Title : The Last of Humanity
Crossover : Naruto X High School DxD X dll
Disclaimer : Naruto, HS DxD, dll bukan punya saya
Rate : M (jaga – jaga)
Arc : Welcome Back to Kuoh City
Chapter 1 : The Day of Outbrake
1st story : When you're blind, don't be a guide
Kuoh City, Jepang, 17 September 2022
Seorang pemuda berambut pirang sedang berjalan turun dari kamarnya yang ada di lantai dua. Dia berjalan menuju ruang makan. Pemuda itu bisa mendengar suara tiga orang perempuan yang sedang berbicara yang membuatnya tidak jadi masuk ke dalam ruang makan.
" Pokoknya kau tidak boleh dekat dengan Hyodou. " Ucap salah satu dari mereka.
" Mengapa Nee-san mengurusi urusan percintaanku! Jika Nee-san satu – satunya yang jomblo di antara kita, Nee-san jangan cemburu. " Balas perempuan yang lain.
" Itu karena Hyodou adalah bajingan mesum penuh nafsu yang bahkan punya lebih dari satu pacar! "
" Yang penting dia setia! "
" Setia macam apa kalau dia punya banyak pacar! "
" Nee-san belum pernah pasaran, jadi Nee-san tidak tahu rasanya jatuh cinta! "
" Nii-san saja hanya berpacaran dengan Gabriel-neesan. Nii-san juga tidak menyukai Hyodou! "
" Itu karena Nii-san hanya membela Nee-san karena kalian saudara kembar! "
" Mito! Jeanne! Sudahlah. Naruto sudah menunggu. " Ucap perempuan lain yang merupakan ibu mereka berdua.
Setelah mendengar itu, pemuda pirang bernama Naruto itu berjalan masuk ke ruangan itu, Naruto langsung duduk dan meminum teh. Di meja terdapat Nasu dengan sup miso dan ikan panggang. Sarapan biasa untuk orang Jepang. Naruto berdiri lalu mengambil roti tawar yang ada di lemari dan memakannya tanpa tambahan apapun.
" Aku pergi dulu. " Ucap Naruto dengan wajah datar.
" Naruto! Tunggu dulu! Kaa-san tahu kau marah tapi- "
BRAK
" Sudahlah, Kaa-san. Jangan bicara lagi. " Ucap Naruto setelah memukul meja.
" Nii-san! Jangan marah! Kaa-san hanya mengambil sedikit uangmu saja! "
" Sedikit? Dia mengambil semua uangku yang sudah kusimpan. Semua uang dari hasil kerja sampingku untukku kuliah diambil olehnya. Untuk apa? UNTUK JUDI! MANA BISA AKU TIDAK MARAH KARENA HAL ITU! " Ucap Naruto dengan nada bicara yang meninggi.
" Tapi- "
" Lihat jam. Kalian akan terlambat. " Ucap Naruto pada Jeanne dan Mito
Melihat hal itu, mereka langsung memakan sedikit sup miso yang ada, kemudian mereka pergi mengikuti kakak laki – laki mereka. Meninggalkan sang ibu yang hanya bisa menangis sambil memakan makanannya.
.
.
Siang hari, sepulang sekolah.
Saat ini Naruto sedang berjalan menuju rumahnya. Dia diikuti oleh kedua adik perempuannya.
" Nii-san, apa kau mau? " Tanya Jeanne pada Naruto
" Tidak. Aku sedang tidak ingin makan apapun. " Ucap Naruto.
" Tunggu. Aku ingin beli crepes. " Ucap Mito yang membuat kedua kakaknya harus menunggu di dekat warung crepes.
Lalu lewatlah ambulans dengan mobil polisi.
" Ini perasaanku saja atau sejak tadi sirine ambulans dan polisi selalu terdengar. " Gumam Naruto yang didengar oleh Mito dan Jeanne.
" Kau benar, Nii-san. Aku juga mendengarnya. " Ucap Mito
" Kerusuhan besar yang terjadi di Jakarta, Indonesia semakin meluas. Pemerintah Jepang sudah menutup semua akses menuju Indonesia. " Terdengar suara berita dari TV yang ada di warung crepes membuat Naruto sedikit tertarik.
