As-kum Wr WB.....

Tanpa banyak komentar. Lansung saja...

Answer Of Revview:

Dark Mangetsu-Kasumi : Hehe. Gomen ya telat…………….. Txs dah rev. Ni dah Update. Rev Again?

Ayui Nonomiya : Sama sama. Ni dah update. Alur melambat? Oh. Itu kesalahan Teknis. Hehe. Rev Again?

Ryuku S. A .J : Hehe. Yap. Sudah. Tp untuk sekarang, Saku belum manggil begitu. Chap depan mungkin sudah dijalankan. Hehe. Rev Again?

Akabara Hikari : Ok. Dilaksanakan. Dan Penulisannya sudah saya betulkan. Dan Untuk Yg Oc, Hehe. Belum untuk Capter ini. Hehe. Rev again?

Seiryuu Tayuya : hehe. Sama sama.

PENGUMUMAN*teriak pake toa mesjid. BAGI AUTHOR YANG MERASA PUNYA OC DIFIC INI HARAP MENCAMTUMKAN PENNAMENYA DI REVIEW. Soalnya saya lupa penname Author yg memberi sy OC. Kecuali 3 OC. Ok ditunggu besok. Kalo belum, saya camtumkan nama fb'nya. Hehe

MAsuk kecerita Yuk.....


Pagi hari, jam 06.00. 2 hari perjalanan.

"Huaaah....." kata Evanna. Dia yang mendapat giliran menyetir hari ini. Dia sekali-kali memandang spion belakang. Terlihat Sakura sedang bersandar dibahu Sasuke sedang Sasuke juga bersandar dikepala Sakura.

"So, sweet. Ternyata Sakura bisa romantis ya." kata Evanna. Dia langsung memandang kesamping kiri. Terlihat Naruto sedang tidur sambil mendengkur. Kadang-kadang mengigau dan berkata. "Ramen... Ramen..."

"Khu... Khu... Khu... Kau memang lucu Naruto." kata Evanna. Ia'pun memandang kedepan dan kembali menyetir mobil.

Berbeda sekali dengan kondisi di Truck Fuso, disana Tha sedang asyik-asyiknya tidur. Sedang William terus terjaga sepanjang hari, karena Tha tidak mau menyetir. Ingin sekali William membangunkan Tha, namun diurungkannya niat itu. Malah ia melepas jaket yang ia pakai sejak selesai mengisi bahan bakar(baca:Solar) ketubuh Tha. "Selamat tidur, Tha." kata William sambil mengecup dahi Tha. Dia kembali menyetir.

Di Mercedez. Michelle yang mengemudi. Hanya dia dan Zei yang masih terjaga yang lainnya masih tidur sambil menunggu giliran menyetir.

"Hai, Zei. Apa tidak kau pikir mereka tak akan menyerah? Kau tahu'kan sifat mereka?" kata Michell sambil terus mengemudi.

"Hn. Iya, aku khawatir pada Sakura. Tak kusangka masalahnya akan serumit ini." kata Zei.

"Aku juga begitu. Hah, tapi apa kita tidak bisa bertindak yang lebih jauh?" tanya Michell.

"Itu yang sedang kupikirkan. Kalau kita bertindak lebih jauh. Aku takut terjadi apa-apa dengan Sakura. Namun..." kata Zei terhenti.

"Namun apa?" tanya Michell.

"Kita juga harus percaya pada teman-teman Sakura yang dari Jepang. Karena mereka adalah sahabat karib Sakura." kata Zei.

"Benar juga." Zei dan Michell terkejut. Zei memandang kebelakang.

"Erika? Kau sudah bangun?" tanya Zei.

"He'em. Ni kopinya diminum. Kaukan nanti yang nyetir. Kau pasti ngantuk." kata Erika sambil menyodorkan 2 gelas kopi hangat(tremos) ke Zei dan Michell.

"Terima kasih." kata Michell dan Zei.

"Ya, sudah. Aku mau tidur lagi ya? Dan jangan ngantuk kalo nyetir." kata Erika.

