Title : Come Back To Me

Author : Hyun Wi-kun Shipper/Wi-kun Evil'Y/Choi DoHyun

Cast : Jung Yunho, Kim Jaejoong, Park Yoochun, Kim Junsu, Shim Changmin, Se7en a.k.a Choi Dong Wook dll.

OOC : Eonseo, JoongYun, Jaehyo n Dohyun. Dohyun itu hyun ._.V

Pair : Yunjae slight Yoosu, Se7Min.

Rated : T

Warning : YAOI! Typos, gaje, OC, OOC, lil!AU, abal dll.

Summary : 11 tahun sudah U-Know Yunho, leader dari TVXQ menghilang dari dunia entertaiment. Bahkan sampai detik ini, teman-teman maupun keluarganya tidak mengetahui dimana keberadaannya.

A/N : hai~ hyun hadir lagi ._.v langsung baca aja ne? maap buat keterlambatannya. Makasih yang udah mau ripiu ^.~ *tebar lope*

.

.

Part 2 of ?

.

.

Langit telah berubah warna menjadi oranye. Di bawah pohon itu Yunho masih terduduk memandangi matahari tenggelam.

"JoongYun, ayo kesini~" himbau Yunho seraya menepuk-nepuk tanah di sampingnya. JoongYun tersenyum dan segera berlari kearah sang Appa.

"Waeyo Appa?" tanya anak bermata bulat itu.

"Eomma mu juga suka matahari tenggelam, Appa sering melihatnya menyendiri sambil menikmati matahari tenggelam." JoongYun tersenyum, ia semakin tau sosok sang Eomma yang telah melahirkannya kedunia ini.

"Apa Appa dan Eomma sering melihat matahari tenggelam bersama?" tanya JoongYun lagi. Senyuman yang tadi terpampang indah di wajah pria itu perlahan memudar, tapi dipaksakannya untuk tersenyum.

"Hm kau tau, eomma mu lebih sering melihat matahari tenggelam sendirian." Jelas Yunho mengelus surai JoongYun seraya mengingat masa-masanya bersama Jaejoong.

-Flash back-

Dari balik sebuah pintu, seorang namja bermata musang menatap lembut seorang namja yang tengah berdiri di beranda seraya menikmati angin dan senjanya hari.

"Boo.." ia bergumam—berjalan mendekati Jaejoong.

"Aku sedang ingin sendiri dan tidak ingin di ganggu Jung Yunho dan berhenti memanggilku dengan sebutan aneh itu." Tanpa menoleh Jaejoong bersuara.

Hati Yunho tertohok(?), ia sedikit menarik ujung bibir berbentuk hatinya. "Baiklah, aku pergi ne." perlahan kaki jenjang Yunho berjalan menjauhi sang pujaan hati

'Aku bingung hati mu terbuat dari apa Jae.' Yunho berhenti di balik dinding dan mulai memandangi sang pujaan hati, dengan cara inilah dia merasa dekat dengan Jaejoong.

-End Flash back-

"Kajja kita pulang, sudah malam, JoongYun besok sekolah ne?" kata Yunho seraya berdiri dan membersihkan debu yang melekat di celana lusuhnya.

"Ne Appa!" anak itu tersenyum lebar dan langsung menggandeng tangan besar Yunho dan mereka pun kembali kerumah kecil milik mereka.

.

.

.

"Daddy~! Apa Jaehyo boleh menginap dirumah Changmin ahjussi?" rambut yang di kepang itu bergoyang-goyang seraya pemiliknya berlari menuju seorang pria yang tengah membaca koran di ruang santai.

Jaejoong menghentikan kegiatannya dan melihat kearah anaknya. "Menginap dirumah Changmin ahjussi?" mata besar Jaehyo menatap Jaejoong dengan kedipan-kedipan lucu.

"Hum! Jaehyo mau ketemu dengan Se7en jussi~ sudah lama Jaehyo tidak bermain dengannya, boleh ne daddy?" Jaejoong tersenyum. "Nanti daddy akan bicara dengan Se7en ahjussi."