" Kerusuhan? Menarik. " Gumam Naruto
" Tidak ada yang menarik dari sebuah kerusuhan, Nii-san. " Ucap Jeanne. " Lalu, bagaimana keadaan Gabriel-neesan? "
" Dia baik – baik saja. Sejak pagi dia ingin makan sushi, tapi semua warung terdekat sudah tutup. "
" Maaf sudah membuat kalian menunggu? " Ucap Mito sambil membawa crepes.
" Ayo pulang. "
.
.
Saat Naruto, Jeanne, dan Mito masuk ke dalam rumah.
" Kaa-san, kami pulang. " Ucap Mito setengah berteriak.
" Tunggu. " Ucap Naruto.
Naruto bisa melihat kejanggalan yang ada di dalam rumah itu. Tidak ada lampu yang menyala dan rumah dalam keadaan sunyi dan berantakan. Naruto tahu tabiat ibunya yang suka berjudi itu, tapi ibunya tidak akan sebodoh itu untuk membiarkan rumah dalam keadaan Berantakan.
TAP
TAP
TAP
Perlahan, mereka melihat sesosok wanita berjalan keluar. Ruang tamu yang gelap dan remang – remang membuat ketiga bersaudara itu tidak bisa melihat siapa perempuan itu.
" Kaa-san!? " Ucap Mito memastikan.
" WRAAA! "
Tiba – tiba perempuan itu berlari ke arah Mito. Naruto yang melihat itu segera menendang dada perempuan itu hingga terpental. Meski terpental, perempuan itu berusaha menyerang Naruto, namun Naruto mengambil sebuah botol sake yang ada di meja dan memukulkannya ke kepala perempuan itu sampai botol sake itu pecah. Lalu dengan pecahan yang tersisa, Naruto menusukkan pecahan botol itu ke dada perempuan itu.
Di sisi lain, Jeanne menyalakan lampu dan membuat ketiga bersaudara itu terkejut. Perempuan yang berniat menyerang Mito sekaligus korban serangan Naruto adalah ibu mereka sendiri, Kushina Uzumaki. Mereka semua terkejut, bahkan Naruto yang menyerang Kushina juga ikut terkejut.
Namun, ada hal yang janggal. Serangan yang Naruto berikan harusnya tidak membuat Kushina dalam keadaan yang mengenaskan. Kushina memiliki kulit yang mulai menggelap ke arah abu – abu, baju yang Berantakan dan sobek di beberapa bagian, kedua bola matanya memiliki iris mata berwarna putih dan kornea berwarna hitam, tampak beberapa bagian tubuhnya seperti memiliki tanda berwarna merah yang menjalar dari perutnya ke sekujur tubuh, dan dari mulutnya menetes darah seperti alir liur.
" Nii-san! Kaa-san! "
" JEANNE, KE SINI! "
Ketika Naruto berteriak kepada Jeanne yang membuatnya berlari ke arah Naruto, Kushina kembali berdiri dan berniat menerkam Jeanne. Namun Naruto berhasil menarik Jeanne keluar sehingga Kushina gagal menerkam Jeanne dan menghantam tembok. Naruto segera menarik kedua adiknya dan menutup pintu lalu mengunci pintu itu.
" Nii-san, apa yang terjadi pada Kaa-san? " Tanya Mito
" Aku tidak tahu, tapi sepertinya Kaa-san sudah bukan manusia lagi. " Ucap Naruto
" Tapi, bagai- "
" Aku menusuknya di dadanya dan dia masih hidup. Manusia biasa tidak akan bisa bertahan dari serangan itu. " Ucap Naruto yang membuat Mito terdiam.
BRAK
Perhatian mereka harus teralihkan oleh suara dari pintu yang berusaha didobrak oleh Kushina.
BRAK
Tiba – tiba Kushina berhasil mendobrak pintu itu dan menghancurkan setengah pintu rumah itu. Pemandangan horor di mana seorang perempuan seperti zombie yang terus menerus meneteskan darah dari mulutnya. Naruto secara refleks mengambil garpu taman yang ada di dekatnya dan menghujamnya ke dada Kushina hingga menembus tubuhnya.