"Ya... Ya." jawab Michell sambil terus menghadap kedepan.

Michell fokus menyetir. Zei masih menunggu gilirannya. Erika tidur lagi bersama Pluie.


EVOLUTION TEAM.

By Angga Uchiha Haruno.

Idea: - Trailler Naruto Evolution by 20 Century Fox.

Summary: Petualangan Team 7 diUSA serta masalah masalah yang mereka hadapi selama diUSA.

Disclaimer: Mashasi Khisimoto.

Chara:Naruto and OC from Fb dan Sms.

Pair: Main Pair Belum Ditentukan. Sasusaku. Narusaku. OCNaru. OCxOC

Daftar OC:

- Michell Freecss.

- Zei Reedo.

- Kitty Erika Leng.

- Heloise.

- Constalina.

- Tha Zerger/Tha.

- Pluie schatten.

- Arabella rolf.

- Evanna ramona levesque.

- CJ.

- Jack Wilson.

- William O'born.

- Johnson.

- K2.

N/A: Anggap percakapannya dalam bahasa Inggris.

Writting, Editing, and publishing Tools: Nokia 6500-slide, PC Panasonic(on warnet), Speedy.

CHAPTER 3:Sadness And Sorrow.

Read and enjoy it.


Mereka ber-10 sudah sampai dikota Texas. Kota tertua dan dikenal dengan kota barat/kota Koboi.

NGOOONG.

Tiba-tiba 3 mobil mereka(Truck Fuso, M3, E-500) dihampiri 3 buah mobil Cevrolet Camaro SS '69 berwarna merah, kuning dan hijau(?) dan 15 motor sport.

"HAI BERHENTI!!!!" teriak seorang dari mobil yang merah.

William yang mendengar itu langsung menginjak gas Truck Fuso'nya. Dia langsung mengambil Radio wirelles dan menghubungi Evanna dan Zei.

"Halo, cek. Masuk." kata William.

"Ya? Ada apa?" tanya Evanna(dari radio).

"Hm?" kata Zei.

"Kalian lihatkan 3 mobil yang berada disamping mobil kita?" kata William.

"Ya, terus?" tanya Evanna.

"Hm?" kata Zei.

"Kita berpencar. Aku menduga mereka anak buah CJ yang mengejar Sakura. Jadi kita berpencar!" kata William. "Dan kita bertemu di Lost Angeles."

"BAIKKK!!!" kata Evanna dan Zei bersamaan.

KLEK.

Radio dimatikan.

William lalu menginjak gas dan kebetulan jalan didepan ada perempatan. William mengambil kekanan, Tha terkejut karena Truck'nya agak miring.

"William, ada apa?" tanya Tha.

"Riya, kita berpencar dari yang lain. Sepertinya anak buah CJ sudah menemukan kita." kata William. Dia mengambil sesuatu di Laci mobil. Terlihat 2 senjata jenis M4.

"Apa maksudmu?" kata Tha.

"Kita akan menjebak mereka. Kita jauhkan mereka dari Sakura dan senjata ini untuk berjaga-jaga kalau mereka menembaki kita!" kata William. Tha mengerti maksud William. Dia'pun mengambil senjata itu dan bersiap menembak.


Mercedez E-500.


Michelle mengambil jalan yang kiri. Kini ia dibantu Zei membangun'kan Erika pluie.

"Erika, Pluie. Bangun. Kita sedang darurat." kata Zei.

Erika langsung bangun begitu juga Pluie.

"Ada apa?" kata Erika sambil masih menguap. Zei melemparkan kotak kearah Pluie dan Erika.

"Apa ini?" tanya Pluie dengan nada datar.

"Gaya bicaramu kayak orang jahat saja. Ini adalah kotak pistol P99. Kalian akan memakainya untuk berjaga-jaga kalau mereka menembak kita. Dan Michell kita ambil jalur Kiri." kata Zei.

"Kau pakai apa?" tanya Pluie dengan nada datar(lagi?).

