Yap ini lanjutan dari Black White and grey maap membuat kalian lama menunggu (menunduk sedalem-dalemnya)

Sebuah fic campur-campur yang mss angkat dari komik Ayumi shiina berjudul Penguin Brother, tokohnya jadi tokoh bleach terus… beberapa tambahannya dari mss ^^

Kalo emang ampe ending, endingnya bakal mss ubah soalnya ending dari komk aslinya gantung !!

Oke deh please read and repiunya !!!

Fic ini punya

tokohnya punya Tite kubo

Cerita aslinya punya Ayumi Shiina

^_^


Rukia melihat-lihat album fotonya dengan dahi berkerut

"Sedang apa?"

"Eh, kakak ini lho.. ada orang yang ngaku-ngaku kalao dia itu temen lama ku.." Rukia membalik-balik album foto dan melihatnya satu-satu

"Siapa namanya?" Byakuya mengeluarkan rokok dan menghidupkan pematik api –mss langsung ngambil ember.. jangan ngerokok!!!-

"Ichigo Kurosaki" Rukia masih konsentrasi dengan albumnya sehingga tidak memeperhatikan ekspresi Byakuya yang berubah sedetik.. cuma sedetik aja

"Ajak aja dia kesini" Byakuya duduk didepan Rukia dan menuangkan segelas air bening

"Kalau dia memang temen mu harusnya kamu ingat kan?" Rukia menggaruk kepalanya..

"Lalu bagaimana dengan hari pertama mu?" tanya Byakuya dengan tetap stay culz..

"Hari pertama…"

Rukia pun menceritakan semuanya panjang lebar… sampai..

"Oh.." Byakuya hanya menjawab dengan 1 kata yang bikin Rukia garing abis..

"Gimana sih kok cuma oh?" Rukia ngambek gak jelas

"Jadi maunya apa, mau pindah sekolah?" Byakuya berdiri dari tempat duduknya..

"Ya gak sih..Tapi kan setidaknya.."

"ya sudah selamat berjuang saja" Byakuya mengucek-ucek –halah- rambut hitam Rukia

"Aku pergi dulu ada pameran"Byakuya pun keluar dari rumah

"Ya! " Rukia hanya menjawab dengan senang akhirnya kakanya yang cool itu memberinya semangat


"Hei rukia" Renji memanggil dengan wajah melas..

Rukia tetap berjalan dengan santai

"Masih marah ya?" tanyanya lagi dengan tampang yang paling melas yang dia punya

"Banget!!" Rukia hanya menjawab dengan 1 kata penuh penekanan dimana-mana

"Eh beneran gak si Ichigo tuh temen lama loe?"

"Eh.. eh.. gue gak tahu deh.. tapi dia bilangnya gitu kalo emang iya harusnya gue inget tentang dia walopun cuma dikit" Rukia menjawab dan menatap langkah kakinya sendiri

"Siapa tahu dia salah orang" Renji menatap wajah Rukia

"Gak mungkin.. kayaknya gak mungkin" Rukia masih menatap kakinnya yang melangkah beriringan dengan langkah kaki Renji

"Kok bisa gak mungkin?"

Kok bisa gue gak ingat??

"Eh Pengumuman hasil ujian" Renji melihat madding yang sudah dipadati orang banyak

"Eh? Tes sebelum gue masuk ya?" Rukia melihat keumunan itu

"Ah Renji" Ukitake sensei menyapa

Renji dan Rukia berbalik melihat pria didepannya

Ukitake tiba-tiba menjabat tangan Renji.

"Selamat ya, seperti biasa kamu menempati peingkat 1 nasional" Urahara tersenyum hanya dibalas Renji dengan anggukan

"Eh? 1 Nasional?" Rukia memastikan apa yang didengarnya itu tidak salah

Renji cuma ngasih senyum. Rukia langsung maju ke madding yang dipenuhi dengan manusia karena Rukia pendek ia pun segera menerjang orang-orang didepannya dan ternyata.. memang benar si babon itu peringkat 1

"What the f**k ?Babon dapet peringkat 1 ?" Rukia teriak gaje

"Gak nyangka kan loe?" Tanya Renji yang sekarang sudah berada disamping Rukia..

