Ada Chara baru nih! Namanya Diana! Siapakah dia? Simak di Chapter ini!
HAPPY READING~
NOTE: Italic=dalam pikiran
Disclaimer: Saint Seiya itu milik Kurumada-sensei! tapi Mitsuki, Kaoru, Ayame, Nagisa, Teru, para Akumu dan OC lainnya itu milik saya...
"Diana! Diana! Bangun Diana!" itulah usaha Pope Shion membangunkan "Diana" yang tengah pingsan di Taman Sactuary. Setelah beberapa saat, akhirnya sang gadis membuka matanya
"Are? Pope Shion... Aku, kenapa?"
"Itu pertanyaanku! Kamu bilang mau jalan-jalan, tapi sudah 2 jam lebih tidak kembali ya jelas aku khawatir!"
Diana langsung menggembungkan pipinya "Pope! Aku bukan anak kecil lagi! Aku 18 tahun! Secara teknis aku sudah dewasa!"
Sang Pope hanya tertawa dan mengelus rambut Diana "Ya sudahlah ayo kembali ke Papacy..." ucapnya sambil bangun kemudian membantu Diana bangun juga
Mereka pun berjalan menuju Papacy, tapi begitu sampai di depan 12 kuil. Diana mengenali beberapa sosok yang sedang berjalan masuk ke dalam Kuil Aries. Yang satu mengenakan Gold Cloth Aries dengan model rambut sama seperti Shion dari Naruto tapi berwarna merah darah dan yang satu lagi penampilannya hampir sama dengan Seiya tapi kulitnya lebih putih, bisa ditebak ia mengenakan Bronze Cloth Pegasus. Ia pun segera memanggil mereka
"Hamal-sama! Bellophron!"
Kedua sosok itu langsung berbalik ke belakang dan membalas "Pope Shion! Diana!"
Sang gadis meninggalkan sisi Pope dan mendekati keduanya "Eh? Padahal aku sudah lama mengenal mereka, tapi kenapa rasanya seperti ini pertama kalinya kita bertemu?" pikirnya begitu berada di hadapan kedua Saint tersebut
"Diana?"
"Ah!" iapun keluar dari pikirannya "Kalian sudah kembali? Bukankah kalian ada misi?" tanyanya
"Ada. Tapi misi itu sudah selesai, kita baru saja mau melapor pada Pope" jawab Bellophron sambil menunjuk beberapa Silver Saint di belakangnya
"Kalau begitu ayo kita semua ke Papacy..." ajak Shion
.
.
Setelah mereka sampai di Papacy, para Saint segera berlutut di depan Pope
"Aries Hamal dan Pegasus Bellophron, melapor dari misi!" seru Hamal
"Bagaimana?" tanya Shion pendek
"Sesuai kecurigaan Pope, kuil itu memang kuil Artemis" jawab Hamal
"Apa!? Kuil Artemis di Sanctuary!?" seru Diana kaget dan tidak percaya
"Itu juga reaksi pertamaku Diana..." balas Bellophron
"Pope, apa yang harus kita lakukan dengan kuil tersebut?" tanya Hamal
Shion langsung berpikir
"Pope, kalau saya boleh memberi usul akan lebih baik jika hancurkan kuil itu" usul salah seorang Silver Saint, Sagitta Liux
"APA!?" jerit Diana "Walau itu kuil Artemis tapi menghancurkannya bukankah terlalu..."
"Tolong jangan ikut campur, Lady Diana... Anda hanya pelayan pribadi Pope. Walaupun Pope menganggap anda sebagai anaknya sendiri" potong sang Silver Saint
"Tapi tetap saja! Aku tahu Sanctuary adalah tanah suci Athena dan adanya kuil Artemis di sini itu sesuatu yang ganjil, meskipun begitu..." lanjutnya "meskipun begitu, Athena dan Artemis adalah saudara bukan?" ucapnya sambil tersenyum hangat
Sang Silver Saint ingin membalas lagi, tapi Pope menahannya "Diana benar, Athena-sama pasti tak ingin kuil kakaknya dihancurkan meskipun itu berada di daerahnya..." ucapnya "Jangan apa-apakan kuil itu sampai pemberitahuan lanjut dariku" titahnya
Walau para Silver Saint agak jengkel dengan keputusan Shion, mereka tetap mematuhinya "Kami mengerti, Pope..."