CKLEK.

"AK47." kata Zei.


BMW M3 GTR.


"Naruto, Sakura, Sasuke bangun!!!" kata Evanna.

Naruto terbangun. Dia melihat kebelakang. Terlihat Sasuke dan Sakura baru bangun. Naruto kemudian melirik Evanna.

"Ada apa?" tanya Naruto.

"Musuh, ada dibelakang kita. Jadi kita bersiap-siap." kata Evanna.

"Apa?" kata Sakura terkejut. Ia melihat kebelakang.

"Mereka sebanyak itu?" tanya Sakura.

"Ya. Namun mereka terpecah menjadi 3. Itu strategi William. Dia berpesan agar kita langsung berkumpul ke Los Angeles." kata Evanna.

"Jadi..." kata Sakura.

"Kita akan bertahan." kata Evanna sambil menyerahkan 3 buah pistol P99. Kepada Naruto, Sakura dan Sasuke.

"Jadi kita sekarang sedang perang?" tanya Sasuke.

"Ya, bersiaplah!" kata Evanna.

"Baik."


Ke Gerombolan yang mengejar mereka.


Dimobil Kuning.

"Boss, mereka berpencar ke-3 arah." kata seorang berambut panjang, bertubuh kekar(bayangin dia layak Tora Sudiro).

"Perintahkan untuk berpencar juga. Bagi kelompok menjadi 3. Kita mengikuti jalan lurus saja." kata seorang lagi yang merupakan pemimpin/bos gerombolan itu(kalo mau seperti apa, bayangin aja kayak Ade Rei versi USA). "Jangan lupa, Johnson. Suruh mereka menembak apabila mereka menolak berhenti."

"Baik, boss." kata Orang yang bernama Johnson itu. Dia'pun menghubungi teman-temannya lewat Radio Wirelless.

"Tapi'kan mereka mungkin sudah bersiap, K2(baca:K two). Kita harus pakai strategi." kata seorang perempuan berpakaian hitam yang masih memperlihatkan perutnya yang kekar. Dengan celana hitam agak ketat'nya. Memakai sepatu hak tinggi 7cm. Dan rambut kuning panjang yang dikuncir.

"Hm... Betul juga kau, Ino. Memang kita perlu sebuah strategi tetapi strategi kali ini adalah berpencar mengikuti mereka. Dan apabila diperlukan, kita menyerang." kata Boss bernama K2 itu.

"Hn, terserah kau saja." jawab Ino.

Gerombolan itu memecah menjadi 3 kelompok mengikuti sasaran mereka.


TRUCK FUSO.


Door... 3X.

"Bagaimana ini, William?" tanya Tha. Kini ia terus menembaki musuh dibelakangnya. 5 sepeda motor Ducati 999R dan 1 mobil Cevrolet Camaro SS Merah.

"Tembaki terus!" kata William sambil terus bermanuver agar tidak tertembak. Lho kok truck besar bisa manuver?

BRAK.

Deathariya berhasil menembak salah satu pengendara motor.

"Berhasil." kata Tha.

"Aku berhasil merobohkan satu, William." kata Tha.

"Bagus, Tha." kata William tersenyum.

Tiba-tiba...

DOOOR.

"Akh..." kata Tha. Dia tertembak dibahu kirinya saat menghadap William.

"RIYA???" kata William. William melepaskan kemudi namun masih menginjak gas. Ia kemudian menarik Tha kepangkuannya dengan tangannya. Kemudian ia kembali menyetir dengan tangan kanannya.

"Kau tak apa apa?" kata William.

"Aku ti...dak ap...pa-ap...pa. Ugh." kata Tha sambil memegang bahunya yang tertembak. Dia tersenyum.

"Tenang saja. Aku akan membawant ke Rumah Sakit." kata William. Ia menginjak gas dalam-dalam tanpa memperdulikan tembakan dari musuhnya.


BMW M3.


Glek.

Sakura tiba-tiba kaget. Ia punya firasat buruk.

"Ada apa, Sakura?" tanya Sasuke.