Seakan tidak merasakan sakit dari hujaman di dadanya, Kushina terus berusaha menerobos pintu itu dan berhasil menjebolnya. Kushina dengan garpu taman di dadanya berlari untuk menerkam Naruto. Naruto yang berhasil menghindar membuat Kushina terjatuh dan membuat gagang garpu taman itu semakin menembus tubuh Kushina. Kushian yang tidak menyerah kembali berusaha menerkam Naruto hingga Naruto secara refleks mengambil pisau yang ada di taman itu dan menusuk kepala Kushina. Kushina yang terkena serangan di kepalanya mulai melambat hingga akhirnya terjatuh dan tidak bergerak.
Naruto perlahan mengambil sekop dan menggunakan sekop itu untuk memastikan Kushina tidak bergerak.
" Aku... membunuhnya... Aku telah membunuh... " Ucap Naruto
WRA
Tiba – tiba muncul seorang pria dan nenek yang mirip seperti Kushina berlari. Ketiga bersaudara itu mengenali kedua orang itu sebagai salah satu tetangga mereka. Namun...
DOR
DOR
Dari belakang Naruto, tampak seorang pemuda dengan senapan angin menembak kedua orang itu di kepalanya dan membuat mereka terjatuh.
" Woy, dobe. Bangun. " Ucap si pelaku penembakan.
" Sasuke... "
" Bangun. Kita harus pergi ke luar kota. Mito, Jeanne, kau juga ikut. " Ucap pria bernama Sasuke itu.
Sasuke adalah tetangga Naruto yang juga menjadi teman Naruto.
" Aku... membunuh- "
" Zombie. Kushina-san sudah menjadi zombie. Begitu pula dengan Tou-san dan Kaa-san. "
" kau juga membunuh Fugaku-san dan Mikoto-san? " Tanya Jeanne.
" Ya, begitulah. Kita harus pergi. Kau bisa menggunakan senapan, kan? "
" Ya. "
Kemudian Sasuke memberikan senapan dengan beberapa peluru senapan angin. Dengan itu, Naruto menembak para zombie yang mendekat. Naruto selalu menyerang di bagian kepala dan membuat para zombie yang dia tembak langsung terbunuh.
Setelah beberapa saat, Sasuke membawa sebuah mobil. Naruto dan kedua adiknya segera masuk ke dalam mobil itu. Setelah ketiga bersaudara itu pergi, Sasuke langsung tancap gas. Beberapa kali Sasuke menabrak para zombie, sementara ada juga beberapa orang yang memohon bantuan, namun Sasuke menolaknya dan tetap tancap gas.
" Apa yang terjadi, Sasuke-nii? " Tanya Mito
" ini. Dengarkan. " Ucap Sasuke sambil memberikan smartphone-nya yang menampilkan video breaking news dari youtube.
" Breaking News. Kepada semua penyintas yang masih bertahan, diberi tahukan bahwa beberapa warga telah berubah menjadi zombie dikarenakan mengonsumsi ikan yang terinfeksi bakteri parasit. Tanda – tanda dari para zombie adalah kulit hitam menggelap dengan tanda merah yang menjalar dari bekas gigitan dan memiliki iris mata berwarna putih dengan kornea hitam. Para zombie bisa dibunuh dengan melukai otak zombie. Satu serangan sudah cukup untuk membunuh mereka. Selain mengonsumsi ikan yang terinfeksi, bakteri dapat menyebar melalui gigitan. Warga diharapkan untuk menghinda- KYA! "
Dan video itu berakhir dengan penyiar berita diserang oleh salah satu karyawan stasiun TV yang terinfeksi yang berhasil menerobos pintu ruangan itu.
" Zombie Apocalypse. Sesuatu yang sangat tidak diduga, ya. " Ucap Sasuke.
" Bagaimana dengan Itachi-nii? " Tanya Naruto
" Aniki bilang supaya aku fokus menyelamatkan diri. Kita harus pergi ke luar kota. Kita harus menyelamatkan diri terlebih dahulu. "
" Lalu, bagaimana dengan orang - orang di luar sana? " Tanya Mito
" Kita tidak bisa mengambil resiko kalau ada orang yang terinfeksi. " Ucap Sasuke
" Kau benar. Aku setuju. " Ucap Naruto menimpali.
