My Lovely Sunbae Tan
-Chapter 7-
Author : windywiwi
My Lovely Sunbae Tan
Chapter 7
Author : WindyWiwi
Cast : Oh Sehun, Kai/kim jongin, Taemin, Luhan, Byun Baekhyun, Park Chanyeol, kyungsoo, Xiumin, Kris/Wu Yifan, Minho, Oh Suho, Zang Yixing/Oh Yixing, taeyeon
Main Pair : Kaihun, Kaitae, Krishun, chanbaek, 2min
Warning : Genderswitch, highschool life, Typo bergentayangan hihi
Genre : T
GS
.
.
GS
Hai reders tercinta maap ya aku hiatus lama dan ga bilang bilang lagi. Aku banyak banget tufgas kuliah soalnya, ini chapter sebenernya udah ada di laptop aku udah lama maap baru sempet aku post sekarang hehehe. Ceritanya makin absurd ya hahahaha, maklum ya kurang inspirasi nih. Sempat bingung juga sbenernya mau di lanjut apa engga, soalnya yang review sedikit banget jadi males buat lanjutinnya. Tapi untuk menghargai orang yang setia menunggu epep ku ini aku lanjutin dengan senang hati (emang ada yang nungguin ya#PEDE) hahha. Ya udah langsung aja ne chapter 7 nya jangan lupa review ne !
CHAPTER 1
notes/yaoi-fanfiction-all-about-korean-almost-exo/ff-member-l-my-lovely-sunbae-tan-chapter-1-l-windywiwi/690728427616436
CHAPTER 2
notes/yaoi-fanfiction-all-about-korean-almost-exo/ff-member-exo-my-lovely-sunbae-tan-chap-2-windywiwi/695246517164627
CHAPTER 3
notes/yaoi-fanfiction-all-about-korean-almost-exo/ff-member-l-my-lovely-sunbae-tan-chapter-3-l-windywiwi/698348696854409
CHAPTER 4
notes/yaoi-fanfiction-all-about-korean-almost-exo/ff-member-l-my-lovely-sunbae-tan-chapter-4-l-windywiwi/698354513520494
CHAPTER 5
notes/yaoi-fanfiction-all-about-korean-almost-exo/ff-member-kaihun-gs-my-lovely-sunbae-tan-chap-5-windywiwi/704570019565610
CAPTER 6
notes/yaoi-fanfiction-all-about-korean-almost-exo/ff-member-hunkai-my-lovely-sunbae-tan-chap-6-windywiwi/713073208715291
My Lovely Sunbae Tan
"hunnie mianhae eomma tidak bisa melakukan apa apa" ucap nyonya oh lirih.
"sudahlah eomma, bukankah sekarang aku sudah disini?"
"oppa"
"hunnie, sedang apa kau disini?"
"aku datang bersama eomma dan appa, oppa sendiri mengapa disini?"
My Lovely Sunbae Tan
CHAPTER 7
Setelah keluarga oh duduk di depan keluarga kim. Dan gening seketika sebelum sehun membuka percakapan.
"kau kenapa oppa? Dan eoh eomma appa apakah ini orang yang akan dijodohkan denganku? Ucap sehun menatap eomma dan appa nya secara bergantian berharap jawaban kedua orang tuanya adalah IYA.
"appa sebenarnya ada apa ini? Kau mengenal hunnie?" ucap jongin menatap ayahnya dengan mata tajam.
"mianhae jonginah sebenarnya pada waktu kita berpisah, appa tak sungguh-sungguh untuk meninggalkanmu, appa menyuruh orang untuk selalu melindungimu menyayangimu dan dia selalu menceritakan segala apa yang kau perbuat dan hal yang membuatmu senang. Appa merasa bersalah padamu, appa tidak ingin kehilangan kau. Biar saja kau menganggap appa ini orang jahat karena telah menghianati ibumu, tapi biarkan appa menebus kesalahan itu dengan memberikan sesuatu yang membuat hatimu senang ne".
Sehun menyimak percakapan kedua bapa dan anak itu, sehun menitikan air matanya mendengar apa yang appa jongin katakan. Sedangkan appa dan eomma sehun hanya tersenyum karena mereka adalah salah satu pembuat dari ide gila ini.
"tapi mengapa waktu kita berpisah itu appa sudah memiliki ide untuk menjodohkanku dengan orang yang aku cintai? Bahkan waktu itu belum ada hunnie." ucap jongin tegas.
"eum itu appa tadinya appa pikir kau mencintai taeminmu itu jadi appa berniat untuk menjodohkannya denganmu, tapi taeminmu itu bilang bahwa yang kau rasakan kepadanya bukanlah cinta hanya rasa kasih kepada sahabatnya saja. Dia bilang bahwa kau pasti akan menemukan cintamu itu. Dan appa tidak menyangka bahwa orang yang kau taksir sebenarnya adalah anak dari teman bisnis appa sendiri dan itu memudahkan appa untuk menjodohkannya denganmu" tuan kim menggaruk tengkuknya dan tersenyum.