Setelah itu mereka pun meninggalkan ruangan, Diana segera mengejar mereka
"Nee, Bellophron..."
"Ada apa, Diana?"
"Kuil itu ada dimana? Aku ingin melihatnya!"
"Uhm... aku tidak yakin Pope akan senang dengan perbuatan itu..."
"Ayolah! Aku hanya akan mau melihatnya! Aku tak akan sentuh apapun! Aku janji!"
"Hmm... Ya sudahlah, Aku juga kepingin ke sono lagi!"
Dengan begitu, kedua sahabat karib itu pun pergi ke Kuil Artemis. Kuil itu terletak dekat dengan jalan keluar dari Sanctuary. Setelah sampai mereka pun masuk
"Wow!" itulah reaksi Diana begitu memasuki kuil "Kenapa aku tidak pernah tahu ada kuil ini ya? Padahal seumur hidupku aku ada di Sanctuary..."
"Itulah bagian misteriusnya! Kuil ini muncul tiba-tiba beberapa hari yang lalu! Makanya kita disuruh Pope memeriksanya"
"Muncul tiba-tiba ya?" ucap Diana sembari berjalan ke arah sebuah patung Artemis
"Hei, Diana jangan sentuh apa-" perkataannya terputus ketika ia melihat ke arah Diana, yang dilihatnya bukanlah sosok gadis berambut Cream, tetapi wanita bergaun sutra dengan rambut bergelombang berwarna hijau pucat. Ia terkejut dan membeku di tempat
"Ng? Ada apa Bellophron?" tanya Diana, penampilannya juga kembali ke semula
Bellophron mengucek-ngucek matanya, dan sekali lagi melihat ke arah Diana. Penampilan sang gadis masih sama, rambut Cream dengan mata Biru Safir
"Ah, tidak ada apa-apa..." jawabnya
"Benarkah? Mukamu pucat loh" ucap Diana sambil mendekati Bellophron
"Aku tidak apa-apa! Ayo kita kembali saja!" ucapnya sambil berjalan keluar kuil, meninggalkan Diana yang bertanya-tanya dengan kelakuannya
Sang gadis memalingkan kepala dan mengamati patung itu kembali sebelum mengejar sahabatnya "Matte, Bellophron!"
.
.
"Bellophron! Tunggu! Ada apa sih?" ucap Diana masih mengejar Bellophron, ia mencoba menggengam tangan Bellophron, tapi Bellophron langsung menarik tangannya. Membuat Diana semakin bingung "Kamu kenapa sih?"
"Diana... Kamu tidak menyentuh apa-apa di kuil itu kan?"
"Eh? Sudah jelas tidak, aku kan sudah janji..."
"Jadi kamu tidak membawa pulang apapun kan?"
"Haa?"
"Lupakan saja! Mending kita kembali!" serunya "Tadi... Apa itu hanya halusinasiku saja?" pikirnya sambil mengingat apa yang dilihatnya tadi, penampilan Diana entah kenapa berubah...
"Bellophron... Sebenarnya ada apa?" pikir Diana khawatir
~Ruang tidur Diana, Papacy~
Ruangan yang bisa dibilang aneh, ruangannya luas tapi hanya ada 1 tempat tidur dan sebuah jendela saja
Terlihat Diana yang berbaring di tempat tidur itu, tapi ia masih belum terlelap
"Kenapa aku tidak bisa tidur ya?" pikirnya "Kuil itu, entah kenapa... rasanya, seperti memanggilku. Saat disana aku merasa nyaman, seakan-akan itu rumahku..." pikirnya lagi. Akhirnya ia memejamkan matanya dan tertidur
~Mimpi Diana~
Ia melihat seorang gadis yang berpenampilan sama dengannya, tapi lebih muda sekitar 13 tahun
"Eh? Dimana ini? Apa aku sedang bermimpi?" gumamnya
Gadis itu menoleh ke arahnya dan mendekatinya "Aku... ingin kembali..." ucapnya. Bukan hanya penampilan, suara mereka juga sama persis
"Eh?"
