Hai! Author kembali lagi nieh~! Sorry, updatenya lama beud! Oke, tanpa basa basi, ini dia~
Team Nashi: Dorama?
Rated: T
Genre: Apa aja
Disclaimer: Hiro Mashima-sensei ^w^)/
WARNING(!): ALL!
Pagi hari di Magnolia...
"Jahat banget sih, si Nashi ninggalin aku di Studio, udalah laper lagi," seru seekor Exceed terbang sana-sini yang kita yakini Alice, "untungnya, gue nemu KFC(?) di rumah orang, jadi kagak kelaperan," ujar si kucing terbang tersenyum riang #ya elah nih kucing, malah nyolong ayam orang-_-"
"Akhirnya, sampe juga, capeknya!" tuturnya memasuki gedung bertingkat 1000(?) menjulang ampe bentrokan ama Uranus (Neptunus: Hanya gue yang selamat! ^^|Merkurius: Ane juga ^^|Venus: Gue juga, bro ^^|Bulan ke Uranus: Sial nasib gue TAT)
"Ohayou minna!" sapa Alice.
"Ohayou Alice!" sapa semuanya.
"ALICE~!" seru Nashi lari dengan kecepatan 100000009km/jam menuju Alice.
"HUAAA!" spontan, Alice langsung menghindar—tapi gak kesampean.
"HUAA! ALICE! MAAFKAN AKU KARENA TELAH MENINGGALKANMU!" seru Nashi memeluk Alice sambil tersedu-sedu ampe satu guild kebanjiran XD
"Untuk apa pengering rambut, Ma?" tanya Janny yang lagi libur alias kagak ada kerjaan selain nyurutin air di guild.
"Biar airnya cepet kering, kan kalo kena panas, nanti airnya menguap, dah deh, guild kita gak kebanjiran lagi," jawab Mirajane tersenyum polos.
Janny sweatdrop ditempat, "kenapa Mamaku bodoh plus polos sih!?"
"I-iya, tapi," ucap Alice menatap ngeri nakamanya yang satu ini, "berhenti menangis, karena guild dha kebanjiran ini!"
"Eh? O-oke," Nashi langsung berhenti menangis dan melonggarkan pelukannya dengan Alice.
Dan, seketika, guild tidak kebanjiran lagi
.
.
.
"Kak Nashi keren!" seru Ui.
"Iya dong, kakak ku gitu loh," seru Sakiko bangga.
"Huh, gitu doang, kerenan kakak ku lagi," tutur Vivi sambil melipat tangannya.
"Sukamulah mau bilang apa," Sakiko berpasrah diri. Tapi, ia memang mengakui bahwa Alex lebih keren dari kakaknya (Nashi: *pundung di pojokan*|Author: Kenapa Na?|Nashi: di PHP-in ama Sakiko| Author: *sweatdrop di tempat*)
"Kerenan aku lagi, kakak-kakak kalian tuh gak bermutu semua!" seru Juliet dengan sombongnya.
"Apa kau bilang!? Kakak kami tidak bermutu!?" seru Vivi dan Sakiko berapi-api.
"Betul sekali, kakak kalian tidak bermutu semua, kerjaannya hancurin guild terus," jawab Juliet mengibaskan rambutnya.
Sakiko dan Vivi berapi-api sambil menatap tajam gadis didepannya.
"SINI KAU, JULIET!"
Dan, pertarungan tidak dapat dihindari
Sungguh na'as nasib kedu—ketiganya...
Na'as
"He-hei," Ui berusaha menenangkan. "HIII!" tapi, ketika melihat 3 bayangan monster didekat ketiganya, ia langsung lari kebelakang Sakaki.
"E-eh, a-ada apa Ui?" tanya Sakaki kaget.
Ui menunjuk ke arah 3 monster yang sedang bertarung hebat.
"Ya ampun, mereka," Sakaki geleng-geleng melihat kelakuan 3 monster itu, "udah yuk, kita beli es krim aja,"
"O-oke," Ui hanya menurut.
"Hei, Sakaki!" panggil seseorang.