"Jinjja? Yey! Gomawo daddy~!" Jaehyo langsung meloncat kepangkuan Jaejoong dan mulai bermanja-manja.

"Hei hei apa ada yang mommy lewatkan?" Eonseo datang dengan gaun tidur merah miliknya.

"Hehehe aniya mommy~ Jaehyo besok menginap dirumah Se7en jussi~" kata Jaehyo melihat kearah mommy nya. Eonseo cuma tersenyum menanggapi perkataan sang anak.

"Jaehyo sayang tidur ne? sudah malam. Kajja." Dengan itu wanita cantik itu menggendong Jaehyo yang mendapatkan protesan dari anaknya tersebut.

"Shireo! Jaehyo masih mau main sama daddy!"

"Sudah malam Jaehyo sayang, ayo bilang selamat malam pada daddy."

Jaehyo mem-pout bibirnya—mirip sekali dengan Jaejoong— "Oyasumi daddy~"

"Ne sayang." Setelah menidurkan anaknya, Eonseo balik ketempat Jaejoong tadi dan langsung duduk di pangkuan sang suami.

"Oppa~" Jaejoong tau apa itu artinya dan—yah kalian pasti tau.

.

.

.

"Kau darimana Minku?" lengan kokoh pria berbibir sexy itu melingkari pinggang Changmin. Changmin tersenyum.

"Biasa Shichi, kau pasti tau aku dari mana."

"Dari rumah Jaejoong?" tebak Se7en.

"Hmm ne, hahh aku benar-benar bingung dimana keberadaan Yunho hyung.." gumam Changmin pelan.

"Sudahlah, aku yakin dia tidak akan jauh dari Seoul. Ah ne, tadi Jaejoong menghubungi ku, katanya besok Jaehyo mau menginap disini, dia merindukanku haha.."

"Mwo? Ada juga yang merindukan mu Shichi."

"Tentu saja ada, aku juga tau kau merindukan ku." Se7en mencium bibir sintal Changmin sekilas.

"Aish terserah mu Shichi, bagaimana besok setelah menjemput Jaehyo di sekolah, kita pergi menemui Dohyun? Aku merindukan anak itu Shichi.."

"Ide bagus kebetulan lusa hari Minggu, nanti akan ku sampaikan kepada Jaejoong bahwa Jaehyo kita culik kkk~" dan pukulan pun melayang di kepala Se7en.

"Apa tidak ada istilah lain Shichi? Ayo tidur, aku sangat mengantuk."

"Hahaha ne."

=Yun to the Jae sama dengan YUNJAE=

"Morning appa~!" pagi di rumah kecil milik uri Yunho sudah di suguhi oleh teriakan sang anak yaitu JoongYun.

"Appa sudah bangun, tidak perlu teriak-teriak seperti itu aegya.." Yunho keluar dengan baju rapi, ingat, hari ini ada pertemuan para orang tua murid di sekolah JoongYun.

"Appa JoongYun memang tampan sama seperti JoongYun hehehe." Yunho hanya tersenyum mendengar celotehan anaknya.

"Kajja kita pergi, makannya di sekolah saja ne? persediaan kita habis dan nanti kita langsung belanja di pasar." Jelas Yunho seraya menggandeng tangan anak kesayangannya.

"Se7en Jussi~ kita mau ketempat Dohyunnie ne?" Jaehyo yang berada di pangkuan Changmin melihat Se7en dengan mata berbinar.

"Ne." jawab Se7en singkat tanpa menoleh kearah anak tersebut.

"Yayy! Sudah lama Jaehyo tidak bertemu dengan Dohyunnie saeng~"

"Ahjussi juga sudah lama tidak bertemu dengan Dohyun, Jaeyo." Sambung Changmin. Kalian ingin tau siapa Dohyun? Tepatnya Choi Dohyun, anak yang di adopsi oleh Se7en dan Changmin. Dan mengapa Dohyun tidak bersama Se7min couple? Karna jadwal mereka padat lebih baik anak bermata sipit itu dititipkan di rumah halmeoninya—eomma Se7en— di Chungnam. *halahh =w=v*

Setiba di Chungnam, Se7en, Changmin beserta Jaehyo langsung menuju rumah orang tua Se7en.