"Entahlah. Tiba-tiba aku punya firasat buruk." kata Sakura.

"Hn. Kau jangan lengah." kata Sasuke.

"Ya, Sasuke." kata Sakura.

Tiba-tiba...

TUAAAR.

Kaca mobil BMW M3 bagian belakang pecah.

"Apa kalian sudah bisa sekarang?" tanya Evanna.

"Hn..." jawab Sakura dan Sasuke. Mereka kemudian menghadap kebelakang dengan pistol yang ditodongkan kebelakang.

DOOR...

DOOr...

DOOR...

BRAK.

"Kena satu." jawab Sakura dan Sasuke bersamaan.

"Suit... Suit..." kata Naruto.

"Hey, Naruto! Jangan gitu. Kutinju nanti kau!" kata Sakura sambil menggenggamkan tangan kearah Naruto.

"Hehe. Maaf-maaf." kata Naruto minta maaf.

Kemudian mereka bertiga menembaki musuh mereka.

DOOR.

DOOR.

DOOR.

Pengendara motor sudah rubuh. Tinggal satu mobil lagi dan yang ini milik pemimpin mereka.

Mobil itu kemudian melaju dengan cepat dan dengan lincah menhindari tembakan Naruto, Sakura dan Sasuke. Dengan cepat mobil itu berada disamping kanan mereka dan....

BRAK.

Mobil itu menabrak BMW M3 mereka dengan keras. Membuat BMW itu hilang kendali...

"Sialan." kata Evanna. Dia berusaha mengendalikan BMW itu agar tidak oleng.

"Sakura, Sasuke lindungi aku dari mobil, aku punya ide." kata Naruto. Sakura dan Sasuke hanya mengangguk. Mereka terus menembaki mobil yang kelihatannya kebal peluru itu.

Naruto naik keatas mobil sambil membawa sebuah bom waktu.

"Aku akan membom mobil itu." kata Naruto.

"Hati-hati Naruto." kata Sakura.

"Hn." Naruto bersiap melempar dan menyalakan pemicunya. Naruto meletakkannya diatas mobil itu saat mobil itu mendekat. Setelah itu dia kemudian kembali turun.

"Bagaimana?" tanya Evanna.

"Sudah."

BRAK.

Mobil itu kembali menabrak BMW M3 itu.


Mobil yang menabrak BMW.


"Bagaimana? Sepertinya mereka memasang Bom?" kata Johnson.

"Tidak apa-apa. Mobil ini tahan peluru walau bom sekalipun." kata K2.

"Hn." kata Ino.


MERCEDEZ E-500.


Dret. Dret. Dret.

"Belokkan kekiri, Michell!" perintah Zei.

"Baik." kata Michell, dia langsung membelokkan stir kekiri.

DUGH.

Mobil itu melewati sebuah jalan stapak yang hanya bisa dilewati mobil searah.

"Erika, Pluie mulai menembak!" kata Zei.

"Baik." kata Erika.

"Hn. Serahkan padaku." kata Pluie.

"Aku akan menembaki mobil itu, kalian yang menembaki sepeda motor." kata Zei.

"Serahkan pada kami." kata Erika.

"Kita akan selalu bersama." kata Zei. Mereka yang ada dimobil itu menganggukkan kepala.

"Kita serang!!!" kata Zei.

Dret. Dret. Door. Door.

BLAR.

3 motor jatuh.

"3 jatuh, Zei." kata Erika.

"Bagus, tembak lagi yang lain." kata Zei sambil terus menembak dari AK47'nya.

"Baik."

Door.

Door.

Door.


TRUCK FUSO.


"Riya, bertahanlah!" kata William.

"Hm. William, aku mengantuk." jawab Tha. Dia seperti mengantuk. William mencemaskan itu.

"Jangan tidur, Tha. Kau harus bertahan!" kata William panik. Tiba-tiba mobil merah sudah ada dikanan truck itu.

"HAHA... Mati kau!" kata Seorang dari mobil itu. Ia membidik William dengan snipernya.