Tiba – tiba terdengar suara pesawat jet di langit. Tiba – tiba pesawat itu terjatuh dan menghantam jalanan di belakang Naruto dkk sejauh beberapa ratus meter dan meledak. Salah satu pecahan dari pesawat jet yang meledak itu mengenai mobil yang mereka pakai dan membuatnya meledak.
Naruto dan Jeanne yang ada di sebelah kiri langsung terpental menuju sebuah gang. Sementara itu Sasuke dan Mito yang berada di sebelah kanan berhasil selamat meski terluka. Mobil mereka yang ringsek menghalangi jalur masuk gang itu yang membuat Naruto dan Jeanne terkurung di dalam gang itu.
" Dobe! " Ucap Sasuke
" Teme! " Balas Naruto
" Bagaimana keadaanmu! "
" Aman. "
" Kami juga. "
" Bagaimana ini!? "
" Kalian pergi. Kita berpisah di sini. Para zombie segera datang. Bawa senapan itu padamu! " Ucap Sasuke
" Aku mengerti! Sasuke! Bersumpahlah untuk selalu melindungi Mito. Jangan sampai kalian terbunuh! "
" Kau juga. "
Dan setelah ucapan itu, Sasuke memukul seorang pria dengan motor, lalu merampas motornya. Dengan motor itu, Sasuke dan Mito segera pergi dari sana.
" Jeanne. Kita juga harus pergi. " Ucap Naruto sambil mengambil senapan angin dengan beberapa peluru.
" Ha'i. "
Dan itulah, awal dari kiamat para zombie. Sejak saat itu, umat manusia berada di ujung kepunahan. Dan bukan hanya umat manusia saja, namun juga kemanusiaan yang sedang berjalan menuju kepunahan.
Pinggiran kota Kuoh, Jepang, 1 Januari 2026
Lebih dari 3 tahun berlalu sejak outbrake dari serangan zombie pada September 2022. Naruto bersama dengan Jeanne sedang menaiki sebuah mobil Canis Bodhi berwarna merah dengan berbagai modifikasi rangka sebagai perlindungan. Modifikasi yang Naruto lakukan membuat mobil yang ia pakai bisa dibuka dan ditutup.
Di kursi penumpang, tampak Jeanne yang seperti meringkuk dengan menyandarkan kepalanya ke bahu Naruto. Tampak tangannya selalu memeluk lengan kiri Naruto dan tidak melepaskannya. Mata Jeanne juga seperti telah kehilangan cahaya kehidupannya. Banyak hal yang telah terjadi pada Jeanne sejak 3 tahun lalu yang telah mengubah Jeanne.
Penampilan Jeanne tidak terlalu berubah banyak. Hanya pakaiannya yang selalu lusuh dan dan tatapan matanya yang kosong saja yang menjadi pembeda antara Jeanne yang dulu dengan Jeanne yang sekarang.
Untuk Naruto, tidak banyak yang terjadi. Beberapa bagian dari rambut Naruto ada yang sudah menjadi warna putih. Tampak sebuah pistol yang berada di holder-nya di pinggang kirinya. Tampak juga katana yang berada di atas jok kursinya.
Naruto melihat gerbang masuk dari Kota Kuoh. Semenjak outbrake terjadi, setiap kota yang dihuni oleh para survivor selalu dipasangi tembok yang mengelilingi kota. Saat Naruto mendekati gerbang, tampak beberapa orang bersenjata sudah bersiap di sana. Naruto segera menghentikan mobilnya.
Salah satu penjaga mendekati mobil Naruto.
" Selamat siang. Apakah anda ingin masuk ke kota Kuoh? " Tanya si penjaga.
" Ya. Aku ingin mengisi persediaan senjata dan makanan. Selain itu, kami juga ingin mencari tempat bernaung. Mengembara selama bertahun – tahun itu tidak menyenangkan, lho. " Ucap Naruto
" Kami mengerti. Apakah anda pernah ke sini? "
" Aku pernah tinggal di sini 3 tahun yang lalu. "
" Saat outbrake terjadi? "
" Ya. Saat itu aku terpisah dari teman dan adikku yang lain karena mobil yang kami tumpangi terkena pecahan dari pesawat jet yang jatuh. "
" Aku mengerti. Untuk itu, biarkan kami menggeledah barang yang anda miliki. Kami juga ingin mengecek apakah kalian termasuk dalam Infected atau bukan. Tenang saja, kami tidak akan menyita senjata anda selama anda tidak menyalahgunakannya. " Ucap si penjaga.
