Jodoh, sahabatku
Cast : Kyuhyun, Yesung, Ryewook, Sungmin
and other cast akan muncul nantinya
Genre : Romance, Drama, Hurt
Disclaimer: Tuhan YME,Orang Tua member Super Junior, SM Ent,ELF dan cerita ini milik
Saya
Pair :Kyusung, diselingi Kyuwook dan Kyumin
Selamat Membaca
Terkejut, ialah ekspresi yang sepertinya sangat tepat untuk mengambarkan keterkejutan seorang Yesung akan kata - kata sungmin. Secepat kata - kata sungmin terdengar maka secepat itu pula Yesung melepas pegangannya. Ia lalu terpaku menatap dalam wajah pria yang telah ia cintai. Berharap ada pembelaan yang terucap dari bibirnya, tetapi itu hanya sebatas khayalan dan inginnya saja. Nyatanya lelaki itu pun tak kunjung mengeluarkan suara indahnya. Tatapan tidak percaya kembali ia berikan kepada pria itu hingga yang terucap darinya hanyalah
"ah.. Maafkan aku sungmin,aku..aku tidak bermaksud melakukannya. Aku hanya sedang kacau, mungkin karena itu aku kehilangan kontrolku dan itu semua tidak sengaja kulakuan"
Tatapan sungmin perlahan melembut dan terlihat seperti menghawatirkannya. Dan sebelum ia mulai bersuara, seseorang itu megatakan
" sepertinya aku benar menganggu kalian, maaf karena keadaanku sekarang"
Setelahnya yusung berlari dan ia sangat sadar akan apa yang terjadi selanjutnya. Kyuhyun tidak akan lagi bersamanya. Bahkan bersahabat lagi pun kecil kemungkinannya.
.
.
Hari - harinya tidak akan sama lagi. Itu yang tertanam jelas dalam fikiran gadis ini. Bahkan untuk menunjukkan wajahnya pun ia tak mampu,bukan hanya pada satu orang. Ia merasa seperti mendapat tatapan iba. Sendiri dan termenung hanya itu yang ia lakukan. Berjalan dan tidak menentukan arah. Sampai dimana batas kemampuan kaki - kaki kecilnya ia akan terus berjalan hingga mencapai batasnya.
Segala sesuatu ada masanya, memilliki waktu dan kondisi dapat dikatakan layak atau sebaiknya ditinggalkan. Seperti rentetan kalimat, semuanya memilliki awalan dan harus juga berakhir dengan tanda titik. Titik bukanlah akhir, mungkin sebuah batas. Batas yang memiliki makna awalan baru, jeda dan mungkin juga benar - benar akhir. Semuanya masih belum pasti,bukan untuk memberi jarak. Semuanya selalu berharap bahagia, tapi tidak mungkin selamanya. Perlu untuk diingat jika memerima juga berarti melepas. Maka inilah batasnya, harus ada gagasan yang menjelaskannya. Memberi kepastian, tepat ukuran masanya. Bersingunggan dan dalam persamaan pun belum tentu menuju titik tertingginya. Maka memang benar ini adalah batasan dari setiap batas yang seharusnya diperkirakan sejak awal.
.
.
Air matanya tiada pernah akan terhenti. Menatap dan berulang kali melihat. Bahkan dalam mimpinya pun ia masih mengingatnya. Dengan sangat jelas ia mampu memberikan keterangan apapun tentang pria pengisi hatinya. Ia telah dan sangat bosan untuk menunggu apalagi menerka. Kyuhyunnya pria penarik ulur terbaik yang ia pernah temui. Semakin ia memberikan kepastian pada dirinya pasti kyuhun akan datang lagi. Ia menyerah pasti akan menyerah sepenuhnya.
Yesung memang benar gadis penipu yang berbahaya. Hari ini ia telah menjadi sosok yang berbahagia. Tidak perduli sesakit apa hanya merasa jika pedihnya tidak untuk diketahui yang lain. Ini urusannya dan sekarang sudah selesai. Mungkin tidak ada lagi cinta untuk kyuhyunnya, mungkin masih mungkin.