Rukia cuma bisa nelen ludah + nyengir kuda


"Gue kira semua jenis monyet sama "

"Ha sama apanya?" tanya Renji

"Sama-sama bego, tapi elo jenis lain ya?" tanya Rukia sambil ngasih senyum close up Renji cuma bisa mencak-mencak gak jelas

"Pantes aja white ama black nerima loe" Rukia ngelanjutin lagi omongannya

Renji cuma ketawa gak jelas gitu, masang gaya pahlawan bertopeng Rukia jaw drop

Tiba-tiba Rukia merasakan firasat jelek dan langsung menutupi wajahnya dengan buku yang dibawanya

"Eh kenapa loe?" tanya Renji menghentikan tawanya yang menyebabkan korban jiwa itu

"Gue.. cuma ngerasa.."

Crot..

"Firasat buruk.." Rukia langsung lari ngejer si pelaku yang berada di balik lorong..

"Sialan loe"

Si pelaku pun lari gaje.. dan sembunyi makanya gak ketangkep

"Lain kali kalo mau ngelempar di dari jarak 1 km aja" si pelaku 1 ngomonng gitu

"Gila loe kenapa gak sekalian dari mars aja " si pelaku 2 ngos-ngosan


"Haist nyebelin banget tuh orang kalao ketangkep gue jadiin dendeng" Rukia mengepalkan tangannya sedangkan Renji hanya tersenyum

"Eh…" Rukia meraba laci mejanya

"Ih kug ada yang menggeliat liat gitu ya?" Rukia bertanya paa dirinya sendiri dan ketika ia mengeluarkan tangannya dari laci

"Uler?"

Renji shock setengah idup anak-anak lain pada teriak teriak

"Snake.."

"Cepet banget "dia" bertindak"

"Snake.." Renji melihat Rukia yang malah ngelus-ngelus tuh uler

"Eh ternyata uler ini lucu ya.." Rukia tertawa membuat yang lain sweet drop

"Oh ya tadi kalian semua kok pada teriak snake kenapa?" tanya Rukia dengan polosnya..

"Orang yang meneror anak grey disebut snake gak ada yang tahu dia sapa"

Rukia masih mendengarkan penjelasan Renji sambil main-main ma tuh uler

"Orang yang diincer grey pasti keluar dari sekolah ini... Dia itu termasuk unit pembasmi grey"

Renji menjelaskan dengan serius tapi si Rukianya malah..

"uh.. ular cayang.."

Yang lainnya cuma bisa sweet drop…


Meanwhile

"apa Snake udah nyerang si midget?" tanya Kaien setengah berteriak

"eh.. eh iya "

"Jangan becanda tuh anak tumbal buat bikin si Ichigo berlutut ma gue…" Kaien nggebak-nggebrak meja gak jelas..

"Eh ada yang bilang snake itu anak geng white kan…"

"Pantes aja cepet banget snake bergerak mereka takut, Ichigo bakal dalam masalah gara-gara anak baru itu"

"Kalo begitu cari sapa itu snake"

"Tapi kita gak tahu"

"Ya cari…" Kaien nggebrak meja lagi…

Mereka semua terdiam.. dan ketika mereka hendak keluar..

"Kalo loe ketemu sama yang namanya snake , bilang.."

"Jangan ganggu maenan gue" Ia menatap anak buahnya dengan tatapan licik...


"Eh cuma gitu doank?" tanya Rukia, sekarang mereka berdua ada ditaman belakang sekolah

Uler yang tadi udah dikembaliin ke habitatnya… walopun pas itu Rukia sempet nangis kejer-kejer..

"Keliatan buat loe pecinta uler sih gak masalah"

"Hohoho loe tahu aja" Rukia tertawa ala pahlawan bertopeng

Tiba-tiba dateng 2 orang cowo berseragam hitam

"Eh lo Rukia kan? Dipanggil Kaien"

Rukia berdiri dari duduknya dan melet…

"wee ogah" ngabur..

"eh loe tunggu" dua cowo itu ngejar si rukia tapi kewalahan dan gak menemukan cewe midget itu..

"Kemana sih tuh cewe lari kayak cheetah aja"

"Sial tuh si pendek mana lagi bisa-bisa kita diomelin Kaien nih.."