"Terpaksa!" batin William. William'pun membanting stir kekanan.

BRAK.

Mobil kuning itu tergelincir dan...

DUARRR.

Menabrak sebuah pohon jati(?) dengan keras dan meledak serta menjatuhkan 4 pengendara motor lain.

Setelah musuh habis, William dengan cepat menambah laju truck Fuso. Dia segera ingin menuju kesebuah RS terdekat untuk menolong Tha. William melihat ke Tha.

"Sabarlah, Tha. Kau akan selamat." kata William. Sambil menggenggam tangan kanan Tha dengan tangan Kirinya. Tha hanya tersenyum.

"Tanks very much for this." kata Tha.


BMW M3.


"Berhenti, sekarang. Evanna!" kata Naruto.

KHIIIK.

BMW M3 itu berhenti. Sedang mobil kuning itu tetap melaju.

"Rasakan ini." kata Naruto sambil memencet tombol Hijau disebuah remote.

Cklek.

DUAAAR.

Mobil kuning itu meledak.

"Berhasil." kata Naruto semangat. Dia beradu "tos" dengan Evanna.

"Good job. Naruto." kata Evanna.

"Berhasil!!!" kata Sakura sambil memeluk Sasuke. Yang dipeluk pipinya langsung merah.

"Sa... Sakura?" tanya Sasuke. Sakura (baru) sadar membuat Sasuke blushing. Dia lalu melepas pelukannya namun tak disangka Sasuke membalas pelukan Sakura bahkan mempererat pelukannya dan membuat dua orang didepannya melongo.

"Maaf Sasuke. Tadi aku salah tingkah." kata Sakura.

"Hn. Tidak apa-apa. Sudah lama aku tidak memelukmu." kata Sasuke sambil melepas pelukannya sambil menutupinya pipinya yang sudah merah dengan memandang keluar jendela.

"Hehe, Sasuke juga bisa malu ya?" goda Naruto.

Namun, belum 10 mereka bergembira. Mobil yang diledakkan Naruto tiba-tiba muncul dengan kondisi terbakar. Menuju arah mereka.

"Apa?" kata Naruto terkejut. "Evanna putar balik."

Evanna mengangguk. Ia langsung bermanuver dan berbalik arah. Namun... Tiba-tiba mobil mereka berhenti.

"Kenapa berhenti?" tanya Sasuke.

"Tidak tahu, padahal sudah'ku gas. Namun, mobil ini tiba-tiba tidak bisa jalan." kata Evanna sambil terus menginjak gas.

Sakura lalu melihat belakang.

"Oh tidak, mobil kita tersangkut sebuah tali. Sepertinya pengait. Gawat... Kita harus keluar!" kata Sakura.

"Kenapa?" tanya Naruto.

"Mereka membidik kita!" kata Sakura.

"AYO KITA KELUAR!!!" perintah Evanna.

"Baik." mereka berempat keluar dari mobil.

DOOR. DRET.

Mobil BMW M3 itu diberondong beragam tembakan dan...

DUAAAR.

Meledak.

Untung Naruto, Sakura, Sasuke dan Evanna sudah keluar. Naruto dan Evanna disisi kiri sedang Sakura dan Sasuke disisi kanan.

"Ugh... Mobilnya hancur." kata Sakura. Dia melirik ke Sasuke.

"Kau tak apa-apa Sasuke?" tanya Sakura.

"Hm. Ya." kata Sasuke.

Tiba-tiba datanglah 3 orang dari mobil kuning itu kearah mereka.

"Gawat. Mereka kesini." batin Evanna.

"Mereka siapa, Evanna?" tanya Naruto.

"Mereka musuh Sakura." kata Evanna.

Disisi lain.

"Mereka siapa, Sakura." tanya Sasuke.

"Mereka adalah teman sekaligus musuhku." kata Sakura.

"Musuh?" kata Sasuke heran.

