Wakakakakak my second fic..

Fic ini mss ambil dari komik penguin brother karya ayumi shiina..

Ada yang tahu???

Tuh komik bagus tapi endingnya gantung bikin mss jerat-jerit..

Thanks buat Dina yang udah ngasih tahu kalo komik ini tuh bagus

Walopun gitu mss gak bakal copy paste seenaknya.. mangnya mss plagiat

Tetep bakal ada humor tapi emang mirip-sangat- sih…

Please Repiu anda sangat saya butuhkan…

Thanks.. LUv.u all

Fic ini milik saya ceritanya Ayumi Shiina dan tokoh Bleach milik tite kubo jadinya ini fic gado-gado…


Begin…

Ayam berkokok.. burung bernyanyi mss pun menari…-ditendang dari fic karena dianggap mengganggu-

Rukia sudah siap dengan baju bebasnya hari ini hari pertama ia masuk di SMA Karakura.. SMA terbesar di kota itu…

Byakuya sudah duduk dengan teh anget di meja.. Koran setaun lalu-eh?- dan sarapan pagi..

"Selamat pagi Kak…"sapa Rukia ramah dan duduk dikursi… Byakuya masih saja berkutat dengan Koran lamanya..

"Hari ini kamu masuk sekolah kan Rukia?" Tanya Byakuya masih dibalik Koran yang harusnya udah diloak sebulan lalu..

Rukia mengangguk angguk sambil berseru trilililililili-dihajar-

Byakuya langsung keselek-eh gak ding-

"Jangan cari masalah lagi ya…"Byakuya menyeruput teh angetnya yang tanpa gula oh byakuya gak boleh kena diabetes donk…

Rukia tersenyum kecut… ini kepindahannya yang ke 8 kali bukan karena dia berandalan tapi karena tuntutan pekerjaan, kakaknya yang seorang pelukis…jadi harus mau kalau dioper-oper kayak bola..

Dilempar kesana-kemari….

Dibuang ke laot..

Kemana saja..

Yang penting hepi..

-lama lama gak nyambung-


SMA Karakura.. SMA yang terkenal dengan prestasinya…walau sekolah itu pun sebenarnya bukan sekolah yang penuh dengan kehangatan…-masalahnya deket gunung jadi dingin-

Rukia sudah sampai setelah diantar kakaknya Byakuya dengan sepeda ontel-digetok Byakuya-

Suasana di sekolah itu masih ramai karena awal masuk semester 2, tapi kenapa ketika Rukia lewat mereka melihat Rukia dengan tatapan aneh.. apa ada tulisan tatap aku di punggungnya? Rukia udah coba ngecek tapi gak ada kok yang ada malah tulisan MIDGET

Rukia manyun mss senyam-senyum Rukia bawa palu mss siap kabur…

"Kamu Rukia Kuchiki?" Tanya seorang guru

Rukia ngangguk-ngangguk lagi..

"Saya Ukitake.. kamu murid pindahan itu kan?"

Rukia manggut-manggut –emang hobi kali ya?-

"Wah kamu hebat juga ya bisa pindah sampai 8 kali… pasti kamu sering bikin masalah" Ukitake mulai mengajak Rukia melihat lihat sekolah itu.. sekolah terbesar di SMA karakura…

"Bukan karena masalah cuma karena Kak Byakuya sering pindah-pindah"

"Oh kakakmu itu…pelukis terkenal itu kan"

Rukia melihat ke anak anak yang lalu lalang di sekitar nya mereka semua 1 sekolah tapi beda seragam?

Ruang Komputer..

"Hei buat apa anak black kesini?" Tanya seorang cewek dengan seragam berwarna putih

"Apa maksudmu memangnya kenapa dengan black?" jawab cewek lain yang memaikai seragam hitam Rukia menatap pertengkaran itu dengan heran

"Black.. White"

Perpustakaan

"Hei anak white jauh - jauh sana" seorang cowo dengan seragam hitam menghardik beberapa cowo brseragam putih..

Rukia menggelengkan kepalanya… aneh..

Kantin

"Hoi ini daerah black" Rukia mengerutkan dahi masih heran melihat fenomena aneh yang dilihatnya berulang ulang kali

"Pak sepertinya ada yang aneh disini"

"Wah ternyata kau peka juga ya" Ukitakesensei nyengir kuda

"Semua orang juga tahu kalau kayak gini"

"Ah Ukitakesensei" seorang guru dengan kacamata dan rambut tersanggul memnggil guru berambut penuh uban itu –mss langsung dibunuh-

"Oh ya Rukia kamu bisa kan jalan-jalan sendiri dulu bapak ada perlu sebentar" Ukiatakesensei meningalakan Rukia yang masih cengo dia belum bilang iya udah ditinggal pergi..