Sakaki dan Ui melihat ke arah orangnya, "huh? Apa maumu sekarang, Fen?"
"Kau mau bawa kemana Ui, hah!?" seru Fen—adik kembar Miya.
"Bawa jalan-jalan beli es krim aja, kenapa? Masalah?"
"Tentu saja masalah, Flame-head!"
"Hah!? Terus, kau ingin berantem denganku, hah!?"
Dan, sekali lagi, pertarungan tidak dapat dihindari
Sungguh na'as nasib ke-5 anak ini
Ui dan Ren—kembaran Fen—hanya mematung melihat kejadian langka(?) (Semuanya: Langka dari mana-_-") ini.
"Ng..jadi," Ren menoleh ke arah Ui, "mau beli es krim? Ku dengar ada toko es krim yang baru dibuka dekat sini,"
"Boleh," Ui menyetujui usul Ren.
"Dan, tolong, ceritakan lebih banyak tentang dia,"
"Pasti, kau juga, oke?"
Regret dan Stevan—anaknya Laxus—yang melihat film keluaran terbaru itu hanya sweatdrop ditempat sambil menikmati minumannya—yang salah ia ambil.
"Hueeekkk! Minuman apaan ini!?" seru Regret melihat botol minumnya.
"Itu bukan minuman, Ice-head, itu minyak tawon," seru Stevan sweatdrop berat.
"WAT DE FUK!?" langsung, ia lempar botol minyak tawon itu dan mengambil sebarel bir milik Cana.
"Hoi...kau mencuri bir, ku!" seru Cana.
"Ini bukan bir mu, Tante Jorok, ini es krim rasa anggur punyaku yang ku taruh disini 2 tahun yang lalu!" tutur Regret kembali meminum es krim anggurnya yang dah meleleh.
"2 tahun? Apa gak basi tuh es krim?" batin Cana bingung.
"PERHATIAN! PERHATIAN! BAGI YANG BERNAMA NASHI, REGRET, DAN ALICE, HARAP SEGERA MENGHADAP MIYA FERNANDES, SEKIAN DAN TERIMA KASIH!" ucap Miya menggunakan toak masjid curiannya XD
Segera, Nashi, Alice, dan Regret segera menemui Miya yang sudah bersama Alex.
"Apa?" tanya Regret.
"Ayo, kita harus latihan lagi kan?" jawab Miya.
"Oh ya, lupa!" Regret menepuk keningnya.
"AYO! KITA BERANGKAT!" seru Alex yang langsung lari menuju Gege Studio.
Yang lain hanya sweatdrop ditempat. "Ayo," ajak Miya. "Oke," semua menurut.
~(SKIP TIME)~
2 Minggu kemudian...
"Whoa...banyak sekali pengunjungnya," ucap Pak Gege berbinar-binar, "oke, apa semua sudah siap!?"
"SIAP!" seru Miya dan Alex mantap.
"RADA-RADA SIAP!" seru Nashi.
"Kurasa," Regret mengecek baju yang ia pakai.
"NGGAK SIAP SAMA SEKALI!" ucap Alice.
"Oke, sekarang, bersiaplah! Mainkan dengan bagus, oke?" ucap Pak Gege.
"OKE!" ucap Miya dan Alex mantap sambil mengancungkan jempolnya.
"RADA-RADA OKE!" ucap Nashi.
"Okein aja," ucap Regret mengecek menghafal lagi dialognya.
"GAK OKE SAMA SEKALI!" ucap Alice.
"Ya, dan..." ucap Pak Gege mengambil nafas dan menahannya sampai menghijau(?)
"ACTION!"
~{To be Continued}~
Author: Hahaha, pendek ya
Asist.R: Pendek banget
Nashi dkk: Kebangetan
Asist.R: Oh ya, Thor, 4 minggu lagi, sepupu gue dateng
Author: Oh ya? Siapa?
Asist.R: Itutuh, yang dulu ntuh, Author juga,
Author: Oh, si Di?
Asist.R: *sweatdrop* namanya Nalsha D
Author: Oh ya, si enDi
Asist.R: NALSHA D!
!~Arigatou Gozaimasu~!
Review Please~
