bisa masuk diantara mereka? Walaupun bisa sepertinya aku harus berusaha keras untuk mendapatkan hati sunbae itu.

Sehun POV END...

My Lovely Sunbae Tan

Kriiiiing kriiiiing

"kalian bisa istirahat sekarang dan ingat kalian nanti akan berkumpul kembali di kelas setelah waktu istirahat berkahir" suara imut xiumin mengintrupsi seisi kelas.

"ne sunbae" dan dijawab kompak oleh anak anak.

Semua pembimbing meninggalkan kelas kecuali luhan yang kini masih menunggui dongsaeng cantiknya.

"sehunnah kajja kita ke kantin" ucap luhan.

"changkaman oppa aku ingin mengambil ponselku dulu kau tunggu diluar ne". Dan dijawab luhan dengan anggukan.

"eh sehunnah apa kau mau ikut kekantin bersama kami"

"kami?siapa saja?"

"itu aku baekhyun dan yeoja bermata besar itu"

"maksudmu kyungsoo? Sejak kapan kalian jadi akrab begitu?"

"hahah aku ingin pdkt dengan baekhyun, sehunnah".

"hahaa tapi maap chanyeolah aku tidak bisa, aku akan pergi dengan oppa ku" sehun mempoutkan bibirnya.

"sehunie palli" suara luhan terdengan tidak sabar diluar sana.

"ne oppa aku datang".

"chanyeolah, semangat" ucap sehun menyemangati chanyeol.

Sehun dan oppanya sedang berjalan dikoridor sekolah dan sehun membuka pembicaraan.

"oppa kau tau sebenarnya aku masih marah padamu" sehun melipat tangannya.

"arra sehunnie, apa yang harus oppa lakukan agar kau memaafkan oppa mu yang manis ini? Apa oppa harus melakukan aegyo seperti yang sering kau lakukan?"

"anni oppa, jangan lakukan itu karena mukamu sangat aneh saat kau melakukannya".

"apa kau bilang hunie" luhan menggelitik pinggangnya yang merupakan daerah sensitif sehun.

"aw aw ampun oppa ampun" sehun kegelian.

Meraka tak sadar bahwa ini masih di koridor sekolah dan pastinya banyak pasang mata yang menatap keduanya penuh selidik.

"oppa hentikan banyak yang melihat"

Luhan menghentikan aksinya menggelitik dongsaengnya tersebut.

"oppa apakah mereka pikir aku ini pacarmu? Uh tidak elit sekali aku berpacaran dengan cowo macam kau hahahaha kau itu cocoknya jadi yeoja oppa hahahah?" Sehun berlari mundur dan menjulurkan lidahnya.

"yaaah hunnie tunggu" saat luhan akan mengejar sehun, brukk brukk sehun menabrak sepasang siswa yang sedang jalan.

"aw appo"sehun meringis kesakitan. Masih dengan posisi duduk di lantai koridor sekolah

"taeminie gwencana?" sebuah suara membuat kepla sehun mengadah keatas. Dan binggo ternyata yang ia tabrak adalah taemin sunbae dan jongin sunbae.

"taemin sunbae mianhamnida"

"yah kau, apa kau tidak punya mata? Apa kau tidak melihat wujud kami?" ucap jongin kasar. Dan ia membantu taemin berdiri.

"sudahlah kai aku tidak apa apa, kau tidak perlu sekasar itu dan kau lihat itu malah dia yang terluka".

"apa tidak apa apa sehunnah?" tanya taemin, "sini aku bantu berdiri sehunnah" taemin membantu sehun berdiri.

"gwencana sunbae" jawab sehun menunduk tidak ingin menatap jongin.

"hunnie, gwencana? Eoh taeminah, jonginah, Mian karena dia ceroboh"

"yaah oh luhan kau sepertinya harus mengajari pacarmu etika yang benar ketika disekolah"

"bukankah tadi aku sudah meminta maap jongin-shi" ucap luhan dan ia mendekati jongin karena ia tidak terima adiknya dikatakan seperti itu, dan apa katanya tadi ? pacarnya? Hahaha biarkan saja orang ini tahu hunnie itu pacarku.

"oppa sudahlah, ayo kita kekantin saja". Ucap sehun menarik lengan luhan.

"taemin sunbae jongin sunbae sekali lagi aku mohon maaf" sehun menundukkan setengh badannya dan berlalu pergi menarik lengan luhan.

Sehun dan luhan berlalu yang meninggalkan jongin dan temin termenung.

My Lovely Sunbae Tan

Jongin POV.

Kenapa hatiku tak rela waktu mulutku berucap dia pacarnya luhan ya? Selama ini aku tidak pernah merasakan apa pun terhadap wanita kecuali terhadap taemin.

"jonginie kajja kita juga pergi makan siang", suara taemin menyadarkan lamunanku.

"eh kajja min-ah"

Lalu meraka berdua pun berlalu ke belakang sekolah yang merupakan tempat favorit jongin saat makan siang.

Jongin POV END...

My Lovely Sunbae Tan

At Taman Belakang Sekolah

Setelah mereka sedang makan siang sebuah suara memecah keheningan.