Ia berjalan santai seperti semua bebannya hilang entah dititipkan pada siapa. Yang jelas ia harus bisa kembali ceria. Bercengkrama dengan teman sekelasnya membuat suasana hatinya membaik. Hingga tanpa sadar jemarinya menyentuh jemari lain milik pujaannya. Keduanya saling memandang dan seperti sebelumya, beusaha saling bicara meski hanya lewat tatapan. Mereka tetap terpaku dan tidak ada seorangpun dari mereka yang berniat untuk menghentikannya. Hingga yesung tersadar dan segera berlari meninggalkan cintanya.
Sekali lagi kyuhyun tak pantas disebut pria, seberapa bayak waktu yang dibutuhkannya memilih. Hatinya menentukan dan fikirannya menghentikan. Ia menatap nanar kepergian sahabatnya. Ia mengerti itu penderitaan untuk sahabatnya dan ia bertekat memilih untuk kebaikan semuanya.
.
.
Sore itu kyuhyun dan sungmin punya kencan romantis, setidaknya itu semua menurut sungmin dan tentu tidak untuk kyuhyun. Ia akan memastikan kesisi yang mana ia akan berlabuh. Dan ini saatnya memberi jawaban.
"sungmin, kau adalah wanita yang baik teramat sangat baik. Aku yakin kau merasakannya. Yang terjadi diantar kita. Semakin lama aku berfikir ini tidak terlihat apa lagi terasa seperti aku mencintaimu, tapi percayalah bahwa aku teramat sangat menyayangimu. Aku merasa pria berengsek untuk mengatakan ini padamu. Pahamilah aku, ini memang berat untukmu. Ada aku dan orang lain yang aku pertimbangkan dalam hatiku. Memilih diantara kalian mungkin bisa membuatku gila jika tidak memutuskannya. Aku tidak bisa membedakan cinta atau rasa tertarik yang aku rasakan padamu dulu. Aku tidak ingin mempermainkanmu. Maka akhirnya, bisakah kita berpisah?"
Sungmin pun tersenyum, ada kepahitan dalam seyum getirnya
"aku tahu kyu, aku menyadarinya jauh sebelum kau memutuskannya. Aku begitu bahagia dan sebenarnya tidak percaya kau memilihku. Aku rela menunggu dan mungkin tersakiti sesakit - sakitnya untukmu. Tak bisakan kau menetapkan hatimu padaku? Kau memilihku, harusnya kau memberiku kesempatan untuk jadi satu - satunya disana didalam hatimu"
Air matanya sudah terlanjur membasahi pipi wanita yang sekarang bisakan disebut cukup malang. Ia tidak yakin kyukhyun akan memilih bertahan dengan dirinya. Ia cukup menderita, memiliki kyuhyun saat itu tidak ada bedanya dengan jasad tanpa raga. Kaku dan hanya pasrah tidak memiliki asa untuk membalas perasaannya yang sangat dalam untuk kyuhyun.
.
.
"aku kemari bukan untuk menjadi pacarmu, tapi buan berarti aku tidak mencintaimu"
Sepenggal kalimat yang kyuhyun teriakkan didepan pintu kamar yesung. Yah setelah ia meberanikan dirinya utuk menemui sungmin ia bergegas bertemu yesung, ya sekarang ia bebas. Ia telah mengambil keputusan untuk memilih yesung tapi tanpa ikatan. Ia belum siap untuk mengikat seseorang lagi. Perasaan bersalahnya pada sungmin masih sangat mendominasi hatinya. Ia tidak akan lupa tatapan dan air mata sungmin yang jatuh sia - sia karena menangisi dan memohon untuk bertahan dengannya. Ia bernar - benar si berengsek yang tidak tahu apa perbuatannya benar dan hanya bisa menyakiti orang yang mencintainya.
Pintu kamar itu terbuka, menunjukkan seorang gadis yang wajah cantiknya berlumur air mata. Berlari memeluk pria yang menjadi cintanya. Berpandangan dan saling mengisayaratkan rasa cintanya. Kyuhyun untuk kedua kalinya menyentuh wajahnya, menyeka air matanya, memegang kedua pipinya. Saling berbagi kehangatan kembali dalam pelukan hangat diantara keduanya.
"apa kau tidak sedang bermain kyu?"
