-Wonderful Life-
Rated : T-M
Cast :
-Cho Kyuhyun
-Lee Sungmin
-Kim Yesung
-Kim Ryeowook
Disclaimer : Semua cast milik orang tua mereka dan Tuhan tentunya tapi ff ini murni milik saia#yakinlah sumpah
Genre : Romance ||Hurt|| Drama
Warning : || Boy x Boy / BL / YAOI || Mpreg||Gaje || typo's ||
Annyeong^^
Saia bawa ff abal2 lagi..
Asal aja sebenarnya buat ne ff
Semoga saja tidak jelek ya ff saya ini..#plak
-0000-
.
.
.
.
.
"Kyu.."
"Nde?"
"Aku rasa sekarang aku tahu apa yang harus aku lakukan."
"Mwoga?"
"Kau akan mengetahuinya nanti"
"Terserah kau saja hyung"
.
.
.
.
.
.
#Sungmin Pov
Yesung hyung sudah memantapkan hatinya untuk menebus kesalahannya selama ini. benarkan ini hanya kesalahpahaman semata- semuanya seperti dejavu bagiku. Aku ingin mengelak bahwa ini bukanlah nyata. Aku berharap esok hari jika aku terbangun aku adalah Sungmin yang dulu tidak ada Sunghyun maupun Ryeowoon hanya ada kami berempat. Namun sepertinya aku harus membuang jauh perasaan seperti itu, aku rasa aku memang telah berdiri ditempatku berada untuk segera menebus kesalah pahaman ini. meskipun aku tahu semua ini tak akan mudah mengingat bahwa dirinya terikat oleh seseorang dalam sebuah ikatan –tunangan-. Yah Kyuhyun telah menjadi seorang tunangan dari Victoria. Wanita sempurna yang menjadi dambaan setiap pria.
Yesung hyung tak akan mungkin menghadapi kesulitan dalam menata hubungannya dengan Ryewook karena memang Ryeowook tidak terikat hubungan oleh siapapun. Sedangkan diriku setelah aku berusaha menguatkan diri sendiri kini harus menelan pil pahit bahwa Kyuhyun bukan lagi pria lajang yang bisa berbuat sesukanya. Aku masih menyesap kopiku disini. Disebuah café tempat dimana dulu ah bukan kami menghabiskan waktu bersama. Aku memilih ruang yang berada dipojokan dengan pemandangan langsung menuju sebuah sungai yang terkenal-sungai han- sebuah sungai yang sering dijadikan oleh sepasang kekasih sebagai tempat menghabiskan waktu bersama. Aku lihat sekeliling betapa banyak sepasang kekasih menghabiskan waktu bersama. Berbeda dengan diriku yang harus menikmati kopi ini sendiri tanpa ada seseorang yang mampu menjadikan kopi ini lebih manis.
Saat ini Sunghyun tengah menghabiskan waktu bersama Yesung hyung dengan Ryeowook beserta anaknya. Secara perlahan-lahan kami ingin membiasakan dua malaikat kecil itu dengan apa yang menimpa kami. Aku rasa bukan ide yang buruk ketika Yesung hyung memintaku untuk memberi tahu keadaan kami secara perlahan kepada Sunhyun. Dengan ditemani strawberry cake yang manis bahkan kopi yang aku minumpun masih terasa pahit.
"Bukankah meminum kopi sendirian malah akan membuat rasa pahit itu semakin dalam?"kata seseorang berhasil membuat lamunanku kabur begitu saja. Aku memandang kearah samping melihat orang yang berhasil membuyarkan lamunanku.
"Kyunnie"
"Akhirnya panggilan manis itu bisa kudengar lagi"
"Kyuhyun ssi"
"Berhentilah bersikap seperti ini Ming..kau tahu aku tidak bersalah bukan?"katanya mencoba menjelaskan lalu menarik kursi dan mengambil duduk tepat disampingku.
"Lalu menurutmu apa yang harus aku lakukan sekarang?"
"Ikuti saja kata hatimu"
"Hatiku mengatakan bahwa aku memang harus memilih jalan seperti ini"
"Jalan yang seperti apa?"
"Jalan dimana hanya ada aku dan Sunghyun"
"Lalu diriku?"
"Bukankah Victoria ada disampingmu"
"Kami telah memutuskan tali pertunanganan kami"katanya, aku yang terlalu kaget tidak bisa menyembunyikan keterkejutanku. Aku menatap lekat mata indahnya. Mata yang selalu memabukanku. Bahkan membencinya sejak lima tahun yang lalupun aku seakan tak mampu ketika melihat matanya.
