Sumary :

2 buah insan yang memiliki takdir yang sama. Akankah Naruto sang Mahou dan Naruko sang Jinchuriki Kyuubi dapat mengalahkan kegelapan yang semakin mendekat. Duet 2 kekuatan antara Sihir dan Cakra.

Disclamer : Masashi Kishimoto

Genre : Adventure, Fantasy, Romance (kagak janji), serta sedikit ecchi, but no Hentai

Paring : Naruto x ... (Minta saran)

.

.

Chapter 2

Hasil latihan dan sebuah pertemuan.

.

.

4 Tahun kemudian di Pulau Wild Tree. Pulau tempat Naruto di besarkan dan latihan

"Hiken (Fire Fist)" api perlahan-lahan mulai menyelubungi tangan kanan dari pemuda berumur 10 tahun tersebut. Tergambar jelas senyum kemenangan di wajahnya. Kemduian tubuhnya berubah menjadi partikel cahaya dan melesat ke arah seekor elang yang berada puluhan meter di atasnya.

Sang Elang yang kita kenal sebagai Zero tak tinggal diam dengan kemampuan dari Kenbushoku Haki dapat melihat apa yang akan terjadi. Tapi meskipun dapat melihat apa yang akan terjadi jika tubuhnya tak merespon sama saja.

pemuda tersebut muncul di atasnya dan detik berikutnya dia melepaskan puluhan pukulan api ke arah Zero menyebabkan bulu-bulu Zero terpaksa mendapat luka Bakar. Zero pun jatuh ke bawah dengan keadaan oleng ke bawah, Zero tahu jika jatuh dengan posisi itu setidaknya sayap miliknya bisa patah.

Sebuah cahaya melesat ke arah Zero akan jatuh, dari cahaya tersebut mulai membentuk sosok seorang pemuda yang tadi sempat hilang dalan sekejap. Dan sosok tersebut menangkap Zero yang ukurannya 4x lebih besar dari besarnya sendiri.

"Baik aku menyerah Naruto" ucap Zero pada sosok yang menyelamatkannya.

"Hahahaha .. akhirnya aku menang juga, meskipun harus dalam Mode Magnus." Ternyata pemuda tadi adalah naruto, pakaiannya sangat berbeda dengan umurnya yang masih kecil -10 tahun-. Tingginya sekitar 180 cm, rambut kuningnya panjang yang hampir menyamai Yondaime Hokage, kulitnya putih bersih, dan wajahnya juga lebih tegas, serta terkesan dewasa.

Bajunya juga modelnya cukup jarang di lihat di zaman yang terbilang masih kuno ini. Memakai kemeja dengan jas berwarna hitam, memakai sebuah dasi berwarna hitam, celananya berwarna hitam. Tak lupa juga sebuah jubah hitam yang membuat kesan Boss-nya makin kuat dan grimoire yang setia terpasang di lehernya.

"Ya aku mengaku kalah... di keadaanmu yang saat ini sangat sulit mengalahkanmu." Ucap Zero yang sudah turun dari tangkapan Naruto.

"Hehehehehe.. sekarang aku juga sudah bisa memakai Mode magnus dalam waktu lama sekitar 4 hari." Zero menelan ludahnya mendengar jangka waktu Naruto dapat masuk ke dalam mode magnus.

Setelahnya Naruto di panggil oleh Dragon-san, dengan segera dia pergi ke tempat dimana Dragon-san mengunggunya –Tree Life-. Naruto telah sampai disana, sama seperti pertama kali dia belajar menggunakan Haki dan kemampuan buah setan , di depannya berdiri semua binatang yang menjadi senseinya. Dragon-san melihat Naruto yang ada dalam mode magnus menyeringai.

"besenang-senanglah Naru-chan" ucap Grimoire dan itu cukup membuat Naruto bingung.

"Bersenang-senang?" tanya Naruto, tapi grimoire tak menjawab dan memilih diam.