"Dulu saat aku bergabung dengan mereka, orang 3 inilah yang menjadi langganan kami. Mereka adalah pembunuh berdarah dingin. Mungkin mereka disewa untuk mengejarku." kata Sakura sambil mengepalkan tangan. Terlihat ia sedang emosi.

Sasuke melihat itu langsung memegang pundak Sakura.

"Sudahlah, kau jangan emosi. Kalau kau emosi terus maka masalah ini tidak akan selesai." kata Sasuke. Mendengar itu. Sakura lega. Kini ia meredam emosinya.

"Terima kasih." kata Sakura.

"Hn."

ketiga orang yang baru keluar dari mobil itu berhenti. Tepatnya 3m dari Naruto, Evanna, Sakura dan Sasuke.

"Hai, kalian berempat, mana Sakura?" tanya salah satu dari mereka.

"Disini, Johnson." kata Sakura sambil berdiri.

(N/A:tadi mereka berempat berjongkok).

"Oh, jadi disitu kau Sakura. Sudah lama aku tak main-main denganmu." kata Ino.

"Terserah. Untuk apa kau menyerang kami?" tanya Sakura.

"Kami akan membawamu kembali. Sakura." kata Ino.

"Ino?" kata Sakura.

"Kau masih tidak lupa denganku'kan?" kata Ino.

"TIDAK. Tidak akan pernah. Terutama setelah kejadian "itu"!" kata Sakura.

"Kejadian itu?" batin Sasuke.

"Hm. Mau'kah kau kembali?" tawar Ino.

"Tidak." tegas Sakura.

"Hm. Jadi begitu." kata K2.

"Apa maksudmu?" tanya Sakura. Terlihat K2 berjalan kearah Sakura. Sakura'pun berjalan kearah K2. Terlihat mereka berhadap-hadapan. Berhubung karena K2 lebih tinggi(190cm) dari Sakura(165cm) sehingga Sakura mendongak keatas, sedang K2 kebawah.

"Hn. Kau akan menanggung akibatnya. Karena berkhianat, Sakura." kata K2.

"Entahlah K2. Aku heran. Seberapa pentingkah aku? Hanya karena aku keluar. Kalian jadi repot? Apa istimewaku? Tidak ada'kan." jawab Sakura mengejek.

SREK.

K2 memegang kerah baju Sakura dan mengangkat Sakura keatas sehingga membuat Sakura kesulitan bernafas. K2 memandang Sakura tajam.

"Karena kau'lah yang mengetahui RAHASIA kami." bisik K2.

"Ugh... Sudah kubilang? Aku tidak akan memberitahunya keorang lain!" kata Sakura memegang tangan K2 yang mencekiknya.

BRAK.

K2 membanting Sakura kearah Sasuke.

"Kau berdusta pada dirimu sendiri. Jangan mengelak lagi." kata K2.

Melihat Sakura dilempar. Sasuke berlari menghampiri Sakura.

"Sakura, kau tak apa-apa?" tanya Sasuke.

"Tidak apa-apa, Sasuke." jawab Sakura.

Naruto bingung melihat kejadian tadi. Rahasia apa yang maksud?

"Evanna..." kata Naruto.

"Hn?" jawab Evanna.

"Rahasia apa yang mereka maksud'kan sehingga mereka mengincar Sakura?" tanya Naruto.

"Sakura pernah menceritakannya padaku. Rahasia tersebut adalah..."


BACK TO MERCEDEZ E-500.


Door.

Seorang laki-laki berhelm telah roboh. Dia ditembak oleh Pluie.

"Hah, hah, hah. Apa sudah habis?" tanya Erika pada Pluie.

"Ya. Dimana Zei dan Michell?" tanya Pluie.

"Zei tertembak dilengan kiri'nya. Dan dia dibantu Michell. Itu dia." kata Erika sambil menunjuk Zei dan Michell yang berjalan kearah mereka.

"Syukurlah." kata Pluie.

Akhirnya Zei dan Michell sampai ditempat Erika dan Pluie.

"Apa kalian tak apa-apa?" tanya Zei.