"Tapi untuk melakukan itu, aku... harus mengingat..."
"Mengingat apa? Mungkin aku bisa membantu..."
Gadis itu menatap Diana dengan pandangan sedih, lalu menunjuk ke belakang Diana. Diana pun menoleh dan melihat sebuah plat nama yang tergores sehingga tak bisa terbaca
"Mengingat, yang tertulis disini?" tanyanya
Gadis itu tidak bereaksi sama sekali, lama-kelamaan ia menjauh seperti tertarik ke kegelapan
"Tunggu! Untuk apa plat nama itu!? Apakah itu namamu!? Hei!" jerit Diana, tapi sang gadis sudah terlanjur menghilang. Hal pertama yang dia ingat selanjutnya adalah terbangun di kamarnya
"Siapa gadis itu?" gumamnya
「つづく。。。」
SELESAI!
Wina: Selamat Tahun Baru semuanya!
Teru: Lewat 1 tahun ya...
Mitsuki: Nggak kerasa deh...
Wina: Tapi di ceritanya masih bulan Mei ya? ^_^;
Mitsuki, Teru: Iya... =_=;
#Gianti-Faith
Wina: Tenang aja, si Mitsuki nggak papa kok! Kayaknya...
Mitsuki: Waduh... Gawat nih...
Teru: Kalo kamu berani apa-apain Mitsuki! Awas loh!
Wina: Awas apaan?
Teru: *senyum killer(tapi bukan yang itu, yang satu lagi)* Perhatikan saja belakangmu... Khukhukhu
Wina, Mitsuki: KOWAIIIIII!
#ScorpioNoKuga
Wina: Yaah... Pak! Nggak jadi deh Pak! *minta maaf ke petugas RSJ*
Petugas: Ooh... Tapi kalau mau panggil kita ya
Teru: Saya pasti bakal panggil!
Mitsuki: Selama beberapa Chapter aku nggak masuk ada apa nih?
Wina: Kamu nggak mau tahu =_=
#Ketrin'Shirouki
Wina: Ooh.. *nelpon RSJ* Pak, jadi Pak!
Petugas: *di telpon* Baik kita ke sana
Kanon: MITSUKI! SEMBUNYIIN GW!
Wina: *masih nelpon* Kayaknya tambah 1 deh Pak...
Mitsuki: Kanon-san kenapa lagi?
Kanon: *nunjuk Teru*
Teru: MANA DIA!? KANON KELUAR SEKARAAANNNGGG!
Mitsuki: *sweatdrop* Lupakan pertanyaanku
Wina: Baiklah! Mari kita ucapkan sampai jumpa kepada tahun 2013 dan sambut tahun 2014 dengan meriah!
Teru: Emang kurang meriah apa? Semalem hampir budeg gara-gara kembang api
Mitsuki: Tapi kembang apinya bagus ya!
Wina: Tapi si Shiro (anjing asliku), nggak berhenti-berhenti ngegonggong. Lebih berisik dia daripada kembang apinya...
Mitsuki: Eh, Shiro kita kalem aja ya?
Teru: Udahlah! Ayo kita tutup!
Wina: Terima kasih sudah mau membaca sampai habis!
Mitsuki: Maaf atas segala typo, OOC keterlaluan, kegajean, ato ficnya aja yang terlalu jelek!
Teru: Maafkan juga segala typo, OOC keterlaluan, kegajean, dan fic-fic yang terlalu jelek selama setahun ini! (padahal belum setahun penuh =_=)
ALL: Sekali lagi! Kami segenap kru Saint Seiya baik Original, Lost Canvas, Episode G, Omega, OCs dan yang lainnya mengucapkan, SELAMAT TAHUN BARU 2014!