"Rikudou D. Naruto... aku telah mendengar dari para sensei-mu bahwa kau telah menyelesaikan semua latihan yang ada. Dan ini adalah tes terakhir, lawan aku.. jangan segan, tunjukkan niat membunuhmu, dan kalahkan aku." Naruto yang mendengarnya sekarang tahu apa yang di maksud oleh Yuki-nee dengan bersenang-senang. Naruto tersenyum mendengar ucapan dari Dragon-san.

"Aku sudah lama ingin melawanmu... akhirnya harinya tiba." Naruto mulai memasang kuda-kuda siap bertarung. Para sensei mulai naik ke atas tree life dan melihat pertarungan yang akan berlangsung sebentar lagi.

"Humanoid Transform" setelahnya Tubuh Dragon-san yang besar mulai menyusut menjadi lebih kecil seukuran manusia pada umumnya. tubuhnya kekar, sayapnya mengecil di punggungnya, serta dapat dilihat kekuatannya jauh lebih besar dari sebelumnya.

"Baik. Aku sudah siap Naruto." Dalam sekejap tubuh Dragon-san menghilang dalam sekejap, Naruto kaget melihatnya. Pergerakannya hampir menyamai kecepatan cahaya yang notebenya adalah kecepatannya.

Dengan kemampuan Haki yang telah di latih oleh Naruto, dia dapat menghindari pukulan keras yang mengarah ke jantungnya dari arah belakang.

Kraaakkk...

Naruto yang mendengarnya langsung melesat ke arah atas dengan kecepatan cahayanya, Naruto dapat merasakan kekuatan penghancur yang di lancarkan ke arahnya. Di tempat tadi Dragon-san memukul udara muncul retakan dan menghancurkan segala sesuatu yang berada di depannya.

"Grimoire ... mulai proses belajar." Ucap Naruto pelan ke grimoire yang ada di lehernya. Grimoire yang tahu maksudnya mulai menganalisa kekuatan dari Dragon-san.

"Aku tak akan ragu Dragon-san. Shinka Shiranui" di kedua lengan Naruto muncul tombak yang terbuat dari api. Seketika tubuh Naruto berubah menjadi partikel cahaya dan melesat ke arah Dragon-san, tepat saat di depannya. Naruto mulai melakukan jutsu untuk memperkuat serangannya.

"Busoshoku Haki" Seketika sebelum ada kontak fisik antara Naruto dengan Dragon-san. Muncul gelombang kekuatan yang saling beradu, seperti ada perisai yang saling beradu. Naruto mencoba menancapkan tombak yang ada di kedua tangannya ke arah bahu Dragon-san, Dragon-san juga mengarahkan tinjunya ke arah Naruto.

Kraakkkkk...

Perisai serta udara tempat dimana Dragon-san melancarkan tinjunya retak. Naruto tersenyum melihat serangan milik Dragon-san. Tak di elakan, serangan tersebut tepat mengenai tubuh Naruto dan ia terpental ke belakang di susul dengan area sekitarnya yang hancur akibat terhantam sesuatu benda yang tumpul.

"Aaagghhh ... " Naruto muntah darah menerima serangan telak dari Dragon-san.

"Ayolah Naruto ... aku masih pemanasan" ledek Dragon-san meremehkan Naruto. Naruto hanya tersenyum mendegar ucapan dari naga di depannya.

"Jangan menganggap remeh aku... ini belum apa-apa." Naruto kemudian berdiri dan memasang kuda-kuda kembali. Matanya kini berubah dari biru menjadi kuning keemasan.

Dalam sekejap muncul aura membunuh besar dari Naruto, Dragon-san yang merasakannya mulai mengeluarkan keringan dingin. 'Aura membunuh yang besar' batinnya.

Naruto menghilang dalam sekejap dan muncul di depan Dragon-san dan melayangkan sebuah tinju ke arah Dragon-san. Tapi ada yang aneh, serangannya mengarah lurus seperti tanpa penghalang? Bukannya haki milik Dragon masih aktif?

Buagh... Dragon-san terlempar ke belakang membentur beberapa pohon di belakangnya. Dragon-san tersenyum melihatnya. Dragon-san lalu melesat ke arah Naruto dan melayangkan tinjunya, Naruto yang tahu pola serangan milik Dragon-san juga membalas pukulannya dengan pukulan miliknya. Seperti tadi lagi, efek serangan milik Dragon-san hilang lagi?