"Apanya yang tak apa apa? Kau sendiri bagaimana?" kata Erika.

"Ma'af." kata Zei.

"Lalu mobilnya sekarang dimana?" tanya Pluie.

"Mobilnya ada dipinggir sungai. Masih berfungsi dan masih dapat dipindahkan." jawab Michell.

"Em... Begitu. Okelah." kata Erika. Dia memandang Zei.

"Kau masih bisa tahan'kan?" tanya Erika.

"Tenang saja. Ini hanya luka kecil." kata Zei.

"Oh... Baguslah. Ayo berangkat." ajak Erika.

"Ya." jawab Mereka bertiga.


TRUCK FUSO.


"Bertahanlah." kata William. Ia akhirnya menemukan sebuah rumah sakit dekat pantai Lost. Ia menggendong Tha ke Rumah Sakit itu. Terlihat beberapa perawat menghampirinya dan memindahkannya keranjang berjalan alias troli. William mengikuti troli itu sampai didepan ruangan UGD karena dokter melarang ia masuk sampai selesai pemeriksaan. William hanya pasrah menunggu diruang tunggu. Dia sangat panik. Tanpa disadarinya, seseorang telah memperhatikannya dari ruang sebelah. Orang itu berjalan menghampirinya. Dan menepuk bahu kanan William. William kaget. Seorang wanita berrambut cokelat gelap tapi berkilau, kulitnya putih, mata biru. Memakai baju jenis renda berwarna biru.

"Heloise???" kata William tak percaya.


BMW M3.


"Jadi begitu." kata Naruto.

"Ssst... Jangan keras-keras." kata Evanna. Naruto hanya mengangguk.

Sakura kemudian berdiri. Diikuti Sasuke.

"Apabila aku tetap menolak. Apa yang akan kalian lakukan?" tanya Sakura.

"Terpaksa kami harus melenyapkanmu juga teman-temanmu serta teman Jepang'mu itu." kata K2.

"Ini masalahku dengan kalian! Jangan libatkan teman-temanku!" kata Sakura.

K2 hanya memutar mata bosan. Tiba-tiba, ia melayangkan sebuah pukulan kearah Sakura. Dan...

Hening.

Sakura terkejut. Ternyata Sasuke menahan pukulan K2.

"Kau harusnya melawan orang yang sepadan denganmu." kata Sasuke.

"Hn. Orang kecil sepertimu itu mudah dikalahkan." ejek K2.

"Ayo kita buktikan." kata Sasuke.

Sakura berjalan disamping Sasuke.

"Karena ini masalahku. Maka aku akan ikut melawannya." kata Sakura. Sasuke menganggukkan kepala.

"Baiklah. Ino, Johnson. Kalian lawan yang tersisa. Aku akan lawan 2 orang ini." kata K2.

Ino dan Johnson menganggukkan kepala.

Evanna dan Naruto ikut maju.

"Kau yang perempuan. Aku yang laki-laki." kata Naruto.

"Hn." jawab Evanna.

Mereka berdua menghampiri lawan mereka.

"Hn. Kita berjumpa lagi, Evanna." kata Ino.

"Terserah." kata Evanna.

"Kuharap. Kau punya perlawanan berarti." kata Johnson.

"Aku akan menang." jawab Naruto.


TBC.


Chap 4: WIN OR LOST and LIVE OR DEAD.

Chapter depan akan terjadi penentuan hidup dan mati Team SasuSaku Dkk. Apakah Tha selamat. Siapa yang akan menolong Zei, Michell, Erika dan Pluie? Siapa yang ditemui William dirumah sakit? Yosh. Tunggu Chap depan. Hehe.

Menurut saya kok fic ini kayak film Amerika-jepang yang lagi rame-ramenya ya? Hehe. Seperti SPY KIDS, The Medalion, dan lain lain. wkwkwk. Yosh kalo begitu, Review Y?

IKLAN:FIC NARUTO SPEED:MOST WANTED CHAPTER 8 TELAH UPDATE. Please Review?