" Aku dan Victoria sejak awal memang melakukan perjanjian mengenai pertunangan kami, selain ini menguntungkanku karena aku mendapatkan kucuran dana disisi lain Victoria juga mendapat keuntungan karena ia dan kekasihnya bisa memiliki waktu untuk membuktikan kepada orang tua Victoria bahwa mereka bisa sukses dan bahagia"katanya lagi menjelaskan padaku.
"Kyuu"
"Aku tahu bahwa hatimu tak akan pernah berdusta ming"
"Tahu apa kau tentang hatiku Kyu?"
"Aku tahu segalanya tentangmu, semuanya tak terkecuali apapun"
"Kau sama sekali tidak berubah, kau selalu bisa berkata manis dengan bibir tebalmu itu"
"Jadi apa kau sudah memaafkanku?"
"Siapa bilang?"
"Yakk bahkan kau sudah menyinggung tentang bibir tebalku Ming?"
"Lalu apa hubungannya?"
"Itu berarti kau merindukan bibir ini bukan?"
"Bahkan sifat mesummu tak berubah sama sekali"
"Kau tau? Sejak lima tahun yang lalu aku benar-benar menganggur Ming"
"Aisshhh kau benar-benar mesum Cho Kyuhyun"kataku sambil memukulnya dengan sendok yang ada dihadapanku
"Ming.."
"Eummm"
"Bagaimana kalau kita menikah?"
"Kyu,.."
"Aku hanya ingin kita menjadi satu..lagipula aku ingin sekali segera berkumpul dengan Sunghyun anakku"
"Kau sudah tahu?"
"Yesung hyung yang memberitahuku.."
"Lalu kau datang kesini untuk mengambilnya dariku?"
"Ani..aku ingin menikahimu karena aku ingin bertanggung jawab atas kesalahanku selama ini"
"Kau mengakui kalau kau salah?"
"Ne aku salah terhadap kalian Min"
"Lalu?"
"Menikahlah denganku"
"Tapi bukankah aku terlalu kejam padamu akhir-akhir ini?"
"Dengar Ming apa yang kita anggap kejam sebenarnya ada cinta dibalik kekejaman itu"
"Kyu.."
"Ssttttssstt…dengarkan aku mulai sekarang percaya padaku. Aku akan menggenggam tanganmu dan Sunghyun ketempat yang akan kita tuju yaitu kebahagiaan"katanya lalu secara perlahan ia mendekatkan wajahnya menghadap wajahku. Sedetik kemudian kurasakan bibir tebal yang sangat aku rindukan ini mulai mengecup lembut bibirku. Dapat kurasakan kecupan yang lembut itu berubah menjadi sebuah lumatan-lumatan yang memabukan. Sungguh aku merindukan suasana seperti ini. suasana dimana aku bisa merasakan hangat cinta yang Kyuhyun berikan untukku. Hanya untukku.
#Sungmin POV END
.
.
.
.
.
.
.
Hari ini adalah hari yang begitu membahagiakan. Satu persatu kesalahpahaman telah terseleseikan dengan baik meskipun tidak dapat dipungkiri sudah berapa tetes airmata untuk sebuah kata maaf. Kematangan umur yang dimiliki mereka mampu menyeleseikan setiap kesalahpahaman itu. sama seperti Kyuhyun dan Sungmin, kini pasangan Yesung dan Ryeowook tengah memulai babak baru dalam hubungan mereka. babak dimana mereka akan memulai sebuah kisah yang tak akan pernah bisa dilupakan. Mereka mencoba untuk memperbaiki segala kesalahan yang sempat memisahkan mereka. mencoba untuk menawar sedikit takdir yang mempermainkan mereka.
"Apa semua ini nyata Hyung?"Tanya Ryeowook. Saat ini mereka tengah menikmati waktu bersama. Tidak lupa sepasang bocah kecil yang lucu tengah menikmati cerahnya hari dengan bermain bersama. Tampak Sunghyun menikmati waktu bermainnya dengan Ryeowoon.
"Apa perlu sebuah ciuman kecil untuk membuktikan bahwa semua ini nyata?"jawab Yesung dengan senyuman menggodanya.
"Aishh semakin tua kau semakin mesum saja"
"Kau yang membuatku mesum"
"Apa yang harus kita jelaskan pada Woonie hyung?"