Terjadi gelombang besar akibat hantaman dua pukulan yang kuat. Tak ingin membuang waktu lama.

"Hinken" Kedua tangan Naruto di balut oleh api panas. Dengan cepat dia melesat ke arah Dragon-san dan akan melesatkan serangan berikutnya. Sayang Dragon-san langsung melesat puluhan meter di atas tanah dan meninggalkan tanah yang retak akibat hantaman pukulan Naruto.

Begitu seterusnya.. kecepatan hampir sama dengan cahaya, para binatang yang melihatnya di paksa kagum akan kemampuan naruto yang sudah bisa menyamai Dragon-san. Puluhan gelombang juga tercipta di antara kecepatan yang tidak bisa di ikuti mata ini. Mengakibatkan lautan yang ada di sekitar pulau mulai mengeluarkan gelombang-gelombang yang tak beraturan.

Hingga pada suatu kesempatan Naruto menambah kecepatannya dan membuat Dragon-san tak dapat menandingi kecepatannya.

"Yasakani no Magatama" Naruto mengarahkan kedua tangannya ke arah Dragon-san. Menciptakan partikel cahaya yang mengumpul, dan dalam sekejap-

Duarrrr ... terjadi ledakan besar yang menghancurkan area di sekitarnya. Kekuatan itu hampir menghancurkan Pohon kehidupan jika para binatang tak melindunginya dengan Haki.

Asap mengepul memenuhi area terjadinya ledakan, semua tegang melihat hasil pertarungan yang hampir menghancurkan sebuah pulau tersebut. Hingga mereka melihat ke dalam kawah hasil dari ledakan milik Naruto, di sana Dragon-san berdiri dengan tegap sementara Naruto terbaring dan sudah kembali ke wujud anak 10 tahun. Pakaiannya compang-camping, dan terlihat memar di beberapa bagian tubuhnya.

Plok .. plok.. plok...

Tepuk tangan dari para tetua –Binatang /sensei- memuji pertarungan hebat yang baru saja selesai.

"Kau masih hebat Dragon-sanon ... aku bahkan kalah dari Naruto jika di pertarungan tunggal." Ucap Crocodile memuji Dragon-sanon. Begitu juga yang lainnya, mereka bergantian memberikan pujian pada Dragon-sanon karna bisa mengalahkan Naruto. Meskipun begitu, mereka juga kagum dengan kemampuan Naruto yang dapat menyamai Dragon-sanon.

'Tadi dia menahan kekuatannya kan?' batin Dragon-san, jika di pikir-pikir serangan tadi sudah pasti akan mengenainya jika Haki miliknya tak melindungi dirinya. Tapi bukankah dari tadi Naruto dapat menghilangkan efek haki? Kesimpulannya Naruto masih menahan kekuatannya.

Setelahnya Zero membawa Naruto ke arah pondok yang di buat memang untuknya. Beberapa hewan yang bertugas manjdi dokter pun memeriksa keadaan Naruto. Untungnya luka yang di alaminya tidak serius? Hey .. bukannya tadi dia terkena pukulan telak? Bagaimana bisa tidak serius? –Hanya Author dan Allah yang tahu-

.

.

.

.

Wild Tree Land, 09.00 PM

Naruto Pov begin.

Aku melihat sekeliling dengan penuh tanda tanya di kepalaku, tempat yang gelap tanpa ada siapapun, lantai yang di penuhi dengan air. Aku terus berjalan mengikuti insting yang tak jarang aku pakai. Menyusuri tempat yang gelap hingga aku berdiri di depan sebuah jeruji raksasa. Aku dapat merasakan aura membunuh yang kuat dari dalam penjara.

"Kau siapa bocah? Dan kenapa kau bisa ada disini." Suara serak dan terkesan mengancam menyambutku, aku bingung suara siapa itu dan alangkah terkejutnya aku melihat ke dalam penjara raksasa tersebut.