Naruto segera turun dari mobil bersama dengan Jeanne. Tampak seorang penjaga berniat memeriksa Jeanne, namun Jeanne langsung memeluk erat Naruto dan bersembunyi di belakangnya.
" Maaf, dia memiliki trauma dengan laki – laki. Bisakah kami meminta seorang perempuan untuk memeriksanya? " Ucap Naruto
Melihat ketakutan Jeanne, penjaga itu memanggil seorang perawat wanita dari pos. Perawat itu berusaha mendekati Jeanne, namun sama seperti sebelumnya, Jeanne masih ketakutan.
" Maaf, banyak hal yang terjadi. Dia trauma karena sesuatu di masa lalu. " Ucap Naruto
" Tenanglah, kami hanya akan memeriksamu. Kami tidak akan melukaimu. Namaku Shizune. Kau bisa percaya padaku. "
Jeanne yang mendengar itu perlahan – lahan mulai menunjukkan dirinya kepada si perawat, meski tangannya terus menggenggam tangan kakaknya. Perawat itu segera memeriksa tubuh Jeanne dan tidak menemukan luka ataupun bekas gigitan pada tubuh Jeanne.
" Baiklah, giliranmu. Sini! "
Salah satu penjaga lainnya segera menarik Naruto yang membuat pegangan tangannya dengan Jeanne terlepas. Jeanne yang merasakan pegangan tangannya lepas langsung berlari dan memeluk kakaknya.
" Nii... Nii... Kumohon... Jangan tinggalkan aku... Jangan tinggalkan aku... Kumohon... Aku tidak ingin disiksa lagi... "
Tangisan dari Jeanne membuat penjaga yang menarik Naruto menjadi merasa bersalah.
" Maaf. "
" Tidak masalah. "
Akhirnya, dengan sedikit kesulitan karena Jeanne yang tidak ingin melepaskan kakaknya, para penjaga tidak menemukan bekas gigitan apapun dari tubuh Naruto.
" Baiklah. Kalian aman. Setelah masuk, silahkan menuju pos identifikasi. " Ucap penjaga.
" Terima kasih. "
.
Setelah masuk ke dalam kota, Naruto segera mengikuti prosedur yang ada. Naruto sedang duduk di kursi yang disediakan. Jeanne masih tetap mengalungkan tangannya di lengan Naruto. Naruto selalu menjawab pertanyaan yang ada.
" Jadi, siapa nama kalian? "
" Namaku adalah Namikaze Naruto dan dia adalah Namikaze Jeanne. Usia kami adalah 20 tahun. "
" Nami... kaze... Ketemu. Kau adalah warga Kuoh saat outbrake. Ayahmu telah hilang sejak 10 tahun yang lalu dan ibumu... menjadi salah satu infected yang telah dihabisi. "
" Ya. Aku sendiri yang menghabisi ibuku. "
" Baiklah. Lalu kau adalah... kakak dari Mito-san!? "
" Ya, itu benar. Mito cukup terkenal di sini, ya? "
" Mito-san adalah salah satu pemimpin di kota ini. Kuoh City dipimpin oleh empat fraksi. Gremory Family, Sitri Family, Hyodou Family, dan Kuoh Warrior. Mito-san dan Sasuke-san adalah pemimpin dari Kuoh Warrior. "
'Gremory, Sitri, Hyodou... mengingatkanku pada masa lalu saja. Selain itu... keluarga mereka memang kaya raya.' Batin Naruto
" Kuoh Warrior adalah kelompok para penyintas yang berhasil selamat dan bergabung untuk melindungi Kuoh. " Ucap si petugas melanjutkan.
" Begitu, ya. Jadi kekuatan rakyat, ya. "
Memang benar, semenjak outbrake 3 tahun yang lalu, sebagian besar survivor adalah mereka yang bisa bertarung, sehingga kemampuan bertarung dan militer menjadi bekal dalam pertempuran. Naruto sendiri mampu menggunakan pistol, senapan, dan pedang. Kemampuannya selalu terlatih selama 3 tahun ini untuk bertahan hidup.