Rukia sekarang sendiri ditemani angin.. dan nyanyian gaje mss

Ketika Rukia akan melanjutkan perjalanan menuju surga –hahahah- tak sengaja ia menabrak seorang cowok..

"Ah sorry.." Rukia segera memungut buku-buku yang berhamburan disekitarnya

"Gag usah, jangan sentuh"

Tapi Rukia tetep gak peduli.. tetap mengambil buku itu bersaaman dengan gerakan cowok berseragam putih itu yang juga memungut kertas-kertas yang berhamburan..

"Ini sudah selesai.." Ia menatap cowo didepannya,tampak terlihat bahwa cowok itu kaget melihat Rukia..

"Rukia?"

"Ha?"

"Hey Ichigo loe ngapain disini" Seorang cowo berkacamata dengan seragam putih datang dan memanggil nama cowo yang baru saja ditabrak Rukia

Cowo itu keget melihat Rukia..

"Grey baru ya?" tanyanya kepada Rukia

"Ha? Grey?" daripada bingung mending..

"Gue anak baru salam kenal" Rukia memperkenalkan dirinya menghilangkan raut wajah heran dari cowo berkacamata itu

"Oh.. kenalin gue Ishida wakil ketua OSIS disini dan ini Ichigo dia ketua OSIS disini jadi loe anak pindahan baru itu…"

Cowok yang dipanggil Ichigo tetap saja melihat Rukia lekat-lekat.. membuat Rukia ge-er setengah idup..

-mss jadi iri.. kya!!! Ichigo!!!-

"Ah kalau gak salah elo tuh dapet koneksi dari kakak loe ya" ucap Ishida lagi sambil menaikkan kacamatanya dengan jari telunjuk

Glek.. Rukia dah paling benci ma yang kayak gini..

"Ah sorry gue duluan dulu ya,,," Rukia langsung ngibrit pergi.. ngabur…

Ichigo masih terdiam.. membuat Ishida heran sejak kapan ketuanya jadi tukang ngelamun gini..

Ishida ngaplok kepala jeruk Ichigo dengan tangannya… dan meninggalkannya pergi

"Sialan lu Ishida!!" Ichigo megang kepalanya yang sakit… dan segera mengejar cowo itu…

Sekarang Rukia berjalan menuju lapangan sepakbola yang ada didekat situ menyaksikan pertandingan sepakbola yang berlangsung aneh tetap dengan seragam olahraga white dan black…

'ada yang aneh dengan sekolah ini' pikirnya

Tiba-tiba terasa suatu benda menusuk punggungnya..

"Jangan bergerak ini pistol beneran" Rukia mendengar suara yang dibisikkan seseorang dibelakangnya Rukia sempat kaget..

'dasar sekolah aneh orang-orangnya juga aneh' Rukia segera merunduk berbalik dan menendang perut cowo itu.. cowo berambut merah mundur sambil meringis kesakitan Rukia hanya tersenyum ..

"Wah hebat.." Cowo berambut merah yang dikuncir kuda itu tersenyum seperti orang bego..

Rukia melihat cowo itu berbaju bebas…

"loe anak sekolah sini?"

"Apa? loe gak kenal gue …?" Cowo itu berekspresi seolah olah dia artis terkeren sedunia..

Rukia nyengir kuda..

"loe grey baru ya?" Tanya cowo itu balik..

"Apa? Grey?" Rukia mengerutkan dahi dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal

"Gue anak baru disini.." Ruki hanya menjawab simple disambut O bulat dari cowo itu..

"Pantas aja.. "

"Loe bingung soal grey ya?? Loe juga bingung kenapa seragam disekolah ini ada dua jenis"

Rukia ngangguk ngangguk sambil berseru trilililililili

Renji swetdrop…

"Sekolah ini terbagi menjadi 3 kelompok" cowo berambut merah itu menunjukan 3 jarinya ke wajah Rukia…

"Black, White dan Grey"

"anak-anak black itu terkesan berandalan, kalo white tuh anak-anaknya kayak bangsawan gitu.. bukan bangsawan beneran ya gayanya gitu deh... trus kalo gray itu yang gak pengen mihak ke dua kubu tersebut..." Jelas Renji..