Seekor rubah merah raksasa dengan 9 ekor yang mengibas di belakangnya, mata merah yang menurutku sangat keren, dan giginya yang kebanyak adalah taring. Menurutku taringnya terlalu banyak, taringku saja Cuma ada 2?

Naruto Pov Finish.

"Rubah kenapa taringmu ada banyak, sedangkan milikku Cuma 2? Punya Dragon-san saja tak sebanyak dan sebesar itu." Pertanyaan Naruto membuat Kyuubi sweadrop. Bocah di depannya bukannya menjawab pertanyaannya tapi malah balik bertanya dengan wajah tanpa dosa.

"Hei bocah .. apa kau tak takut padaku?" Naruto yang mendengarnya Cuma memiringkan kepalanya. Kyuubi makin sweadrop melihat reaksi dari lawn bicara di depannya.

"Memangnya kenapa aku harus takut?" tanya balik Naruto, sekejap kyuubi membulatkan matanya. Belum ada selama ini yang tak takut melihat dirinya saat pertama bertemu kecuali sang pak tua.

"Harusnya kau takut karna aku adalah sang Biju terkuat dari 8 biju lainnya, Kyuubi no Kitsune. Biju yang sudah menumpahkan banyak darah di dunia ini dan salah satu mahluk Immortal." Kyubi meperkenalkan dirinya, mencoba membuat bocah yang ada di depannya. Tapi sepertinya itu tak berhasil, lihat saja reaksinya.

Naruto membuka mulutnya menyerupai huruf O dengan wajah tanpa dosa. Kyubi mulai tertarik dengan bocah di depannya, baru pertama dia bertemu bocah yang seperti ini.

"Baiklah .. karna kau sudah memperkenalkan diri, ijinkan aku juga memperkenalkan diriku juga." Naruto mulai menarik nafas dalam-dalam.

"Aku adalah Rikudou Naruto, anak dari Rikudou D. Roger, kesukaanku latihan dan ngerjain Sensei, ketidaksukaanku adalah di khianati, cita-citaku membunuh raja iblis agar keturunanku tak menanggung beban sepertiku dan ini adalah Yuki-nee, Grimoireku" Naruto menyelesaikan kalimatnya di susul dengan menunjukkan sebuah kalung yang memiliki bandul sebuah buku yang di segel.

Kyubi yang mendengarnya agak bingung juga. Tapi ada satu hal yang membuatnya agak penasaran. 'Rikudou?' batin kyubi.

"Hei bocah ... margamu Rikudou?" tanya Kyubi, kali ini suaranya tak sebesar dan semenyeramkan seperti yg tadi.

"Iya ... Dragon-san bilang itu marga ayahku. Memang kenapa?" Kyubi pernah dengar kalau dulu pak tua punya saudara kandung, tapi saudaranya di sembunyikan karna sesuatu, apa dia keturunannya? Sekarang Kyubi mengerti kenapa dia tersambung kesini.

"hmm ... Kyu-chan, sepertinya waktuku akan habis. Aku pergi dulu." Kyubi hanya manggut-manggut mendengar ucapan Naruto. Tunggu dulu. Chan? Bagaimana dia tahu kalau dirinya adalah female.

"Hei Naruto.. bagaimana kau tahu aku ini female?" Kyubi kembali bertanya ke Naruto, sementara yang di tanya malah tersenyum lima jari.

"Itu kemampuan khususku, kau juga lebih cantik jika berubah ke bentuk human ketimbang wujud biju-mu. Ok, aku pergi dulu .. ja nee.." Naruto seketika menghilang menjadi partikel cahaya dan terurai kesegala arah meninggalkan seorang gadis dengan kimono putih dengan jilatan api merah di bawahnya, rambutnya merah darah, serta tubuh yang gak beda jauh dengan Yuki-nee. Tak lupa pula rona merah yang mulai kentara di wajahnya.

"Baka Dobe."

.

.

.

.

.

.