Sehun terkaget karena dengan tidak langsung tuan kim bilang bahwa hal ini juga adalah rencana kedua orang tuanya.
"eoh jadi kalian juga ada dibalik rencana ini eum?"Sehun menyikut kedua lengan orang tuanya yang berada di sampingnya.
Diperlakukakan begitu kedua orangtua sehun pun memeluk anaknya dengan lembut.
"maapkan eomma hunnie chagi, appa mu yang meminta eomma melakukannya. Kau tau kan bahwa eomma tidak berani membantah appa mu" nyonya oh mengelus surai sehun.
"eomma kau jahat, dan kau appa kenapa kau tidak bilang padaku bahwa ini rencana busukmu dengan kim ajjushi" sehun menatap appanya.
Tuan kim yang mendengar bahwa sehun memanggilnya begitu langsung mengintrupsi ucapan sehun.
"hunnie tidak usah memanggil begitu, panggil saja appa ne. Karena sebentar lagi aku ini adalah appa menrtuamu"
Sehun tersipu malu dan membuat tuan oh menggodanya.
"kalian ini ada-ada saja, yang satu hampir terbakar mukanya karena malu dan yang satu terkena setan bengong, yaah jongin-ah apa kau sudah selesai dengan acara bengongmu? Kau tidak lihat pacarmu ini hampir mati menahan malu" ucap tuan oh.
"appa jangan bicara seperti itu" ucap sehun memaki appanya.
"eum mianhae-" jongin bingung harus memanggil appa sehun dengan sebutan apa.
"panggil saja aku appa jongin, bukankah sehun juga memanggil appa mu dengan sebutan appa?"
"eoh ne appa, aku hanya tidak bisa mempercayai ini semua, ini semua terlalu bagus untukku"
"jadi kau ingon akhir yang bagaimana oppa? ingin akhir yang jelek dan kau akan menikahi orang lain?" Sehun melipat kedua tangannya didadanya dan mempuotkan bibirnya.
Jongin bangkit dari tempat duduknya. Dan mencubit pipi sehun gemas.
'euuugh oppa appo" sehun mengusap-usap pipinya setelah jongin melepaskannya.
"kau menggemaskan hunnie, tentu saja aku ingin akhir yang bahagia denganmu. Tetapi ini sungguh diluar dugaanku, ternyata selama ini appa selalu memperhatikanku. Memang appa sudah menghinati eomma, tapi yang lebih sakit lagi saat appa menginggalkanku demi perempuan itu"
Tuan kim yang mendengar itu langsung memeluk erat anak nya tersebut.
"maapkan appa jongie, appa juga membutuhkan perhatian. Appa sebenarnya belum bisa melupakan ibumu sampai sekarang ini. Hanya saja appa tidak ingin terus bersedih, makannya appa mencari pelampiasan dengan menikahi orang yang tidak appa cintai"
"sekarang wanita itu dimana appa? Apa appa membawanya ke korea?" Ucap jongin menjauhkan wajahnya dari pelukan appa nya.
"appa sudah lama tidak bersamanya jongin, appa menceraikannya ketika pernikahan kita baru jalan 2 bualan dan appa tahu sebenarnya dia itu bukan wanita baik-baik"
"akukan sudah bilang waktu itu pada appa, kenapa appa tidak mempercayaiku?"
"mianhae jonginie, appakah dengan memberikan sehun untukmu rasa benci kau pada appa akan hilang dan berubah jadi rasa sayang dan rindu?" tuan oh menunjukkan wajah penyesalannya
"setelah mendengarkan semuanya rasa benci tiu hilang dengan sendirinya appa"jongin memeluk appanya dan tuan kim membalasnya.
Sehun pun bangkit dari duduknya dan mendekati kedua anak dan bapa tersebut dan memeluk keduanya dan mengangis setelahnya.
Begitupun orang tua sehun, mereka sungguh terharu melihat drama didepannya, dan nyonya oh pun membisikkan sesuatu ditelinga tuan oh.
"seumur hidup aku menonton drama, darama didepanku ini adalah drama yang paling mengharukan dan membuat aku mengis seperti ini" ucap nyonya oh dan tuan oh langsung memeluk erat pinggang istrinya itu.
"hunnie sudahlah tidak usah menangis babby, kemari cantik" tuan kim menepuk tempat kosong disebelah jongin dan menghadapkan jongin dan sehun di depannya.
"hunnie, appa ingin menitipkan anak appa yang paling tampan ini padamu ne. Kau harus janji pada appa bahwa kau akan membahagiakannya dan memberikan apa yang tida bisa appa berikan kepadanya" tuan oh menarik lengan sehun dan jongin dan menyatukan lengan keduanya.