" Lalu, untuk senjata... katana, ya. Anda bisa bertarung jarak dekat dan... pistol... Desert Eagle, ya. Kau punya selera yang bagus. "
" Semi-otomatis lebih baik daripada rovolver ataupun shotgun. "
" Ya, semua orang punya cara bertarungnya masing – masing. Lalu... bagaimana dengan perempuan itu. Aku yakin dia bukan hanya sekedar trauma. Aku yakin dia mengalami PTSD. "
" Ya, itu benar. "
" Lalu, rambutmu yang memutih itu juga pasti bukan karena dicat, kan? Apa itu Sindrom Marie Antoniette? "
Naruto mendekatkan mulutnya ke telinga si petugas dan membisikkan sesuatu. Si petugas yang mendengar itu hanya bisa terdiam mendengarnya.
" Maaf sudah menanyakannya. Silahkan pergi ke alamat ini. Karena anda adalah saudara dari pemimpin Kuoh Warrior, kalian lebih baik pergi ke sana. "
" Terima kasih. "
" Tidak masalah. "
Setelah itu, Naruto sambil memegang tangan Jeanne kembali ke mobilnya. Setelah itu, Naruto segera pergi menuju alamat yang dituju.
.
.
Kuoh Warrior Headquarter.
Naruto menghentikan mobilnya di salah satu tempat parkir di markas dari Kuoh Warrior. Naruto segera membawa katana miliknya di punggungnya dan pistol kesayangannya di holder yang ada di pinggang kirinya. Sambil memegang Jeanne yang tidak pernah melepaskannya, Naruto berjalan menuju ruang resepsionis Kuoh Warrior. Sampai di sana, Naruto langsung berbicara kepada resepsionis.
" Ah, Anda Naruto-sama dan Jeanne-sama, kan. Saya sudah mendapatkan data dari petugas di pos identifikasi. Silahkan ikut saya. " Ucap resepsionis.
Naruto dan Jeanne di antar menuju sebuah ruangan. Di sana, tampak Mito dan Sasuke yang ada bersama dengan beberapa orang di ruangan itu.
" Nii-san! Nee-san! "
Mito yang melihat kakaknya langsung memeluk kedua kakaknya, namun Jeanne yang melihat Mito langsung bersembunyi di belakang Naruto.
" Nee-san... ini aku. Mito. " Ucap Mito yang melihat kakak perempuannya yang ketakutan saat melihatnya.
" Jeanne, ini Mito. Kau ingat Mito, kan? Dia adik kita. " Ucap Naruto pada Jeanne.
Jeanne yang mendengar itu sedikit melirik ke arah Mito, namun saat ia melirik Sasuke dan beberapa orang lain di ruangan itu, Jeanne langsung kembali bersembunyi di belakang Naruto.
" Nee-san... "
" Maaf, tapi Jeanne... sudah mengalami terlalu banyak hal yang menyedihkan. " Ucap Naruto.
Setelah beberapa saat, Naruto berhasil menidurkan Jeanne di sofa. Mito menjadikan pahanya sebagai bantal bagi sang kakak perempuan dan mengelus rambutnya.
" Jadi, akhirnya kita bertemu. " Ucap Sasuke.
" Ya. Sudah terlalu banyak hal yang terjadi. Kami pergi berbagai kota dan sebagian besar kota sudah menjadi kota mati. Shibuya, Sendai, Sapporo, Kyoto, Osaka, Hiroshima, dan Nagasaki. Setidaknya itu adalah kota – kota yang sempat kami datangi. " Ucap Naruto.
" Lalu, apa yang terjadi padanya? " Tanya Sasuke tentang Jeanne.
" Ini terjadi satu bulan setelah kita berpisah. Saat itu... kami disekap. Beberapa orang menyekap kami dan menyiksa kami. Untuk Jeanne... dia... " Naruto terdiam sejenak. Dia menghela nafas panjang. Terlihat bahwa Naruto kesulitan untuk mengatakan apa yang terjadi. " ... Jeanne... dia... diperkosa bergilir... dan itu belum termasuk yang parah. Karena itulah dia menjadi sakit mental. Dia mengalami PTSD dan trauma. Dia selalu takut pada semua orang dan jika aku melepaskan pegangan tangannya, dia akan mulai histeris dan menangis. Itu sempat terjadi saat di pintu gerbang. "
" Lalu, apa rencana kalian? "
" Aku ingin bergabung dengan kalian. Infeksi zombie ini tidak akan berakhir dalam waktu singkat, mungkin serangan zombie ini akan menghilang dalam beberapa generasi setelah kita. " Ucap Naruto.