Naruto mulai membuka kedua matanya, dalam sekejap dia sudah tahu berada dimana. Ya, dia kini berada di pondok tempat dia tinggal. Tempat yang gelap dan sepi jika malam. Naruto bangun dari tidurnya dan melihat banyak daun-daun yang di gunakan untuk menutupi bagian tubuh yang tadinya terkena luka dari pertarungan tadi. Dia mulai melepaskan satu persatu daun-daun tersebut dan luka-luka yang ada di tubuhnya sudah hilang.

Naruto memegang Grimoire yang ada di lehernya dengan lembut.

'Keluarlah Yuki-nee' sekejap tempat yang tadinya gelap mulai terang akibat sinar dari grimoire, setelah sinarnya hilang menampakkan sosok seorang gadis yang biasa di panggil Yuki-nee oleh Naruto. Yuki langsung mendekap Naruto dalam pelukannya.

"Yuki-nee... malam ini tolong temani aku ya, disini sepi sekali." Naruto mulai membenamkan kepalanya di dekapan Yuki dan ia tahu Naruto sedang dalam keadaan yang kurang baik sehingga agak manja padanya.

"Ya ... akan ku temani kau dan tak kubiaran kau tidur malam ini. Naruto-chan..." Mata Naruto langsung terbuka mendengar perkataan dari Yuki.

"Aku capek sekali Yuki-nee.. aku ingin tidur." Rengek Naruto dan itu membuat Yuki jadi tak enak.

"Tapi aku sangat merindukanmu Naruto-chan.." kini giliran Yuki yang merengek, Naruto pasrah dah.

Naruto mendongakkan kepalanya ke atas –wajah Yuki- dan detik berikutnya ia mendaratkan sebuah ciuman ke bibir Yuki-nee. Yuki yang mendapat serangan seperti itu mulai menikmatinya, ia jilat lidah milik Naruto begitu juga sebaliknya. Lama mereka melakukan itu hingga tanpa sadar Naruto sudah tertidur saat Yuki masih mengintimidasi mulut Naruto.

Setelahnya Yuki-nee melepas ciumannya dan meninggalkan sebuah semburat merah di wajahnya. Yuki lalu membaringkan Naruto di futon bersamaan dengan dirinya yang sedang memeluknya.

"Oyasuminasai Naru-chan." Dengan ini tertidurlah mereka dalam mimpi.

.

.

.

.

.

TBC (Not Turbolocolosis)

Baik ... ini sekejap penjelasan dari author.

Q : Kenapa Naruko jarang muncul dan lebih dominan ke Naruto?
A : Yang Naruko sesua komik aslinya, jadi gak terlalu aku perlihatkan. Lebih condong ke perkembangan yang di buat oleh Naruto.

Q : Kenapa disini Naruto kayaknya mesum?
A : Itu sebenernya gak mesum, dia Cuma mau nyenengin si Yuki-nee yang di anggap udah kayak keluarganya. Mangkanya kalau sepi dia mau aja :3 tapi tetep aja punya malu kalau di umum :3

Q : Naruto ini bukan jinchuriki dari kyubi kenapa bisa tersambung?
A : udah baca penjelasan tentang ayahnya Naruto? Secara tak langsung naruto dan rikudou punya hubungan darah, oleh karna itu Naruto bisa tersambung dengan alam bawah sadar dari jinchuriki dan bertemu dengan para biju.

Q : kemampuan khusus apa yang di gunakan oleh naruto yang membuat ia tahu gender kyubi?

A : ingat Naruto adalah penerus dari raja sihir (Mahou) yang mempunyai kekuatan melihat ke dalam seseorang, tapi meskipun dapat melihat ke diri seseorang dia juga ada batasan sampai mana dia bisa melihat.

Q : Kurama / Kyubi gendernya cewek?

A : disini ceritanya Rikudou agak salah paham waktu ngasi nama. Dia memberi nama saat para biju ada pada mode biju, yang dimana suaranya akan serak dan terkesan besar. Kyubi dikira cowok waktu itu sampai sekarang, kalau gak ada yg lihat mode Humannya.

Sekarang Author mau nanya nih ... Haki raja Cuma bisa di gunakan untuk orang yang mempunyai semangat bertarung lemah kan (Mentalnya lemah), kalau haki raja di pakai untuk orang yang mempunyai mental kuat bisa gak?