Summary: Gilbert suka sama Antonio! Siapa yg bakal dia pilih?! *jeng jeng*


"APAAAA?!" teriak Antonio, Lovino, dan Author berbarengan. Tiba-tiba Lovino dan Antonio menengok ke arah Author. "kau siapa?" Tanya Lovino. Author nelen ludah. "aku--- Indonesia! *ditempeleng Hidekaz Himaruya dan fans APH*"

"iya, aku suka kau, Antonio" kata Gilbert polos, tapi ngeblush. "tunggu—kau salah orang kali, bukan Antonio yang ini, ha ha haaaa" kata Antonio sambil nari jaipong. "memang ada berapa orang di APH yang bernama Antonio?" ucap Gilbert kalem. Antonio swt.

"JADI KAU BEGINI YA, ANTONIO! AKU TAK PERCAYA KAU BEGINI!" Lovino berhisteris ria lalu melempar tomat ke muka Antonio dan berlari ke kamar. "tunggu—" "aku tunggu kau besok di gerbang Hetalia Gakuen jam 11"jawab Gilbert. "BUKAN KAU YANG AKU SURUH MENUNGGUKUUUU!" Antonio stress. "yah, siapapun. Daaag" kata Gilbert tenang sambil berbalik dan melambaikan tangan. Antonio teriak-teriak sendiri. Lalu Author dengan santai mencolek bahu Antonio. "kenapa?" kata Antonio. "um…. Tidak jadi." Antonio scream ga jelas lagi.


BESOKNYA

Antonio mengintip ke kamar Lovino. Dia masih tidur. Lalu ia pergi ke Hetalia Gakuen. Padahal masih jam 7 pagi. "ah, kepagian" keluh Antonio sambil melihat jam. "tunggu—kenapa aku kesini?" Antonio heran sendiri. "oh iya, disuruh Author geblek itu" yee. Nanya sendiri jawab sendiri.

Antonio tiduran di depan kelas 7H (( lah, itu mah kelas gue )), ehm, sebut saja di depan kelasnya. Tiba-tiba tercium bau bunga mawar. Dengan mudah, tanpa melihat, dia menebak "Bonnefoy." "100 buat Tony-chan!(?) "

"kok kau bisa disini?" Tanya Antonio heran, karena sebelumnya dia belum pernah melihat Bonnefoy bangun pagi. Minimal ya, jam 9 lah. *sotoy* "aduh, kau ini pikun ya, aku kan ada klub" jawab Furansuu dengan santai. "KLUB?! KAU IKUT KLUB!?" Antonio syok. "KLUB APA?!" "merangkai bunga". Gubrak. Antonio dan Author swt.

Lalu Antonio curhat ke Bonnefoy yang dia anggap teman curhat, tapi dia belum tahu kalau dia itu biang bocor. Gossip tentang Kiku berpacaran dengan Arthur saja dia yang bongkar *emang ada?*

"hem… sebaiknya kau memlih Gilbert" Bonnefoy melancarkan SoSo-nya. ( note: SoSo=Solusi Sotoy )

"kenapa Gilbert? Aku sudah lebih lama bersama Lovino dan aku memang mencintainya! (( KYAA! *lho* ))
"karena aku mau melihat Gilbo-chan jadi uke" jawab Bonnefoy yang kemudian disetujui oleh Author. Antonio mati lemes.


YAK! CHAPTER 2! ITU DIA! Hehe, GJ lagi-kah? Ada yg kurang puas? Silahkan di review! Mwehehe. Oh iya, ini 1st fict ku di APH loh, haha. *ga nanya*

Jyaa nee at Chapter 3… mungkin rada sedikit lama nge post lagi, ketemu weekend lagi kali yaa.. haha. Sayonara! O3