" Baiklah kalau begitu. Mari kita berkenalan. Mereka adalah eksekutif dari Kuoh Warrior. Dia adalah Tsunade, kepala medis kami. Dia bagian dari peneliti yang mencari informasi tentang penyebab infeksi zombie. Lalu dia adalah Emiya Shirou, komandan pasukan kami. Dan sisanya... Ya, mereka adalah wakil dari kepala. "
" Namaku Namikaze Naruto. Mohon bantuannya semua. "
" Kami juga mohon bantuannya, Naruto-kun. " Ucap Shirou
" Lalu, untuk besok. Aku ingin kau datang ke rapat para pemimpin kota. Bawa saja Jeanne. Selama dia bersamamu, dia baik – baik saja, kan? " Ucap Sasuke
" Aku mengerti. Dia akan baik – baik saja." Ucap Naruto. " Mito, tolong jaga kakakmu sebentar. Ada yang ingin kubicarakan dengan Sasuke secara pribadi. " Ucap Naruto melanjutkan.
" Oke. Nii-san. "
.
.
Rooftop of Kuoh Warrior Headquarter
Naruto berdiri dan bersandar pada pembatas.
" Bangun dibuat ulang dari sekolah kita, kan? " Tanya Naruto
" Ya, begitulah. Jadi apa yang ingin kau bicarakan? Tanya Sasuke
" Apa kau tahu keadaan Gabriel? "
" Dia aman. Dia bersama dengan si cebol itu. "
" Dia, ya. Aku yakin dia pasti aman. Lalu, ada sesuatu yang harus aku perlihatkan padamu. "
Kemudian Naruto membuka bajunya dan memperlihatkan sesuatu pada Sasuke.
" KAU ITU- "
" Aku bukan bagian dari mereka. Aku mendapatkannya di saat yang bersamaan dengan siksaan yang dialami Jeanne. "
" Begitu, ya. Wajarnya jika itu ada di sana, kau hanya punya waktu kurang dari satu menit. "
" Aku tahu, selain itu juga tidak ada bekasnya, hanya tanda saja. "
" Aku mengerti. Aku tidak akan memberi tahu siapapun. "
" Lalu, untuk apa aku datang di pertemuan pemimpin kota? "
" Untuk memberikan informasi. Jaringan informasi antar kota dan internet di luar kota sedang bermasalah sejak satu tahun yang lalu. Aku tidak tahu apa yang terjadi, tapi jaringan internet di dalam kota masih aman dan lancar. "
" Untuk itu... aku sepertinya melihat para zombie yang mengelilingi menara pemancar. "
" Begitu, ya. Kalau begitu, beristirahatlah. Aku yakin kau, terutama Jeanne sangat kelelahan. "
" Kau benar. "
" Ayo kita pergi ke kamarmu. "
.
Naruto's room
Naruto dan Jeanne mendapatkan ruangan khusus. Itu semua karena mereka adalah saudara dari salah satu pemimpin Kuoh Warrior. Saat ini, Naruto sedang berdiri di bawah guyuran shower. Jeanne sedang tertidur di kasur dan Mito sedang menjaganya.
" Menahannya supaya tidak nampak menghisap banyak energi. " Gumam Naruto
Perlahan, dari bahunya kirinya, muncul tanda merah yang biasa dimiliki oleh para infected. Tanda itu menyebar hingga memenuhi sebagian besar dada kiri, punggung kiri, dan lengan kiri.
" Jika aku saja bisa menahan penyebaran dan menjadi Half-Infected, mungkin saja ada orang lain yang bisa menahannya dan menjadi sepertiku. Selain itu... kebenaran tentang bakteri yang menjadi infeksi zombie itu juga harus kucari kebenarannya. Ini semua demi Tou-san. Supaya pengorbanannya tidak sia – sia. "
.
.
.