"Apapun itu aku akan bertanggung jawab untuk menjelaskannya pada Woonie"
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Pasangan itu masih saja menikmati cumbuan yang mereka lakukan. Lumatan demi lumatan masih menjadi rutinitas mereka saat ini. seakan tak ingin berpisah lagi keduanya enggan untuk melepaskan ciumannya itu. keduanya masih berusaha untuk mendominasi kegiatan tersebut. Hingga akhirnya oksigen juga yang harus memisahkan mereka berdua dari kegiatan yang begitu memabukan.
"Kyuhhh sudahhhh"
"Wae?"
"Sesakkk"
"Aishhhh aku masih ingin menikmati bibirmu Chagy"
"Chagy?"
"Tentu saja chagy..mulai sekarang aku akan memanggilmu chagy seperti dulu"
"Apa kau tidak marah padaku setelah apa yang aku lakukan padamu?"
"Ani..wajar kau bersikap seperti itu Ming"
"Aku rindu panggilan itu Kyu"
"Aku lebih rindu sentuhanmu Ming"
"Aishhh dasar mesum..tapi Kyu bagaimana kita menjelaskan pada Sunghyun?"
"Kau tenang saja aku yang akan menjelaskan pada Sunghyun..bagaimanapun dia anakku aku yakin dia bisa menerima semua ini..kau lupa bahkan kadar kejeniusannku menurun padanya"
"Semoga saja"
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
" Paman Yesung kenapa kita hanya pergi berempat? Kenapa Paman Kyuhyun ahjussi dan bibi Sungmin tidak ikut dengan kita ?" Tanya Ryeowoon. Saat ini mereka tengah menikmati pizza dibawah pohon.
"Benar appa kenapa eomma dan paman psp tidak ikut ?" ujar Sunghyun
"baby ah dengarkan appa dan paman..ada yang ingin kami sampaikan pada kalian. Mungkin kalian akan sedikit bingung tapi kami harap kalian bisa menerima ini semua" kata Yesung. Ryeowook masih terdiam mendengarkan setiap Yesung.
"Woonie ah bukankah kau menginginkan appa?" Tanya Yesung pada Ryeowoon lalu dijawab anggukan oleh Ryeowoon. "mulai sekarang kau bisa memanggil paman dengan sebuatan appa, kau mengerti?"
"Mwo? Tapi appa?kenapa begitu?"Sunghyun terlihat kaget atas permintaan appanya.
"Dengarkan appamu dulu chagy"kata Ryeowook
"Begini sebenarnya paman adalah appamu, paman telah menyeleseikan misi rahasia itu jadi kau bisa memanggil paman dengan sebuatan ?"
"Tapi paman bagaimana dengan oppa?"Tanya Ryeowoon
"Oppamu tetap bisa memanggilku appa karena aku juga ayahnya"
"Lalu eomma bagaimana appa?"Tanya Sunghyun
"Apa kau tidak ingin memiliki dua appa dan dua eomma?"Tanya Yesung
"Tentu saja aku mau"jawab Sunghyun dengan senyum gembira"jadi aku bisa bebas bermain psp dengan paman psp lagi?tidak ada larangan sama sekali?"tanyanya sekali lagi yang dibalas anggukan oleh sang appa
"Jadi aku punya appa? Yeiii aku punya appa..akhirnya aku punya appa"kata Ryeowoon riang sambil berlonjak bahagia
"Chagy jangan seperti itu nanti kau jatuh"kata Ryeowook
Satu lagi jalan keluar yang telah membawa mereka kearah kebahagian yang kekal. Satu lagi jawaban sebuah takdir yang sempat memperlakukan mereka.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
"Eomma kami pulangg..eh paman psp disini?"kata Sunghyun setelah berlarian untuk segera menemui Sungmin
"Nde..kau sudah pulang?"jawab Kyuhyun.
Saat ini Kyuhyun tengah berada dirumah Sungmin. Setelah perdebatannya dengan Sungmin tadi mereka memutuskan untuk mengulang lagi kisah cinta yang dulu sempat terpisah karena kesalapahaman itu. semua terseleiseikan dengan desahan dan erangan yang mengiringi kegiatan percintaan mereka.
"Kau disini?"Tanya Yesung setelah masuk kedalam rumah sambil mengendong Ryeowoon dan mendapati Kyuhyun tengah berbincang dengan Sunghyun.
"Nde hyung..apa kalian menikmati hari kalian?"Tanya Kyuhyun
"Aishh sepertinya aku merasakan aroma yang tak sedap diruangan ini"kata Yesung sedikit menyindir
"Yakk apa maksudmu hyung?"