"Nama kelompok mereka sesuai dengan seragam yang mereka pakai.. nah kalo Grey seragamnya ya baju bebas kayak gue gini…" Rukia beroho ria…

"Trus kenapa gak banyak yang jadi grey daripada kepisah-pisah gini…mending bebas sekalian kan" Rukia bertanya dan hanya dijawab senyuman usil Renji

"Kamu juga bakal tahu nanti" – sorry ya mss gak terpengaruh sama senyuman Renji…-

Rukia terdiam, neh sekolah apa rumah hantu banyak banget misterinya…

"Oh ya gue lupa sapa nama loe" Tanya Renji ketika ia akan berbalik dan meninggalkan Rukia

"Loe nanya gue? Gue Rukia Kuchiki"

"Oh gue Abarai Renji.." Renji mendekati Rukia

"Salam kenal.." bibir Renji menyentuh bibir Rukia.. membuat cewek itu secara reflek menendang Renji the king of babbon –dimutilasi renji- dan lari kalang kabut.. mss langsung bawa martil gergaji cangkul ma clurit buat bunuh Renji…

Renji terbang melayang hingga mars ketemu mahluk mars n nikah ma tuh mahluk-gag dink-

Rukia ngabur nyari tempat cuci mulut terdekat…

"Sial dia ngerebut first kiss gue!!!" Rukia teriak gaje sambil nyuci mulutnya dengan air dan sabun lifebuoy-beneran nulisnya gini gag seh…-

"Phuah gila pait.."

Yaiyalah siapa yang nyuruh lu makan sabun…

Sekarang Rukia nyuci mulutnya pake air..

Kumur-kumur n glek…

"Wah airnya ketelen" Rukia teria gaje lage..

Bego siapa yang nyuruh lu minum air keran…

Rukia jadi panik sendiri muter-muter teriak gak jelas ampe jungkir balik ndiri dia lupa kalo air disekolah itu sudah steril walopun dari keran sekalipun-haist-

"Sial first kiss gue.. hiks gue tahu itu udah dianggap sebagai salam tapi… tapi… hwa!!! Kenapa harus ma nanas, babbon" Rukia nangis gaje.. mss minjemin pundak mss ..

Tiba-tiba ada selembar saputangan yang melayang di dekat Rukia.. lho ada hantunya…

Gag dink ternyata ada tangannya.. hehehehehe

"neh.." Ichigo memberikan saputangan ke Rukia yang masih ngelongo mss ngabur n membuat Rukia jatuh dengan posisi yang gak nyaman kepala duluan.. wakakakak

"Author sialan lu…" Rukia mengumpat sambil memegang kepalanya..

Ichigo mengulurkan tangannya membantu Rukia berdiri..

Rukia menggenggam tangan tapi ternyata Ichigo malah kepleset dan mereka pun terjatuh bersamaan…

Ichigo berada diatas tubuh Rukia yang kecil.. Rukia masih meringis kesakitan..

Awas tuh author gila gue bunuh dia…

Wajah Rukia dan Ichigo hanya berjarak beberapa cm Rukia panik setengah mati sedangkan Ichigo hanya terdiam menatap cewe didepannya itu..

"Ichigo.."

Ichigo bangkit dan Rukia pun berdiri… Wajah Rukia udah kayak kepiting panggang-item donk-

Ichigo tetep stay culz.. menyerahkan saputangan yang sebenarnya memang sejak tadi ingin ia berikan..

Rukia masih melongo.. menerima saputangan itu..

"Ah loe Ichigo kan.."

Ichigo menatap Rukia lekat..

"Gue Ichigo Kurosaki.."

"Ha?"

"Gue Ichigo?"

Kenapa neh orang ngulang namanya mulu?

"Gue Ichigo masak loe lupa seh…!!" Rukia tak berkutik dia masih ngelongo kayak orang bego..

"Apa?"

"Setiap hari gue nginget loe tapi loe lupa ma gue.." Rukia tambah ngelongo saking lebarnya tuh rahang ampe jatuh kebawah..

Ichigo masang tampang mengerikan….

"Awas kalo besok loe masih lupa.." Ichigo mengancam Rukia yang pendek itu dan meninggalkannya yang masih kayak orang bego…

Rukia merunduk.. jongkok sendiri kayak orang bego..- mss terlalu sering ngatain Rukia bego disini gomen Rukia-

"Apa gue kenal dia…perasaan gue gak punya temen yang rambutnya kayak jeruk mateng… namanya jug ague baru denger hari ini.."

"Siapa dia?"

"Ichigo"

"Hei" Tiba-tiba Renji udah ada didepan Rukia nampang kayak ngiklan..