"Eomma! Aku pulang!" Namja dengan nama asli Dong Wook itu berteriak kencang.

"Aku tidak tuli Choi Dong Wook jadi jangan berteriak dan kenapa kau baru pulang sekarang eh?! Ku kira kau sudah lupa dengan kami." Dari balik pintu bewarna coklat itu keluar seorang wanita separuh baya.

"Aigoo eomma, anak dan menantu mu datang bukannya di sambut malah di marahi."

"Ah..Changminnie, ayo masuk, biarkan saja suami mu itu di luar." Changmin hanya tersenyum melihat tingkah ibu dan anak itu.

"Eh- siapa anak kecil itu?"

"Dia Jaehyo anak Jaejoong hyung." Jawab Changmin.

"Ne ne, kajja ayo masuk, eomma sedang masak, pasti kau suka."

"Anak yang tak dianggap ckckc." Gumam Se7en menekuk wajahnya.

"Shichi, eomma cuma bercanda. Dia itu sangat merindukan mu." Dan ketiga orang itupun masuk ke rumah sederhana milik orang tua Se7en.

.

.

.

"Appa~!" entah yang keberapa kalinya JoongYun berteriak hari ini membuat Yunho menggeleng-gelengkan kepalanya.

"Ne, appa disini."

"Hehehe JoongYun sayang Appa." Anak kecil tersenyum lebar. Keduanya melangkah memasuki sekolah dimana tempat JoongYun menimba ilmu.

Sekolah bernama red school itu terdiri dari tingkatan TK, SD dan SMP (hyun ngak tau kalau di korea di sebut apa hehehe ._.v). kedua umat manusia itu langsung menapaki kaki mereka di kelas tempat JoongYun belajar.

"Kan~ appa yang paling tampan dari semua yang hadir." Ucap JoongYun duduk di samping Yunho. dan mulailah rapat itu.

.

.

.

Se7en mengamati Changmin dengan intens, sama sekali tidak berubah dari dulu. Cara makan, ketika ia tersenyum melihat makanan yang di hidangkan dan bagaimana ketika ia berbicara ketika sedang makan.

"Jangan menatap ku seperti serigala kelaparan Shichi." Desis Changmin memberi deathglare gratis kepada Se7en.

"Eomma, Hyunnie kemana?" tanya Changmin menatap mertuanya yang sedang menyuapi Jaehyo.

"Dia masih di sekolah. Nanti kalian bisa menjemputnya, kalau jalannya tanya saja kepada suami mu."

"Eomma kami pergi dulu." pamit Changmin seraya masuk kedalam mobil, di gendongannya sudah ada Jaehyo yang setia dengan senyuman manisnya. Mereka bertiga akan menjemput DoHyun di sekolah tempat ia belajar.

Dan sekarang mereka bertiga –Se7en, Changmin dan Jaehyo- berada di depan sekolah yang besar itu. Dengan santai Se7en merengkuh pinggang Changmin tak memperdulikan Changmin yang protes dan orang-orang yang menatap aneh kearah mereka.

"Daddy! Appa!" teriakan yang hampir sama persis dengan Changmin itu menyapa gendang telinga ketiga orang tersebut.

"Aigoo DoHyunnie.." Changmin langsung memeluk DoHyun yang berlari kearahnya.

"Bogoshippo Appa.." bisik DoHyun memeluk erat leher Changmin.

"Tak merindukan daddy dan Jaehyo noona hm?" senyuman terukir di bibir Se7en. DoHyun menyengir lebar.

"Tentu caja Hyunnie rindu Appa, Jaehyo noona~!" kini anak berambut hitam itu turun dari gendongan Changmin dan beralih memeluk kaki Se7en.

Namja tinggi itu tersenyum melihat keluarga kecilnya, sedetik kemudian matanya melebar melihat seorang namja sedang menggandeng tangan seorang anak.

"Yunho hyung.."

.

.

.

Tbc

Ripiu? XD maap buat updet yg lama XDD

-Choi7Magnae