"Jongie kau kenapa dari tadi melamun terus? Apa gara gara masalah tadi? Apa kau sedang ada masalah? Ceritakan padaku jongie".

"ah maaf minnie aku tidak apa apa hehehe" jongin nyengir dipaksakan, dan taemin tau itu.

"jongie ada yang ingin aku bicarakan"

"ada apa eum?"

"itu jongie, sebenarnya ada orang yang aku sukai saat ini"

"mwo? Nugu? Apa ketua osis itu?" jongin bertanya dengan menahan marah.

Taemin yang menyadari aura panas dari jongin lalu berucap " jongie kau jangan marah, aku tau kita sering bersama tapi aku ingin sekali saja merasakan jatuh cinta dan rasa itu ada saat aku bersama dengan ketua osis itu".

"yasudah aku kan hanya sahabatmu saja tidak lebih, keputusan ada padamu min-ah" jongin meletakkan makanan buatan taemin.

"terimakasih makan siangnya" dan ia pun berlalu pergi meninggalkan taemin yang sedang menangis.

My Lovely Sunbae Tan

At kantin sekolah

Sehun menyeruput minuman favoritnya bubble tea rasa coklat. Dan luhan memakan kimchi yang dipesannya.

"oppa beri tahu aku apa hubungan antara tamin sunbae dan jongin sunbae?" sehun menggoyanng goyangkan lengan oppanya.

"sebentar hunnie, lepaskan tanganmu dulu biarkan oppa menyelesaikan ini dulu"

"palli oppa ceritakan padaku, aku sudah tidak sabar"

"sebentar hunnie"

Sehun mempoutkan bibirnya yang membuat luhan luluh.

"ne ne hunnie tidak usah marah begitu" sehun menghentikan makannya dan mencubit pipi sehun gemas.

"aw aw sakit oppa" luham melepaskan cubitannya.

"hahaha miane chagi"

"oppa jangan bilang seperti itu disini banyak orang"

"hahaha ne hunnie chagi"

"oppa kan seperti itu lagi, palli oppa ceritakan padaku"

"hunnie kau serius menyukai jongin? Luhan menanyakan dengan wajah serius.

"ne oppa tidak apa kan?"

"memang tidak apa-apa tapi kau sendiri tahu tadi dia orang yang seperti apa?"

"aku yakin oppa sebenarnya dia hanya kesepian dan dia sebenarnya orang baik"

"hunnie oppa sayang padamu, oppa tidak ingin kau terluka nantinya"

"aku akan berusaha semampuku untuk merebut hatinya oppa"

"kau yakin?"

"aku yakin sekali oppa"

"hunnie mereka sudah bersama sejak masih kecil, rumahnya pun tetanggaan. Jongin sangat susah bergaul dengan orang lain, ia hanya main dengan taemin setelah pelajaran usai. Menurut gosip yang beredar, jongin sudah lama menyukai taemin. Makannya tadi dia overprotektif sekali padanya. Temin hanya tau bahwa kai tidak ingin kehilangannya saja, dia tidak sadar bahwa jongin menyukainya"

"benar begitu oppa?

"ne hunnie. Tapi akhir-akhir ini aku sering melihat taemin mengobrol dengan minho ketua osis disekolah kita, sepertinya dia menyukai ketua osis kita"

"kau sering melihatnya oppa?"

"ne hunnie dan tadi pagi aku melihat minho sedang berduaan dengan taemin tapi tida tiba jongin muncul dan aku rasa jongin sangat marah"

Sehun manggut-manggut mendengar cerita oppanya.

"oppa apa oppa sekelas dengannya?"

"oppa sekelas dengan taemin dan kai waktu kelas satu dan sekarang oppa hanya sekelas dengan taemin hunnie"

"apa oppa pernah melihat sesuatu yang rahasia antara merka? Tanya sehun penuh selidik.

"sesuatu yang rahasia? Hmmm oiya oppa ingat, tapi kau janji tidak akan bilang siapapun ya!" luhan mengacungkan kelingkingnya

"janji oppa" sehun menyambut kelingking luhan dan menyatukan kelingkingnya dengan punya oppanya.

"aku melihat mereka...ah lebih tepatnya jongin sedang..."

-tbc-

Annyeong para reader, maaf update lama hehehehe maap juga ceritanya ngaco dan EYD yang amburadul, aku pusing nulisnya hahahaha banyak macam ide yang bergentayangan jadi aku bingung mau pilih yang mana. Untuk itu aku minta RCL-NYA YANG BANYAK YA! kalo RCL turun terpaksa aku hentiin ini epep (nangis di jamban). Jadi RCL YANG BANYAK POKOKNYA (MAKSA)HAHAHAHAH KETAWA EPIL.

Epep ini aku persembahkan buat yang nungguin ini epep (EMANG ADA YANG NUNGGU YA THOR?) AUTHOR PUNDUNG. Makasih banyak yang udah RCL di chapter kemarin, sorry banyak sekali typo, aku males baca ulang hahahaha, tunggu chapter berikutnya ne! Annyong ^_^