TBC
Glosarium
Infeksi Zombie
Infeksi bakteri parasit yang disebabkan oleh mengonsumsi ikan yang terinfeksi bakteri parasit yang tidak diketahui.. Infeksi menyebabkan korban kehilangan fungsi syaraf, mengambil alih kendali otak, dan mengubah mereka menjadi zombie. Infeksi hanya dapat disalurkan dengan dua cara, yaitu dengan mengonsumsi ikan yang terinfeksi bakteri parasit atau digigit oleh orang yang telah terinfeksi (zombie). Semakin dekat lokasi gigitan dengan otak, semakin cepat bakteri menginfeksi manusia.
Manusia yang terinfeksi akan memiliki ciri - ciri sebagai berikut: Kulit yang menghitam/menggelap, muncul tanda garis dari bekas gigitan/infeksi ke sekujur tubuh, kehilangan fungsi syaraf (termasuk berbicara), dan meneteskan darah seperti air liur dari mulutnya.
Peringatan: Kelemahan para zombie terletak pada kepala. Menyerang bagian tubuh lain tidak akan membunuhnya. Serangan selain gigitan tidak akan memberikan infeksi.
Tambahan: Nama dari bakteri parasit masih belum diketahui. Tidak diketahui apakah bakteri parasit mampu menginfeksi binatang yang mengonsumsi ikan yang terinfeksi.
.
Outbrake
Awal dari kerusuhan akibat warga yang terinfeksi bakteri parasit secara massal, dimulai dari mengkonsumsi ikan yang terinfeksi. Outbrake di Jepang terjadi pada tanggal 17 September 2022.
.
Kuoh City
3 tahun setelah outbrake, Kota Kuoh dipimpin oleh 4 fraksi yang bekerja sama untuk memulihkan Kuoh dan membasmi para zombie, serta menemukan vaksin. 4 fraksi tersebut adalah Gremory Family, Sitri Family, Hyodou Family, dan Kuoh Warrior.
.
Kuoh Warrior
Salah satu fraksi pemimpin Kuoh City. Dipimpin oleh Namikaze Mito dan Uchiha Sasuke. Kuoh Warrior merupakan kelompok dari para penyintas/survivor yang tidak berada di bawah pimpinan 3 fraksi lainnya. Tujuan dari Kuoh Warrior adalah menemukan kebenaran dari infeksi zombie dan cara menghentikannya.
.
Half-Infected
Sebutan untuk manusia yang terinfeksi, namun berhasil menahan penyebaran bakteri pada tubuhnya, membuatnya mampu mempertahankan kesadarannya. Half-Infected mampu menyembunyikan tanda garis pada tubuhnya. Tidak diketahui cara, faktor, atau penyebab seseorang bisa menahan. Informasi lebih lanjut masih belum diketahui.
Half-Infected yang diketahui: Namikaze Naruto.
Yo
Bagaimana kabarnya?
.
Ya, karena hype dari The Last of Us, saya terinspirasi membuat FF bertema Post-Apocalypse Zombie.
Ya, di sini cerita akan berfokus pada Naruto dan kedua adiknya bersama rekan lainnya menghadapi para zombie sambil mencari kebenaran tentang infeksi zombie. Mulai dari penyebab hingga cara menanggulangi/menyembuhkan.
Lalu, di sini kita melihat perubahan pada Naruto dan Jeanne. Jeanne bisa dibilang mengalami kena mental + PTSD + trauma karena pelecehan yang ia alami. Untuk Naruto, dia masih merahasiakan sisanya. Jeanne menjadi takut kepada orang lain dan hanya ingin bersama Naruto. Bahkan dia histeris jika pegangan tangannya dengan Naruto dilepaskan.
Untuk penampilan dari Jeanne, saya mengambil penampilan dari FGO dengan tambut yang digerai (tidak dikepang)
Untuk mobil Naruto, dia menggunakan mobil yang sama dengan trevor dari GTA 5 dengan beberapa modifikasi.
Lalu untuk pair, sepertinya Naruto dekat dengan Gabriel, namun di sini kita belum melihat interaksi antar keduanya.
Untuk setiap chapter, saya akan memberikan glosarium atau update-nya mengenai istilah atau organisasi yang ada di FF ini
.
Baiklah
sekian chapter 1
sampia jumpa chapter depan
bye bye
