ORANG BARU
Keesokan paginya ketika aku bangun , hal yang pertama aku lakukan adalah mengecek apakah jaket kai masih ada di gantunganku atau sudah lenyap ? benar saja ! jaketnya sudah tidak ada . kuperhatikan seluruh tubuhku . aku hanya berbalut baju tidur tanpa lengan dan celana pendek sekitar 30cm diatas lutut tanpa selimut . aku baru menyadari bahwa yang tadi malam itu nyata . pipiku mengembang merah . kututup mukaku menggunakan kedua tanganku . ingin rasanya aku berteriak sekarang . mandi! Inilah pengalih perhatianku . aku langsung berlari ke kamar mandi dan memakai seragamku , sarapan lalu berangkat sekolah .
beberapa minggu pertama di sekolah ini cukup menyenangkan . tanpa butuh waktu lama aku sudah akrab dengan suho,kris,chan,bacon,D.O dan kawan kawan sekekuatannya itu . aku lebih memilih dekat dan akrab dengan D.O karena menurutku dia memiliki sifat keibuan . bahkan dia sering memarahiku karena rambutku tidak ku sisir . aku juga sering bermain bersama mereka di bangunan tua milik mereka itu . memainkan kekuatan yang kami punya . aku mulai bisa mengontrol kekuatan yang aku miliki yang ternyata bukan sekedar insting ini . aku bisa menurunkan hujan dan memberhentikannya . aku mulai berfikir bahwa aku ini mungkin saudara dengan suho karena dia pengendali air . tapi ternyata tidak ada sama sekali . aku juga sering sekali diantar kai pulang ke rumah . aku sudah mulai terbiasa melihat kai muncul dan menghilang secara tiba tiba di depan mukaku karena itulah hal yang selalu dia lakukan .
satu bulan…. Menyenangkan
dua bulan…. Kami semakin akrab
tiga bulan…. Kami sudah seperti keluarga
empat bulan…..
lima bulan…. Ada orang baru diantara kami yang baru aku ketahui setelah xiumin menanyakannya padaku . saat aku sedang bermain monopoli bersama chan dan bacon , xiumin yang ada di sebelahku membisikkan kata kata yang membuatku sadar .
"tidakkah kau bertanya Tanya tentang orang yang duduk di ujung sana itu? Dia sudah 2 minggu disini tapi kalian tidak pernah bertegur sapa . aku ragu kalian belum berkenalan" kata xiumin. Aku tidak menjawab . Aku spontan menoleh ke arah pojok kanan dekat pintu ke arah halaman belakang . disana duduk kai , kris dan tao . oh tidak , ada satu orang lagi yang asing bagiku . berambut pirang kecoklatan . berkulit putih dengan dagu tirusnya . badannya tidak lebih besar dari bacon . aku mengamati setiap inci yang dapat kulihat . kuperhatikan matanya . merah! Matanya berwarna merah . ketika aku melihat kea rah matanya , sontak ia juga melihat ke arah mataku . aku langsung menurunkan pandanganku , sedikit malu . dia bangun dari duduknya! Oh tidak ! apa yang akan dia lakukan ? . dia duduk di sampingku menggantikan xiumin .
"kau karine kan? Pengendali hujan itu ? kenalkan . namaku luhan . aku baru pindah kesini 2 minggu yang lalu . tidakkah kau menyadari kehadiranku? Aku tidak sama seperti kalian . aku tidak memiliki kekuatan itu" katanya sambil memainkan monopoli giliranku . benar saja! 2 minggu dia berada disini , di dekatku bahkan aku tidak tau kapan tepatnya dia mulai bergabung dengan kami .
"jangan merendah kepada karine,luhan ! bagaimana dia bisa tau kau ada disini jika kau tidak member tahunya" kata chan .
"namaku karine . senang berkenalan denganmu , luhan" kataku sambil menundukkan sedikit kepalaku .
"luhan ini yang aku beritahu kepadamu tempo hari , karine . dia keturunan keluarga srigala . lihat matanya merah begitu . dia tidak bisa terkena sinar matahari . dia juga hanya bisa dilihat jika dia menginginkan seseorang melihatnya . dia memiliki telepati yang kuat" jelas suho kepadaku .
"ah… iya aku mengerti" kataku gugup .
"jangan gugup . kita akan bersahabat sebentar lagi" kata luhan mengacak acak rambutku dan beranjak bangun dari duduknya .
Setelah menyelesaikan permainan monopoliku , aku langsung mohon pamit pulang . aku menoleh kea rah kai . dengan mengerti apa yang aku maksudkan
"kau bisa pulang sendiri? Aku ada urusan dengan keluargaku sekarang . maafkan aku karine . selamat tinggal" kata kai lalu ia menghilang bak ditelan udara di sekitarnya .
Aku pulang sendiri . aku berjalan sendirian ke rumah . ini sudah hampir malam . ini pertama kalinya aku pulang sendirian di waktu yang sudah hampir malam ini . aku selalu ditemani kai sebelumnya . tiba tiba kurasakan ada yang menarik tanganku . akupun terbawa tarikannya ke dalam loron sempit . kulihat kea rah jalan yang ku lalui tadi , sebuah pot bunga jatuh dari atas . yang seharusnya mengenai kepalaku jika aku tidak ditarik orang ini . tunggu dulu . siapa orang ini? Aku menoleh ke arahnya dengan nafasku yang masih tidak beraturan . luhan ! mataku melotot seperti mau keluar . dia tersenyum ke arahku
"untung saja kau tidak terkena pot bunga itu" katanya . aku tersenyum . mengucapkan terimakasih lalu melepaskan genggaman tangannya . aku berlari pulang . kurang sopan sepertinya kutinggalkan dia dengan cara seperti itu . semoga dia tidak marah . aku pulang ke rumah dengan selamat .
Di sekolah keesokan harinya , aku juga tidak dijemput oleh kai . di kelas , tidak kutemukan sosok kai . ternyata ia benar benar tidak masuk . aku duduk diam di bangku ku . kulihat kea rah lapangan belakang kelasku . ada seseorang duduk di bawah pohon yang biasa aku tempati waktu makan siang bersama teman temanku . dia tidak memakai seragam sekolah . dia hanya memakai jaket bewarna abu abu dan celana panjang serta sneakers dan memakai tas bewarna merah .
Bel masuk berbunyi .