Sehun mengis dan mengangguk "ne appa hunnie berjanji akan membahagiakannya, gomawo appa karena sudah memberikan ending yang bahagia untuk kami" sehun memeluk tuan kim sambil mengis dan jongin pun mengelus punggung sehun. Tuan kim melepas pelukan sehun, dan menata anak sulungnya tersebut.
"kau juga harus berjanji pada appa jongie, kau tidak akan menyia-nyaiakan malaikat ini. Kau harus melindunginya. Karena jika kau menyi-nyiakan dia maka kedua orang tuanya akan mengambilnya kembali" ucap tuan kim.
"ne appa tidak usah disuruh pun aku pasti akan melakukannya"
"jadi bagaimana dengan kelanjutan perjodohan ini tuan kim?" ucap tuan oh menampilkan smiriknya.
"tidak usah kujelaskan bahkan kau sudah tau bukan?"
"hahaha jadi kapan kepastiannya hari pernikahan mereka?"
Sehun ternyesum malu, dan jongin maupun nyonya oh tersenyum melihatnya.
"eum mungkin setelah sehun lulus karena setelah jongin lulus aku akan membawa dia ke jepang.
"jepang? Wae?" ucap jongin bingung.
"karena appa ingin menyerahkan semua bisnis appa kepadamu. Dan setelah hunnie lulus nanti kau bisa mengajaknya ke jepang atau kau hanya mengurus bisnis dikorea saja, dan hanya kejepang bila diperlukan saja. Kau mau kan jongie? Kalau bukan kepadamu maka apa akan menyerahkannya kepada siapa lagi?"
"eoh ne appa arra, tapi kau janji tidak akan mempersulit hubunganku dengan hunnie ne!" ucap jongin melototkan matanya kepada appa nya.
"arra jongie, apa kau belum bisa mempercayai appa?" ucap tuan kim
"anni appa, mianhae aku sangat mempercayaimu" jongin memeluk appanya lagi.
1,5 tahun kemudian
"oppa" sehun melambaikan tangannya dan berlari kehadapan jongin, luhan, taemin, kris, xiumin dan minho.
"hunnie, tidak usah berlari" ucap jongin dan mendaptkan sorakkan dari teman-temannya.
"ciiiieeeeh" taemin dan luhan menyenggol lengan keduanya.
"selamat atas kelulusan kalian semua ne" ucap sehun tersenyum manis.
"aigoo hunnie sekarang kau sudah dewasa dan sebentar lagi kau akan menikah denga si hitam ini meninggalkan oppamu yang tampan ini" ucap luhan memasang wajah memelas.
"hentikan muka pabbo mu itu oppa kau terlihat beribu-ribu menyebalkan saat seperti itu" sehun tertawa.
"oh iya oppa aku kan tidak akan menikah sekarang, dan bagaimana jika kau sekarang ini menyatakan perasaan mu yang sebenarnya saja kepada minnie unnie sebelum semunya terlambat" ucap sehu tersenyum jail
"tidak usah kau suruhpun aku pasti akan menembaknya" luhan berbisik di telinga sehun.
"ehem ehem ehem" kris berdehem
"kau kenapa kris?" ucap luhan
"sepertinya aku sudah tidak ada harapan lagi dengan dongsaeng manismu ini ne lu" ucap kris melipat tangannya didada.
Sehun berlari ke arah jongin dan menyatukan lengannya dengan lengan jongin.
"memang sedari dulu sudah tidak harapan kok hahha" ucap sehun
"hunnie ah kau dengan oppa saja ne dari pada dengan si hitam itu"
"sireo oppa, hatiku milik jongin oppa ku seorang, lagipula kau kan sudah adda kyungieku" sehun makin menggenggam erat tangan jongin. Dan jongin hanya tersenyum saja mendengarnya.
"sudah babby jangan hiraukan dia lebih baik kau selesaikan urusan kita ne. Kajja ikut aku"ucap jongin menarik lengan sehun.
Sehun menghentikan langkahnya sebentar.
"changkamman oppa" sehun melepas genggaman tangan jongin dan berlari kearah luhan dan berbisik.
"oppa kau harus ingat kataku tadi, kalau kau masih belum menyatakannya aku akan jodohkan taemin eonni dengan kris oppa". Ucapan sehu membuat luhan melototkan matanya hampir keluar. Dan sehun hanya nyengir kuda.
Sehun berlari kearah taemin dan memegang tangan taemin. "gomawo eonnie, atas semuanya. Aku harap eonnie juga mendapatkan kebahagiaan seperti yang aku rasakan" ucap sehun sambil melirik ke arah minho. Minho jadi gelisah ditatap seperti itu oleh sehun.
