Aku bukan penakut lagi
Hari kedua aku sekolah , aku masuk kelas dengan biasa . jalan kea rah tempat dudukku yang ada di sudut kiri belakang kelas . seseorang menghampiriku . kulihat papan namanya , ia bernama suho . aku mendengar ia menjadi ketua kelas di kelasku mulai hari ini .
"karine ? benar ? aku ingin membertahumu kalau aku ketua kelas yang baru . aku memperhatikanmu dari kemarin kalau kamu tidak memperhatikan yang di kelas . oh iya , ada data siswa baru yang harus kamu isi (menyerahkan map berisi kertas) . setelah kamu isi , kamu bisa menyerahkan ke saya atau ke wali kelas kita langsung , ibu Sora . aku ada sedikit acara permulaan untuk kelas pagi ini . kamu harus ikut serta" kata suho dengan diakhiri senyum brilliannya . aku hanya mengangguk pelan . aku tidak biasa berbicara seakrab itu dengan orang yang baru kukenal . kecuali dengan kakak kelas yang membuat hatiku luluh untuk bercanda bersama mereka kemarin .
Acara di mulai , suho berdiri di mimbar guru . dia mulai bericara diawali dengan memukul meja mimbar .
"PERHATIAN SEMUANYA! Pagi ini guru kita tidak masuk ke kals . Kita disini adalah teman bukan ? bukankah kalian ada yang belum saling mengenal ? aku ingin kalian berpartisipasi dalam perkenalan kita pagi ini . jadi begini , kalian maju satu persatu di depan kelas untuk memperkenalkan diri kalian . dan kalian mempersilahkan setiap orang di kelas kita untuk bertanya sebuah pertanyaan tentang diri kita . kita akan 1 tahun bersama sama . tidakkah menyenangkan jika kita saling mengenal lebih dekat ?" suho berbicara diakhiri dengan tepuk tangan seisi kelas . seseorang mengangkat tangan .
"lalu siapa yang akan memulai perkenalan ini ?" kata anak yang duduk di sampingku , tapi aku tak tau namanya siapa .
"aku akan mengawalinya . namaku suho . aku berada di kelas 1.1 dan aku sekarang menjabat menjadi ketua kelas . kalian bisa meminta bantuanku saat kalian butuh bantuan" suho memperkenalkan dirinya kepada seisi kelas dan mempersilahkan semuanya bertanya .
"ok . dilanjutkan dengan yang kedua . siapa yang mau jadi sukarelawan?" kata suho lagi . seseorang di bangku paling depan mengangkat tangannya . dia maju ke depan tepat di depan mimbar suho . aku sedikit pernah mengenal orang ini . hanya aku lupa dimana .
"namaku kai , aku akan masuk dalam club dance . aku tidak terlalu pandai dalam pelajaran jadi aku ingin menjadi penari professional" kata pria yang ternyata bernama kai itu . di akhir katanya dia melirik ke arahku . seakan meminta sesuatu . semua anak dikelas pun bertanya . aku selalu tidak kebagian waktu bertanya karena aku mungkin tidak terlihat hahaha
Namaku sehun , aku sekarang berumur 15 tahun .
Namaku lay
Namaku D.O
Namaku chen
Namaku tao
hanya nama nama itu yang aku ingat karena mereka yang paling menarik di kelas . tiba saatnya giliranku . aku maju ke mimbar depan dan aku melihat ke arah suho . sepertinya dia tahu jika aku tidak suka berbicara di depan orang banyak . dia menurunkan kepalanya dan sedikit memelankan suaranya
"apa harus aku perkenalkan kepada mereka? Sepertinya kamu menemui kesulitan untuk berbicara di depan umum" kata suho dengan senyum manisnya .
(ikut memelankan suara) "tidak perlu , aku akan berusaha" aku menghela nafas dan menatap semua temanku .
"hai . namaku karine . aku duduk dibelakang sana . jika kalian membutuhkan bantuan aku siap membantu" aku bersorak sorai dalam hatiku . akhirnya aku bisa berbicara di depan banyak orang. Tiba tiba kulihat kai mengangkat tangannya sebelum suho mempersilahkan yang lain untuk bertanya . suho mempersilahkan kai
"kenapa kau tidak pernah bertanya?" inilah pertanyaan kai . semua kelas memandanginya dan berkata "pertanyaan macam apa itu?" "kau ini aneh" "hahaha benar benar dia tidak pernah bertanya" .
Dengan gugup aku menjawab "aku mungkin tidak terlihat di bagian ujung sana" aku menunjuk bangku ku di pojok kiri kelas . semuanya tertawa membuatku semakin gugup . kai dengan gayanya yang dingin memperhatikanku . seakan ia ingin menjamahi tubuhku secara tidak langsung .
"padahal aku menantikanmu untuk bertanya sedari tadi" kata kai lagi yang membuat seisi kelas terdiam . seseorang bersiul "sepertinya sudah ada benih benih cinta ya" diikuti dengan gelak tawa seisi kelas . aku hanya tertawa kecil . suho menengkan kelas .
"tolong tenang . teman kita yang satu ini mempunyai masalah dengan keberanian berdiri di depan kelas . maukan dari kalian memberi sebuah saran untuknya?" kata suho mengalihkan perhatian .
Aku melotot . tidak percaya sebegitu perhatiannya ketua kelas ini padaku . akhirnya seluruh kelas membantuku . ada yang menyuruhku untuk berdoa sebelum maju kedepan semua orang . ada yang menyuruhku untuk menggigit lidahku ketika ada yang menggangguku di depan semua orang . ada juga yang menyuruhku untuk tertawa lepas sebelum maju ke depan semua orang yang akhirnya membuat seisi kelas tertawa . akupun tertawa dan akhirnya aku tidak takut dengan seisi kelasku lagi . aku sedikit bahagia karena aku kehilangan phobiaku . tapi aku sedikit merasa kurang setelah kuperhatikan seisi kelas yang asik tertawa . kai tidak ada . aku mencarinya ke penjuru kelas . kutanya kepada semua orang , dia tidak ada . akhirnya bel istirahat berbunyi .