"Kau tahu apa yang ku maksud bocah mesum"
"Appa mesum itu apa?"Tanya Ryeowoon yang masih berada digendongan Yesung.
"Appa?"Tanya Kyuhyun kaget
"Iya appa..kenapa paman?kata paman Yesung aku boleh memanggilnya appa"
"Aisshh kau mencuri start hyung"
"Kaupun bisa melakukannya Kyu"
"Aku tidak ingin terburu-buru hyung"
"Appa.."kini suara Sunghyun yang mampu mengagetkan Kyuhyun. Dengan sedikit ragu Kyuhyun mengalihkan pandangannya kearah Sunghyun yang tengah duduk disampingnya.
"Kau memanggilku chagy?"
"Tentu saja appa psp, apa aku tidak boleh memanggilmu seperti itu?"
"Tentu boleh baby..kau boleh memanggilku appa sesuka hatimu"
"Benarkah?appa psp?appa psp?appa psp?"
"Panggil lagi baby aku suka panggilan itu"
"Aishh hentikan Hyunnie ayo mandi dulu"kata Yesung"Dimana Sungmin?"Tanya Yesung lagi
"Kesupermarket membeli bahan makanan"
"Lalu kenapa kau tidak menemaninya?"
"Aku membantunya membersikan ruangan ini hyung"
"Benar dugaanku..kalian melakukannya disini,.. untung saja anak-anak bersamaku"
"Hehehe mian Hyung"
"Sudahlah..tolong bantu aku siapkan pakaian untuk anak-anak Kyu..pakaian mereka ada di tas yang ada dihadapanmu"
"Tentu hyung"
.
.
.
.
.
.
Suasana makan malam yang berbeda. Kali ini senyum kebahagiaan terpancar jelas dari raut muka orang-orang yang tengah menikmati santap malam mereka. Sunghyun dan Ryeowoon tersenyum bahagia ketika mendapati orang yang mereka kasihi terlihat begitu lepas ketika tertawa. Harmonis, hanya itu yang mampu menggambarkan bagaimana keadaan mereka saat ini.
"Aku tidak menyangka kita bisa berkumpul seperti ini lagi"kata Ryeowook. Setelah menyeleseikan perkerjaannya ia lalu bergegas menuju rumah Yesung untuk makan malam bersama.
"Semuanya seperti mimpi"timpal Sungmin lalu sebuah tangan menggenggam lembut tanganya."Bukankah begitu Kyu"
"Aku seperti menemukan harta karun ketika mendengar Sunghyun memanggilku appa"kata Kyuhyun lalu memandang Sunghyun yang ada dihadapannya"Baby ah bisa kau panggil appa seperti tadi?"
"Appa psp,appa psp,appa psp"kata Sunghyun
"Ahh dunia begitu indah,kenapa kata appa begitu hangat ditelingaku?"kata Kyuhyun sedikit berlebihan
"Hilangkan sifat kampunganmu itu Kyu, apa kau tidak pernah mendengar kata appa?"kata Yesung sedikit kesal dengan tingkah kekanakan Kyuhyun. Sungmin, Ryeowook ,Sunghyun dan Ryeowoon terkikik geli dengan tingkah kedua peria dewasa ini bersikap kekanak-kanakan.
"apa aku juga bisa memanggil paman Sungmin dan paman Kyuhyun dengan appa dan eomma juga?"
"Tentu chagy sesuka hatimu kau memanggil kami"jawab Sungmin.
"kau harus belajar memanggil mereka appa dan eomma Woonie karena ketika kita dewasa oppa akan melamarmu dan kita bisa memiliki mereka berempat untuk kita sendiri"kata Sunghyun sambil memakan daging panggangnya tanpa memperdulikan tatapan terkejut dari keempat orang tuanya.
"Hahhh sepertinya darah setan milik Kyuhyun mengalih dalam darah Sunghyun..bagaimana mungkin bocah sekecil itu mampu berkata seperti itu"kata Yesung yang diikuti anggukan Sungmin dan Ryeowook.
.
.
.
.
.
FIN
Akhirnya tamat juga
Maaf ya sudah menunggu lama
Dan maaf juga kalo endingnya sangat buruk..
Terima kasih sudah meluangkan waktunya untuk membaca ff jelekku ini.
Sekali lagi terima kasih.
SUPER JUNIOR JJANG!
KYUMIN JJANG!