"Hwa!! Jaga jarak loe 5 km" Rukia menjauh ampe Indonesia…

"wah jangan-jangan yang tadi tuh first kiss loe"

Rukia cemberut…

"Ngapain tadi loe ma ketua white..?"Tanya Renji lagi..

"Ha ketua white?" Rukia mendongak..

Menatap senyum usil Renji..

"Di masing-masing kelompok punya ketua.. White ketuanya Ichigo tadi.. kalo grey seh karena bebas jadi gak punya ketua…"Renji memulai penjelasannya lagi..

"Terus kalo black…"

Buak..

Suara pukulan dan teriakan terdengar tidak jauh dari tempat mereka berdua berada

Tanpa aba-aba dari mss Rukia langsung lari menuju arah suara itu..

"Hei tunggu" Renji berteriak dan menyusul Rukia

Rukia yang sudah nyampe ke TKP melihat seorang cowo dengan seragam putih terjatuh dan ditodong dengan tongkat oleh anak black…

Rukia memegang lengan cowo itu ketika ia akan memukul kepala cowo berseragam putih itu…

"Jangan"

"Hei apa-apaan ini" Cowo itu menghentakkan lengannya sampai Rukia terjatuh.. dan ketika ia akan mengayunkan tongkat itu..

Rukia segera mencegah dengan berada di depan cowo berseragam putih itu..

Buak..

Kepala Renji benjol..ternyata dia menghalangi tongkat itu dan merelakan kepalanya.. wkwkwkwk-syukur!!-

"Hei Renji sapa cewe bego itu" Tanya cowo berseragam hitam itu sambil memanggul tongkatnya..

"Sorry Kaien dia anak baru.." Renji meringis kesakitan dan berdiri..

"Wah kasian banget masuk sekolah ini" Rukia menatap cowo itu dengan tatapan benci apa-apaan cowo ini..

Tongkat itu tertodong tepat diwajah Rukia sekarang..

"sebagai anak baru gue kasih tahu ke elo Pertama loe jangan buat masalah disini, kedua loe jangan ngelawan ketua loe dan ketiga.. loe harus milih black atau white.." Cowo itu menatap Rukia sinis membuat Rukia pengen ngamuk-ngamuk sendiri..

"Konyol.."Rukia membalas tatapan cowo itu..

"Apa?" Tanya cowo itu gak percaya..

"Konyol.. sekolah apa ini? Masak 1 sekolah seragamnya beda-beda.. gak lucu tau!!" Rukia berdiri dan menatap Kaien dengan tatapan meremehkan..

Tiba-tiba kerumunan orang-orang sedikit terbuka..

"Loe ngomong kayak yang dipikirin anak-anak disini tapi sayangnya gak ada yang berani ngomong" Ichigo muncul dari kerumunan itu…

"Wah-wah Ichigo tumben loe muncul"Kaien menatap orang yang mirip dengannya itu dengan tatapan benci..

"Maaf… apakah ini ngganggu loe?"

"itu ketua black dan white berkumpul.."

"Wah kayaknya bakal ada bentrok neh"

"Tumben Ichigo muncul"

"wah Ichigo keren"-asli ini mss yang ngomong.

"Jadi loe harus milih..Black ato white " Kaien sekarang melihta cewek pendek didepannya…

Ichigo tetp stay culz…

"Mending gue milih gray.. "

Semua anak disitu kaget..

"Gue gak mau punya ketua kayak loe… atopun kayak loe.." Telunjuknya menunjuk kewajah Ichigo..

"Kalo gitu… loe bakal nyesel.."

"Biarin…" Rukia menjulurkan lidahnya dan pergi meninggalkan kerumunan itu..

Kaien tersenyum 'mangsa baru telah muncul'

Sedangkan Ichigo...

Ichigo kembali ke ruangannya.. ruang OSIS..

Ia terdiam duduk duduk di kursi panas.. hehehehe

memegang kepalanya yang tak terasa sakit...

"Apa yang kau lakukan Rukia.. kenapa kau muncul lagi di hadapanku.."

Ia menatap jendela... melihat bahwa seseorang tersenyum dengan cowo berambut merah dibawah sana..

Rukia...


Bagi anda yang sudah baca komik yang mss sebutkan diatas.. maka anda pasti tahu kelanjutannya..

Wakakakakakakak-lagi hobi ketawa-

Reviewnya.. kritik dan saran anda tolong..

Kalo gak mss bakal..

Bakal..

Gak bakal ngapa-ngapain..

please.... takakakakakakakak

Review na…