"aku pergi dulu eonnie" sehun menepuk pundak taemin dan berlari kearah jongin dan sebelum berangkat sehu berteriak.
"rusa oppa tolong sampaikan pada eomma aku pulang terlambat ya" sehun mengedipkan satu matanya kearah luhan.
Di perjalanan tidak ada suara, sampai jongin yang membuka percakapan.
"hunnie besok pagi oppa akan berangkat ke jepang, bisakah kau datang mengantar?"
"ne oppa pasti, jam berapa pesawat oppa berangkat?"
"jam 10 pagi, jadi kau jangan sampai bangun terlambat ne"
"hehehe oppa kau harus janji kau akan selalu memberi kabar kepadaku dan jangan nakal disana ne".
"hmmm bagaimana yah" jongin mengetuk ngetukkan jari telunjuk tangan kirinya ke dagunya berpose memikirkan sesuatu.
"yaaaah maksudmu appa hitam, awas saja kalau kau berani" sehun mempoutkan bibirnya.
"sehunnie yang manis, kau jangan pernah memasang pose seperti itu jika tidak ingin kuserang sekarang" jongin menampilkan smiriknya kearah sehun dan sehun bergidik ngeri.
Mereka sekarang telah sampai di sebuah pantai.
"wooah indah sekali oppa laut jika disore hari"
"jja kita turun hunnie" laut ini jarang orang yang berwisata kesini, karena tempatnya jauh dari tempat wisata dan tidak terlalu ramai.
Mereka telah turun dari mobil dan sekarang mereka duduk diatas pasir. Sehun menyenderkan kepalaya dilengan jongin.
"oppa aku pasti akan sangat merindukanmu. Aku akan berusaha untuk segara lulus oppa dan ingin terus bersamamu. Gomawo oppa" sehun mengertkan tangannya di lengan jongin.
Jongin mengelus surai panjang sehun "oppa juga pasti akan rindu dengan sifat manja dan kekanakanmu itu hunnie, cepatlah lulus ne. Oppa sudah tidak sabar ingin menggendong anak kita hehehe"
BLUSH
Pipi sehun memerah akibat godaan dari namjachingunya.
"yaaak oppa sejak kapan kau jadi mesum begini?" sehun menepuk bahu jongin keras.
"hahaha kau begitu manis saat malu begitu chagi, eum sebenarnya sudah sejak dulu aku menginginkannya chagi hehe"
"oppaaaaaaaa"
Sore terakhir sebelum jongin berangkat ke jepang itu mereka habiskan dengan jongin yang terus-terusan menggoda sehun sampai sehun tersipu malu dan senyum senyum gak jelas.
Esok hari
Drrrrrtttttt drrrrrrrrtttttttt (getar hp sehun)
10 panggilan tak terjawab dan 20 pesan masuk dari jongin.
Tok tok tok (suara pintu diketuk)
"hunnie cepat bangun, apa kau tidak akan mengantar jongin ke bandara? Ini hampir jam 10 hunnie, jika tidak cepat berangkat nanti terlambat" nyonya oh teriak dari luar kamar putri tidur anaknya itu.
"oh eomma apa tusn puti tidur itu belum bangun ya? Aku sudah siap ayo kita ke bandara" ucap luhan yang baru keluar dari kamar sambil membereskan bajunya.
TOK TOK TOK "hunnie cepat bangun atau eomma tinggal"
"oh ya ampun aku terlambat eomma, tunggu sebentar aku ganti piyamaku dulu" sehun langsung turun dari kasur sempoyongan dalam keadaan setengah sadar.
"cepat chagi, kita tunggu di mobil ne"
Sehun buru buru memakai baju dan dia tidak sadar bahwa baju yang dia pakai terbalik karena terburu-buru.
"ayo appa kita berangkat" ucap sehun kepada appanya.
Dibandara
"Eomma hunnie duluan mencari jongin ne" sehun keluar dari mobil berniat ingin mencari jongin sendirian.
"hunnie lebih baik kita bersama mencarinya agar tidak terpisah" ucap tuan oh.
"sudah tidak ada waktu appa, sehun pergi sendiri saja" sehun berucap sambil berlari keluar dari mobil.
Drap darp drap suara langkah berlari.
"oh ya ampun oppa dimana ya? Aku lupa membawa ponsel lagi. Bagaimana caranya aku menghubungi dia ya?" sehun celingak celinguk kesana kemari mencari keberadaan kekasihnya itu.
Tiba-tiba GREB seseorang memeluk pinggang sehun dengan kencang.
DUK (suara purut di pukul)
"lepaskan aku dasar ajjhusi mesum!" sehun memukul orang yang memeluknya dari belakang menggunakan siku tangannya.
"hey chagi tenanglah ini aku jonginmu" jongin semakin mengeratkan pelukannya.
"oppaaaaaaaa"
-TBC-
Jangan lupa review semunya yaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!