Bruk..

Rukia mendarat dengan aman diatas badan cowo itu temenya cuma bisa bereaksi sekedarnya..

"Siapa yang loe maksud pendek ha?" Rukia udah malak kayak preman..

"Hei.." seorang cewe yang tidak jauh dari sana memanggil Rukia yang udah siap perang ma tuh 2 cowo..

Rukia menatap cewe itu.. dadanya yang gede…. Rambutnya yang panjang..

"Eh?" Rukia bingung sendiri

"Wah orihime" 2 cowo itu langsung pasang tampang anak anjing..

Orihime?

"Eh elo Rukia ya?"

Rukia ngelirik kanan-kiri depan belakang..

"Gue?"

Orihime hanya mengangguk

"Iya elo.."

"Iya emangnya kenapa?" tanya Rukia

"Kalo kalian kenapa disini?" tanya Orihime lagi..

"Kita disini disuruh nangkep nih cilik" kata cowo yang berambut cepak menunjuk Rukia..

"Apa loe bilang?" Rukia ngasih deathglare ke tuh cowo…

"Ah.. sorry ya" Orihime menghampiri Rukia..

"Gue ada perlu ma dia , bisa loe omongin ma Kaien kan?" tanya Orihime dengan lembut..

2 cowo itu langsung manggut-mangggut kayak burung dan langsung pergi…

Rukia masih bengong. Dan orihime pun tersenyum..

"Loe kenapa nolongin gue?" tanya Rukia

"ah gue seneng aja dengan loe yang berani.. " Orihime menyibakkan rambu orangenya

Rukia hanya terdiam dan menatap kagum cewe cantik itu..

"Oh makasih ya" Rukia berlari dan melihat cewe itu masih tersenyum menatapnya


"Eh renji.." Rukia memanggil Renji yang sedang membaca buku dengan judul bagaimana menjadi dokter gila yang jenius karya mss

"Ya?" tanyanya dengan (sok) cuek

"Loe kenal gak ma anak yag namanya orihime?" tanya Rukia sambil membaca sebuah komik Bleach (melihat diri sendiri)

"kenal.. kenapa?" tanya Renji menurunkan buku yang dibacanya

"Ternyata dia baik ya.."

"ha?"renji menatap dengan bingung

"Dia kan anak White anak osis lagi" Renji menjawab dengan suara yang berusaha dikecilkan karena bu penjaga perpus udah ngasih dethglare ke dia

"Lagian dia kan.." Renji memotong kata-katanya ditengah perempatan

"Ha?" Rukia masih berkutat dengan komiknya dan memuji dirinya sendiri dalam komik itu

"Pacarnya Ichigo"

"Apa?!"Rukia berteriak dan membuat seisi perpus mengamuk massal dirinya dan langsung ditendang keluar perpus

"Masak sih cewe secantik itu punya pacar orang sok cool"

"Y ague juga gak tahu takdir kali" Renji hanya menggelengkan kepalanya

"Eh bentar.." Rukie berenti sebentar menahan langkah Renji dengan tangannya

"Kenapa loe?" tanya Renji

Dan saat itu juga Rukia segera ber;lari ke balik tembok yang ada didekatnya

Dan menemukan seorang cewe berambut hitam yang sejak tadi sepertinya membututinya

"Sapa loe ngapain loe ngikutin gue?" tanya Rukia sambil menahan tangan cewe itu

"Gue…"

"Kenapa sih loe Rukia…"

"Siapa cewe itu ?" tanya Renji sambil melihat cewe berambut hitam itu

Mereka berdua pun hanya menatap pada 1 arah cewe itu.. siapa sebenarnya dia??...


Jeng-jeng-jeng-jeng.. siapa dia???

Hahahaha motong cerita ditengah lagi (dipentung)

Buat Black white and grey ini mungkin bakal panjang karena komik aslinya ada 5 komik atau gak mungkin bakal mss potong beberapa adegan (tapi semuanya penting)

Jadi bingung hehe ya udah deh sekalian numpang promosi ya.. tolong repiu the end dari cerita MOS

Oke deh tolong teken ijo-ijo dibawah ya ^^