Wanita itu yang pertama memulai pembicaraan dan masih dalam peluk hangat cintanya
"bermain apa bodoh? Kau tidak lihat aku sedang merayu sahabatku. Sedikit menggodanya dengan pernyataan cintaku. Kau payah, masa tidak paham sih"
Kata - kata itu menghasilkan tawa dari keduanya. Jawaban kyuhyun yang sedikit aneh dan yah bisa dimengerti yesung. Ia pun semakin menpererat pelukannya. Ia teramat bahagia, setidaknya kyuhyun punya perasaan yang sama dengannya.
"kyu, bagaimana dengan sungmin"
Tanpa sadar yesung menayakan keadaan sungmin
"tenanglah, ia akan menerimanya. Perlahan ia akan paham keadaan kita dan merelakannya. Aku merasa berengsek untuk melakukan semua ini padanya. Tapi memang sebaiknya dia membenciku saja, rasanya lebih lega untukku dan dia. Aku sendiri tidak akan bisa terima pacarku meninggalkanku, memilihku tapi mencampakkan aku. Bahkan aku tahu alas an mengapa kenapa dia tega berbuat begitu padaku. Aku merasa berdoasa besar padanya"
Yesung menggelengkan kepalanya, ia melonggarkan pelukan diantar keduanya dan menangkupkan kedua tangannya di pipi kyu. Menatap tajam mata itu lalu perlahan melembut dan tersenyum sangat manis. Sekali lagi menggelengkan kepalanya dan memeluk kepala kyuhyun didadanya lalu berkata
"bukan salahmu, aku mengerti mengapa dan tanpa harusnya aku bertanya aku berusaha untuk paham kyu. Aku yakin sungmin akan sangat hancur sekarang ini. Baiklah aku menarik kata – kataku, kau bersalah dan teramat bodoh kyu. Untuk semua kediamankuk dan ketidak tegasanmu bahkan pada perasaanmu sendiri yang kau tahu sendiri itu tidak hanya menyakitimu. Ada aku dan sungmin yang juga merasakannya. Perasaanku perih kyu, setiap memandang kau dan dia yang bercengkrama bahkan kadang tanpa melihat aku ada diantara kalian. Aku sakit ketika kau tersenyum karenanya. Tapi kyu, jika ia benar mencintaimu aku rasa aku dan dia akan sama – sama melakukan hal yang sama. Perlahan melepasmu dan akan ikut bahagia jika kau bahagia dengan siapapun pilihanmu. Yang kau mau yang terbaik yang akan kami ikhlaskan untukmu."
Kyuhyun terdiam sesaat lantas bersuara
"apa kau begitu sungie? Apa semua orang akan sama denganmu. Apa kau akan bisa melepaskanku jika aku memilih sungmin bersamaku. Apa kau bisa merelakanku? Aku tidak tahu sungie, aku hanya berharap semoga itu benar. Semoga bukan hanya terkaan kita saja. Maaf aku menyakitimu dan juga dirinya. Aku menyayanginya, aku jujur meyayanginya. Tapi aku lebih menyayangi dan mencintaimu diatas semua rasa sayang serta cintaku untuknya. Katakan sungie kau juga mencintaiku"
Yesung terdiam dan seulas senyum ia beriakan kepada kyuhyunya
"hey bodoh apa aku harus? Kata eomma ku seberapa pun aku mencintai seorang pria aku tidak boleh terang – terangan mengatakannya. Ia tidak pantas kyu, aku ini yeoja"
"hahaha.. bailklah kau yeoja ya? Sudah berapa lama jadi yeoja? Apa kau jangan - jangan namja ya?
hoo ayolah sungie.. aku ingin mendengarnya. Katakana kau menyukaiku"
Yesung hanya tertawa dan berkata
"baiklah.. aku…."
Tbc
Maaf kan aku ya, aku bukanya tidak mau up date cepat dan lebih panjang. Percayalah aku sudah berusaha menulis ini berulang kali. Tapi memang benar menulis itu tentang mood. Dan aku sedikit sedih si lelaki yang menjadi inspirasiku ini sudah wisuda memang cumlaude pula. Tapi berapa lama lagi aku bertahan menunggunya?
Mian ya jadi curcol lagi ah masalah typo seperti biasa akan masih bertebaran kok. Dan jika kalian merasa aneh ya memang begitulah ini kupaksakan dan maafkan aku semuanya. Ini blum end loh…
masih ada konfliknya. Masih sedikit ribet. Terima kasih buat semuanya ya..
Masih boleh minta saran kan? Di review ya..
