Disclaimer : Naruto bukanlah buatan Mahasiswa tukang Bolos dan TA seperti saya..

Warning : Incest, SMS (Sistem Mikir Semalam), Typo, OC, OOC, Ngaawur, Perubahan Timeline, dll.


Tanya-Jawab di kolom review:

Q : Kenapa 'Rineggan' harusnya harusnyakan 'Rinnegan'?

A :Sorry, kemarin banyak yang salah ketik atau Typo.

Q : Apakah fict ini Incest?

A : Ya, fict ini incest dan (mungkin) ada sesi 18+ nya juga,

Q : Apa Naruto dark disini?

A : Mungkin iya, mungkin juga tidak


Chapter 2: Naruko dan Rencana duo Uchiha

Naruko POV

Namaku adalah Naruko Namikaze, biasa dipanggil Naruko, umurku 8 tahun, aku adalah anak Minato dan Kushina Namikaze, dua orang yang paling dihormati di Konoha, aku juga merupakkan saudari kembar dari Naruto Namikaze, orang yang selalu menyembunyikan segalanya termasuk emosinya. Aku merupakan Jinchuriki Kyuubi atau Kurama, rubah malas pelit, dan tsundere berekor sembilan. Aku juga merupakan pahlawan desa dan anak ramalan yang menyebabkan kakakku kesepian, 'hmm.. maafkan adikmu ini, onii-chan!'.

Kalian berfikir kehidupanku di Konoha menyenangkan, awalnnya aku berfikir demikian. Aku tahu sebenarnya warga Konoha yang menghormatiku dan memperlakukanku bagai Tuan Putri, sebenarnya mereka membenciku, seolah-olah mereka menyalahkanku tentang sesuatu yang tidak aku ketahui dan hanya terpaksa menghormatiku karena kedudukan ayahku, aku mengetahuinya karena aku dapat merasakan emosi orang didekatku yang kuperoleh semenjak aku bertemu rubah sok bijak di 'Mindscapeku' secara tidak sengaja setelah membentak kakakku yang awalnya kuanggap sebagai 'Babu' karena sebuah kesalahan, akhirnya aku terus dihantui Rubah ini dalam mimpiku dan bisa merasakan semua perasaan orang lain, kemudian pada akhirnya aku merasa bersalah dengan kakakku, walaupun aku saat itu enggan minta maaf padanya, maklum ego anak umur 6 tahun.

Di Konoha walaupun semua orang terlihat seperti manusia bertopeng, sepertinya banyak orang-orang yang menyayangi diriku sepenuh hati, seperti ayah dan ibuku yang mudah dibodohi, hampir semua teman-temanku, guru Iruka, bahkan yang membuatku kaget adalah 'kakakku yang selalu kuanggap pembantu waktu dulu', entah mengapa aku tidak merasakan kebenciannya padaku, 'oh.. nii-chan kau sangat baik sekali'

Teman? Aku mempunyai banyak teman baik laki-laki maupun perempuan, teman-teman terbaikku adalah dou fansgirl Uchiha Sasuke yang 'sangat' cerewet yang bernama Ino Yamanaka dan Sakura Haruno dan seorang fansgirl Senju Fugarama yang 'sangat' pemalu bernama Hinata Hyuuga. Aku juga berteman dengan Onii-chan dan geng anehnya yang menyebut diri mereka sendiri 'The Death Last', saat aku bertanya pada salah satu anggota empat sekawan 'The Death Last' yang beranama Kiba mengapa mereka menamai gengnya 'The Death Last', kau tahu dia menjawab apa? Jawabannya 'biar keren', jawaban macam apa itu? Anehkan?. Oh, soal Senju Fugarama dan Uchiha Sasuke, mereka adalah orang yang menurut teman-teman cewekku paling keren se-Akademi, semua dari mereka menyebutnya duo 'Dobe-Teme', padahal menurutku mereka ngga keren-keren amat dan menurutku mereka hanyalah anak-anak aneh, kenapa? Karena mereka semua memiliki cita-cita aneh, si Fugarama cita-citanya adalah mencari dan membunuh orang yang membantai klan senju 5 tahun lalu yang hanya menyisakan dia dan nenek Tsunade, dan si Sasuke adalah orang yang selalu ingin mengalahkan kakaknya 'Si Ketua Anbu-Uchiha Itachi' dalam hal apapun, menurutku daripada mereka masih keren Onii-chanku.

Laki-laki yang kusuka? Laki-laki yang kusuka adalah kakakku sendiri, Naruto Namikaze, tapi aku selalu menutupinya dari orang lain dan kakakku sendiri, mungkin kalian menganggapku wanita jalang, brocon, seperti ayam dan lain-lain yang negatif menurut kalian, tapi aku punya alasan menyukainya! Kejadian ini berawal 1,5 tahun yang lalu, waktu itu ayah dan ibuku sedang berada di Suna untuk melaksanakan dan menghadiri Pertemuan Para Kage, dan Kakashi-nii sedang melaksanakan misi dengan Monster Hijau Konoha di sebuah negara 'entah apa namanya, aku lupa.. he.. he..', saat itu otomatis aku tanpa pengawasan dan saat itu aku diculik ninja Kumo, aku saat itu merasa ketakutan karena tidak ada yang menolongku dan saat itu aku menangis dan berharap ada seorang pangeran tampan menolongku, dan akhirnya do'aku terwujud, seseorang berhasil menemukanku di Hutan Kematian, dan berhasil mengalahkan 9 orang Jounin yang menculikku dan orang itu bukanlah pangeran tampan tetapi Naruto-nii, dia terlihat keren saat itu dan karena kejadian itu aku menjadi dekat dan akur dengannya dan sering memata-matainya dan tanpa kusadari aku mulai suka dengannya, suka dalam arti perempuan menyukai seorang laki-laki. Setelah kejadian itu entah mengapa emosiku terhubung dengan kakakku, seperti saat dia merasakan sakit hati aku juga merasakannya dan disaat dia senang aku juga merasakannya, mungkinkah ini yang disebut 'ikatan/bond'? aku juga tidak tahu..

