Ya! Inilah saya dengan ceritanya! Sebenarnya saya dah gak peduli banget sama nih ffn, tapi ada satu temen yang maksa banget! Apa boleh buat dah!

Yah… ini adalah kemalasan saya yang tidak berkeperi-kemalasan! Saya itu orangnya malas kayak Shikamaru, walaupun saya gak nge-fan ma dia!

Langsung yo!

Chapter 4

Pagi yang cerah. Sakura terbangun dari tidurnya. Biasanya, jam seperti ini, seorang pelayan membawakannya sarapan. Tapi tidak kali ini, mengingat dia itu tawanan. Biasanya pula, dia dapat melihat orang-orang beraktivitas dari balik jendela kamarnya, tapi saat siang, disana sangatlah sepi. Maklum, semua yang ada di sana adalah makhluk malam. Maksudnya bukan burung hantu!

"Membosankan!!! Bosan! Bosan! Bosan!" Sakura bosan tidak karuan. "Ada yang bangun sekarang gak ya? … Oya! Sasuke-kun dan Sai kan pasti bangun! Dimana mereka ya?" Dia berjalan ke perpustakaan. Disanalah Sai berada.

Dilihat Sai sedang membaca sebuah buku dengan seriusnya. Biasanya dia senyum-senyum sendiri seperti Ichimaru Gin dari Bleach. (huekz! Gin serigala!!! Sorry para fansnya gin!)

"Kau sedang apa?"

"Lagi baca donk!" Senyum GaJe-nya balik lagi.

"IYALAH BACA, BAKA!! MASA' MANDI??? SABAR SAKURA!!" batin Sakura. "Iya, maksudku baca apaan?"

"How to Make A Good Friend." Diperlihatkannya cover buku itu. "Aku ini paling susah berinteraksi dengan orang."

"Oh.." Sakura hanya ber 'oh'-ria lalu pergi meninggalkan perpustakaan.

Saat Sakura pergi ke ruang perapian, dia melihat Sasuke sedang membaca buku di sofa dekat perapian.

'Ya ampun! Perasaan aja atau semua pada baca buku ya?' batin Sakura. "Sasuke-kun sedang baca apa?"

"Hn." Hanya itu jawaban yang diberikan.

"SHANNAROOO!!! NI ORANG NYEBELINNYA GAK KETOLONGAN!!!" Innerselfnya geram. Karena kesal, sakura meninggalkan ruang tengah dan kembali ke kamarnya.

'Aku ingin mandi.' Untung ada kamar mandi di dalam kamar itu. Setelah mandi, Sakura keluar dari kamar mandi hanya memakai handuk. Untunglah (lagi) kamar mandi itu ada kamarnya. 'Segarnya habis mandi'. Sakura hendak memakai baju, dan…

BRAKK!! Pintu kamar dibuka! Oleh siapa? Ternyata oleh seorang pemuda berambut pantat ayam! (author dibacok Sasu-teme)

Ralat!

Ternyata oleh seorang pemuda, yang lain dan tak bukan (memiliki rambut pantat ayam) Sasuke Uchiha!!!

"KYAAAA!!!" otomatis Sakura teriak. Tentu saja, bagaimana enggak? Lagi mau pake baju pintu dibuka oleh seorang pria. Tapi Sasuke tetap tenang dengan wajahh stoicnya dan berjalan mendekati Sakura. "HENTAIII!!!" Sakura takut diapa-apain karena jarak antara mereka berdua Cuma setengah meter lagi. Lalu apa yang terjadi???

Ternyata Sasuke hanya ingin mengambil buku yang ada di rak buku dekat Sakura yang kebetulan ada di kamar itu. Lalu Sasuke pergi dan menutup pintu kembali.

Saat malam di Ruang perapian…

"Sasuke-kun Bakaaaa!!!" Sakura teriak sejadi-jadinya.

"Apaan sih?" Tanya Naruto heran. Yang bersangkutan hanya membaca buku di sofa.

"Masa' tadi pas aku pake baju di kamar dia buka pint uterus massuk seenaknya, coba?!"

"WOTDEHEK?! Lo hentai juga ya Teme!"

Sai hanya diam karena bingung. 'Emang kenapa kalo ganti baju terus pintu dibuka perempuan itu marah? Apaan tuh hentai? Apaan tuh 'WOTDEPAK'' banyak pertanyaan dalam pikiran sai.

"Lagian dia gak ngunci pintunya." Balas Sasuke karena tidak terima disebut hentai.

"Lah kamu ketok pintu dulu gitu!" Sakura makin marah.

"Ngapain ngetok pintu ini kan rumahku sendiri!"

"SASUKEEEEE!!!!!" BAK! BUK! BAK! BUK! GUK! MEONG!(???) (suara sasuke dipukul. Tau ndiri kan pukulan sakura kayak apa?)

Yosh! Chappie 4 ampe situ dulu ya! Banyak amet nih yang alert. Kalo mau kritik boleh, jangan FLAME!!!

Nih Mizu (nama samaran)! Lo puas kan w lanjutin nih cerita?! Awas kalo nggak! W cabik2 lo di kursus! Ato ngga, w sebagai taichou (kapten) lo, bakal hukum lo abis2an kalo g puas!!!!

Alah! Kok jadi malah banyak cing-cong! W minta maaf banget atas kehiatusan yang ngga berperi-kehiatusan ini! Ingat! No Flame! Review please???