Itulah kisahku dan kakakku, kuharap kakakku juga mencintaiku sama seperti aku mencintainya. Aku juga berharap jika kami saling mencintai. semua orang akan merestui hubungan terlarang aku dan kakakku, walaupun itu hanya harapan kosong dan tidak mungkin terjadi! Kau tahu hubungan sedarah dilarang dimana-mana.

Naruko POV End.


-Sementara disuatu tempat-

Disuatu gua yang gelap terlihat tiga sosok yaitu orang tua berambut panjang, seseorang yang memakai bertopeng spiral dan sesesok makhluk aneh berbentuk seperti tanaman tengah membicarakan sesuatu..

"Sudah lama sejak kau terakhir kau memanggilku, MADARA..", lelaki bertopeng itu berbicara pada orang tua didepannya.

"Mungkin sudah 5 tahun lalu sejak misi terakhirmu, OBITO,," , orang yang bernama Madara menjawab.

"Lalu, kenapa kau memanggilku?", Si orang bertopeng itu bertanya pada madara.

"Aku ingin kau membantuku merekrut Naruto dan Naruko Namikaze kedalam Akatsuki!", jelas Madara.

"Naruko Namikaze, bukankah itu Jinchuriki Kyuubi? Kenapa kau ingin merekrutnya bukankan lebih enak langsung menangkapnya?", tanya Obito

"Hmm.. sepertinya kau tidak berfikir secara panjang, Obito!"

"Maksudmu?"

"Kau tahu fisikku sekarang, aku sudah tua, mungkin sebentar lagi aku akan mati, dan kau tahu aku buta, aku tak mau berurusan dengan si kilat kuning, habanero merah, temanmu si rambut perak, Danzo sialan dan Salah satu keturunan terbaikku!", jelas Madara.

"Rencana apa lagi yang kau pikirkan, Madara?", tanya Obito penuh curiga.

"Tentu saja, setelah bergabung Akatsuki dan menjadi kriminal, mungkin lama-kelamaan orang-orang akan membencinya termasuk ayah dan ibunya, dan setelah itu kita akan menangkap dan mengambil kyuubi darinya!", jelas Madara panjang dan lebar.

"Huh,, rencana busuk lagi, lalu kenapa kau juga ingin merekrut Naruto Namikaze?", Si Obito bertanya lagi..

"Dia memiliki sesuatu yang unik dan aku ingin memiliki sesuatu itu, benarkan Zetsu?" Madara menjelaskan.

"Benar, menurut klonku dia memiliki sesuatu yang istimewa dan membuatku ingin memakannya hidup-hidup, benarkan Putih?", Makhluk yang dipanggil Zetsu pun angkat bicara dan menanyakan sesuatu pada kepribadian lainnya.

"Benar, tapi walaupun aku juga ingin memakannya, tapi sepertinya Madara-Sama lebih menginginkannya!", Jelas Si Putih.

"Lalu kenapa kau memanggilku, biasanya kau melakukannya sendiri?", suatu pertanyaan diluncurkan Obito lagi.

"Aku ingin kau mengurus Naruto, karena menurutku dia lebih pintar dan kuat daripada Pein, kemungkinan terjadi 'kontak fisik' sekitar 70% dan kau tahu fisikku sekarang bagaimana! Untuk Naruko biar aku yang urus!", kata Madara.

"Kau terlalu meremehkan gadis itu, bukankah semua Jinchuriki Kyuubi dapat membaca emosi negatif?", Obito mepertanyakannya lagi.

"Kau terlalu meremehkanku, istri si Brengsek (Hashirama) saja (hampir) berhasil aku kelabuhi kalau saja adik dari si Brengsek itu tidak datang dan menyadarkannya! Apalagi gadis pemula ini, pasti akan mudah sekali! Lagipula misi ini termasuk mudah, jika salah satu terpengaruh, kemungkinan salah satunya akan terpengaruh juga, kau tahu mereka berdua saling mencintai satu sama lain!", Sanggah Madara.

"Cerita cinta terlarang, menarik sekali, hampir seperti Rikoudo yang mencintai ibunya sendiri, hanya bedanya sekarang antara adik dan kakak!", kata Obito sambil menyeringai.

Merekapun akhirnya tertawa bersama dengan tertawa penuh kejahatan.

-TBC-


Apakah Naruto dan Naruko akan terpengaruh rencana itu? Ataukah satu diantara mereka akan terpengaruh? Ataukah tidak satupun yang terpengaruh? Tunggu di Chapter selanjutnya.


Mungkin hanya ini yang bisa saya tulis kali ini..

Mohon maaf jika ada kesalahan, dan tolong review dengan review yang membangun..

Untuk update mungkin 2-4 hari sekali karena Kampus akan diadakan UAS sehingga saya sibuk (untuk nglobi dosen karena absen saya kurang)..

Sekian terima kasih..